Sabatina James: Perbedaan antara revisi
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
Pembersihan konten sesuai kebijakan Wiki Unissula |
||
| Baris 6: | Baris 6: | ||
Sabatina James hidup sampai kelas sepuluh sebagai Muslim dengan keluarganya di kota [[Dhadar]], [[Pakistan]] sampai keluarganya pindah ke [[Linz]], Austria. Sabatina masuk dan berasiminasi dengan cepat dalam masyarakat Austria. Orangtuanya tak senang dengan hal tersebut karena mereka menganggap [[Austria]] sebagai tempat tinggal sementara. Karena pembatasan terhadap putri mereka tak lagi efektif, keluarganya memutuskan untuk mengirim Sabatina ke [[Lahore]] untuk dinikahi dengan sepupunya. Orangtuanya meninggalkannya di [[Pakistan]], dimana ia dipaksa pergi ke [[Madrasah]]. James awalnya sepakat untuk menikah dengan sepupunya agar dapat kembali ke Austria. Saat di Austria, ia menolak untuk menikahinya. Keluarganya mengancam akan membunuhnya sehingga ia terpaksa bersembunyi dan memakai identitas baru.<ref>Sabitha James. [http://www.newsweek.com/sabatina-james-why-my-mother-wants-me-dead-63709 Why My Mother Wants Me Dead]. ''The Daily Beast''. May 5, 2012.</ref> Ini berujung pada keretakan dengan keluarganya. | Sabatina James hidup sampai kelas sepuluh sebagai Muslim dengan keluarganya di kota [[Dhadar]], [[Pakistan]] sampai keluarganya pindah ke [[Linz]], Austria. Sabatina masuk dan berasiminasi dengan cepat dalam masyarakat Austria. Orangtuanya tak senang dengan hal tersebut karena mereka menganggap [[Austria]] sebagai tempat tinggal sementara. Karena pembatasan terhadap putri mereka tak lagi efektif, keluarganya memutuskan untuk mengirim Sabatina ke [[Lahore]] untuk dinikahi dengan sepupunya. Orangtuanya meninggalkannya di [[Pakistan]], dimana ia dipaksa pergi ke [[Madrasah]]. James awalnya sepakat untuk menikah dengan sepupunya agar dapat kembali ke Austria. Saat di Austria, ia menolak untuk menikahinya. Keluarganya mengancam akan membunuhnya sehingga ia terpaksa bersembunyi dan memakai identitas baru.<ref>Sabitha James. [http://www.newsweek.com/sabatina-james-why-my-mother-wants-me-dead-63709 Why My Mother Wants Me Dead]. ''The Daily Beast''. May 5, 2012.</ref> Ini berujung pada keretakan dengan keluarganya. | ||
== Karya == | == Karya == | ||
Revisi terkini sejak 9 September 2026 06.35

Sabatina James, juga Sabatina () adalah seorang penulis Austria-Pakistan.
Kehidupan awal
Sabatina James hidup sampai kelas sepuluh sebagai Muslim dengan keluarganya di kota Dhadar, Pakistan sampai keluarganya pindah ke Linz, Austria. Sabatina masuk dan berasiminasi dengan cepat dalam masyarakat Austria. Orangtuanya tak senang dengan hal tersebut karena mereka menganggap Austria sebagai tempat tinggal sementara. Karena pembatasan terhadap putri mereka tak lagi efektif, keluarganya memutuskan untuk mengirim Sabatina ke Lahore untuk dinikahi dengan sepupunya. Orangtuanya meninggalkannya di Pakistan, dimana ia dipaksa pergi ke Madrasah. James awalnya sepakat untuk menikah dengan sepupunya agar dapat kembali ke Austria. Saat di Austria, ia menolak untuk menikahinya. Keluarganya mengancam akan membunuhnya sehingga ia terpaksa bersembunyi dan memakai identitas baru.[1] Ini berujung pada keretakan dengan keluarganya.
Karya
- Sabatina. From Islam to Christianity – a death sentence, 2003.
- Thou shalt die for your happiness. Caught between two worlds, 2004.
- Tears wedding, 2006.
- My Fight for Faith and Freedom, 2010, .
- Only the truth makes us free: My Life between Islam and Christianity, Pattloch 12 September 2011, .
Pranala luar
Referensi
- ↑ Sabitha James. Why My Mother Wants Me Dead. The Daily Beast. May 5, 2012.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 17584652 (2020-11-07T07:16:37Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.