Lompat ke isi

Kelimpahan alami unsur: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 16757199; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:Kelimpahan_unsur.svg|thumb|right|280px|Kelimpahan unsur]]
'''Kelimpahan alami unsur''' (''natural abundance'', NA) dalam [[ilmu kimia]] mengacu kepada kelimpahan [[isotop]]-isotop suatu [[unsur kimia]] yang secara alami dapat ditemukan di satu [[planet]]. [[Massa atom]] (rata-rata bobot) isotop-isotop ini adalah massa atom satu unsur kimia seperti yang ditulis dalam [[tabel periodik]]. Kelimpahan isotop berbeda dari planet ke planet, bahkan juga dari tempat ke tempat di [[Bumi]], tetapi tetap konstan setiap saat.
'''Kelimpahan alami unsur''' (''natural abundance'', NA) dalam [[ilmu kimia]] mengacu kepada kelimpahan [[isotop]]-isotop suatu [[unsur kimia]] yang secara alami dapat ditemukan di satu [[planet]]. [[Massa atom]] (rata-rata bobot) isotop-isotop ini adalah massa atom satu unsur kimia seperti yang ditulis dalam [[tabel periodik]]. Kelimpahan isotop berbeda dari planet ke planet, bahkan juga dari tempat ke tempat di [[Bumi]], tetapi tetap konstan setiap saat.


Sebagai contoh, [[uranium]] mempunyai tiga isotop yang dihasilkan secara alami: <sup>238</sup>U, <sup>235</sup>U dan <sup>234</sup>U. Kelimpahan alami masing-masing berkisar antara 99.2739 - 99.2752%, 0.7198 - 0.7202%, dan 0.0050 - 0.0059%. Apabila 100,000 atom uranium dianalisis, seseorang bisa menebak ada sekitar 99,275 atom <sup>238</sup>U, 720 atom <sup>235</sup>U, dan hanya 5 atau 6 atom <sup>234</sup>U. Ini karena <sup>238</sup>U jauh lebih stabil daripada <sup>235</sup>U atau <sup>234</sup>U, dan hal ini dapat dibuktikan dengan [[waktu paruh]] tiap isotop: 4.4468×10<sup>9</sup> tahun untuk <sup>238</sup>U berbanding dengan 7.038×10<sup>8</sup> bagi <sup>235</sup>U dan 245,500 tahun untuk <sup>234</sup>U. Namun, kelimpahan alami suatu isotop juga dipengaruhi oleh kemungkinan pembuatannnya dalam [[sintesis kimia|sintesis]] [[nuklir]] (seperti dalam kasus [[samarium]]; <sup>147</sup>Sm dan <sup>148</sup>Sm yang bentuk radioaktifnya lebih banyak di alam daripada <sup>144</sup>Sm yang stabil) dan juga oleh produksi suatu isotop melalui isotop alami radioaktif (seperti dalam kasus isotop [[timbal]] radiogenik).
Sebagai contoh, [[uranium]] mempunyai tiga isotop yang dihasilkan secara alami: <sup>238</sup>U, <sup>235</sup>U dan <sup>234</sup>U. Kelimpahan alami masing-masing berkisar antara 99.2739 - 99.2752%, 0.7198 - 0.7202%, dan 0.0050 - 0.0059%.<ref>[http://www.globalsecurity.org/wmd/intro/u-isotopes.htm Uranium Isotopes].</ref> Apabila 100,000 atom uranium dianalisis, seseorang bisa menebak ada sekitar 99,275 atom <sup>238</sup>U, 720 atom <sup>235</sup>U, dan hanya 5 atau 6 atom <sup>234</sup>U. Ini karena <sup>238</sup>U jauh lebih stabil daripada <sup>235</sup>U atau <sup>234</sup>U, dan hal ini dapat dibuktikan dengan [[waktu paruh]] tiap isotop: 4.4468×10<sup>9</sup> tahun untuk <sup>238</sup>U berbanding dengan 7.038×10<sup>8</sup> bagi <sup>235</sup>U dan 245,500 tahun untuk <sup>234</sup>U. Namun, kelimpahan alami suatu isotop juga dipengaruhi oleh kemungkinan pembuatannnya dalam [[sintesis kimia|sintesis]] [[nuklir]] (seperti dalam kasus [[samarium]]; <sup>147</sup>Sm dan <sup>148</sup>Sm yang bentuk radioaktifnya lebih banyak di alam daripada <sup>144</sup>Sm yang stabil) dan juga oleh produksi suatu isotop melalui isotop alami radioaktif (seperti dalam kasus isotop [[timbal]] radiogenik).


== Penyimpangan dari kelimpahan alami ==
== Penyimpangan dari kelimpahan alami ==
Dari studi tentang [[Matahari]] dan meteorit-meteorit primitif, kini telah diketahui bahwa [[sistem tata surya]] awalnya memiliki komposisi isotop yang hampir homogen. Deviasi dari rata-rata galaktik (yang berubah) yang disampel secara lokal sekitar waktu ketika pembakaran inti Matahari dimulai, dapat secara umum diperhitungkan dengan pemeringkatan massa dan sejumlah terbatas [[peluruhan radioaktif|peluruhan inti]] dan proses-proses [[transmutasi]].<ref>Robert N. Clayton (1978) Isotopic anomalies in the early solar system, ''Annual Review of Nuclear and Particle Science'' '''28''':501-522.</ref> Ada juga bukti penyuntikan isotop-isotop berjangka panjang pendek (kini hilang) dari ledakan supernova terdekat yang mungkin telah memulai runtuhnya [[nebula]] matahari.<ref>Ernst Zinner (2003) [http://www.sciencemag.org/cgi/content/summary/300/5617/265 An isotopic view of the early solar system], ''Science'' '''300''':5617, 265-267.</ref> Jadi, penyimpangan dari kelimpahan alami di bumi biasanya dinyatakan dalam bagian per seribu (permil atau ‰) karena kurang dari satu [[persen]] (%).


Dari studi tentang [[Matahari]] dan meteorit-meteorit primitif, kini telah diketahui bahwa [[sistem tata surya]] awalnya memiliki komposisi isotop yang hampir homogen. Deviasi dari rata-rata galaktik (yang berubah) yang disampel secara lokal sekitar waktu ketika pembakaran inti Matahari dimulai, dapat secara umum diperhitungkan dengan pemeringkatan massa dan sejumlah terbatas [[peluruhan radioaktif|peluruhan inti]] dan proses-proses [[transmutasi]]. Ada juga bukti penyuntikan isotop-isotop berjangka panjang pendek (kini hilang) dari ledakan supernova terdekat yang mungkin telah memulai runtuhnya [[nebula]] matahari. Jadi, penyimpangan dari kelimpahan alami di bumi biasanya dinyatakan dalam bagian per seribu (permil atau ‰) karena kurang dari satu [[persen]] (%).
Satu pengecualian untuk ini terletak di dalam butiran pramatahari yang ditemukan dalam [[meteorit]] primitif. Ia telah melewati proses penghomogenan, dan sering membawa tanda inti proses-proses sintesis nuklir tertentu yang membentuk unsur-unsur butiran ini.<ref>Ernst Zinner (1998) Stellar nucleosynthesis and the isotopic composition of presolar grains from primitive meteorites, ''Annual Review of Earth and Planetary Sciences'' '''26''':147-188.</ref> Dalam materi ini, deviasi dari kelimpahan alami kadang kala diukur dalam faktor 100.
 
Satu pengecualian untuk ini terletak di dalam butiran pramatahari yang ditemukan dalam [[meteorit]] primitif. Ia telah melewati proses penghomogenan, dan sering membawa tanda inti proses-proses sintesis nuklir tertentu yang membentuk unsur-unsur butiran ini. Dalam materi ini, deviasi dari kelimpahan alami kadang kala diukur dalam faktor 100.


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
* [[Kelimpahan unsur]]
* [[Kelimpahan unsur]]
== Referensi ==


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
* [http://www.chem.ualberta.ca/~massspec/atomic_mass_abund.pdf Tabel Massa Isotop dan Kelimpahan Alami] dari Universitas Alberta, Kanada
* [http://www.chem.ualberta.ca/~massspec/atomic_mass_abund.pdf Tabel Massa Isotop dan Kelimpahan Alami] dari Universitas Alberta, Kanada
* [http://periodictable.com/Properties/A/IsotopeAbundances.html Kelimpahan isotop seluruh unsur di alam]
* [http://periodictable.com/Properties/A/IsotopeAbundances.html Kelimpahan isotop seluruh unsur di alam]


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kelimpahan+alami+unsur&oldid=16757199 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 16757199 (2020-03-27T03:31:32Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kelimpahan+alami+unsur&oldid=16757199 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 16757199 (2020-03-27T03:31:32Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 09.06

Kelimpahan unsur

Kelimpahan alami unsur (natural abundance, NA) dalam ilmu kimia mengacu kepada kelimpahan isotop-isotop suatu unsur kimia yang secara alami dapat ditemukan di satu planet. Massa atom (rata-rata bobot) isotop-isotop ini adalah massa atom satu unsur kimia seperti yang ditulis dalam tabel periodik. Kelimpahan isotop berbeda dari planet ke planet, bahkan juga dari tempat ke tempat di Bumi, tetapi tetap konstan setiap saat.

Sebagai contoh, uranium mempunyai tiga isotop yang dihasilkan secara alami: 238U, 235U dan 234U. Kelimpahan alami masing-masing berkisar antara 99.2739 - 99.2752%, 0.7198 - 0.7202%, dan 0.0050 - 0.0059%.[1] Apabila 100,000 atom uranium dianalisis, seseorang bisa menebak ada sekitar 99,275 atom 238U, 720 atom 235U, dan hanya 5 atau 6 atom 234U. Ini karena 238U jauh lebih stabil daripada 235U atau 234U, dan hal ini dapat dibuktikan dengan waktu paruh tiap isotop: 4.4468×109 tahun untuk 238U berbanding dengan 7.038×108 bagi 235U dan 245,500 tahun untuk 234U. Namun, kelimpahan alami suatu isotop juga dipengaruhi oleh kemungkinan pembuatannnya dalam sintesis nuklir (seperti dalam kasus samarium; 147Sm dan 148Sm yang bentuk radioaktifnya lebih banyak di alam daripada 144Sm yang stabil) dan juga oleh produksi suatu isotop melalui isotop alami radioaktif (seperti dalam kasus isotop timbal radiogenik).

Penyimpangan dari kelimpahan alami

Dari studi tentang Matahari dan meteorit-meteorit primitif, kini telah diketahui bahwa sistem tata surya awalnya memiliki komposisi isotop yang hampir homogen. Deviasi dari rata-rata galaktik (yang berubah) yang disampel secara lokal sekitar waktu ketika pembakaran inti Matahari dimulai, dapat secara umum diperhitungkan dengan pemeringkatan massa dan sejumlah terbatas peluruhan inti dan proses-proses transmutasi.[2] Ada juga bukti penyuntikan isotop-isotop berjangka panjang pendek (kini hilang) dari ledakan supernova terdekat yang mungkin telah memulai runtuhnya nebula matahari.[3] Jadi, penyimpangan dari kelimpahan alami di bumi biasanya dinyatakan dalam bagian per seribu (permil atau ‰) karena kurang dari satu persen (%).

Satu pengecualian untuk ini terletak di dalam butiran pramatahari yang ditemukan dalam meteorit primitif. Ia telah melewati proses penghomogenan, dan sering membawa tanda inti proses-proses sintesis nuklir tertentu yang membentuk unsur-unsur butiran ini.[4] Dalam materi ini, deviasi dari kelimpahan alami kadang kala diukur dalam faktor 100.

Lihat pula

Pranala luar

Referensi

  1. Uranium Isotopes.
  2. Robert N. Clayton (1978) Isotopic anomalies in the early solar system, Annual Review of Nuclear and Particle Science 28:501-522.
  3. Ernst Zinner (2003) An isotopic view of the early solar system, Science 300:5617, 265-267.
  4. Ernst Zinner (1998) Stellar nucleosynthesis and the isotopic composition of presolar grains from primitive meteorites, Annual Review of Earth and Planetary Sciences 26:147-188.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 16757199 (2020-03-27T03:31:32Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.