Protanopi: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28592844; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Protanopi''' atau '''protanopia''' adalah kelainan pada [[mata]] di mana penderita secara spesifik tidak dapat membedakan warna [[merah]] dan [[hijau]]. Hal tersebut dikarenakan penderita protanopi memiliki [[reseptor warna|sel kerucut tipe L]] yang kurang sensitif dan mengalami [[dikromasi]]. Protanopi merupakan kelainan yang diturunkan lewat [[gen resesif]]. | '''Protanopi''' atau '''protanopia''' adalah kelainan pada [[mata]] di mana penderita secara spesifik tidak dapat membedakan warna [[merah]] dan [[hijau]].<ref>[http://www.britannica.com/EBchecked/topic/126712/colour-blindness#ref246358 ''colour blindness'']. ''Free Encyclopaedia Britannica''.</ref><ref>Blom, Jan Dirk . 2010 . ''A Dictionary of Hallucinations'' . Springer Science+Business Media . ISBN 978-1-4419-1222-0</ref> Hal tersebut dikarenakan penderita protanopi memiliki [[reseptor warna|sel kerucut tipe L]] yang kurang sensitif dan mengalami [[dikromasi]].<ref>[http://www.color-blindness.com/protanopia-red-green-color-blindness/ Protanopia - Red-Green Color Blindness]. ''Colblindor''.</ref> Protanopi merupakan kelainan yang diturunkan lewat [[gen resesif]].<ref>[http://www.britannica.com/EBchecked/topic/126712/colour-blindness#ref246358 ''colour blindness'']. ''Free Encyclopaedia Britannica''.</ref><ref>[http://www.color-blindness.com/protanopia-red-green-color-blindness/ Protanopia - Red-Green Color Blindness]. ''Colblindor''.</ref> | ||
== Etimologi == | == Etimologi == | ||
Istilah protanopi berasal dari [[bahasa Yunani]] ''prṓtos'' yang berarti ‘pertama’, ''an'' yang berarti ‘tidak’, dan ''opsis'' yang berarti ‘melihat’. Dari terjemahan tersebut, protanopi kemudian diartikan secara [[harafiah]] sebagai ‘tidak dapat melihat warna primer pertama’. | Istilah protanopi berasal dari [[bahasa Yunani]] ''prṓtos'' yang berarti ‘pertama’, ''an'' yang berarti ‘tidak’, dan ''opsis'' yang berarti ‘melihat’.<ref>Blom, Jan Dirk . 2010 . ''A Dictionary of Hallucinations'' . Springer Science+Business Media . ISBN 978-1-4419-1222-0</ref> Dari terjemahan tersebut, protanopi kemudian diartikan secara [[harafiah]] sebagai ‘tidak dapat melihat warna primer pertama’.<ref>Blom, Jan Dirk . 2010 . ''A Dictionary of Hallucinations'' . Springer Science+Business Media . ISBN 978-1-4419-1222-0</ref> | ||
== Sebab == | == Sebab == | ||
Protanopi disebabkan reseptor warna pada [[retina]] tidak sensitif dan biasanya bersamaan dengan kondisi dikromasi, yaitu kemampuan [[mata]] untuk hanya mampu menggabungkan dua [[spektrum]] warna.<ref>[http://www.color-blindness.com/protanopia-red-green-color-blindness/ Protanopia - Red-Green Color Blindness]. ''Colblindor''.</ref> Reseptor warna yang mengalami penurunan kinerja adalah sel kerucut tipe L yang memapukan mata membedakan warna merah dan hijau serta merah, [[jingga]], [[kuning]], [[cokelat (warna)|cokelat]] dan [[ungu]].<ref>Blom, Jan Dirk . 2010 . ''A Dictionary of Hallucinations'' . Springer Science+Business Media . ISBN 978-1-4419-1222-0</ref> Selain itu, warna yang terlihat akan tampak kurang cerah dibandingkan dengan warna pada penglihatan normal.<ref>Blom, Jan Dirk . 2010 . ''A Dictionary of Hallucinations'' . Springer Science+Business Media . ISBN 978-1-4419-1222-0</ref> | |||
Protanopi dapat diturunkan lewat gen resesif X, sehingga jumlah pria yang mengidap protanopi lebih banyak daripada perempuan.<ref>[http://www.britannica.com/EBchecked/topic/126712/colour-blindness#ref246358 ''colour blindness'']. ''Free Encyclopaedia Britannica''.</ref><ref>[http://www.color-blindness.com/protanopia-red-green-color-blindness/ Protanopia - Red-Green Color Blindness]. ''Colblindor''.</ref> Hal tersebut dikarenakan perempuan memiliki dua [[kromosom]] X sementara pria memiliki 1 kromosom X dan 1 kromosom Y.<ref>[http://www.britannica.com/EBchecked/topic/126712/colour-blindness#ref246358 ''colour blindness'']. ''Free Encyclopaedia Britannica''.</ref><ref>[http://www.color-blindness.com/protanopia-red-green-color-blindness/ Protanopia - Red-Green Color Blindness]. ''Colblindor''.</ref> | |||
Protanopi dapat diturunkan lewat gen resesif X, sehingga jumlah pria yang mengidap protanopi lebih banyak daripada perempuan. Hal tersebut dikarenakan perempuan memiliki dua [[kromosom]] X sementara pria memiliki 1 kromosom X dan 1 kromosom Y. | |||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Protanopi&oldid=28592844 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28592844 (2025-11-21T19:42:03Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Protanopi&oldid=28592844 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28592844 (2025-11-21T19:42:03Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 14.11
Protanopi atau protanopia adalah kelainan pada mata di mana penderita secara spesifik tidak dapat membedakan warna merah dan hijau.[1][2] Hal tersebut dikarenakan penderita protanopi memiliki sel kerucut tipe L yang kurang sensitif dan mengalami dikromasi.[3] Protanopi merupakan kelainan yang diturunkan lewat gen resesif.[4][5]
Etimologi
Istilah protanopi berasal dari bahasa Yunani prṓtos yang berarti ‘pertama’, an yang berarti ‘tidak’, dan opsis yang berarti ‘melihat’.[6] Dari terjemahan tersebut, protanopi kemudian diartikan secara harafiah sebagai ‘tidak dapat melihat warna primer pertama’.[7]
Sebab
Protanopi disebabkan reseptor warna pada retina tidak sensitif dan biasanya bersamaan dengan kondisi dikromasi, yaitu kemampuan mata untuk hanya mampu menggabungkan dua spektrum warna.[8] Reseptor warna yang mengalami penurunan kinerja adalah sel kerucut tipe L yang memapukan mata membedakan warna merah dan hijau serta merah, jingga, kuning, cokelat dan ungu.[9] Selain itu, warna yang terlihat akan tampak kurang cerah dibandingkan dengan warna pada penglihatan normal.[10]
Protanopi dapat diturunkan lewat gen resesif X, sehingga jumlah pria yang mengidap protanopi lebih banyak daripada perempuan.[11][12] Hal tersebut dikarenakan perempuan memiliki dua kromosom X sementara pria memiliki 1 kromosom X dan 1 kromosom Y.[13][14]
Referensi
- ↑ colour blindness. Free Encyclopaedia Britannica.
- ↑ Blom, Jan Dirk . 2010 . A Dictionary of Hallucinations . Springer Science+Business Media . ISBN 978-1-4419-1222-0
- ↑ Protanopia - Red-Green Color Blindness. Colblindor.
- ↑ colour blindness. Free Encyclopaedia Britannica.
- ↑ Protanopia - Red-Green Color Blindness. Colblindor.
- ↑ Blom, Jan Dirk . 2010 . A Dictionary of Hallucinations . Springer Science+Business Media . ISBN 978-1-4419-1222-0
- ↑ Blom, Jan Dirk . 2010 . A Dictionary of Hallucinations . Springer Science+Business Media . ISBN 978-1-4419-1222-0
- ↑ Protanopia - Red-Green Color Blindness. Colblindor.
- ↑ Blom, Jan Dirk . 2010 . A Dictionary of Hallucinations . Springer Science+Business Media . ISBN 978-1-4419-1222-0
- ↑ Blom, Jan Dirk . 2010 . A Dictionary of Hallucinations . Springer Science+Business Media . ISBN 978-1-4419-1222-0
- ↑ colour blindness. Free Encyclopaedia Britannica.
- ↑ Protanopia - Red-Green Color Blindness. Colblindor.
- ↑ colour blindness. Free Encyclopaedia Britannica.
- ↑ Protanopia - Red-Green Color Blindness. Colblindor.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28592844 (2025-11-21T19:42:03Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.