Bahasa burung: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29288568; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Odin_hrafnar.jpg|thumb|right|280px|Odin hrafnar]] | |||
Dalam [[Mitologi]], [[literatur abad pertengahan]] dan [[okultisme]], '''bahasa burung''' dipostulasikan sebagai sebuah bahasa yang mistis, [[bahasa ilahi]] yang sempurna, [[bahasa burung#alkimia|bahasa hijau]], [[Bahasa Adam]], [[Bahasa Enochian]], [[Malaikat|Bahasa Malaikat]] atau sebuah bahasa [[Mitos asal mula bahasa|mistis]] atau magis yang digunakan oleh burung untuk berkomunikasi dengan yang lain. | Dalam [[Mitologi]], [[literatur abad pertengahan]] dan [[okultisme]], '''bahasa burung''' dipostulasikan sebagai sebuah bahasa yang mistis, [[bahasa ilahi]] yang sempurna, [[bahasa burung#alkimia|bahasa hijau]], [[Bahasa Adam]], [[Bahasa Enochian]], [[Malaikat|Bahasa Malaikat]] atau sebuah bahasa [[Mitos asal mula bahasa|mistis]] atau magis yang digunakan oleh burung untuk berkomunikasi dengan yang lain. | ||
== Sejarah == | == Sejarah == | ||
Dalam [[Agama Proto-India-Eropa]], perilaku burung telah lama digunakan untuk tujuan [[ramalan]] oleh [[augur]]. Menurut [[Walter Burkert]], kebiasaan tersebut mungkin berakar dari masa [[Paleolitik]], selama [[Periode Glasial Akhir|Zaman Es]], saat manusia mencari [[bangkai]] dengan mengobservasi burung-burung pebangkai.<ref>John M. Marzluff. ''In the Company of Crows and Ravens''. Yale University Press. 2007. hlm. 284–287. ISBN 0-300-12255-1.</ref> | |||
Ada juga contoh kontemporer komunikasi dan [[simbiosis]] burung-manusia. Di Amerika Utara, gagak diketahui mengarahkan serigala (dan pemburu asli) ke mangsa yang mereka tidak bisa konsumsi.<ref>Len McDougall. ''The Encyclopedia of Tracks and Scats''. Globe Pequot. 2004. hlm. 296. ISBN 1-59228-070-6.</ref> | |||
<ref>Diane Tipton. [http://fwp.mt.gov/news/article_4663.aspx Raven Myths May Be Real]. Montana Fish, Wildlife & Parks. 2006-07-06.</ref> | |||
Ada juga contoh kontemporer komunikasi dan [[simbiosis]] burung-manusia. Di Amerika Utara, gagak diketahui mengarahkan serigala (dan pemburu asli) ke mangsa yang mereka tidak bisa konsumsi. | |||
Di Afrika, Greater Honeyguide diketahui membimbing manusia ke sarang lebah dengan harapan bahwa sarang akan dilumpuhkan dan dibukakan untuk mereka. | Di Afrika, Greater Honeyguide diketahui membimbing manusia ke sarang lebah dengan harapan bahwa sarang akan dilumpuhkan dan dibukakan untuk mereka. | ||
| Baris 16: | Baris 17: | ||
=== Mitologi === | === Mitologi === | ||
==== Mitologi Nordik ==== | ==== Mitologi Nordik ==== | ||
Dalam [[mitologi Nordik]], kekuatan untuk memahami bahasa burung adalah tanda kebijaksanaan yang besar. Diceritakan bahwa Dewa [[Odin]] memiliki dua burung gagak, yang disebut [[Hugin dan Munin]], yang terbang di seluruh dunia dan menceritakan Odin apa yang terjadi di antara manusia. | Dalam [[mitologi Nordik]], kekuatan untuk memahami bahasa burung adalah tanda kebijaksanaan yang besar. Diceritakan bahwa Dewa [[Odin]] memiliki dua burung gagak, yang disebut [[Hugin dan Munin]], yang terbang di seluruh dunia dan menceritakan Odin apa yang terjadi di antara manusia. | ||
| Baris 22: | Baris 22: | ||
Kemampuan ini juga bisa diperoleh dengan mencicipi darah naga. Menurut [[Peotic Edda]] dan [[kisah Völsunga]], [[Sigurd]] tak sengaja mencicipi darah naga saat memanggang jantung [[Fafnir]]. Ini memberinya kemampuan untuk memahami bahasa burung, dan hidupnya terselamatkan saat burung-burung mendiskusikan rencana [[Regin]] untuk membunuh [[Sigurd]]. Melalui kemampuan yang sama [[Aslaug]], putri Sigurd itu, mengetahui suaminya [[Ragnar Lodbrok]], dengan wanita lain. | Kemampuan ini juga bisa diperoleh dengan mencicipi darah naga. Menurut [[Peotic Edda]] dan [[kisah Völsunga]], [[Sigurd]] tak sengaja mencicipi darah naga saat memanggang jantung [[Fafnir]]. Ini memberinya kemampuan untuk memahami bahasa burung, dan hidupnya terselamatkan saat burung-burung mendiskusikan rencana [[Regin]] untuk membunuh [[Sigurd]]. Melalui kemampuan yang sama [[Aslaug]], putri Sigurd itu, mengetahui suaminya [[Ragnar Lodbrok]], dengan wanita lain. | ||
[[Ukiran Ramsund]] abad ke-11 di [[Swedia]] menggambarkan bagaimana [[Sigurd]] belajar bahasa burung, dalam ''[[Poetic Edda]]'' dan ''[[kisah Völsunga]]''. | [[Ukiran Ramsund]] abad ke-11 di [[Swedia]] menggambarkan bagaimana [[Sigurd]] belajar bahasa burung, dalam ''[[Poetic Edda]]'' dan ''[[kisah Völsunga]]''. | ||
| Baris 35: | Baris 34: | ||
==== Mitologi Yunani ==== | ==== Mitologi Yunani ==== | ||
Menurut [[Apollonius Rhodius]], pemimpin dari kapal [[Jason]], ''[[Argo]]'', terbuat dari [[oak]] dari kuburan suci di [[Dodona]] dan dapat berbahasa burung. [[Tiresias]] juga dikatakan diberikan kemampuan memahami bahasa burung oleh [[Athena]]. Bahasa burung dalam [[mitologi Yunani]] bisa didapat dengan kekuatan sihir. [[Democritus]], [[Anaximander]], [[Apollonius dari Tyana]], [[Melampus]] dan [[Aesopus]] semuanya dikatakan memahami bahasa burung. | Menurut [[Apollonius Rhodius]], pemimpin dari kapal [[Jason]], ''[[Argo]]'', terbuat dari [[oak]] dari kuburan suci di [[Dodona]] dan dapat berbahasa burung. [[Tiresias]] juga dikatakan diberikan kemampuan memahami bahasa burung oleh [[Athena]]. Bahasa burung dalam [[mitologi Yunani]] bisa didapat dengan kekuatan sihir. [[Democritus]], [[Anaximander]], [[Apollonius dari Tyana]], [[Melampus]] dan [[Aesopus]] semuanya dikatakan memahami bahasa burung. | ||
=== Mitologi Afro-Asiatik === | === Mitologi Afro-Asiatik === | ||
Dalam [[Sufisme]], bahasa burung adalah [[bahasa ilahi|bahasa malaikat]] yang mistis. ''[[Conference of the Birds]]'' (''mantiq at-tair'', ''Konferensi Burung'') adalah sebuah puisi mistis terdiri dari 4647 ayat dari abad ke-12 di [[literatur Persia|Persia]] oleh pujangga [[Farid al-Din Attar]].<ref>[http://www.metmuseum.org/toah/hd/safa/ho_63.210.67.htm METmuseum.org]</ref> | |||
Dalam [[Sufisme]], bahasa burung adalah [[bahasa ilahi|bahasa malaikat]] yang mistis. ''[[Conference of the Birds]]'' (''mantiq at-tair'', ''Konferensi Burung'') adalah sebuah puisi mistis terdiri dari 4647 ayat dari abad ke-12 di [[literatur Persia|Persia]] oleh pujangga [[Farid al-Din Attar]]. | |||
Dalam [[Jerusalem Talmud]] ([[Louis Ginzberg]], ''[[Legends of the Jews]]'', 1909), kebijaksanaan [[Sulaiman]] yang terkenal dikarenakan ia dianugerahi memahami bahasa burung oleh Tuhan. | Dalam [[Jerusalem Talmud]] ([[Louis Ginzberg]], ''[[Legends of the Jews]]'', 1909), kebijaksanaan [[Sulaiman]] yang terkenal dikarenakan ia dianugerahi memahami bahasa burung oleh Tuhan. | ||
| Baris 47: | Baris 44: | ||
=== Cerita Rakyat === | === Cerita Rakyat === | ||
Konsep ini juga diketahui dari banyak [[dongeng]] (termasuk dari Welsh, Rusia, Jerman, Estonia, Yunani, Roma), yang mana biasanya tokoh utama diberikan kemampuan memahami bahasa burung baik itu lewat transformasi sihir, atau sebagai anugerah oleh raja burung. Burung-burung kemudian memberi tahu atau memperingati si pahlawan tentang suatu bahaya atau harta tersembunyi. | Konsep ini juga diketahui dari banyak [[dongeng]] (termasuk dari Welsh, Rusia, Jerman, Estonia, Yunani, Roma), yang mana biasanya tokoh utama diberikan kemampuan memahami bahasa burung baik itu lewat transformasi sihir, atau sebagai anugerah oleh raja burung. Burung-burung kemudian memberi tahu atau memperingati si pahlawan tentang suatu bahaya atau harta tersembunyi. | ||
=== Alkimia === | === Alkimia === | ||
Di [[Kabbalah]], [[sihir]] [[Sihir Renaissance|Renaissance]], dan [[alkimia]], bahasa burung dianggap rahasia dan bahasa yang sempurna dan kunci kepada pengetahuan sempurna, terkadang disebut dengan ''langue verte'', atau bahasa [[hijau]] ([[Jean Julien Fulcanelli]], [[Heinrich Cornelius Agrippa]] ''[[De occulta philosophia libri tres|de occulta philosophia]]'', Emmanuel-Yves Monin, Hieroglyphes Français Et Langue Des Oiseaux)'' | Di [[Kabbalah]], [[sihir]] [[Sihir Renaissance|Renaissance]], dan [[alkimia]], bahasa burung dianggap rahasia dan bahasa yang sempurna dan kunci kepada pengetahuan sempurna, terkadang disebut dengan ''langue verte'', atau bahasa [[hijau]] ([[Jean Julien Fulcanelli]], [[Heinrich Cornelius Agrippa]] ''[[De occulta philosophia libri tres|de occulta philosophia]]'', Emmanuel-Yves Monin, Hieroglyphes Français Et Langue Des Oiseaux)'' | ||
=== Literatur dan Kultur === | === Literatur dan Kultur === | ||
Bandingkan juga antara ''[[The Birds (drama)|Birds]]'' dari [[Aristophanes]] dan ''[[Parlement of Foules|Parliament of Fowls]]'' oleh [[Chaucer]]. | Bandingkan juga antara ''[[The Birds (drama)|Birds]]'' dari [[Aristophanes]] dan ''[[Parlement of Foules|Parliament of Fowls]]'' oleh [[Chaucer]]. | ||
Pada abad pertengahan [[Prancis]], bahasa burung (''la langue des oiseaux'') adalah sebuah bahasa rahasia dari [[Troubadour]], berhubungan dengan [[Tarot]], diduga didasarkan pada permainan kata-kata dan gambar simbolisme dari homophony, misalnya sebuah penginapan disebut dengan ''au lion d'or'' "Singa Emas" diduga merupakan "kode" untuk "au lit on dort'' "di kasur tempat seseorang tidur" | Pada abad pertengahan [[Prancis]], bahasa burung (''la langue des oiseaux'') adalah sebuah bahasa rahasia dari [[Troubadour]], berhubungan dengan [[Tarot]], diduga didasarkan pada permainan kata-kata dan gambar simbolisme dari homophony, misalnya sebuah penginapan disebut dengan ''au lion d'or'' "Singa Emas" diduga merupakan "kode" untuk "au lit on dort'' "di kasur tempat seseorang tidur"<ref>[http://letarot.com/dossiers-chauds/langue-des-oiseaux/ Letarot.com]</ref> | ||
(perlu diketahui bahwa permainan kata-kata tidak mungkin ada pada abad pertengahan, secara akhiran ''t'' diucapkan sejak Prancis Pertengahan, contohnya mengambil kata pinjaman ''''bonnet''''). | (perlu diketahui bahwa permainan kata-kata tidak mungkin ada pada abad pertengahan, secara akhiran ''t'' diucapkan sejak Prancis Pertengahan, contohnya mengambil kata pinjaman ''''bonnet''''). | ||
| Baris 75: | Baris 69: | ||
[[Tarology]] adalah sebuah buku oleh penyair dan [[tarotis]], [[Enrique Enriquez]]. | [[Tarology]] adalah sebuah buku oleh penyair dan [[tarotis]], [[Enrique Enriquez]]. | ||
Dalam Tarology, Enriquez menggunakan kerangka dari [[Patafisik]] dan bahasa burung untuk mendekonstruksi dan menjelaskan pendekatannya dalam membaca Tarot de Marseille | Dalam Tarology, Enriquez menggunakan kerangka dari [[Patafisik]] dan bahasa burung untuk mendekonstruksi dan menjelaskan pendekatannya dalam membaca Tarot de Marseille | ||
<ref>Enriquez, Enrique (2011). ''tarology. ''Roskilde: Eye Corner Press, p. 61. ISBN 978-87-92633-12-5</ref> | |||
, mengikuti tradisi dari [[Troubadour]] yang terkait dengan [[Tarot]] seperti yang disebutkan di atas. | , mengikuti tradisi dari [[Troubadour]] yang terkait dengan [[Tarot]] seperti yang disebutkan di atas. | ||
Enriquez juga memberikan filosofi dan metode dalam membaca tarot nya dalam sebuah film dokumenter [[Tarology]] (2011). | Enriquez juga memberikan filosofi dan metode dalam membaca tarot nya dalam sebuah film dokumenter [[Tarology]] (2011). | ||
<ref>Tarologyfilm.com</ref> | |||
== Lihat juga == | == Lihat juga == | ||
| Baris 86: | Baris 80: | ||
* [[Bahasa musik]] | * [[Bahasa musik]] | ||
* [[Vokalisasi burung]] | * [[Vokalisasi burung]] | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* [http://www.sacred-texts.com/neu/ftr/chap03.htm Sacred Texts] - Russian folk tales | * [http://www.sacred-texts.com/neu/ftr/chap03.htm Sacred Texts] - Russian folk tales | ||
* [http://www.jhom.com/topics/birds/solomon.htm Jewish Heritage Online Magazine] - Ellen Frankel | * [http://www.jhom.com/topics/birds/solomon.htm Jewish Heritage Online Magazine] - Ellen Frankel | ||
* [http://letarot.com/dossiers-chauds/langue-des-oiseaux/pages/the-language-of-the-birds.html Le Tarot] | * [http://letarot.com/dossiers-chauds/langue-des-oiseaux/pages/the-language-of-the-birds.html Le Tarot] | ||
* [http://www.innerlight.org.uk/journals/Vol24No4/langbird.htm The Society of Inner Light] | * [http://www.innerlight.org.uk/journals/Vol24No4/langbird.htm The Society of Inner Light] | ||
* [http://www.findelmundo.com.ar/pajaros/introeng.htm Belén Gache] | * [http://www.findelmundo.com.ar/pajaros/introeng.htm Belén Gache] | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bahasa+burung&oldid=29288568 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29288568 (2026-05-29T14:42:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi per 27 Agustus 2026 13.56
Dalam Mitologi, literatur abad pertengahan dan okultisme, bahasa burung dipostulasikan sebagai sebuah bahasa yang mistis, bahasa ilahi yang sempurna, bahasa hijau, Bahasa Adam, Bahasa Enochian, Bahasa Malaikat atau sebuah bahasa mistis atau magis yang digunakan oleh burung untuk berkomunikasi dengan yang lain.
Sejarah
Dalam Agama Proto-India-Eropa, perilaku burung telah lama digunakan untuk tujuan ramalan oleh augur. Menurut Walter Burkert, kebiasaan tersebut mungkin berakar dari masa Paleolitik, selama Zaman Es, saat manusia mencari bangkai dengan mengobservasi burung-burung pebangkai.[1]
Ada juga contoh kontemporer komunikasi dan simbiosis burung-manusia. Di Amerika Utara, gagak diketahui mengarahkan serigala (dan pemburu asli) ke mangsa yang mereka tidak bisa konsumsi.[2] [3] Di Afrika, Greater Honeyguide diketahui membimbing manusia ke sarang lebah dengan harapan bahwa sarang akan dilumpuhkan dan dibukakan untuk mereka.
Sejak Renaissance, kicau burung menjadi inspirasi bagi bahasa rekayasa ilmu sihir, dalam bahasa musik tertentu. Bahasa siul yang didasarkan pada bahasa alami yang diucapkan juga terkadang disebut sebagai bahasa burung.
Bahasa ukrania dikenal sebagai "perkataan burung bubul" di antara penutur bahasa tersebut. Citranya begitu tertanam dalam kultur sekarang sampai dianggap sebuah klise (yang ketinggalan zaman dan hampir tidak ditoleransi).
Mitologi
Mitologi Nordik
Dalam mitologi Nordik, kekuatan untuk memahami bahasa burung adalah tanda kebijaksanaan yang besar. Diceritakan bahwa Dewa Odin memiliki dua burung gagak, yang disebut Hugin dan Munin, yang terbang di seluruh dunia dan menceritakan Odin apa yang terjadi di antara manusia.
Raja Swedia legendaris Dag the Wise begitu bijak sehingga ia bisa memahami apa kata burung. Dia memiliki rumah burung pipit jinak yang terbang di sekitar dan membawa pulang berita kepadanya. Pernah, seorang petani di Reidgotaland membunuh burung pipit tersebut, yang menyebabkan sebuah retribusi yang mengerikan dari Swedia.
Kemampuan ini juga bisa diperoleh dengan mencicipi darah naga. Menurut Peotic Edda dan kisah Völsunga, Sigurd tak sengaja mencicipi darah naga saat memanggang jantung Fafnir. Ini memberinya kemampuan untuk memahami bahasa burung, dan hidupnya terselamatkan saat burung-burung mendiskusikan rencana Regin untuk membunuh Sigurd. Melalui kemampuan yang sama Aslaug, putri Sigurd itu, mengetahui suaminya Ragnar Lodbrok, dengan wanita lain.
Ukiran Ramsund abad ke-11 di Swedia menggambarkan bagaimana Sigurd belajar bahasa burung, dalam Poetic Edda dan kisah Völsunga.
- Sigurd duduk telanjang di depan perapian menyiapkan hati naga, dari Fafnir, untuk ayah angkatnya Regin, saudara dari Fafnir. Hati tersebut belum matang, dan Sigurd memegangnya, dia membakar dirinya sendiri dan memasukkan jarinya ke dalam mulutnya. Karena ia sudah mencicipi darah naga, ia mulai mengerti suara burung.
- Burung-burung mengatakan bahwa Regin tidak akan menjaga janjinya untuk tetap berdamai dan akan membunuh Sigur, sehingga menyebabkan Sigurd memotong kepala Regin.
- Regin tewas di sebelah kepalanya sendiri, peralatan tempanya yang digunakan membuat pedang Gram-nya Sigur terjatuh disekitarnya, dan
- Kuda Regin dimuati dengan harta naga.
- adalah kejadian sebelumnya saat Sigur membunuh Fafnir, dan
- memperlihatkan Ótr dari kisah bermula.
Dalam puisi eddic secara tak langsung berkaitan dengan tradisi Sigurd yang bernama Helgakviða Hjörvarðssonar, suatu alasan kenapa seseorang bernama Atli memiliki kemampuan yang tidak bisa dijelaskan. Anak Tuannya Atli, Helgi, akan menikahi yang rupanya bibi dari Sigurd, Valkyrie Sváfa.
Mitologi Yunani
Menurut Apollonius Rhodius, pemimpin dari kapal Jason, Argo, terbuat dari oak dari kuburan suci di Dodona dan dapat berbahasa burung. Tiresias juga dikatakan diberikan kemampuan memahami bahasa burung oleh Athena. Bahasa burung dalam mitologi Yunani bisa didapat dengan kekuatan sihir. Democritus, Anaximander, Apollonius dari Tyana, Melampus dan Aesopus semuanya dikatakan memahami bahasa burung.
Mitologi Afro-Asiatik
Dalam Sufisme, bahasa burung adalah bahasa malaikat yang mistis. Conference of the Birds (mantiq at-tair, Konferensi Burung) adalah sebuah puisi mistis terdiri dari 4647 ayat dari abad ke-12 di Persia oleh pujangga Farid al-Din Attar.[4]
Dalam Jerusalem Talmud (Louis Ginzberg, Legends of the Jews, 1909), kebijaksanaan Sulaiman yang terkenal dikarenakan ia dianugerahi memahami bahasa burung oleh Tuhan.
Di Arab Mesir, penulisan hieroglif disebut dengan "huruf burung". Di Mesir Kuno sendiri, bentuk hieroglif dari menulis dinamakan menu-netjer ("perkataan dewa-dewi" atau "bahasa ilahi").
Cerita Rakyat
Konsep ini juga diketahui dari banyak dongeng (termasuk dari Welsh, Rusia, Jerman, Estonia, Yunani, Roma), yang mana biasanya tokoh utama diberikan kemampuan memahami bahasa burung baik itu lewat transformasi sihir, atau sebagai anugerah oleh raja burung. Burung-burung kemudian memberi tahu atau memperingati si pahlawan tentang suatu bahaya atau harta tersembunyi.
Alkimia
Di Kabbalah, sihir Renaissance, dan alkimia, bahasa burung dianggap rahasia dan bahasa yang sempurna dan kunci kepada pengetahuan sempurna, terkadang disebut dengan langue verte, atau bahasa hijau (Jean Julien Fulcanelli, Heinrich Cornelius Agrippa de occulta philosophia, Emmanuel-Yves Monin, Hieroglyphes Français Et Langue Des Oiseaux)
Literatur dan Kultur
Bandingkan juga antara Birds dari Aristophanes dan Parliament of Fowls oleh Chaucer.
Pada abad pertengahan Prancis, bahasa burung (la langue des oiseaux) adalah sebuah bahasa rahasia dari Troubadour, berhubungan dengan Tarot, diduga didasarkan pada permainan kata-kata dan gambar simbolisme dari homophony, misalnya sebuah penginapan disebut dengan au lion d'or "Singa Emas" diduga merupakan "kode" untuk "au lit on dort "di kasur tempat seseorang tidur"[5] (perlu diketahui bahwa permainan kata-kata tidak mungkin ada pada abad pertengahan, secara akhiran t diucapkan sejak Prancis Pertengahan, contohnya mengambil kata pinjaman 'bonnet').
Hiéroglyphes Français Et La Langue Des Oiseaux, Editions du Point d'Eau oleh penulis terkenal Emmanuel Yves-Monin adalah sebuah kajian sistematik tentang subjek tersebut hanya tersedia dalam bahasa Prancis.
Bahasa buatan zaum dari Futurism Rusia dianggap sebagai "bahasa burung" oleh Velimir Khlebnikov.
"Bahasa burung" (Die Sprache der Vögel) adalah sebuah film Jerman tahun 1991. Jean Sibelius menulis mars pernikahan berjudul "Bahasa burung" pada tahun 1991. Penulis buku anak-anak Rafe Martin telah menulis "Bahasa Burung" sebagai suatu adaptasi dari dongeng Rusia; ia dijadikan opera anak-anak oleh komposer John Kennedy.
Dalam film The Librarian: Quest for the Spear, protagonisnya diberikan sebuah buku yang ditulis dalam bahasa burung yang mana dia disuruh untuk menerjemahkannya demi menemukan suatu tombak.
Dalam buku pertamanya, Jonathan Strage & Mr Norrell, Susanna Clarke, dalam catatan kaki palsunya, mengacu ke sebuah buku berjudul, "The Language of the Birds." Ia mengacu kepada karakter fiksi Raven King.
A Bird in Your Ear adalah sebuah opera oleh komposer Inggris/Amerika David Bruce diambil dari kisah rakyat Rusia, The Language of the Birds, dengan syair dibuat oleh Alasdair Middleton. Ia ditugaskan oleh Bard College, NY dan pertama ditampilkan disana pada Maret 2008. Penampilan selanjutnya dilakukan oleh New York City Opera pada tahun 2009.
Tarology adalah sebuah buku oleh penyair dan tarotis, Enrique Enriquez. Dalam Tarology, Enriquez menggunakan kerangka dari Patafisik dan bahasa burung untuk mendekonstruksi dan menjelaskan pendekatannya dalam membaca Tarot de Marseille [6] , mengikuti tradisi dari Troubadour yang terkait dengan Tarot seperti yang disebutkan di atas. Enriquez juga memberikan filosofi dan metode dalam membaca tarot nya dalam sebuah film dokumenter Tarology (2011). [7]
Lihat juga
Pranala luar
- Sacred Texts - Russian folk tales
- Jewish Heritage Online Magazine - Ellen Frankel
- Le Tarot
- The Society of Inner Light
- Belén Gache
Referensi
- ↑ John M. Marzluff. In the Company of Crows and Ravens. Yale University Press. 2007. hlm. 284–287. ISBN 0-300-12255-1.
- ↑ Len McDougall. The Encyclopedia of Tracks and Scats. Globe Pequot. 2004. hlm. 296. ISBN 1-59228-070-6.
- ↑ Diane Tipton. Raven Myths May Be Real. Montana Fish, Wildlife & Parks. 2006-07-06.
- ↑ METmuseum.org
- ↑ Letarot.com
- ↑ Enriquez, Enrique (2011). tarology. Roskilde: Eye Corner Press, p. 61. ISBN 978-87-92633-12-5
- ↑ Tarologyfilm.com
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29288568 (2026-05-29T14:42:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.