Kerak (geologi): Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 25313866; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Earth_poster.svg|thumb|right|280px|Earth poster]] | |||
Dalam [[geologi]], '''kerak''' adalah cangkang padat paling luar dari [[planet]] [[planet terestrial|berbatu]], [[planet kerdil]] atau [[satelit alami]]. Kerak biasanya berbeda dari [[mantel (geologi)|mantel]] yang terbentang melalui [[unsur kimia]]. Namun, dalam kasus satelit dengan kandungan es, kerak dapat dibedakan berdasarkan pada fasenya (kerak padat lawan mantel cair). | Dalam [[geologi]], '''kerak''' adalah cangkang padat paling luar dari [[planet]] [[planet terestrial|berbatu]], [[planet kerdil]] atau [[satelit alami]]. Kerak biasanya berbeda dari [[mantel (geologi)|mantel]] yang terbentang melalui [[unsur kimia]]. Namun, dalam kasus satelit dengan kandungan es, kerak dapat dibedakan berdasarkan pada fasenya (kerak padat lawan mantel cair). | ||
| Baris 4: | Baris 6: | ||
Kebanyakan planet terestrial memiliki kerak yang seragam. Namun, Bumi memiliki dua jenis berbeda: [[kerak benua]] dan [[kerak samudra]]. Dua jenis tersebut memiliki kandungan kimia dan properti fisik berbeda serta terbentuk oleh proses geologi berbeda. | Kebanyakan planet terestrial memiliki kerak yang seragam. Namun, Bumi memiliki dua jenis berbeda: [[kerak benua]] dan [[kerak samudra]]. Dua jenis tersebut memiliki kandungan kimia dan properti fisik berbeda serta terbentuk oleh proses geologi berbeda. | ||
==Pranala luar== | ==Pranala luar== | ||
*[https://earthquake.usgs.gov/data/crust/crust.php USGS Crustal Thickness Map] | *[https://earthquake.usgs.gov/data/crust/crust.php USGS Crustal Thickness Map] | ||
* | * | ||
* | * | ||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kerak+%28geologi%29&oldid=25313866 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 25313866 (2024-02-15T22:22:42Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 18.28

Dalam geologi, kerak adalah cangkang padat paling luar dari planet berbatu, planet kerdil atau satelit alami. Kerak biasanya berbeda dari mantel yang terbentang melalui unsur kimia. Namun, dalam kasus satelit dengan kandungan es, kerak dapat dibedakan berdasarkan pada fasenya (kerak padat lawan mantel cair).
Kerak-kerak Bumi, Merkurius, Venus, Mars, Io, Bulan dan badan-badan planetarium lainnya terbentuk melalui proses batuan beku dan kemudian termodifikasi oleh erosi, kawah tumbukan, letusan gunung berapi dan sedimentasi.
Kebanyakan planet terestrial memiliki kerak yang seragam. Namun, Bumi memiliki dua jenis berbeda: kerak benua dan kerak samudra. Dua jenis tersebut memiliki kandungan kimia dan properti fisik berbeda serta terbentuk oleh proses geologi berbeda.
Pranala luar
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 25313866 (2024-02-15T22:22:42Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.