Lompat ke isi

Pemeliharaan: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29503680; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
Definisi teknis dari '''pemeliharaan''' meliputi pemeriksaan fungsional, servis, perbaikan, atau penggantian perangkat, peralatan, [[permesinan]], infrastruktur, dan utilitas pendukung yang diperlukan di fasilitas industri, komersial, dan residensial. Seiring berjalannya waktu, pemeliharaan mencakup sejumlah kata yang digunakan untuk menggambarkan berbagai macam praktik sederhana guna menjaga peralatan tetap berfungsi sebagaimana mestinya, baik sebelum ataupun setelah terjadi masalah pada peralatan tersebut.
[[File:Bundesarchiv_Bild_183-E0208-0005-001,_Reparatur_eines_Traktors.jpg|thumb|right|280px|Bundesarchiv Bild 183-E0208-0005-001, Reparatur eines Traktors]]
 
Definisi teknis dari '''pemeliharaan''' meliputi pemeriksaan fungsional, servis, perbaikan, atau penggantian perangkat, peralatan, [[permesinan]], infrastruktur, dan utilitas pendukung yang diperlukan di fasilitas industri, komersial, dan residensial.<ref>[http://www.dla.mil Defense Logistics Agency]. ''DLA.mil''.</ref><ref>[http://www.efnms.org European Federation of National Maintenance Societies]. ''EFNMS.org''.</ref> Seiring berjalannya waktu, pemeliharaan mencakup sejumlah kata yang digunakan untuk menggambarkan berbagai macam praktik sederhana guna menjaga peralatan tetap berfungsi sebagaimana mestinya, baik sebelum<ref>Ken Staller. [https://www.danielpenn.com/insights-resources/case-studies/preventive-predictive-maintenance Defining Preventive & Predictive Maintenance].</ref> ataupun setelah terjadi masalah pada peralatan tersebut.


==Definisi==
==Definisi==
Fungsi pemeliharaan dapat didefinisikan sebagai '''pemeliharaan, perbaikan, dan pemeriksaan''' ([[Bahasa Inggris]]: '''''maintenance, repair, and overhaul''''' atau biasa disingkat menjadi '''MRO'''), dan MRO juga digunakan sebagai singkatan dari '''''maintenance, repair, and operations'''''. Seiring berjalannya waktu, terminologi pemeliharaan dan MRO pun mulai menjadi standar. [[Departemen Pertahanan Amerika Serikat]] menggunakan definisi berikut:
Fungsi pemeliharaan dapat didefinisikan sebagai '''pemeliharaan, perbaikan, dan pemeriksaan''' ([[Bahasa Inggris]]: '''''maintenance, repair, and overhaul''''' atau biasa disingkat menjadi '''MRO'''), dan MRO juga digunakan sebagai singkatan dari '''''maintenance, repair, and operations'''''.<ref>[http://www.rfsystemlab.us/glossary/mro-maintenance-repair-and-overhaul MRO – Definition]. ''RF System Lab''.</ref> Seiring berjalannya waktu, terminologi pemeliharaan dan MRO pun mulai menjadi standar. [[Departemen Pertahanan Amerika Serikat]] menggunakan definisi berikut:<ref>Federal Standard 1037C and from MIL-STD-188 and from the Department of Defense Dictionary of Military and Associated Terms</ref>


* Semua aktivitas—seperti pengujian, pengukuran, penggantian, penyesuaian, dan perbaikan—yang bertujuan untuk mempertahankan atau mengembalikan sebuah [[unit fungsional]] di atau ke keadaan tertentu, di mana unit tersebut dapat berfungsi sebagaimana mestinya.
* Semua aktivitas—seperti pengujian, pengukuran, penggantian, penyesuaian, dan perbaikan—yang bertujuan untuk mempertahankan atau mengembalikan sebuah [[unit fungsional]] di atau ke keadaan tertentu, di mana unit tersebut dapat berfungsi sebagaimana mestinya.<ref>Federal Standard 1037C and from MIL-STD-188 and from the Department of Defense Dictionary of Military and Associated Terms</ref>
* Semua tindakan yang diambil untuk mempertahankan material dalam kondisi siap pakai atau untuk mengembalikannya ke kondisi siap pakai. Tindakan tersebut meliputi [[inspeksi]], pengujian, servis, klasifikasi, perbaikan, [[manufaktur ulang]], dan reklamasi.
* Semua tindakan yang diambil untuk mempertahankan material dalam kondisi siap pakai atau untuk mengembalikannya ke kondisi siap pakai. Tindakan tersebut meliputi [[inspeksi]], pengujian, servis, klasifikasi, perbaikan, [[manufaktur ulang]], dan reklamasi.<ref>Federal Standard 1037C and from MIL-STD-188 and from the Department of Defense Dictionary of Military and Associated Terms</ref>
* Semua tindakan perbaikan dan suplai yang diambil untuk menjaga sebuah pasukan dalam kondisi siap untuk menjalankan misinya.
* Semua tindakan perbaikan dan suplai yang diambil untuk menjaga sebuah pasukan dalam kondisi siap untuk menjalankan misinya.<ref>Federal Standard 1037C and from MIL-STD-188 and from the Department of Defense Dictionary of Military and Associated Terms</ref>
* Pekerjaan yang rutin dilakukan untuk menjaga sebuah fasilitas (pabrik, bangunan, struktur, fasilitas [[pembumian (listrik)|pembumian]], [[sistem]] utilitas, atau properti lain) dalam kondisi siap untuk digunakan terus-menerus, pada kapasitas dan efisiensi asli atau desainnya, sesuai tujuan pembuatannya.
* Pekerjaan yang rutin dilakukan untuk menjaga sebuah fasilitas (pabrik, bangunan, struktur, fasilitas [[pembumian (listrik)|pembumian]], [[sistem]] utilitas, atau properti lain) dalam kondisi siap untuk digunakan terus-menerus, pada kapasitas dan efisiensi asli atau desainnya, sesuai tujuan pembuatannya.<ref>Federal Standard 1037C and from MIL-STD-188 and from the Department of Defense Dictionary of Military and Associated Terms</ref>


Pemeliharaan sangat terkait dengan tahap utilisasi dari suatu produk atau sistem teknis, di mana konsep [[kemudahan pemeliharaan]] harus dimasukkan. Pada skenario ini, kemudahan pemeliharaan dianggap sebagai kemampuan dari suatu barang, di bawah penggunaan yang wajar, untuk dipertahankan atau dikembalikan ke keadaan di mana barang tersebut dapat berfungsi sebagaimana mestinya, dengan menggunakan prosedur dan sumber daya yang telah ditentukan.
Pemeliharaan sangat terkait dengan tahap utilisasi dari suatu produk atau sistem teknis, di mana konsep [[kemudahan pemeliharaan]] harus dimasukkan. Pada skenario ini, kemudahan pemeliharaan dianggap sebagai kemampuan dari suatu barang, di bawah penggunaan yang wajar, untuk dipertahankan atau dikembalikan ke keadaan di mana barang tersebut dapat berfungsi sebagaimana mestinya, dengan menggunakan prosedur dan sumber daya yang telah ditentukan.<ref>''AAP-6 – Glossary of terms and definitions''. ''NATO Standardization Agency''. North Atlantic Treaty Organization. hlm. 158.</ref>


Pada sejumlah bidang, seperti [[pemeliharaan pesawat terbang]], istilah MRO juga meliputi inspeksi, manufaktur ulang, pengubahan, dan suplai suku cadang, aksesoris, bahan baku, perekat, sealants, pelapis, dan [[bahan habis pakai]] untuk pemeliharaan [[pesawat terbang]] pada tahap [[utilisasi sewa|utilisasi]]. Di dunia penerbangan sipil internasional, pemeliharaan pesawat terbang berarti:
Pada sejumlah bidang, seperti [[pemeliharaan pesawat terbang]], istilah MRO<ref>United States Code of Federal Regulations Title 14, Part 43 – Maintenance, Preventive Maintenance, Rebuilding, and Alteration</ref> juga meliputi inspeksi, manufaktur ulang, pengubahan, dan suplai suku cadang, aksesoris, bahan baku, perekat, sealants, pelapis, dan [[bahan habis pakai]] untuk pemeliharaan [[pesawat terbang]] pada tahap [[utilisasi sewa|utilisasi]]. Di dunia penerbangan sipil internasional, pemeliharaan pesawat terbang berarti:


* Tindakan yang diperlukan untuk memastikan kelaikudaraan dari suatu pesawat terbang, termasuk salah satu atau kombinasi dari pemeriksaan, inspeksi, penggantian, perbaikan cacat, dan modifikasi atau perbaikan.
* Tindakan yang diperlukan untuk memastikan kelaikudaraan dari suatu pesawat terbang, termasuk salah satu atau kombinasi dari pemeriksaan, inspeksi, penggantian, perbaikan cacat, dan modifikasi atau perbaikan.<ref>[https://store.icao.int/airworthiness-manual-english-printed.html Airworthiness Manual, Doc 9760]. International Civil Aviation Organization. 2014. hlm. 375. ISBN 978-92-9249-454-4.</ref>


Definisi tersebut meliputi semua aktivitas yang diwajibkan oleh [[peraturan penerbangan]] untuk dicantumkan di dalam dokumen pemeliharaan.
Definisi tersebut meliputi semua aktivitas yang diwajibkan oleh [[peraturan penerbangan]] untuk dicantumkan di dalam dokumen pemeliharaan.


==Tipe==
==Tipe==
Industri [[transportasi air]] dan udara, struktur lepas pantai, [[pabrik]], dan [[manajemen fasilitas]] cukup bergantung pada MRO, termasuk program pemeliharaan [[cat]] preventif atau terjadwal untuk memelihara dan mengembalikan [[pelapis]] yang diaplikasikan ke baja di lingkungan yang rawan terkena serangan dari erosi, korosi, dan polusi lingkungan.
Industri [[transportasi air]] dan udara,<ref>A. M. Berendsen. ''Marine Painting Manual''. 2013. ISBN 978-90-481-8244-2.</ref> struktur lepas pantai,<ref>''ISO 12944-9:2018 – Paints and Varnishes – Corrosion Protection of Steel Structures by Protective Paint Systems – Part 9: Protective Paint Systems and Laboratory Performance Test Methods for Offshore and Related Structures''.</ref> [[pabrik]], dan [[manajemen fasilitas]] cukup bergantung pada MRO, termasuk program pemeliharaan [[cat]] preventif atau terjadwal untuk memelihara dan mengembalikan [[pelapis]] yang diaplikasikan ke baja di lingkungan yang rawan terkena serangan dari erosi, korosi, dan polusi lingkungan.<ref>''ISO 12944-9:2018 – Paints and Varnishes – Corrosion Protection of Steel Structures by Protective Paint Systems – Part 9: Protective Paint Systems and Laboratory Performance Test Methods for Offshore and Related Structures''.</ref>


Tipe dasar dari pemeliharaan yang termasuk dalam MRO meliputi:
Tipe dasar dari pemeliharaan yang termasuk dalam MRO meliputi:
*[[#Preventive maintenance|Pemeliharaan preventif]], di mana peralatan diperiksa dan diservis secara terencana (terjadwal atau rutin)
*[[#Preventive maintenance|Pemeliharaan preventif]], di mana peralatan diperiksa dan diservis secara terencana (terjadwal atau rutin)  
*[[#Pemeliharaan korektif|Pemeliharaan korektif]], di mana peralatan diperbaiki atau diganti setelah mengalami aus, malafungsi, atau rusak
*[[#Pemeliharaan korektif|Pemeliharaan korektif]], di mana peralatan diperbaiki atau diganti setelah mengalami aus, malafungsi, atau rusak
* Perkuatan
* Perkuatan<ref>Anjali Singhvi. [https://www.nytimes.com/interactive/2019/01/03/nyregion/l-train-shutdown-changes.html What's Different in the M.T.A.'s New Plan for Repairing the L Train Tunnel]. ''The New York Times''. January 1, 2019.</ref>


[[Konservasi arsitektur]] juga menerapkan MRO untuk mempreservasi, merehabilitasi, merestorasi, atau merekonstruksi struktur bersejarah dengan batu, bata, kaca, logam, atau kayu yang serupa dengan bahan asli jika memungkinkan, atau dengan teknologi polimer jika tidak memungkinkan.
[[Konservasi arsitektur]] juga menerapkan MRO untuk mempreservasi, merehabilitasi, merestorasi, atau merekonstruksi struktur bersejarah dengan batu, bata, kaca, logam, atau kayu yang serupa dengan bahan asli jika memungkinkan, atau dengan teknologi polimer jika tidak memungkinkan.<ref>Charles Velson Horie. ''Materials for Conservation: Organic Consolidants, Adhesives and Coatings''. Butterworth-Heinemann. 2010. ISBN 978-0-75-066905-4.</ref>


===Pemeliharaan preventif===
===Pemeliharaan preventif===
 
'''Pemeliharaan preventif''' adalah "inspeksi periodik rutin" yang bertujuan untuk "menemukan masalah kecil dan memperbaikinya sebelum berkembang menjadi masalah besar."<ref>Micharl Decourcy Hinds. [https://www.nytimes.com/1985/02/17/realestate/preventive-maintenance-a-checklist.html Preventive Maintenance: A Checklist]. ''The New York Times''. February 17, 1985.</ref> Idealnya, "tidak ada yang rusak."<ref>Erik Sandberg-Diment. [https://www.nytimes.com/1984/08/14/science/personal-computers-preventive-maintenance-for-an-aging-computer.html Personal computers preventive maintenance for an aging computer]. ''The New York Times''. August 14, 1984.</ref>
'''Pemeliharaan preventif''' adalah "inspeksi periodik rutin" yang bertujuan untuk "menemukan masalah kecil dan memperbaikinya sebelum berkembang menjadi masalah besar." Idealnya, "tidak ada yang rusak."


Tujuan utama dari pemeliharaan preventif adalah untuk memastikan bahwa suatu peralatan dapat bertahan dari satu pemeliharaan terjadwal ke pemeliharaan terjadwal selanjutnya tanpa mengalami kegagalan yang disebabkan oleh kelelahan, kelalaian, atau pemakaian normal (yang dapat dicegah), yang juga dibantu oleh pemeliharaan terjadwal dan pemeliharaan berbasis kondisi dengan cara mengganti komponen yang aus sebelum akhirnya gagal. Aktivitas pemeliharaan meliputi pemeriksaan parsial atau penuh pada periode tertentu, penggantian oli, lubrikasi, penyesuaian kecil, dsb. Selain itu, pegawai dapat mencatat penurunan performa peralatan, sehingga pegawai mengetahui kapan waktu untuk mengganti atau memperbaikinya sebelum akhirnya menyebabkan kegagalan sistem.
Tujuan utama dari pemeliharaan preventif adalah untuk memastikan bahwa suatu peralatan dapat bertahan dari satu pemeliharaan terjadwal ke pemeliharaan terjadwal selanjutnya tanpa mengalami kegagalan yang disebabkan oleh kelelahan, kelalaian, atau pemakaian normal (yang dapat dicegah), yang juga dibantu oleh pemeliharaan terjadwal dan pemeliharaan berbasis kondisi dengan cara mengganti komponen yang aus sebelum akhirnya gagal. Aktivitas pemeliharaan meliputi pemeriksaan parsial atau penuh pada periode tertentu, penggantian oli, lubrikasi, penyesuaian kecil, dsb. Selain itu, pegawai dapat mencatat penurunan performa peralatan, sehingga pegawai mengetahui kapan waktu untuk mengganti atau memperbaikinya sebelum akhirnya menyebabkan kegagalan sistem.


Kontrak pemeliharaan preventif umumnya merupakan [[biaya tetap]], sementara pemeliharaan yang kurang baik dapat menyebabkan munculnya [[biaya variabel]], seperti penggantian peralatan besar.
Kontrak pemeliharaan preventif umumnya merupakan [[biaya tetap]], sementara pemeliharaan yang kurang baik dapat menyebabkan munculnya [[biaya variabel]], seperti penggantian peralatan besar.<ref>Micharl Decourcy Hinds. [https://www.nytimes.com/1985/02/17/realestate/preventive-maintenance-a-checklist.html Preventive Maintenance: A Checklist]. ''The New York Times''. February 17, 1985.</ref>


Tujuan utama dari pemeliharaan preventif adalah:
Tujuan utama dari pemeliharaan preventif adalah:
Baris 41: Baris 41:
# Mengurangi kerugian akibat kegagalan peralatan.
# Mengurangi kerugian akibat kegagalan peralatan.


Pemeliharaan preventif atau pemeliharaan preventatif memiliki arti sebagai berikut:
Pemeliharaan preventif atau pemeliharaan preventatif<ref>Ben Zimmer. [https://www.nytimes.com/2010/04/18/magazine/18FOB-onlanguage-t.html Wellness]. ''The New York Times''. April 18, 2010.</ref> memiliki arti sebagai berikut:
* Perawatan dan servis oleh pegawai untuk menjaga peralatan agar tetap di kondisi operasional yang memuaskan dengan menyediakan inspeksi, [[deteksi dan isolasi kegagalan|deteksi]], dan koreksi sistematis terhadap suatu kegagalan, baik sebelum terjadi ataupun sebelum berkembang menjadi cacat yang besar.
* Perawatan dan servis oleh pegawai untuk menjaga peralatan agar tetap di kondisi operasional yang memuaskan dengan menyediakan inspeksi, [[deteksi dan isolasi kegagalan|deteksi]], dan koreksi sistematis terhadap suatu kegagalan, baik sebelum terjadi ataupun sebelum berkembang menjadi cacat yang besar.
* Tindakan yang dilakukan terhadap suatu peralatan untuk mencegahnya rusak atau malafungsi. Tindakan tersebut dilakukan secara rutin terhadap peralatan untuk mencegahnya rusak.
* Tindakan yang dilakukan terhadap suatu peralatan untuk mencegahnya rusak atau malafungsi. Tindakan tersebut dilakukan secara rutin terhadap peralatan untuk mencegahnya rusak.<ref>O. A. Bamiro. ''Mastery of Technology for Junior School Certificate Examination''. Evans Brothers (Nigeria Publishers) Limited. 2011.</ref>
* Pemeliharaan, termasuk pengujian, pengukuran, penyesuaian, penggantian komponen, dan pembersihan, yang khusus dilakukan untuk mencegah terjadinya kegagalan.
* Pemeliharaan, termasuk pengujian, pengukuran, penyesuaian, penggantian komponen, dan pembersihan, yang khusus dilakukan untuk mencegah terjadinya kegagalan.


Istilah dan singkatan lain yang terkait dengan pemeliharaan preventif meliputi:
Istilah dan singkatan lain yang terkait dengan pemeliharaan preventif meliputi:
* pemeliharaan terjadwal
* pemeliharaan terjadwal<ref>[http://cpol.army.mil/announcements CPOL: System Maintenance and Downtime Announcements].</ref>
* pemeliharaan terencana, yang juga dapat meliputi penghentian terjadwal untuk keperluan penggantian peralatan
* pemeliharaan terencana,<ref>[https://www.weather.gov/ddc/DodgeCityRadarUpgrade Dodge City Radar Planned Maintenance]. ''weather.gov (National Weather Service)''.</ref> yang juga dapat meliputi penghentian terjadwal untuk keperluan penggantian peralatan
* pemeliharaan preventif terencana adalah nama lain dari pemeliharaan preventif
* pemeliharaan preventif terencana adalah nama lain dari pemeliharaan preventif<ref>[https://apps.dtic.mil/dtic/tr/fulltext/u2/p010185.pdf The development of a cost benefit analysis method for monitoring the condition of batch].</ref>
*: memperbaiki peralatan hanya jika terjadi kerusakan. Pemeliharaan ini juga dikenal sebagai pemeliharaan reaktif dan mungkin melibatkan "kerusakan konsekuensial."
*:<ref>[https://apps.dtic.mil/dtic/tr/fulltext/u2/p010185.pdf The development of a cost benefit analysis method for monitoring the condition of batch].</ref> memperbaiki peralatan hanya jika terjadi kerusakan. Pemeliharaan ini juga dikenal sebagai pemeliharaan reaktif<ref>[https://www.bidwells.co.uk/insights-and-research/blog-what-is-ppm-maintenance What is PPM Maintenance?].</ref> dan mungkin melibatkan "kerusakan konsekuensial."<ref>contohnya dari kebocoran yang sebenarnya dapat dicegah.</ref>


====Pemeliharaan terencana====
====Pemeliharaan terencana====
Pemeliharaan preventif terencana, biasa disebut sebagai '''pemeliharaan terencana''' atau '''pemeliharaan terjadwal''', adalah semua bentuk [[pemeliharaan korektif|pemeliharaan]] terjawal terhadap suatu objek atau peralatan. Lebih spesifik, pemeliharaan terencana adalah sebuah servis terjadwal yang dilakukan oleh pegawai yang kompeten dan sesuai, untuk memastikan bahwa komponen dalam suatu peralatan tetap berfungsi sebagaimana mestinya, sehingga dapat terhindar dari rusak yang terjadi secara tiba-tiba.
Pemeliharaan preventif terencana, biasa disebut sebagai '''pemeliharaan terencana''' atau '''pemeliharaan terjadwal''', adalah semua bentuk [[pemeliharaan korektif|pemeliharaan]] terjawal terhadap suatu objek atau peralatan. Lebih spesifik, pemeliharaan terencana adalah sebuah servis terjadwal yang dilakukan oleh pegawai yang kompeten dan sesuai, untuk memastikan bahwa komponen dalam suatu peralatan tetap berfungsi sebagaimana mestinya, sehingga dapat terhindar dari rusak yang terjadi secara tiba-tiba.<ref>Brian Wood. [https://books.google.com/books?id=xi6e4KhRoPwC Building care]. Wiley-Blackwell. 2003. ISBN 978-0-632-06049-8.</ref>


Faktor kunci yang harus diperhatikan dalam melakukan pemeliharaan terencana adalah jadwal, karena suatu peralatan terkadang tidak dapat dipakai selama proses pemeliharaan. Sebaliknya, pemeliharaan berbasis kondisi tidak secara langsung didasarkan pada usia peralatan.
Faktor kunci yang harus diperhatikan dalam melakukan pemeliharaan terencana adalah jadwal, karena suatu peralatan terkadang tidak dapat dipakai selama proses pemeliharaan.<ref>[http://cpol.army.mil/announcements CPOL: System Maintenance and Downtime Announcements].</ref><ref>[https://www.weather.gov/ddc/DodgeCityRadarUpgrade Dodge City Radar Planned Maintenance]. ''weather.gov (National Weather Service)''.</ref> Sebaliknya, pemeliharaan berbasis kondisi tidak secara langsung didasarkan pada usia peralatan.


Pemeliharaan terencana dapat didasarkan pada tanggal, pada durasi pengoperasian peralatan, atau pada jarak tempuh peralatan.
Pemeliharaan terencana dapat didasarkan pada tanggal, pada durasi pengoperasian peralatan, atau pada jarak tempuh peralatan.
Baris 62: Baris 62:


==== Pemeliharaan prediktif ====
==== Pemeliharaan prediktif ====
'''Pemeliharaan prediktif''' dirancang untuk membantu menentukan kondisi dari suatu peralatan yang sedang digunakan untuk memperkirakan kapan pemeliharaan harus dilakukan terhadap peralatan tersebut. Pendekatan ini menjanjikan [[penghematan biaya]] jika dibandingkan dengan [[pemeliharaan preventif]] rutin atau berbasis waktu, karena pemeliharaan ini hanya dilakukan jika dibutuhkan. Oleh karena itu, pemeliharaan ini dianggap sebagai pemeliharaan berbasis kondisi yang dilakukan sesuai estimasi tingkat degradasi dari suatu barang. Tujuan utama dari pemeliharaan prediktif adalah untuk memungkinkan penjadwalan [[pemeliharaan korektif]] yang baik, dan untuk mencegah kegagalan peralatan secara tiba-tiba.<ref>Ken Staller. [https://www.danielpenn.com/insights-resources/case-studies/preventive-predictive-maintenance Defining Preventive & Predictive Maintenance].</ref> Pemeliharaan ini menggunakan sensor untuk memantau parameter kunci pada suatu mesin atau sistem, dan menggunakan data tersebut dengan analisis tren historis untuk mengevaluasi kesehatan dari sistem tersebut secara terus-menerus dan memprediksi kerusakan sebelum kerusakan tersebut terjadi.<ref>Mari Cruz Garcia. ''SIMAP: Intelligent System for Predictive Maintenance: Application to the health condition monitoring of a windturbine gearbox''. ''Computers in Industry''. August 2006. Vol. 57 (6). hlm. 552–568. doi:10.1016/j.compind.2006.02.011.</ref> Pemeliharaan ini memungkinkan pemeliharaan dilakukan secara lebih efisien, karena dapat diperoleh data yang lebih akurat mengenai kesehatan dari suatu sistem.<ref>Kevin A. Kaiser. ''Predictive Maintenance Management Using Sensor-Based Degradation Models''. ''IEEE Transactions on Systems, Man, and Cybernetics - Part A: Systems and Humans''. 12 May 2009. Vol. 39 (4). hlm. 840–849. doi:10.1109/TSMCA.2009.2016429.</ref>


'''Pemeliharaan prediktif''' dirancang untuk membantu menentukan kondisi dari suatu peralatan yang sedang digunakan untuk memperkirakan kapan pemeliharaan harus dilakukan terhadap peralatan tersebut. Pendekatan ini menjanjikan [[penghematan biaya]] jika dibandingkan dengan [[pemeliharaan preventif]] rutin atau berbasis waktu, karena pemeliharaan ini hanya dilakukan jika dibutuhkan. Oleh karena itu, pemeliharaan ini dianggap sebagai pemeliharaan berbasis kondisi yang dilakukan sesuai estimasi tingkat degradasi dari suatu barang. Tujuan utama dari pemeliharaan prediktif adalah untuk memungkinkan penjadwalan [[pemeliharaan korektif]] yang baik, dan untuk mencegah kegagalan peralatan secara tiba-tiba. Pemeliharaan ini menggunakan sensor untuk memantau parameter kunci pada suatu mesin atau sistem, dan menggunakan data tersebut dengan analisis tren historis untuk mengevaluasi kesehatan dari sistem tersebut secara terus-menerus dan memprediksi kerusakan sebelum kerusakan tersebut terjadi. Pemeliharaan ini memungkinkan pemeliharaan dilakukan secara lebih efisien, karena dapat diperoleh data yang lebih akurat mengenai kesehatan dari suatu sistem.
'''Penggantian prediktif''' adalah penggantian dari suatu komponen yang masih berfungsi dengan baik.<ref>[https://www.nytimes.com/aponline/2019/03/22/science/ap-us-sci-space-station.html Spacewalking Astronauts Swap Out Space Station's Batteries]. ''The New York Times''. March 22, 2019.</ref> Biasanya, penggantian ini adalah kebijakan penggantian berbasis manfaat pajak, di mana peralatan mahal atau sejumlah komponen kecil yang murah diganti dan didonasikan sesuai jadwal [[umur simpan]] yang tetap. Barang-barang tersebut lalu diberikan kepada lembaga yang tidak dikenai pajak.<ref>seperti universitas dan sekolah lokal.</ref>
 
'''Penggantian prediktif''' adalah penggantian dari suatu komponen yang masih berfungsi dengan baik. Biasanya, penggantian ini adalah kebijakan penggantian berbasis manfaat pajak, di mana peralatan mahal atau sejumlah komponen kecil yang murah diganti dan didonasikan sesuai jadwal [[umur simpan]] yang tetap. Barang-barang tersebut lalu diberikan kepada lembaga yang tidak dikenai pajak.


==== Pemeliharaan berbasis kondisi ====
==== Pemeliharaan berbasis kondisi ====
Baris 71: Baris 70:


Pemeliharaan ini juga dapat diaplikasikan ke sistem penting yang dilengkapi dengan [[redundansi aktif]] dan [[pelaporan kegagalan]].
Pemeliharaan ini juga dapat diaplikasikan ke sistem penting yang dilengkapi dengan [[redundansi aktif]] dan [[pelaporan kegagalan]].
==Referensi==


==Bibliografi==
==Bibliografi==
*''Maintenance Planning, Coordination & Scheduling'', by Don Nyman & Joel Levitt Maintenance
*''Maintenance Planning, Coordination & Scheduling'', by Don Nyman & Joel Levitt Maintenance  


==Bacaan lebih lanjut==
==Bacaan lebih lanjut==
*
*  
* [https://reliabilityacademy.com/types-of-maintenance/] ''9 Types of Maintenance: How to choose the right maintenance strategy'', Erik Hupje, Road to Reliability™ (2020)
* [https://reliabilityacademy.com/types-of-maintenance/] ''9 Types of Maintenance: How to choose the right maintenance strategy'', Erik Hupje, Road to Reliability™ (2020)


==Sumber==
==Sumber==
*
*


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pemeliharaan&oldid=29503680 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29503680 (2026-07-29T07:34:55Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pemeliharaan&oldid=29503680 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29503680 (2026-07-29T07:34:55Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 04.01

Berkas:Bundesarchiv Bild 183-E0208-0005-001, Reparatur eines Traktors.jpg
Bundesarchiv Bild 183-E0208-0005-001, Reparatur eines Traktors

Definisi teknis dari pemeliharaan meliputi pemeriksaan fungsional, servis, perbaikan, atau penggantian perangkat, peralatan, permesinan, infrastruktur, dan utilitas pendukung yang diperlukan di fasilitas industri, komersial, dan residensial.[1][2] Seiring berjalannya waktu, pemeliharaan mencakup sejumlah kata yang digunakan untuk menggambarkan berbagai macam praktik sederhana guna menjaga peralatan tetap berfungsi sebagaimana mestinya, baik sebelum[3] ataupun setelah terjadi masalah pada peralatan tersebut.

Definisi

Fungsi pemeliharaan dapat didefinisikan sebagai pemeliharaan, perbaikan, dan pemeriksaan (Bahasa Inggris: maintenance, repair, and overhaul atau biasa disingkat menjadi MRO), dan MRO juga digunakan sebagai singkatan dari maintenance, repair, and operations.[4] Seiring berjalannya waktu, terminologi pemeliharaan dan MRO pun mulai menjadi standar. Departemen Pertahanan Amerika Serikat menggunakan definisi berikut:[5]

  • Semua aktivitas—seperti pengujian, pengukuran, penggantian, penyesuaian, dan perbaikan—yang bertujuan untuk mempertahankan atau mengembalikan sebuah unit fungsional di atau ke keadaan tertentu, di mana unit tersebut dapat berfungsi sebagaimana mestinya.[6]
  • Semua tindakan yang diambil untuk mempertahankan material dalam kondisi siap pakai atau untuk mengembalikannya ke kondisi siap pakai. Tindakan tersebut meliputi inspeksi, pengujian, servis, klasifikasi, perbaikan, manufaktur ulang, dan reklamasi.[7]
  • Semua tindakan perbaikan dan suplai yang diambil untuk menjaga sebuah pasukan dalam kondisi siap untuk menjalankan misinya.[8]
  • Pekerjaan yang rutin dilakukan untuk menjaga sebuah fasilitas (pabrik, bangunan, struktur, fasilitas pembumian, sistem utilitas, atau properti lain) dalam kondisi siap untuk digunakan terus-menerus, pada kapasitas dan efisiensi asli atau desainnya, sesuai tujuan pembuatannya.[9]

Pemeliharaan sangat terkait dengan tahap utilisasi dari suatu produk atau sistem teknis, di mana konsep kemudahan pemeliharaan harus dimasukkan. Pada skenario ini, kemudahan pemeliharaan dianggap sebagai kemampuan dari suatu barang, di bawah penggunaan yang wajar, untuk dipertahankan atau dikembalikan ke keadaan di mana barang tersebut dapat berfungsi sebagaimana mestinya, dengan menggunakan prosedur dan sumber daya yang telah ditentukan.[10]

Pada sejumlah bidang, seperti pemeliharaan pesawat terbang, istilah MRO[11] juga meliputi inspeksi, manufaktur ulang, pengubahan, dan suplai suku cadang, aksesoris, bahan baku, perekat, sealants, pelapis, dan bahan habis pakai untuk pemeliharaan pesawat terbang pada tahap utilisasi. Di dunia penerbangan sipil internasional, pemeliharaan pesawat terbang berarti:

  • Tindakan yang diperlukan untuk memastikan kelaikudaraan dari suatu pesawat terbang, termasuk salah satu atau kombinasi dari pemeriksaan, inspeksi, penggantian, perbaikan cacat, dan modifikasi atau perbaikan.[12]

Definisi tersebut meliputi semua aktivitas yang diwajibkan oleh peraturan penerbangan untuk dicantumkan di dalam dokumen pemeliharaan.

Tipe

Industri transportasi air dan udara,[13] struktur lepas pantai,[14] pabrik, dan manajemen fasilitas cukup bergantung pada MRO, termasuk program pemeliharaan cat preventif atau terjadwal untuk memelihara dan mengembalikan pelapis yang diaplikasikan ke baja di lingkungan yang rawan terkena serangan dari erosi, korosi, dan polusi lingkungan.[15]

Tipe dasar dari pemeliharaan yang termasuk dalam MRO meliputi:

Konservasi arsitektur juga menerapkan MRO untuk mempreservasi, merehabilitasi, merestorasi, atau merekonstruksi struktur bersejarah dengan batu, bata, kaca, logam, atau kayu yang serupa dengan bahan asli jika memungkinkan, atau dengan teknologi polimer jika tidak memungkinkan.[17]

Pemeliharaan preventif

Pemeliharaan preventif adalah "inspeksi periodik rutin" yang bertujuan untuk "menemukan masalah kecil dan memperbaikinya sebelum berkembang menjadi masalah besar."[18] Idealnya, "tidak ada yang rusak."[19]

Tujuan utama dari pemeliharaan preventif adalah untuk memastikan bahwa suatu peralatan dapat bertahan dari satu pemeliharaan terjadwal ke pemeliharaan terjadwal selanjutnya tanpa mengalami kegagalan yang disebabkan oleh kelelahan, kelalaian, atau pemakaian normal (yang dapat dicegah), yang juga dibantu oleh pemeliharaan terjadwal dan pemeliharaan berbasis kondisi dengan cara mengganti komponen yang aus sebelum akhirnya gagal. Aktivitas pemeliharaan meliputi pemeriksaan parsial atau penuh pada periode tertentu, penggantian oli, lubrikasi, penyesuaian kecil, dsb. Selain itu, pegawai dapat mencatat penurunan performa peralatan, sehingga pegawai mengetahui kapan waktu untuk mengganti atau memperbaikinya sebelum akhirnya menyebabkan kegagalan sistem.

Kontrak pemeliharaan preventif umumnya merupakan biaya tetap, sementara pemeliharaan yang kurang baik dapat menyebabkan munculnya biaya variabel, seperti penggantian peralatan besar.[20]

Tujuan utama dari pemeliharaan preventif adalah:

  1. Mempertahankan umur produktif dari barang modal.
  2. Mengurangi kerusakan peralatan penting.
  3. Mengurangi kerugian akibat kegagalan peralatan.

Pemeliharaan preventif atau pemeliharaan preventatif[21] memiliki arti sebagai berikut:

  • Perawatan dan servis oleh pegawai untuk menjaga peralatan agar tetap di kondisi operasional yang memuaskan dengan menyediakan inspeksi, deteksi, dan koreksi sistematis terhadap suatu kegagalan, baik sebelum terjadi ataupun sebelum berkembang menjadi cacat yang besar.
  • Tindakan yang dilakukan terhadap suatu peralatan untuk mencegahnya rusak atau malafungsi. Tindakan tersebut dilakukan secara rutin terhadap peralatan untuk mencegahnya rusak.[22]
  • Pemeliharaan, termasuk pengujian, pengukuran, penyesuaian, penggantian komponen, dan pembersihan, yang khusus dilakukan untuk mencegah terjadinya kegagalan.

Istilah dan singkatan lain yang terkait dengan pemeliharaan preventif meliputi:

  • pemeliharaan terjadwal[23]
  • pemeliharaan terencana,[24] yang juga dapat meliputi penghentian terjadwal untuk keperluan penggantian peralatan
  • pemeliharaan preventif terencana adalah nama lain dari pemeliharaan preventif[25]
    [26] memperbaiki peralatan hanya jika terjadi kerusakan. Pemeliharaan ini juga dikenal sebagai pemeliharaan reaktif[27] dan mungkin melibatkan "kerusakan konsekuensial."[28]

Pemeliharaan terencana

Pemeliharaan preventif terencana, biasa disebut sebagai pemeliharaan terencana atau pemeliharaan terjadwal, adalah semua bentuk pemeliharaan terjawal terhadap suatu objek atau peralatan. Lebih spesifik, pemeliharaan terencana adalah sebuah servis terjadwal yang dilakukan oleh pegawai yang kompeten dan sesuai, untuk memastikan bahwa komponen dalam suatu peralatan tetap berfungsi sebagaimana mestinya, sehingga dapat terhindar dari rusak yang terjadi secara tiba-tiba.[29]

Faktor kunci yang harus diperhatikan dalam melakukan pemeliharaan terencana adalah jadwal, karena suatu peralatan terkadang tidak dapat dipakai selama proses pemeliharaan.[30][31] Sebaliknya, pemeliharaan berbasis kondisi tidak secara langsung didasarkan pada usia peralatan.

Pemeliharaan terencana dapat didasarkan pada tanggal, pada durasi pengoperasian peralatan, atau pada jarak tempuh peralatan.

Sejumlah komponen memiliki jadwal pemeliharaan dengan interval yang tetap, biasanya karena keausan atau umur simpan yang tetap.

Pemeliharaan prediktif

Pemeliharaan prediktif dirancang untuk membantu menentukan kondisi dari suatu peralatan yang sedang digunakan untuk memperkirakan kapan pemeliharaan harus dilakukan terhadap peralatan tersebut. Pendekatan ini menjanjikan penghematan biaya jika dibandingkan dengan pemeliharaan preventif rutin atau berbasis waktu, karena pemeliharaan ini hanya dilakukan jika dibutuhkan. Oleh karena itu, pemeliharaan ini dianggap sebagai pemeliharaan berbasis kondisi yang dilakukan sesuai estimasi tingkat degradasi dari suatu barang. Tujuan utama dari pemeliharaan prediktif adalah untuk memungkinkan penjadwalan pemeliharaan korektif yang baik, dan untuk mencegah kegagalan peralatan secara tiba-tiba.[32] Pemeliharaan ini menggunakan sensor untuk memantau parameter kunci pada suatu mesin atau sistem, dan menggunakan data tersebut dengan analisis tren historis untuk mengevaluasi kesehatan dari sistem tersebut secara terus-menerus dan memprediksi kerusakan sebelum kerusakan tersebut terjadi.[33] Pemeliharaan ini memungkinkan pemeliharaan dilakukan secara lebih efisien, karena dapat diperoleh data yang lebih akurat mengenai kesehatan dari suatu sistem.[34]

Penggantian prediktif adalah penggantian dari suatu komponen yang masih berfungsi dengan baik.[35] Biasanya, penggantian ini adalah kebijakan penggantian berbasis manfaat pajak, di mana peralatan mahal atau sejumlah komponen kecil yang murah diganti dan didonasikan sesuai jadwal umur simpan yang tetap. Barang-barang tersebut lalu diberikan kepada lembaga yang tidak dikenai pajak.[36]

Pemeliharaan berbasis kondisi

Pemeliharaan berbasis kondisi singkatnya adalah pemeliharaan yang dilakukan hanya saat dibutuhkan. Walaupun metode ini sebenarnya telah lama eksis, metode ini kini menjadi bagian dari metode pemeliharaan yang lebih baru yang menggunakan teknologi kecerdasan buatan dan konektivitas baru. Pemeliharaan ini juga sering disebut sebagai 'pemantauan berbasis kondisi', karena pemeliharaan baru dilakukan setelah satu atau lebih indikator menunjukkan bahwa peralatan akan mengalami kegagalan atau performa peralatan mengalami penurunan.

Pemeliharaan ini juga dapat diaplikasikan ke sistem penting yang dilengkapi dengan redundansi aktif dan pelaporan kegagalan.

Bibliografi

  • Maintenance Planning, Coordination & Scheduling, by Don Nyman & Joel Levitt Maintenance

Bacaan lebih lanjut

  • [1] 9 Types of Maintenance: How to choose the right maintenance strategy, Erik Hupje, Road to Reliability™ (2020)

Sumber

Referensi

  1. Defense Logistics Agency. DLA.mil.
  2. European Federation of National Maintenance Societies. EFNMS.org.
  3. Ken Staller. Defining Preventive & Predictive Maintenance.
  4. MRO – Definition. RF System Lab.
  5. Federal Standard 1037C and from MIL-STD-188 and from the Department of Defense Dictionary of Military and Associated Terms
  6. Federal Standard 1037C and from MIL-STD-188 and from the Department of Defense Dictionary of Military and Associated Terms
  7. Federal Standard 1037C and from MIL-STD-188 and from the Department of Defense Dictionary of Military and Associated Terms
  8. Federal Standard 1037C and from MIL-STD-188 and from the Department of Defense Dictionary of Military and Associated Terms
  9. Federal Standard 1037C and from MIL-STD-188 and from the Department of Defense Dictionary of Military and Associated Terms
  10. AAP-6 – Glossary of terms and definitions. NATO Standardization Agency. North Atlantic Treaty Organization. hlm. 158.
  11. United States Code of Federal Regulations Title 14, Part 43 – Maintenance, Preventive Maintenance, Rebuilding, and Alteration
  12. Airworthiness Manual, Doc 9760. International Civil Aviation Organization. 2014. hlm. 375. ISBN 978-92-9249-454-4.
  13. A. M. Berendsen. Marine Painting Manual. 2013. ISBN 978-90-481-8244-2.
  14. ISO 12944-9:2018 – Paints and Varnishes – Corrosion Protection of Steel Structures by Protective Paint Systems – Part 9: Protective Paint Systems and Laboratory Performance Test Methods for Offshore and Related Structures.
  15. ISO 12944-9:2018 – Paints and Varnishes – Corrosion Protection of Steel Structures by Protective Paint Systems – Part 9: Protective Paint Systems and Laboratory Performance Test Methods for Offshore and Related Structures.
  16. Anjali Singhvi. What's Different in the M.T.A.'s New Plan for Repairing the L Train Tunnel. The New York Times. January 1, 2019.
  17. Charles Velson Horie. Materials for Conservation: Organic Consolidants, Adhesives and Coatings. Butterworth-Heinemann. 2010. ISBN 978-0-75-066905-4.
  18. Micharl Decourcy Hinds. Preventive Maintenance: A Checklist. The New York Times. February 17, 1985.
  19. Erik Sandberg-Diment. Personal computers preventive maintenance for an aging computer. The New York Times. August 14, 1984.
  20. Micharl Decourcy Hinds. Preventive Maintenance: A Checklist. The New York Times. February 17, 1985.
  21. Ben Zimmer. Wellness. The New York Times. April 18, 2010.
  22. O. A. Bamiro. Mastery of Technology for Junior School Certificate Examination. Evans Brothers (Nigeria Publishers) Limited. 2011.
  23. CPOL: System Maintenance and Downtime Announcements.
  24. Dodge City Radar Planned Maintenance. weather.gov (National Weather Service).
  25. The development of a cost benefit analysis method for monitoring the condition of batch.
  26. The development of a cost benefit analysis method for monitoring the condition of batch.
  27. What is PPM Maintenance?.
  28. contohnya dari kebocoran yang sebenarnya dapat dicegah.
  29. Brian Wood. Building care. Wiley-Blackwell. 2003. ISBN 978-0-632-06049-8.
  30. CPOL: System Maintenance and Downtime Announcements.
  31. Dodge City Radar Planned Maintenance. weather.gov (National Weather Service).
  32. Ken Staller. Defining Preventive & Predictive Maintenance.
  33. Mari Cruz Garcia. SIMAP: Intelligent System for Predictive Maintenance: Application to the health condition monitoring of a windturbine gearbox. Computers in Industry. August 2006. Vol. 57 (6). hlm. 552–568. doi:10.1016/j.compind.2006.02.011.
  34. Kevin A. Kaiser. Predictive Maintenance Management Using Sensor-Based Degradation Models. IEEE Transactions on Systems, Man, and Cybernetics - Part A: Systems and Humans. 12 May 2009. Vol. 39 (4). hlm. 840–849. doi:10.1109/TSMCA.2009.2016429.
  35. Spacewalking Astronauts Swap Out Space Station's Batteries. The New York Times. March 22, 2019.
  36. seperti universitas dan sekolah lokal.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29503680 (2026-07-29T07:34:55Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.