Shinkansen seri L0: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26246246; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
adalah kereta [[Kereta maglev|maglev]] berkecepatan tinggi yang sedang oleh dikembangkan oleh [[Mitsubishi Heavy Industries]] dan [[Nippon Sharyo]] dan diuji coba oleh [[Central Japan Railway Company|Central Japan Railway]] (JR Central). JR Central berencana untuk menggunakan seri L0 di jalur Chūō Shinkansen antara [[Tokyo]] dan [[Osaka]] yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan pembangunan. | [[File:L0-950.jpg|thumb|right|280px|L0-950]] | ||
adalah kereta [[Kereta maglev|maglev]] berkecepatan tinggi yang sedang oleh dikembangkan oleh [[Mitsubishi Heavy Industries]] dan [[Nippon Sharyo]] dan diuji coba oleh [[Central Japan Railway Company|Central Japan Railway]] (JR Central). JR Central berencana untuk menggunakan seri L0 di jalur Chūō Shinkansen antara [[Tokyo]] dan [[Osaka]] yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan pembangunan.<ref>[http://www.sannichi.co.jp/linear/news/2014/03/20/16.html sumber]. ''The Yamanashi Nichinichi Shimbun – Web Edition''. The Yamanashi Nichinichi Shimbun. 20 March 2014.</ref> | |||
== Ikhtisar == | == Ikhtisar == | ||
Saat ini, Shinkansen L0 belum memiliki versi akhir dan masih dalam tahap pra-produksi/[[purwarupa]]. Pada 21 April 2015, satu rangkaian Shinkansen L0 yang terdiri dari 7 kereta mencatat rekor kecepatan untuk transportasi berbasis rel dengan diraihnya kecepatan tertinggi 603 km/jam (375 mph). Kereta api tersebut diharapkan dapat berjalan hingga kecepatan 500 km/jam (310 mph) dengan waktu tempuh 40 menit antara [[Stasiun Shinagawa]] (Tokyo) dan [[Nagoya]] serta 1 jam 7 menit antara Tokyo dan Osaka. | Saat ini, Shinkansen L0 belum memiliki versi akhir dan masih dalam tahap pra-produksi/[[purwarupa]].<ref>[http://headlines.yahoo.co.jp/hl?a=20101221-00000576-san-bus_all sumber]. Sankei Shimbun. 21 December 2010.</ref> Pada 21 April 2015, satu rangkaian Shinkansen L0 yang terdiri dari 7 kereta mencatat rekor kecepatan untuk transportasi berbasis rel dengan diraihnya kecepatan tertinggi 603 km/jam (375 mph).<ref>[https://www.theguardian.com/world/2015/apr/21/japans-maglev-train-notches-up-new-world-speed-record-in-test-run Japan's maglev train breaks world speed record with 600 km/h test run]. ''The Guardian''. Guardian News and Media Limited. 21 April 2015.</ref> Kereta api tersebut diharapkan dapat berjalan hingga kecepatan 500 km/jam (310 mph) dengan waktu tempuh 40 menit antara [[Stasiun Shinagawa]] (Tokyo) dan [[Nagoya]] serta 1 jam 7 menit antara Tokyo dan Osaka.<ref>[http://www.bloomberg.co.jp/news/123-MS4JM56K50Y001.html sumber]. ''Bloomberg''. Bloomberg LP. 29 August 2013.</ref><ref>[http://www.dailyonigiri.com/2010/11/jr-tokai-unveils-a-model-for-the-new-high-speed-maglev-train-l0/ JR Tokai unveils a model for the new high-speed maglev train 'L0']. ''Daily Onigiri''. DailyOnigiri.com. 4 November 2010.</ref> | ||
== Spesifikasi == | == Spesifikasi == | ||
Kereta paling depan dan belakang memiliki panjang 28 meter (92 kaki) dan dapat membawa 24 penumpang. Muka lokomotif ini memiliki bentuk memanjang hingga 15 meter (49 kaki) untuk [[aerodinamika]] yang lebih baik dan mengurangi kebisingan di [[terowongan]]. | Kereta paling depan dan belakang memiliki panjang 28 meter (92 kaki) dan dapat membawa 24 penumpang. Muka lokomotif ini memiliki bentuk memanjang hingga 15 meter (49 kaki) untuk [[aerodinamika]] yang lebih baik dan mengurangi kebisingan di [[terowongan]].<ref>[http://www.dailyonigiri.com/2010/11/jr-tokai-unveils-a-model-for-the-new-high-speed-maglev-train-l0/ JR Tokai unveils a model for the new high-speed maglev train 'L0']. ''Daily Onigiri''. DailyOnigiri.com. 4 November 2010.</ref> | ||
Kereta biasa memiliki panjang 24,3 meter (80 kaki) dan masing-masing dapat memuat hingga 68 penumpang. Setiap baris memiliki empat kursi. Rangkaian diberi warna dasar putih dan biru. Selama pengoperasian normal suatu saat nanti, kereta ini diharapkan beroperasi dengan kecepatan maksimum 500 km/jam (310 mph). | Kereta biasa memiliki panjang 24,3 meter (80 kaki) dan masing-masing dapat memuat hingga 68 penumpang. Setiap baris memiliki empat kursi.<ref>[http://ajw.asahi.com/article/economy/technology/AJ201306030104 "Prototype of high-speed maglev train shown to public"] . Asahi Shimbun, 3 June 2013.</ref> Rangkaian diberi warna dasar putih dan biru. Selama pengoperasian normal suatu saat nanti, kereta ini diharapkan beroperasi dengan kecepatan maksimum 500 km/jam (310 mph).<ref>[http://www.bloomberg.co.jp/news/123-MS4JM56K50Y001.html sumber]. ''Bloomberg''. Bloomberg LP. 29 August 2013.</ref> | ||
Kereta ini tanpa awak alias tidak berpengemudi, tetapi memiliki kamera di bagian depan kereta untuk memungkinkan pengoperasian jarak jauh melalui panel kontrol jika suatu saat sistem tanpa awak gagal. Kamera tersebut direncanakan akan dipindah ke posisi yang lebih tinggi dengan ukuran yang lebih besar. | Kereta ini tanpa awak alias tidak berpengemudi, tetapi memiliki kamera di bagian depan kereta untuk memungkinkan pengoperasian jarak jauh melalui panel kontrol jika suatu saat sistem tanpa awak gagal. Kamera tersebut direncanakan akan dipindah ke posisi yang lebih tinggi dengan ukuran yang lebih besar.<ref>[https://trafficnews.jp/post/82437 sumber]. ''乗りものニュース''.</ref> | ||
Magnet superkonduktor di bogie kereta dibuat oleh Toshiba dan Mitsubishi Electric. Sedangkan rancangan badan kereta dibuat oleh Nippon Sharyo bersama dengan Mitsubishi Heavy Industries. Mitsubishi Heavy Industries tidak melanjutkan produksi kereta ini pada 2017 setelah ketidaksepakatan biaya pembuatan dengan JR central. | Magnet superkonduktor di bogie kereta dibuat oleh Toshiba dan Mitsubishi Electric. Sedangkan rancangan badan kereta dibuat oleh Nippon Sharyo bersama dengan Mitsubishi Heavy Industries. Mitsubishi Heavy Industries tidak melanjutkan produksi kereta ini pada 2017 setelah ketidaksepakatan biaya pembuatan dengan JR central.<ref>[https://asia.nikkei.com/Business/Mitsubishi-Heavy-to-back-out-of-maglev-train-project Mitsubishi Heavy to back out of maglev train project]. ''Nikkei Asian Review''.</ref> | ||
== Rencana operasional == | == Rencana operasional == | ||
=== Shinkansen Chuo === | === Shinkansen Chuo === | ||
Pembangunan jalur Chuo Shinkansen yang akan digunakan kereta tersebut dimulai pada bulan Desember 2014. Bagian pertama ke Nagoya diharapkan selesai pada tahun 2027. Petak rel tersebut berisi sekitar 85% terowongan dengan perkiraan biaya ¥ 5,5 triliun (US $ 46,5 miliar). Biaya yang relatif tinggi sebagian besar disebabkan oleh banyaknya terowongan. | Pembangunan jalur Chuo Shinkansen yang akan digunakan kereta tersebut dimulai pada bulan Desember 2014. Bagian pertama ke Nagoya diharapkan selesai pada tahun 2027. Petak rel tersebut berisi sekitar 85% terowongan dengan perkiraan biaya ¥ 5,5 triliun (US $ 46,5 miliar). Biaya yang relatif tinggi sebagian besar disebabkan oleh banyaknya terowongan.<ref>Keith Barrow. [http://www.railjournal.com/index.php/high-speed/japan-breaks-maglev-speed-record.html?channel=523 Japan breaks maglev speed record]. ''International Railway Journal''. 17 April 2015.</ref><ref>Tomohiro Ichihara. [http://asia.nikkei.com/Business/Companies/Japanese-rail-company-eyes-exports-to-cover-maglev-costs Japanese rail company eyes exports to cover maglev costs]. 22 April 2015.</ref> | ||
Jalur ke Osaka diperkirakan menelan biaya ¥ 9 triliun (US $ 74,7 miliar) dan diharapkan rampung pada tahun 2045, setelah jeda konstruksi selama delapan tahun untuk memulihkan biaya proyek. Namun, setelah menerima pinjaman senilai ¥ 3 triliun ($ 28 miliar) dari pemerintah Jepang, JR Central melanjutkan proyek tersebut dengan konstruksi dimulai segera setelah penyelesaian bagian Tokyo – Nagoya. | Jalur ke Osaka diperkirakan menelan biaya ¥ 9 triliun (US $ 74,7 miliar) dan diharapkan rampung pada tahun 2045, setelah jeda konstruksi selama delapan tahun untuk memulihkan biaya proyek. Namun, setelah menerima pinjaman senilai ¥ 3 triliun ($ 28 miliar) dari pemerintah Jepang, JR Central melanjutkan proyek tersebut dengan konstruksi dimulai segera setelah penyelesaian bagian Tokyo – Nagoya.<ref>[https://www.reuters.com/article/japan-economy-rail-idUSL4N1A5381 Japan PM's maglev decision reflects political calculus over economics]. ''Reuters''. 21 July 2016.</ref> | ||
=== Northeast Maglev (Amerika) === | === Northeast Maglev (Amerika) === | ||
Presiden AS [[Barack Obama|Barrack Obama]] dan Kepala Staf JR Central [[Yoshiyuku Kasai]] pernah menyinggung rencana penggunaan Shinkansen L0 untuk perpanjangan rute dari Washington DC dan Baltimore ke New York. Namun tidak diketahui kelanjutan dari rencana tersebut karena Trump tidak pernah membahas proyek kereta cepat di Amerika. | Presiden AS [[Barack Obama|Barrack Obama]] dan Kepala Staf JR Central [[Yoshiyuku Kasai]] pernah menyinggung rencana penggunaan Shinkansen L0 untuk perpanjangan rute dari Washington DC dan Baltimore ke New York. Namun tidak diketahui kelanjutan dari rencana tersebut karena Trump tidak pernah membahas proyek kereta cepat di Amerika.<ref>[http://asia.nikkei.com/Business/Companies/Japanese-rail-company-eyes-exports-to-cover-maglev-costs Japanese rail company eyes exports to cover maglev costs]. 22 April 2015.</ref><ref>[https://asia.nikkei.com/Business/Companies/Mitsubishi-Heavy-to-back-out-of-maglev-train-project Mitsubishi Heavy to back out of maglev train project]. ''Nikkei Asian Review''. 10 August 2017.</ref> | ||
== Sejarah == | == Sejarah == | ||
Shinkansen seri L0 pertama dikirim ke jalur khusus uji coba Yamanashi dan diberitakan kepada khalayak umum pada November 2012. Satu rangkaian dengan transformasi 5 kereta ditempatkan di jalur uji coba pada Juni 2013. | Shinkansen seri L0 pertama dikirim ke jalur khusus uji coba Yamanashi dan diberitakan kepada khalayak umum pada November 2012.<ref>[http://www.sankeibiz.jp/business/news/121122/bsd1211221022009-n1.htm sumber]. ''Sankei Biz''. Sankei Digital Inc. 22 November 2012.</ref> Satu rangkaian dengan transformasi 5 kereta ditempatkan di jalur uji coba pada Juni 2013.<ref>[http://ajw.asahi.com/article/economy/technology/AJ201306030104 "Prototype of high-speed maglev train shown to public"] . Asahi Shimbun, 3 June 2013.</ref> | ||
Rangkaian pertama mulai uji coba di jalur uji coba Yamanashi sepanjang 42,8 km (26,6 mil) pada bulan Juni 2013, setelah selesainya pekerjaan perpanjangan dan peningkatan di fasilitas tersebut, kecepatan maksimum uji coba secara bertahap dan ditingkatkan sampai 500 km/jam pada akhir Juli 2013. | Rangkaian pertama mulai uji coba di jalur uji coba Yamanashi sepanjang 42,8 km (26,6 mil) pada bulan Juni 2013,<ref>[http://www.chunichi.co.jp/s/article/2013072490222753.html sumber]. ''Chunichi Web''. The Chunichi Shimbun. 24 July 2013.</ref> setelah selesainya pekerjaan perpanjangan dan peningkatan di fasilitas tersebut, kecepatan maksimum uji coba secara bertahap dan ditingkatkan sampai 500 km/jam pada akhir Juli 2013.<ref>[http://www.chunichi.co.jp/s/article/2013072490222753.html sumber]. ''Chunichi Web''. The Chunichi Shimbun. 24 July 2013.</ref> | ||
Rangkaian dengan 5 kereta tersebut diperpanjang menjadi 7 kereta pada September 2013, dan uji coba formasi 12 kereta dimulai pada 25 Juni 2014. Rangkaian tersebut kemudain diubah kembali menjadi formasi 7 gerbong pada tahun 2014 untuk digunakan sebagai wahana pratinjau publik mulai bulan November 2014. | Rangkaian dengan 5 kereta tersebut diperpanjang menjadi 7 kereta pada September 2013, dan uji coba formasi 12 kereta dimulai pada 25 Juni 2014.<ref>[http://www.sannichi.co.jp/local/news/2014/06/25/10.html sumber]. ''The Yamanashi Nichinichi Shimbun – Web Edition''. The Yamanashi Nichinichi Shimbun. 25 June 2014.</ref> Rangkaian tersebut kemudain diubah kembali menjadi formasi 7 gerbong pada tahun 2014 untuk digunakan sebagai wahana pratinjau publik mulai bulan November 2014.<ref>[http://www.sannichi.co.jp/local/news/2014/06/25/10.html sumber]. ''The Yamanashi Nichinichi Shimbun – Web Edition''. The Yamanashi Nichinichi Shimbun. 25 June 2014.</ref><ref>[http://ajw.asahi.com/article/behind_news/social_affairs/AJ201411130073 Lucky riders whoosh along at 500 km/h on maglev test run for the public]. ''The Asahi Shimbun Asahi & Japan Watch''. The Asahi Shimbun Company. 13 November 2014.</ref> | ||
Pada bulan April 2015, serangkaian uji ketahanan dan kecepatan dilakukan di rel uji 42,8 km (26,6 mil) untuk memeriksa keandalan dan daya tahan L0 setelah penggunaan kecepatan tinggi yang berulang. Setelah April 2015, kereta kembali digunakan sebagai pratinjau publik. | Pada bulan April 2015, serangkaian uji ketahanan dan kecepatan dilakukan di rel uji 42,8 km (26,6 mil) untuk memeriksa keandalan dan daya tahan L0 setelah penggunaan kecepatan tinggi yang berulang.<ref>[http://www.railwaygazette.com/news/high-speed/single-view/view/japanese-maglev-testing-tops-600-kmh.html Japanese maglev testing tops 600 km/h]. ''Railway Gazette''. 21 April 2015.</ref> Setelah April 2015, kereta kembali digunakan sebagai pratinjau publik. | ||
== Catatan rekor == | == Catatan rekor == | ||
=== Rekor kecepatan === | === Rekor kecepatan === | ||
* 16 April 2015: Kereta tak berawak tercepat di dunia (590 km / jam (370 mph)) | * 16 April 2015: Kereta tak berawak tercepat di dunia (590 km / jam (370 mph)) | ||
* 21 April 2015: Kereta tak berawak tercepat di dunia (603 km / jam (375 mph)) | * 21 April 2015: Kereta tak berawak tercepat di dunia (603 km / jam (375 mph)) | ||
=== Rekor jarak === | === Rekor jarak === | ||
* 10 April 2015: Jarak terjauh yang ditempuh dalam satu hari (3.904 km (2.426 mil)), memecahkan rekor sebelumnya (2.876 km (1.787 mil)) yang dibuat pada tahun 2003. | * 10 April 2015: Jarak terjauh yang ditempuh dalam satu hari (3.904 km (2.426 mil)), memecahkan rekor sebelumnya (2.876 km (1.787 mil)) yang dibuat pada tahun 2003. | ||
* 14 April 2015: Jarak terjauh yang ditempuh dalam satu hari (4.064 km (2.525 mil)) | * 14 April 2015: Jarak terjauh yang ditempuh dalam satu hari (4.064 km (2.525 mil)) | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
* [[Shinkansen]] | * [[Shinkansen]] | ||
* [[Kereta maglev]] | * [[Kereta maglev]] | ||
* [[Magnet superkonduktor]] | * [[Magnet superkonduktor]] | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* [http://jr-central.co.jp/news/release/_pdf/000009380.pdf Konferensi pers JR Central (26 Oktober 2010)] | * [http://jr-central.co.jp/news/release/_pdf/000009380.pdf Konferensi pers JR Central (26 Oktober 2010)] | ||
* [http://www.scmaglev.com/ Situs web resmi SCMaglev] | * [http://www.scmaglev.com/ Situs web resmi SCMaglev] | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Shinkansen+seri+L0&oldid=26246246 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26246246 (2024-09-01T15:16:24Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 04.05

adalah kereta maglev berkecepatan tinggi yang sedang oleh dikembangkan oleh Mitsubishi Heavy Industries dan Nippon Sharyo dan diuji coba oleh Central Japan Railway (JR Central). JR Central berencana untuk menggunakan seri L0 di jalur Chūō Shinkansen antara Tokyo dan Osaka yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan pembangunan.[1]
Ikhtisar
Saat ini, Shinkansen L0 belum memiliki versi akhir dan masih dalam tahap pra-produksi/purwarupa.[2] Pada 21 April 2015, satu rangkaian Shinkansen L0 yang terdiri dari 7 kereta mencatat rekor kecepatan untuk transportasi berbasis rel dengan diraihnya kecepatan tertinggi 603 km/jam (375 mph).[3] Kereta api tersebut diharapkan dapat berjalan hingga kecepatan 500 km/jam (310 mph) dengan waktu tempuh 40 menit antara Stasiun Shinagawa (Tokyo) dan Nagoya serta 1 jam 7 menit antara Tokyo dan Osaka.[4][5]
Spesifikasi
Kereta paling depan dan belakang memiliki panjang 28 meter (92 kaki) dan dapat membawa 24 penumpang. Muka lokomotif ini memiliki bentuk memanjang hingga 15 meter (49 kaki) untuk aerodinamika yang lebih baik dan mengurangi kebisingan di terowongan.[6]
Kereta biasa memiliki panjang 24,3 meter (80 kaki) dan masing-masing dapat memuat hingga 68 penumpang. Setiap baris memiliki empat kursi.[7] Rangkaian diberi warna dasar putih dan biru. Selama pengoperasian normal suatu saat nanti, kereta ini diharapkan beroperasi dengan kecepatan maksimum 500 km/jam (310 mph).[8]
Kereta ini tanpa awak alias tidak berpengemudi, tetapi memiliki kamera di bagian depan kereta untuk memungkinkan pengoperasian jarak jauh melalui panel kontrol jika suatu saat sistem tanpa awak gagal. Kamera tersebut direncanakan akan dipindah ke posisi yang lebih tinggi dengan ukuran yang lebih besar.[9]
Magnet superkonduktor di bogie kereta dibuat oleh Toshiba dan Mitsubishi Electric. Sedangkan rancangan badan kereta dibuat oleh Nippon Sharyo bersama dengan Mitsubishi Heavy Industries. Mitsubishi Heavy Industries tidak melanjutkan produksi kereta ini pada 2017 setelah ketidaksepakatan biaya pembuatan dengan JR central.[10]
Rencana operasional
Shinkansen Chuo
Pembangunan jalur Chuo Shinkansen yang akan digunakan kereta tersebut dimulai pada bulan Desember 2014. Bagian pertama ke Nagoya diharapkan selesai pada tahun 2027. Petak rel tersebut berisi sekitar 85% terowongan dengan perkiraan biaya ¥ 5,5 triliun (US $ 46,5 miliar). Biaya yang relatif tinggi sebagian besar disebabkan oleh banyaknya terowongan.[11][12]
Jalur ke Osaka diperkirakan menelan biaya ¥ 9 triliun (US $ 74,7 miliar) dan diharapkan rampung pada tahun 2045, setelah jeda konstruksi selama delapan tahun untuk memulihkan biaya proyek. Namun, setelah menerima pinjaman senilai ¥ 3 triliun ($ 28 miliar) dari pemerintah Jepang, JR Central melanjutkan proyek tersebut dengan konstruksi dimulai segera setelah penyelesaian bagian Tokyo – Nagoya.[13]
Northeast Maglev (Amerika)
Presiden AS Barrack Obama dan Kepala Staf JR Central Yoshiyuku Kasai pernah menyinggung rencana penggunaan Shinkansen L0 untuk perpanjangan rute dari Washington DC dan Baltimore ke New York. Namun tidak diketahui kelanjutan dari rencana tersebut karena Trump tidak pernah membahas proyek kereta cepat di Amerika.[14][15]
Sejarah
Shinkansen seri L0 pertama dikirim ke jalur khusus uji coba Yamanashi dan diberitakan kepada khalayak umum pada November 2012.[16] Satu rangkaian dengan transformasi 5 kereta ditempatkan di jalur uji coba pada Juni 2013.[17]
Rangkaian pertama mulai uji coba di jalur uji coba Yamanashi sepanjang 42,8 km (26,6 mil) pada bulan Juni 2013,[18] setelah selesainya pekerjaan perpanjangan dan peningkatan di fasilitas tersebut, kecepatan maksimum uji coba secara bertahap dan ditingkatkan sampai 500 km/jam pada akhir Juli 2013.[19]
Rangkaian dengan 5 kereta tersebut diperpanjang menjadi 7 kereta pada September 2013, dan uji coba formasi 12 kereta dimulai pada 25 Juni 2014.[20] Rangkaian tersebut kemudain diubah kembali menjadi formasi 7 gerbong pada tahun 2014 untuk digunakan sebagai wahana pratinjau publik mulai bulan November 2014.[21][22]
Pada bulan April 2015, serangkaian uji ketahanan dan kecepatan dilakukan di rel uji 42,8 km (26,6 mil) untuk memeriksa keandalan dan daya tahan L0 setelah penggunaan kecepatan tinggi yang berulang.[23] Setelah April 2015, kereta kembali digunakan sebagai pratinjau publik.
Catatan rekor
Rekor kecepatan
- 16 April 2015: Kereta tak berawak tercepat di dunia (590 km / jam (370 mph))
- 21 April 2015: Kereta tak berawak tercepat di dunia (603 km / jam (375 mph))
Rekor jarak
- 10 April 2015: Jarak terjauh yang ditempuh dalam satu hari (3.904 km (2.426 mil)), memecahkan rekor sebelumnya (2.876 km (1.787 mil)) yang dibuat pada tahun 2003.
- 14 April 2015: Jarak terjauh yang ditempuh dalam satu hari (4.064 km (2.525 mil))
Lihat pula
Pranala luar
Referensi
- ↑ sumber. The Yamanashi Nichinichi Shimbun – Web Edition. The Yamanashi Nichinichi Shimbun. 20 March 2014.
- ↑ sumber. Sankei Shimbun. 21 December 2010.
- ↑ Japan's maglev train breaks world speed record with 600 km/h test run. The Guardian. Guardian News and Media Limited. 21 April 2015.
- ↑ sumber. Bloomberg. Bloomberg LP. 29 August 2013.
- ↑ JR Tokai unveils a model for the new high-speed maglev train 'L0'. Daily Onigiri. DailyOnigiri.com. 4 November 2010.
- ↑ JR Tokai unveils a model for the new high-speed maglev train 'L0'. Daily Onigiri. DailyOnigiri.com. 4 November 2010.
- ↑ "Prototype of high-speed maglev train shown to public" . Asahi Shimbun, 3 June 2013.
- ↑ sumber. Bloomberg. Bloomberg LP. 29 August 2013.
- ↑ sumber. 乗りものニュース.
- ↑ Mitsubishi Heavy to back out of maglev train project. Nikkei Asian Review.
- ↑ Keith Barrow. Japan breaks maglev speed record. International Railway Journal. 17 April 2015.
- ↑ Tomohiro Ichihara. Japanese rail company eyes exports to cover maglev costs. 22 April 2015.
- ↑ Japan PM's maglev decision reflects political calculus over economics. Reuters. 21 July 2016.
- ↑ Japanese rail company eyes exports to cover maglev costs. 22 April 2015.
- ↑ Mitsubishi Heavy to back out of maglev train project. Nikkei Asian Review. 10 August 2017.
- ↑ sumber. Sankei Biz. Sankei Digital Inc. 22 November 2012.
- ↑ "Prototype of high-speed maglev train shown to public" . Asahi Shimbun, 3 June 2013.
- ↑ sumber. Chunichi Web. The Chunichi Shimbun. 24 July 2013.
- ↑ sumber. Chunichi Web. The Chunichi Shimbun. 24 July 2013.
- ↑ sumber. The Yamanashi Nichinichi Shimbun – Web Edition. The Yamanashi Nichinichi Shimbun. 25 June 2014.
- ↑ sumber. The Yamanashi Nichinichi Shimbun – Web Edition. The Yamanashi Nichinichi Shimbun. 25 June 2014.
- ↑ Lucky riders whoosh along at 500 km/h on maglev test run for the public. The Asahi Shimbun Asahi & Japan Watch. The Asahi Shimbun Company. 13 November 2014.
- ↑ Japanese maglev testing tops 600 km/h. Railway Gazette. 21 April 2015.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26246246 (2024-09-01T15:16:24Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.