Tingkat serangan: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28088812; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
Dalam [[epidemiologi]], '''tingkat serangan''' atau '''laju serangan''' ([[bahasa Inggris]]: ''attack rate'') adalah proporsi individu yang menjadi sakit (atau bahkan meninggal dunia) akibat suatu penyakit di antara semua individu berisiko (terpapar suatu faktor) yang pada awalnya tidak menderita penyakit tersebut. Tingkat serangan juga disebut dengan '''proporsi insidensi'''. | Dalam [[epidemiologi]], '''tingkat serangan''' atau '''laju serangan''' ([[bahasa Inggris]]: ''attack rate'') adalah proporsi individu yang menjadi sakit (atau bahkan meninggal dunia) akibat suatu penyakit di antara semua individu berisiko (terpapar suatu faktor) yang pada awalnya tidak menderita penyakit tersebut. Tingkat serangan juga disebut dengan '''proporsi insidensi'''.<ref>[https://www.britannica.com/science/attack-rate Attack rate]. ''Britannica''.</ref><ref>[https://www.cdc.gov/csels/dsepd/ss1978/lesson3/section2.html Section 2: Morbidity Frequency Measures]. ''CDC''.</ref> | ||
<math display="block">\mbox{tingkat serangan} = \frac{\mbox{jumlah kasus baru dalam interval waktu tertentu}}{\mbox{jumlah individu berisiko pada awal interval waktu}}</math> | <math display="block">\mbox{tingkat serangan} = \frac{\mbox{jumlah kasus baru dalam interval waktu tertentu}}{\mbox{jumlah individu berisiko pada awal interval waktu}}</math> | ||
== Penggunaan == | == Penggunaan == | ||
=== Keracunan makanan === | === Keracunan makanan === | ||
Tingkat serangan banyak digunakan untuk mengkuantifikasi kasus penyakit dalam periode waktu yang singkat, seperti penyakit akut atau penyakit dengan durasi yang singkat, misalnya dalam kasus [[keracunan makanan]]. | Tingkat serangan banyak digunakan untuk mengkuantifikasi kasus penyakit dalam periode waktu yang singkat, seperti penyakit akut atau penyakit dengan durasi yang singkat, misalnya dalam kasus [[keracunan makanan]].<ref>David D. Celentano. [https://www.worldcat.org/oclc/1079273274 Gordis Epidemiology]. Elsevier. 2019. hlm. 32. ISBN 978-0-323-55229-5.</ref> | ||
<math display="block">\mbox{tingkat serangan dalam keracunan makanan} = \frac{\mbox{jumlah individu yang sakit setelah mengonsumsi makanan tertentu}}{\mbox{jumlah individu yang mengonsumsi makanan tertentu}}</math> | <math display="block">\mbox{tingkat serangan dalam keracunan makanan} = \frac{\mbox{jumlah individu yang sakit setelah mengonsumsi makanan tertentu}}{\mbox{jumlah individu yang mengonsumsi makanan tertentu}}</math> | ||
| Baris 11: | Baris 11: | ||
==== Tingkat serangan sekunder ==== | ==== Tingkat serangan sekunder ==== | ||
Individu yang menjadi sakit setelah terpapar suatu faktor tertentu disebut kasus primer, sedangkan penghitungan jumlahnya disebut tingkat serangan primer. Di sisi lain, individu yang menjadi sakit setelah terpapar kasus primer disebut kasus sekunder. Oleh karena itu, ''tingkat serangan sekunder'' adalah tingkat serangan pada individu yang tidak terpapar langsung sumber penyebab, tetapi terpapar individu yang mengalami kasus primer. Parameter ini digunakan untuk menilai penyebaran penyakit antarindividu setelah penyakit tersebut masuk ke dalam suatu populasi. | Individu yang menjadi sakit setelah terpapar suatu faktor tertentu disebut kasus primer, sedangkan penghitungan jumlahnya disebut tingkat serangan primer. Di sisi lain, individu yang menjadi sakit setelah terpapar kasus primer disebut kasus sekunder. Oleh karena itu, ''tingkat serangan sekunder'' adalah tingkat serangan pada individu yang tidak terpapar langsung sumber penyebab, tetapi terpapar individu yang mengalami kasus primer. Parameter ini digunakan untuk menilai penyebaran penyakit antarindividu setelah penyakit tersebut masuk ke dalam suatu populasi.<ref>David D. Celentano. [https://www.worldcat.org/oclc/1079273274 Gordis Epidemiology]. Elsevier. 2019. hlm. 32. ISBN 978-0-323-55229-5.</ref><ref>Michael Thrusfield. [https://www.worldcat.org/oclc/1010702743 Veterinary Epidemiology]. Wiley-Blackwell. 2018. hlm. 70. ISBN 978-1-118-28026-3.</ref> | ||
<math display="block">\mbox{tingkat serangan sekunder} = \frac{\mbox{jumlah individu yang terpapar kasus primer dan menjadi sakit dalam kurun waktu masa inkubasi}}{\mbox{jumlah individu yang terpapar kasus primer}}</math> | <math display="block">\mbox{tingkat serangan sekunder} = \frac{\mbox{jumlah individu yang terpapar kasus primer dan menjadi sakit dalam kurun waktu masa inkubasi}}{\mbox{jumlah individu yang terpapar kasus primer}}</math> | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tingkat+serangan&oldid=28088812 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28088812 (2025-10-17T23:48:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tingkat+serangan&oldid=28088812 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28088812 (2025-10-17T23:48:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 04.02
Dalam epidemiologi, tingkat serangan atau laju serangan (bahasa Inggris: attack rate) adalah proporsi individu yang menjadi sakit (atau bahkan meninggal dunia) akibat suatu penyakit di antara semua individu berisiko (terpapar suatu faktor) yang pada awalnya tidak menderita penyakit tersebut. Tingkat serangan juga disebut dengan proporsi insidensi.[1][2]
Penggunaan
Keracunan makanan
Tingkat serangan banyak digunakan untuk mengkuantifikasi kasus penyakit dalam periode waktu yang singkat, seperti penyakit akut atau penyakit dengan durasi yang singkat, misalnya dalam kasus keracunan makanan.[3]
Penyakit menular
Tingkat serangan juga digunakan untuk memproyeksikan jumlah infeksi dalam suatu epidemi atau wabah penyakit menular. Populasi berisiko didefinisikan sebagai populasi yang tidak memiliki kekebalan terhadap patogen penyerang, baik berupa patogen baru atau patogen yang sudah ada sebelumnya. Penghitungan tingkat serangan digunakan untuk memperkirakan sumber daya yang dibutuhkan untuk melakukan perawatan medis dan menyediakan vaksin dan/atau obat-obatan.
Tingkat serangan sekunder
Individu yang menjadi sakit setelah terpapar suatu faktor tertentu disebut kasus primer, sedangkan penghitungan jumlahnya disebut tingkat serangan primer. Di sisi lain, individu yang menjadi sakit setelah terpapar kasus primer disebut kasus sekunder. Oleh karena itu, tingkat serangan sekunder adalah tingkat serangan pada individu yang tidak terpapar langsung sumber penyebab, tetapi terpapar individu yang mengalami kasus primer. Parameter ini digunakan untuk menilai penyebaran penyakit antarindividu setelah penyakit tersebut masuk ke dalam suatu populasi.[4][5]
Referensi
- ↑ Attack rate. Britannica.
- ↑ Section 2: Morbidity Frequency Measures. CDC.
- ↑ David D. Celentano. Gordis Epidemiology. Elsevier. 2019. hlm. 32. ISBN 978-0-323-55229-5.
- ↑ David D. Celentano. Gordis Epidemiology. Elsevier. 2019. hlm. 32. ISBN 978-0-323-55229-5.
- ↑ Michael Thrusfield. Veterinary Epidemiology. Wiley-Blackwell. 2018. hlm. 70. ISBN 978-1-118-28026-3.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28088812 (2025-10-17T23:48:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.