Lompat ke isi

Potensi pemanasan global: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28320291; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Potensi Pemanasan Global''' atau ''global warming potential'' (GWP) merupakan ukuran untuk membandingkan potensi [[Gas rumah kaca|Gas Rumah Kaca]] dalam memanaskan bumi pada periode tertentu, dan disetarakan dengan nilai potensi gas CO<sub>2</sub>. Nilai GWP untuk gas karbondioksida selaku referensi bernilai 1 terlepas dari periode waktu, sedangkan untuk gas lain nilainya bergantung terhadap jenis gas dan jangka waktu. Kemudian karbondioksida ekuivalen (CO<sub>2</sub>e) dihitung dari GWP. Untuk semua gas, massa CO2 yang dihasilkan memanaskan bumi sama halnya dengan massa gas tersebut. Dengan demikian dapat terbentuk skala untuk mengukur efek [[perubahan iklim]] dari berbagai gas yang dihitung dengan cara mengalikan nilai GWP dengan massa gas. Contoh: jika suatu gas memiliki GWP sebesar 100, maka 2 ton gas tersebut memiliki CO<sub>2</sub>e sebesar 200 ton.
'''Potensi Pemanasan Global''' atau ''global warming potential'' (GWP) merupakan ukuran untuk membandingkan potensi [[Gas rumah kaca|Gas Rumah Kaca]] dalam memanaskan bumi pada periode tertentu, dan disetarakan dengan nilai potensi gas CO<sub>2</sub>.<ref>Chusnul Arif. [https://www.researchgate.net/publication/323963472_Potensi_Pemanasan_Global_dari_Padi_Sawah_System_of_Rice_Intensification_SRI_dengan_Berbagai_Ketinggian_Muka_Air_Tanah Potensi Pemanasan Global dari Padi Sawah System of Rice Intensification (SRI) dengan Berbagai Ketinggian Muka Air Tanah]. ''Jurnal Irigasi''. 2017-08-08. Vol. 11. hlm. 81. doi:10.31028/ji.v11.i2.81-90.</ref> Nilai GWP untuk gas karbondioksida selaku referensi bernilai 1 terlepas dari periode waktu, sedangkan untuk gas lain nilainya bergantung terhadap jenis gas dan jangka waktu. Kemudian karbondioksida ekuivalen (CO<sub>2</sub>e) dihitung dari GWP. Untuk semua gas, massa CO2 yang dihasilkan memanaskan bumi sama halnya dengan massa gas tersebut. Dengan demikian dapat terbentuk skala untuk mengukur efek [[perubahan iklim]] dari berbagai gas yang dihitung dengan cara mengalikan nilai GWP dengan massa gas. Contoh: jika suatu gas memiliki GWP sebesar 100, maka 2 ton gas tersebut memiliki CO<sub>2</sub>e sebesar 200 ton.


Pemanasan global menjadi ancaman serius bagi umat manusia. Proses meningkatnya suhu rata-rata [[Atmosfer Bumi|atmosfer]], daratan, dan perairan di bumi. Perubahan yang terjadi akibat pemanasan global di antaranya, kenaikan permukaan air laut, meningkatnya cuaca ekstrem. [[Gletser]] yang mencair, punahnya berbagai jenis hewan, merupakan beberapa akibat yang terjadi dari [[pemanasan global]].
Pemanasan global menjadi ancaman serius bagi umat manusia. Proses meningkatnya suhu rata-rata [[Atmosfer Bumi|atmosfer]], daratan, dan perairan di bumi. Perubahan yang terjadi akibat pemanasan global di antaranya, kenaikan permukaan air laut, meningkatnya cuaca ekstrem. [[Gletser]] yang mencair, punahnya berbagai jenis hewan, merupakan beberapa akibat yang terjadi dari [[pemanasan global]].
Baris 5: Baris 5:
== Daftar Rujukan ==
== Daftar Rujukan ==


 
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Potensi+pemanasan+global&oldid=28320291 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28320291 (2025-11-03T13:47:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Potensi+pemanasan+global&oldid=28320291 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28320291 (2025-11-03T13:47:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 23.11

Potensi Pemanasan Global atau global warming potential (GWP) merupakan ukuran untuk membandingkan potensi Gas Rumah Kaca dalam memanaskan bumi pada periode tertentu, dan disetarakan dengan nilai potensi gas CO2.[1] Nilai GWP untuk gas karbondioksida selaku referensi bernilai 1 terlepas dari periode waktu, sedangkan untuk gas lain nilainya bergantung terhadap jenis gas dan jangka waktu. Kemudian karbondioksida ekuivalen (CO2e) dihitung dari GWP. Untuk semua gas, massa CO2 yang dihasilkan memanaskan bumi sama halnya dengan massa gas tersebut. Dengan demikian dapat terbentuk skala untuk mengukur efek perubahan iklim dari berbagai gas yang dihitung dengan cara mengalikan nilai GWP dengan massa gas. Contoh: jika suatu gas memiliki GWP sebesar 100, maka 2 ton gas tersebut memiliki CO2e sebesar 200 ton.

Pemanasan global menjadi ancaman serius bagi umat manusia. Proses meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, daratan, dan perairan di bumi. Perubahan yang terjadi akibat pemanasan global di antaranya, kenaikan permukaan air laut, meningkatnya cuaca ekstrem. Gletser yang mencair, punahnya berbagai jenis hewan, merupakan beberapa akibat yang terjadi dari pemanasan global.

Daftar Rujukan

Referensi

  1. Chusnul Arif. Potensi Pemanasan Global dari Padi Sawah System of Rice Intensification (SRI) dengan Berbagai Ketinggian Muka Air Tanah. Jurnal Irigasi. 2017-08-08. Vol. 11. hlm. 81. doi:10.31028/ji.v11.i2.81-90.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28320291 (2025-11-03T13:47:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.