Ammonal: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28438892; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Ammonal''' adalah [[bahan peledak]] yang terbuat dari [[amonium nitrat]] dan [[bubuk aluminium]], berbeda dengan T-ammonal yang juga mengandung [[Trinitrotoluena|trinitrotoluene]] untuk meningkatkan sifat seperti brisance. Campuran tersebut sering disebut dengan [[Tannerite]], yaitu merek ammonal. | '''Ammonal''' adalah [[bahan peledak]] yang terbuat dari [[amonium nitrat]] dan [[bubuk aluminium]], berbeda dengan T-ammonal yang juga mengandung [[Trinitrotoluena|trinitrotoluene]] untuk meningkatkan sifat seperti brisance. Campuran tersebut sering disebut dengan [[Tannerite]], yaitu merek ammonal.<ref>N. Tweedie. [https://www.telegraph.co.uk/news/worldnews/europe/belgium/1451468/Farmer-who-is-sitting-on-a-bomb.html Farmer who is sitting on a bomb]. ''The Daily Telegraph''. 2004-01-12.</ref><ref>Brown, G. I. [https://archive.org/details/bigbanghistoryof00brow/page/163 The Big Bang: A History of Explosives]. Sutton Publishing. 1998. hlm. [https://archive.org/details/bigbanghistoryof00brow/page/163 163]. ISBN 0-7509-1878-0.</ref><ref>Gema García. [https://elpais.com/elpais/2017/12/05/album/1512466983_065403.html#foto_gal_1 32 años del atentado de la casa cuartel de Zaragoza]. ''El País''. 2017-12-11.</ref><ref>J. S. Chamberlain. [https://archive.org/details/atextbookorgani01chamgoog A Textbook of Organic Chemistry]. P. Blankiston's Son & Co. 1921. hlm. [https://archive.org/details/atextbookorgani01chamgoog/page/n582 534].</ref> | ||
Amonium nitrat berfungsi sebagai oksidator dan aluminium sebagai bahan bakar. Penggunaan amonium nitrat dan aluminium yang relatif murah menjadikannya pengganti TNT murni. | Amonium nitrat berfungsi sebagai oksidator dan aluminium sebagai bahan bakar. Penggunaan amonium nitrat dan aluminium yang relatif murah menjadikannya pengganti TNT murni. | ||
| Baris 44: | Baris 44: | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ammonal&oldid=28438892 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28438892 (2025-11-13T03:11:27Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ammonal&oldid=28438892 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28438892 (2025-11-13T03:11:27Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 14.05
Ammonal adalah bahan peledak yang terbuat dari amonium nitrat dan bubuk aluminium, berbeda dengan T-ammonal yang juga mengandung trinitrotoluene untuk meningkatkan sifat seperti brisance. Campuran tersebut sering disebut dengan Tannerite, yaitu merek ammonal.[1][2][3][4]
Amonium nitrat berfungsi sebagai oksidator dan aluminium sebagai bahan bakar. Penggunaan amonium nitrat dan aluminium yang relatif murah menjadikannya pengganti TNT murni.
Campuran dipengaruhi oleh kelembapan karena amonium nitrat sangat higroskopis. Kemudahan peledakan ammonal bergantung pada rasio bahan bakar dan oksidator, amonium nitrat dan aluminium 95:5 cukup sensitif, tetapi oksigennya tidak seimbang. Bahkan jejak logam tembaga diketahui membuat peka sejumlah besar amonium nitrat dan selanjutnya meningkatkan bahaya ledakan spontan selama kebakaran, kemungkinan besar disebabkan oleh pembentukan tetramin. Campuran yang lebih beroksigen seimbang tidak mudah meledak, memerlukan guncangan yang cukup besar, meskipun tetap lebih sensitif dibandingkan trinitrotoluena dan C-4.
Kecepatan detonasi amonia kira-kira 4.400 meter per detik atau 14.000 kaki per detik.
Proporsi
Campuran T-ammonal yang sebelumnya digunakan dalam granat tangan dan peluru memiliki proporsi (berdasarkan massa):
- amonium nitrat 58,6%
- bubuk aluminium 21%
- arang 2,4%
- TNT 18%
Lihat pula
- Bahan peledak
- TNT
- ANFO
- HMX
- RDX
- PETN
- Bubuk aluminium
- Amonium pikrat
- Nitrogliserin
- Dinamit
- Hulu ledak
- Detonator
- Murang proksimitas
- Ranjau darat
- Ranjau laut
- Termit
- Mesiu
- Bahan energetik
- Granat tangan
- Bom
- Peledak biner
- Peluru artileri
- Amunisi berpandu presisi
- Peluru penembus zirah
- Hulu ledak anti-tank berdaya ledak tinggi, high-explosive anti-tank (HEAT)
- Daftar bahan peledak yang digunakan selama Perang Dunia II
- Tabel kecepatan ledakan bahan peledak
Referensi
- ↑ N. Tweedie. Farmer who is sitting on a bomb. The Daily Telegraph. 2004-01-12.
- ↑ Brown, G. I. The Big Bang: A History of Explosives. Sutton Publishing. 1998. hlm. 163. ISBN 0-7509-1878-0.
- ↑ Gema García. 32 años del atentado de la casa cuartel de Zaragoza. El País. 2017-12-11.
- ↑ J. S. Chamberlain. A Textbook of Organic Chemistry. P. Blankiston's Son & Co. 1921. hlm. 534.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28438892 (2025-11-13T03:11:27Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.