Hemodinamika: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29298624; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Hemodinamik''' [[Perbedaan ejaan bahasa Inggris Britania dan Amerika|atau]] '''hemodinamika''' adalah [[Dinamika fluida|dinamika]] dari '''aliran darah'''. Dalam [[sistem peredaran darah]] dikendalikan oleh mekanisme [[Homeostasis|homeostatis]], seperti halnya sirkuit hidraulis dikontrol oleh [[Sistem kendali|sistem kontrol]]. Hemodinamik respon secara terus menerus memonitor dan menyesuaikan dengan kondisi di dalam tubuh dan lingkungannya. Dengan demikian hemodinamik menjelaskan [[Hukum fisika|hukum-hukum fisika]] yang mengatur aliran darah dalam [[pembuluh darah]]. | '''Hemodinamik''' [[Perbedaan ejaan bahasa Inggris Britania dan Amerika|atau]] '''hemodinamika''' adalah [[Dinamika fluida|dinamika]] dari '''aliran darah'''. Dalam [[sistem peredaran darah]] dikendalikan oleh mekanisme [[Homeostasis|homeostatis]], seperti halnya sirkuit hidraulis dikontrol oleh [[Sistem kendali|sistem kontrol]]. Hemodinamik respon secara terus menerus memonitor dan menyesuaikan dengan kondisi di dalam tubuh dan lingkungannya. Dengan demikian hemodinamik menjelaskan [[Hukum fisika|hukum-hukum fisika]] yang mengatur aliran darah dalam [[pembuluh darah]]. | ||
Aliran darah memastikan transportasi [[Nutrien|nutrisi]], [[hormon]], limbah metabolis, [[Oksigen|O<sub>2</sub>]] dan [[Karbon dioksida|CO<sub>2</sub>]] ke seluruh tubuh untuk menjaga [[metabolisme]] di tingkat sel, regulasi [[pH]], [[tekanan osmotik]] dan suhu seluruh tubuh, dan perlindungan dari bahaya mikrob dan mekanik. | Aliran darah memastikan transportasi [[Nutrien|nutrisi]], [[hormon]], limbah metabolis, [[Oksigen|O<sub>2</sub>]] dan [[Karbon dioksida|CO<sub>2</sub>]] ke seluruh tubuh untuk menjaga [[metabolisme]] di tingkat sel, regulasi [[pH]], [[tekanan osmotik]] dan suhu seluruh tubuh, dan perlindungan dari bahaya mikrob dan mekanik.<ref>Gerard J. Tortora. [https://archive.org/details/principlesofanat0000tort_d4c9 Principles of Anatomy & Physiology]. John Wiley & Sons. 2012. hlm. [https://archive.org/details/principlesofanat0000tort_d4c9/page/n764 729]–732. ISBN 978-0-470-56510-0.</ref> | ||
Darah adalah [[Fluida non-Newtonian|cairan non-Newtonian]], yang lebih baik dipelajari menggunakan [[reologi]] daripada hidrodinamika. Pembuluh darah adalah tabung yang tidak kaku, jadi hidrodinamika klasik dan mekanika cairan yang didasarkan pada penggunaan alat ukur kekentalan klasik tidak mampu menjelaskan hemodinamik. | Darah adalah [[Fluida non-Newtonian|cairan non-Newtonian]], yang lebih baik dipelajari menggunakan [[reologi]] daripada hidrodinamika. Pembuluh darah adalah tabung yang tidak kaku, jadi hidrodinamika klasik dan mekanika cairan yang didasarkan pada penggunaan alat ukur kekentalan klasik tidak mampu menjelaskan hemodinamik.<ref>Joel S. Fieldman. ''Biology and Mechanics of Blood Flows, Part II: Mechanics and Medical Aspects''. Springer. 2007. hlm. 119–123. ISBN 978-0-387-74848-1.</ref> | ||
Studi aliran darah disebut hemodinamika. Mempelajari sifat-sifat aliran darah disebut hemorheology. | Studi aliran darah disebut hemodinamika. Mempelajari sifat-sifat aliran darah disebut hemorheology. | ||
| Baris 11: | Baris 11: | ||
=== Kekentalan plasma === | === Kekentalan plasma === | ||
[[Plasma darah|Plasma]] darah normal berperilaku seperti Newtonian cairan fisiologis pada tingkat geser. Nilai-nilai khas untuk [[viskositas]] dari manusia normal plasma pada 37 °C adalah 1.4 mN·s/m<sup>2</sup>. viskositas plasma normal bervariasi dengan suhu dalam cara yang sama seperti halnya yang dari pelarut air; 5 °C kenaikan suhu dalam kisaran fisiologis mengurangi viskositas plasma sekitar 10%. | [[Plasma darah|Plasma]] darah normal berperilaku seperti Newtonian cairan fisiologis pada tingkat geser. Nilai-nilai khas untuk [[viskositas]] dari manusia normal plasma pada 37 °C adalah 1.4 mN·s/m<sup>2</sup>.<ref>Peter Rand. [http://jap.physiology.org/content/jap/19/1/117.full.pdf Human blood under normothermic and hypothermic conditions]. ''Journal of Applied Physiology''. 31 May 1963.</ref> viskositas plasma normal bervariasi dengan suhu dalam cara yang sama seperti halnya yang dari pelarut air; 5 °C kenaikan suhu dalam kisaran fisiologis mengurangi viskositas plasma sekitar 10%. | ||
== Catatan dan rujukan == | == Catatan dan rujukan == | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hemodinamika&oldid=29298624 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29298624 (2026-05-31T17:45:22Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hemodinamika&oldid=29298624 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29298624 (2026-05-31T17:45:22Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 23.09
Hemodinamik atau hemodinamika adalah dinamika dari aliran darah. Dalam sistem peredaran darah dikendalikan oleh mekanisme homeostatis, seperti halnya sirkuit hidraulis dikontrol oleh sistem kontrol. Hemodinamik respon secara terus menerus memonitor dan menyesuaikan dengan kondisi di dalam tubuh dan lingkungannya. Dengan demikian hemodinamik menjelaskan hukum-hukum fisika yang mengatur aliran darah dalam pembuluh darah.
Aliran darah memastikan transportasi nutrisi, hormon, limbah metabolis, O2 dan CO2 ke seluruh tubuh untuk menjaga metabolisme di tingkat sel, regulasi pH, tekanan osmotik dan suhu seluruh tubuh, dan perlindungan dari bahaya mikrob dan mekanik.[1]
Darah adalah cairan non-Newtonian, yang lebih baik dipelajari menggunakan reologi daripada hidrodinamika. Pembuluh darah adalah tabung yang tidak kaku, jadi hidrodinamika klasik dan mekanika cairan yang didasarkan pada penggunaan alat ukur kekentalan klasik tidak mampu menjelaskan hemodinamik.[2]
Studi aliran darah disebut hemodinamika. Mempelajari sifat-sifat aliran darah disebut hemorheology.
Darah
Darah adalah cairan kompleks. Darah terdiri dari plasma dan elemen penyusun. Plasma mengandung 91.5% air, 7% protein dan 1,5% zat terlarut lainnya. Unsur-unsur yang pembentuk darah yaitu trombosit, sel darah putih dan sel darah merah, kehadiran unsur-unsur ini dan interaksi mereka dengan molekul plasma adalah alasan utama mengapa darah berbeda jauh dari fluida Newtonian ideal.
Kekentalan plasma
Plasma darah normal berperilaku seperti Newtonian cairan fisiologis pada tingkat geser. Nilai-nilai khas untuk viskositas dari manusia normal plasma pada 37 °C adalah 1.4 mN·s/m2.[3] viskositas plasma normal bervariasi dengan suhu dalam cara yang sama seperti halnya yang dari pelarut air; 5 °C kenaikan suhu dalam kisaran fisiologis mengurangi viskositas plasma sekitar 10%.
Catatan dan rujukan
Referensi
- ↑ Gerard J. Tortora. Principles of Anatomy & Physiology. John Wiley & Sons. 2012. hlm. 729–732. ISBN 978-0-470-56510-0.
- ↑ Joel S. Fieldman. Biology and Mechanics of Blood Flows, Part II: Mechanics and Medical Aspects. Springer. 2007. hlm. 119–123. ISBN 978-0-387-74848-1.
- ↑ Peter Rand. Human blood under normothermic and hypothermic conditions. Journal of Applied Physiology. 31 May 1963.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29298624 (2026-05-31T17:45:22Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.