Kecepatan lensa: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29375345; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Canon7_095_10k.jpg|thumb|right|280px|Canon7 095 10k]] | |||
'''Kecepatan lensa''' ([[bahasa Inggris|en]]:'''''lens speed''''') adalah istilah [[fotografi]] yang mengacu pada diameter terlebar sebuah tingkap atau nilai bukaan minimum sebuah lensa. | '''Kecepatan lensa''' ([[bahasa Inggris|en]]:'''''lens speed''''') adalah istilah [[fotografi]] yang mengacu pada diameter terlebar sebuah tingkap atau nilai bukaan minimum sebuah lensa. | ||
| Baris 4: | Baris 6: | ||
Penyebutan lebih cepat atau lebih lambat juga dapat digunakan untuk lensa yang sama untuk pilihan bukaan atau aperture yang berbeda. Misal, ada saran untuk menggunakan bukaan cepat berarti pengguna kamera harus mengatur difragma/aperture di f1.2., f1.8, f2, atau f.2.8. Kalau disuruh untuk menggunakan bukaan lambat berarti mengatur diafragma di f/8, f11, f16, atau yang lebih tinggi. Bukaan cepat atau bukaan lambat ini terkait dengan pilihan kecepatan rana (shutter) yang akan digunakan untuk pemotretan. | Penyebutan lebih cepat atau lebih lambat juga dapat digunakan untuk lensa yang sama untuk pilihan bukaan atau aperture yang berbeda. Misal, ada saran untuk menggunakan bukaan cepat berarti pengguna kamera harus mengatur difragma/aperture di f1.2., f1.8, f2, atau f.2.8. Kalau disuruh untuk menggunakan bukaan lambat berarti mengatur diafragma di f/8, f11, f16, atau yang lebih tinggi. Bukaan cepat atau bukaan lambat ini terkait dengan pilihan kecepatan rana (shutter) yang akan digunakan untuk pemotretan. | ||
Pada [[1911 Encyclopaedia Britannica]] didefinisikan klasifikasi kecepatan lensa: | Pada [[1911 Encyclopaedia Britannica]] didefinisikan klasifikasi kecepatan lensa: | ||
| Baris 10: | Baris 11: | ||
"...[Lenses] are also sometimes classified according to their rapidity, as expressed by their effective apertures, into extra rapid, with apertures larger than f/6; rapid, with apertures from f/6 to f/8; slow, with apertures less than f/11." | "...[Lenses] are also sometimes classified according to their rapidity, as expressed by their effective apertures, into extra rapid, with apertures larger than f/6; rapid, with apertures from f/6 to f/8; slow, with apertures less than f/11." | ||
</blockquote> | </blockquote> | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
| Baris 26: | Baris 22: | ||
* [http://www.dantestella.com/technical/fast.html Just how fast is that lens?] f-number doesn't directly determine focal-plane illuminance, due to light transmission losses. | * [http://www.dantestella.com/technical/fast.html Just how fast is that lens?] f-number doesn't directly determine focal-plane illuminance, due to light transmission losses. | ||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kecepatan+lensa&oldid=29375345 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29375345 (2026-06-22T07:04:06Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 14.11
Kecepatan lensa (en:lens speed) adalah istilah fotografi yang mengacu pada diameter terlebar sebuah tingkap atau nilai bukaan minimum sebuah lensa.
Sebuah lensa dengan nilai difragma f1.8, f2, dan f2.8 yang memiliki bukaan diafragma super lebar dikatakan sebagai lensa cepat karena dapat kecepatan shutter yang lebih tinggi dibanding lensa standar dengan nilai difragma terkecil f/3.5. Lensa cepat dengan bukaan difragma lebar tersebut dibutuhkan saat memotret di kondisi minim cahaya.
Penyebutan lebih cepat atau lebih lambat juga dapat digunakan untuk lensa yang sama untuk pilihan bukaan atau aperture yang berbeda. Misal, ada saran untuk menggunakan bukaan cepat berarti pengguna kamera harus mengatur difragma/aperture di f1.2., f1.8, f2, atau f.2.8. Kalau disuruh untuk menggunakan bukaan lambat berarti mengatur diafragma di f/8, f11, f16, atau yang lebih tinggi. Bukaan cepat atau bukaan lambat ini terkait dengan pilihan kecepatan rana (shutter) yang akan digunakan untuk pemotretan.
Pada 1911 Encyclopaedia Britannica didefinisikan klasifikasi kecepatan lensa:
"...[Lenses] are also sometimes classified according to their rapidity, as expressed by their effective apertures, into extra rapid, with apertures larger than f/6; rapid, with apertures from f/6 to f/8; slow, with apertures less than f/11."
Lihat pula
Pranala luar
- Just how fast is that lens? f-number doesn't directly determine focal-plane illuminance, due to light transmission losses.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29375345 (2026-06-22T07:04:06Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.