Bubuk kerlip: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 21663763; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Glitter_close_up.jpg|thumb|right|280px|Glitter close up]] | |||
'''Bubuk kerlip''' () adalah partikel kecil yang bermacam-macam dan tampak memantulkan cahaya, yang terdapat dalam berbagai bentuk dan warna. Partikel bubuk kerlip memantulkan cahaya pada sudut yang berbeda, menyebabkan permukaannya berkilau atau berkelip. Bubuk kerlip mirip dengan [[konfeti]], kilauan, atau [[payet]], tetapi agak lebih kecil. | '''Bubuk kerlip''' () adalah partikel kecil yang bermacam-macam dan tampak memantulkan cahaya, yang terdapat dalam berbagai bentuk dan warna. Partikel bubuk kerlip memantulkan cahaya pada sudut yang berbeda, menyebabkan permukaannya berkilau atau berkelip. Bubuk kerlip mirip dengan [[konfeti]], kilauan, atau [[payet]], tetapi agak lebih kecil. | ||
Sejak zaman prasejarah, bubuk kerlip dibuat dari banyak bahan yang berbeda, termasuk batu, seperti [[malasit]] dan [[mika]], serta [[serangga]] dan kaca. Bubuk kerlip modern biasanya dibuat dari plastik dan jarang didaur ulang sehingga memicu seruan dari para ilmuwan untuk melarang penggunaan bubuk kerlip plastik. | Sejak zaman prasejarah, bubuk kerlip dibuat dari banyak bahan yang berbeda, termasuk batu, seperti [[malasit]] dan [[mika]],<ref>Mangum, Aja. [http://nymag.com/shopping/features/38914/ Glitter: A Brief History]. New York Magazine. Oktober 7, 2007.</ref> serta [[serangga]]<ref>[https://www.ibtimes.co.uk/brief-history-glitter-where-it-originated-1647779 Beauty, Hairstyles and Cosmetics in Ancient Egypt]. Facts and Details.</ref> dan kaca.<ref>Deborah Blumenthall. [https://www.nytimes.com/1988/03/03/garden/restoring-the-glitter-and-sheen-of-jewelry.html Restoring The Glitter And Sheen Of Jewelry]. ''New York Times''. Maret 3, 1988.</ref> Bubuk kerlip modern biasanya dibuat dari plastik dan jarang didaur ulang sehingga memicu seruan dari para ilmuwan untuk melarang penggunaan bubuk kerlip plastik.<ref>Josh Gabbatiss. [https://www.independent.co.uk/environment/glitter-ban-environment-microbead-impact-microplastics-scientists-warning-deep-ocean-a8056196.html Glitter should be banned over environmental impact, scientists warn]. ''The Independent''. 16 November 2017.</ref> | ||
== Bubuk kerlip kuno == | == Bubuk kerlip kuno == | ||
Permukaan yang berkilauan telah ditemukan digunakan sejak zaman prasejarah dalam seni dan kosmetik. Kata bahasa Inggris Modern "''glitter''" berasal dari kata bahasa Inggris Pertengahan ''gliteren,'' kemungkinan melalui kata [[bahasa Norse Kuno]] ''[[wikt:glitra|glitra]].''<ref>[https://www.merriam-webster.com/dictionary/glitter Definition of GLITTER]. ''www.merriam-webster.com''.</ref> Namun, sejak 30.000 tahun yang lalu, serpihan mika digunakan untuk membuat lukisan gua tampak berkilauan.<ref>Mangum, Aja. [http://nymag.com/shopping/features/38914/ Glitter: A Brief History]. New York Magazine. Oktober 7, 2007.</ref> Manusia prasejarah diyakini telah menggunakan kosmetik,<ref>[http://news.bbc.co.uk/2/hi/science/nature/8448660.stm Neanderthal 'make-up' containers discovered]. ''BBC News''. Januari 9, 2010.</ref> yang terbuat dari bubuk [[hematit]], suatu mineral yang berkilau.<ref>[http://the2aunties.blogspot.com/2010/03/history-of-glitter.html The History of Glitter]. Auntie Illumi.</ref> | |||
8.000 tahun yang lalu, orang [[Benua Amerika|Amerika]] menggunakan bubuk [[galena]], suatu bentuk timbel, untuk menghasilkan cat berkilau putih keabu-abuan untuk benda-benda [[perhiasan]].<ref>Guy E. Gibbon. [https://archive.org/details/archaeologyofpre0000unse/page/310 Archaeology of Prehistoric Native America: An Encyclopedia]. Routledge. Agustus 1, 1998. hlm. [https://archive.org/details/archaeologyofpre0000unse/page/310 310]. ISBN 978-0815307259.</ref> Pengumpulan dan [[penambangan terbuka]] lazim dilakukan di wilayah [[Lembah Mississippi Hulu]] oleh orang asli [[Orang Cahokia|Cahokia]], untuk perdagangan serantau, baik mentah maupun dijadikan manik-manik atau benda-benda lain.<ref>Guy E. Gibbon. [https://archive.org/details/archaeologyofpre0000unse/page/310 Archaeology of Prehistoric Native America: An Encyclopedia]. Routledge. Agustus 1, 1998. hlm. [https://archive.org/details/archaeologyofpre0000unse/page/310 310]. ISBN 978-0815307259.</ref> | |||
Dari 40.000 SM hingga 200 SM, [[Mesir Kuno|orang Mesir]] Kuno, menghasilkan "zat seperti bubuk kerlip dari kumbang yang dihancurkan"<ref>Ruchira Sharma. [https://www.ibtimes.co.uk/brief-history-glitter-where-it-originated-1647779 Where did glitter come from?]. ''International Business Times UK''. November 17, 2017.</ref> serta hablur [[malasit]] hijau yang digiling halus. Para peneliti percaya kuil-kuil [[Peradaban Maya|Maya]] terkadang dicat dengan cat berkilau merah, hijau, dan kelabu yang terbuat dari debu mika, berdasarkan pemindaian inframerah sisa-sisa cat yang masih ditemukan pada bangunan di [[Guatemala]] saat ini.<ref>Dave Hansford. [http://news.nationalgeographic.com/news/2008/02/080207-maya-temple.html Ancient Maya Used "Glitter" Paint to Make Temple Gleam]. National Geographic. Februari 7, 2008.</ref> | |||
Dari 40.000 SM hingga 200 SM, [[Mesir Kuno|orang Mesir]] Kuno, menghasilkan "zat seperti bubuk kerlip dari kumbang yang dihancurkan" serta hablur [[malasit]] hijau yang digiling halus. Para peneliti percaya kuil-kuil [[Peradaban Maya|Maya]] terkadang dicat dengan cat berkilau merah, hijau, dan kelabu yang terbuat dari debu mika, berdasarkan pemindaian inframerah sisa-sisa cat yang masih ditemukan pada bangunan di [[Guatemala]] saat ini. | |||
== Bubuk kerlip modern == | == Bubuk kerlip modern == | ||
Penghasilan pertama bubuk kerlip plastik modern dikreditkan kepada juru mesin Amerika Henry Ruschmann, yang menemukan cara memotong lembaran-lembaran plastik, seperti [[milar]] menjadi bubuk kerlip pada tahun 1934.<ref>Mangum, Aja. [http://nymag.com/shopping/features/38914/ Glitter: A Brief History]. New York Magazine. Oktober 7, 2007.</ref> Selama Perang Dunia II, bubuk kerlip kaca tidak tersedia sehingga Ruschmann menemukan pasar untuk plastik-plastik bekas, yang digiling menjadi bubuk kerlip.<ref>Mangum, Aja. [http://nymag.com/shopping/features/38914/ Glitter: A Brief History]. New York Magazine. Oktober 7, 2007.</ref><ref>[http://www.etsy.com/blog/en/2011/all-that-glitters-the-history-of-shiny-things All That Glitters: The History of Shiny Things]. Etsy.com.</ref> Ia mendirikan Meadowbrook Inventions, Inc., di Bernardsville, New Jersey, dan perusahaan tersebut masih menjadi penghasil bubuk kerlip industri.<ref>[http://www.meadowbrookglitter.com/hiband/company.html Company Information]. Meadowbrook Inventions, Inc.</ref> Beberapa dasawarsa kemudian, ia mengajukan paten untuk mekanisme untuk film-film lintas sektor, serta penemuan lain yang berkaitan.<ref>[https://www.google.com/patents/US3156283?dq=Henry+Ruschmann&hl=en&sa=X&ei=uAWsUpGJFY3xoAT66IHgBw&ved=0CF8Q6AEwBg Operating upon sheets of foilUS 3156283 A].</ref> | |||
Kini lebih dari 20.000 jenis bubuk kerlip dihasilkan dalam berbagai warna, ukuran, dan bahan yang berbeda.<ref>[http://www.meadowbrookinventions.com/common/presentation/presentation.html 90 Seconds with Meadowbrook]. Meadowbrook Inventions, Inc.</ref> Satu perkiraan menunjukkan bubuk kerlip dibeli atau dihasilkan antara tahun 1989 dan 2009, tetapi sumbernya<ref>Sara Wagner. [http://www.cuttothetrace.com/2018/02/lets-talk-glitter/ Let's Talk About Glitter!]. ''Cut to the Trace''. February 8, 2018.</ref> tidak memberikan bukti atau titik rujukan. Ukuran bubuk kerlip komersial berkisar dari <ref>[http://www.meadowbrookglitter.com/hiband/size-chart.html Glitter and Sequins Sizing and Shaping]. Meadowbrook Inventions, Inc.</ref> satu sisi. Pertama, lembaran-lembaran berlapis-lapis datar dihasilkan dengan menggabungkan bahan plastik pewarna, dan tampak memantulkan cahaya, seperti [[aluminium]], [[titanium dioksida]], [[besi oksida]], dan [[bismut oksiklorida]]. Lembaran-lembaran ini kemudian dipotong menjadi zarah-zarah kecil dengan berbagai bentuk, termasuk persegi, segitiga, persegi panjang, dan segi enam.<ref>[http://www.meadowbrookglitter.com/hiband/size-chart.html Glitter and Sequins Sizing and Shaping]. Meadowbrook Inventions, Inc.</ref> | |||
Kini lebih dari 20.000 jenis bubuk kerlip dihasilkan dalam berbagai warna, ukuran, dan bahan yang berbeda. Satu perkiraan menunjukkan bubuk kerlip dibeli atau dihasilkan antara tahun 1989 dan 2009, tetapi sumbernya tidak memberikan bukti atau titik rujukan. Ukuran bubuk kerlip komersial berkisar dari | |||
== Kegunaan == | == Kegunaan == | ||
Sebelum kain dibuat dengan bubuk kerlip modern, payet dijahit atau ditenun pada kain untuk membuatnya tampak berkilau. Bubuk kerlip yang dapat dimakan yang dibuat dari [[gom arab]] dan bahan-bahan lain bahkan digunakan oleh seniman-seniman masakan. | Sebelum kain dibuat dengan bubuk kerlip modern, payet dijahit atau ditenun pada kain untuk membuatnya tampak berkilau. Bubuk kerlip yang dapat dimakan yang dibuat dari [[gom arab]] dan bahan-bahan lain bahkan digunakan oleh seniman-seniman masakan.<ref>Caroline Weinberg. [https://www.eater.com/2018/2/14/17008460/edible-glitter-non-toxic-glitter-explained Should You Really Be Eating Edible Glitter?]. ''Eater''. 2018-02-14.</ref> | ||
Bubuk kerlip digunakan dalam kosmetik untuk membuat wajah dan kuku berkilau atau berkelip. Selain itu, ia biasanya digunakan dalam seni dan kerajinan untuk mewarnai, aksesori, dan barang-barang tekstur. Zarah-zarah kecil berwarna cerah sering kali menempel pada kulit, perabot, dan sulit dihilangkan. Ia juga digunakan pada [[Tinta variabel optik|tinta peubah optik]]. | Bubuk kerlip digunakan dalam kosmetik untuk membuat wajah dan kuku berkilau atau berkelip. Selain itu, ia biasanya digunakan dalam seni dan kerajinan untuk mewarnai, aksesori, dan barang-barang tekstur. Zarah-zarah kecil berwarna cerah sering kali menempel pada kulit, perabot, dan sulit dihilangkan. Ia juga digunakan pada [[Tinta variabel optik|tinta peubah optik]]. | ||
Lapisan atau cat penutup bubuk kerlip sering digunakan pada [[umpan tiruan]] untuk menarik perhatian dengan menyimulasikan sisik ikan mangsa. | Lapisan atau cat penutup bubuk kerlip sering digunakan pada [[umpan tiruan]] untuk menarik perhatian dengan menyimulasikan sisik ikan mangsa.<ref>[https://www.google.com/patents/US2547240?dq=glitter&hl=en&sa=X&ei=MmKqUsarEum4yAHy9oCwBA&ved=0CDcQ6AEwADge Fishing lurePatent US 2547240 A].</ref> | ||
Karena keunikannya, bubuk kerlip juga terbukti berguna sebagai bukti forensik. Oleh karena sepuluh ribu bubuk kerlip komersial yang berbeda, zarah-zarah bubuk kerlip yang serupa dapat menjadi bukti yang kuat bahwa tersangka berada di tempat kejadian perkara. Ilmuwan forensik Edwin Jones memiliki salah satu koleksi bubuk kerlip terbesar yang terdiri dari lebih 1.000 percontoh berbeda yang digunakan sebagai perbandingan percontoh yang diambil dari tempat kejadian perkara. Zarah-zarah bubuk kerlip mudah dipindahkan melalui udara atau sentuhan, tetapi melekat pada tubuh dan pakaian, yang sering kali tidak disadari tersangka. | Karena keunikannya, bubuk kerlip juga terbukti berguna sebagai bukti forensik. Oleh karena sepuluh ribu bubuk kerlip komersial yang berbeda, zarah-zarah bubuk kerlip yang serupa dapat menjadi bukti yang kuat bahwa tersangka berada di tempat kejadian perkara. Ilmuwan forensik Edwin Jones memiliki salah satu koleksi bubuk kerlip terbesar yang terdiri dari lebih 1.000 percontoh berbeda yang digunakan sebagai perbandingan percontoh yang diambil dari tempat kejadian perkara. Zarah-zarah bubuk kerlip mudah dipindahkan melalui udara atau sentuhan, tetapi melekat pada tubuh dan pakaian, yang sering kali tidak disadari tersangka.<ref>Bob Blackledge. [http://projects.nfstc.org/trace/docs/final/Blackledge_Glitter.pdf Glitter as Forensic Evidence]. National Forensic Science Technology Center. 2007.</ref> | ||
== Cabang kebudayaan == | == Cabang kebudayaan == | ||
== Dampak lingkungan == | == Dampak lingkungan == | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bubuk+kerlip&oldid=21663763 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 21663763 (2022-09-15T17:03:11Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi per 27 Agustus 2026 23.00
Bubuk kerlip () adalah partikel kecil yang bermacam-macam dan tampak memantulkan cahaya, yang terdapat dalam berbagai bentuk dan warna. Partikel bubuk kerlip memantulkan cahaya pada sudut yang berbeda, menyebabkan permukaannya berkilau atau berkelip. Bubuk kerlip mirip dengan konfeti, kilauan, atau payet, tetapi agak lebih kecil.
Sejak zaman prasejarah, bubuk kerlip dibuat dari banyak bahan yang berbeda, termasuk batu, seperti malasit dan mika,[1] serta serangga[2] dan kaca.[3] Bubuk kerlip modern biasanya dibuat dari plastik dan jarang didaur ulang sehingga memicu seruan dari para ilmuwan untuk melarang penggunaan bubuk kerlip plastik.[4]
Bubuk kerlip kuno
Permukaan yang berkilauan telah ditemukan digunakan sejak zaman prasejarah dalam seni dan kosmetik. Kata bahasa Inggris Modern "glitter" berasal dari kata bahasa Inggris Pertengahan gliteren, kemungkinan melalui kata bahasa Norse Kuno glitra.[5] Namun, sejak 30.000 tahun yang lalu, serpihan mika digunakan untuk membuat lukisan gua tampak berkilauan.[6] Manusia prasejarah diyakini telah menggunakan kosmetik,[7] yang terbuat dari bubuk hematit, suatu mineral yang berkilau.[8]
8.000 tahun yang lalu, orang Amerika menggunakan bubuk galena, suatu bentuk timbel, untuk menghasilkan cat berkilau putih keabu-abuan untuk benda-benda perhiasan.[9] Pengumpulan dan penambangan terbuka lazim dilakukan di wilayah Lembah Mississippi Hulu oleh orang asli Cahokia, untuk perdagangan serantau, baik mentah maupun dijadikan manik-manik atau benda-benda lain.[10]
Dari 40.000 SM hingga 200 SM, orang Mesir Kuno, menghasilkan "zat seperti bubuk kerlip dari kumbang yang dihancurkan"[11] serta hablur malasit hijau yang digiling halus. Para peneliti percaya kuil-kuil Maya terkadang dicat dengan cat berkilau merah, hijau, dan kelabu yang terbuat dari debu mika, berdasarkan pemindaian inframerah sisa-sisa cat yang masih ditemukan pada bangunan di Guatemala saat ini.[12]
Bubuk kerlip modern
Penghasilan pertama bubuk kerlip plastik modern dikreditkan kepada juru mesin Amerika Henry Ruschmann, yang menemukan cara memotong lembaran-lembaran plastik, seperti milar menjadi bubuk kerlip pada tahun 1934.[13] Selama Perang Dunia II, bubuk kerlip kaca tidak tersedia sehingga Ruschmann menemukan pasar untuk plastik-plastik bekas, yang digiling menjadi bubuk kerlip.[14][15] Ia mendirikan Meadowbrook Inventions, Inc., di Bernardsville, New Jersey, dan perusahaan tersebut masih menjadi penghasil bubuk kerlip industri.[16] Beberapa dasawarsa kemudian, ia mengajukan paten untuk mekanisme untuk film-film lintas sektor, serta penemuan lain yang berkaitan.[17]
Kini lebih dari 20.000 jenis bubuk kerlip dihasilkan dalam berbagai warna, ukuran, dan bahan yang berbeda.[18] Satu perkiraan menunjukkan bubuk kerlip dibeli atau dihasilkan antara tahun 1989 dan 2009, tetapi sumbernya[19] tidak memberikan bukti atau titik rujukan. Ukuran bubuk kerlip komersial berkisar dari [20] satu sisi. Pertama, lembaran-lembaran berlapis-lapis datar dihasilkan dengan menggabungkan bahan plastik pewarna, dan tampak memantulkan cahaya, seperti aluminium, titanium dioksida, besi oksida, dan bismut oksiklorida. Lembaran-lembaran ini kemudian dipotong menjadi zarah-zarah kecil dengan berbagai bentuk, termasuk persegi, segitiga, persegi panjang, dan segi enam.[21]
Kegunaan
Sebelum kain dibuat dengan bubuk kerlip modern, payet dijahit atau ditenun pada kain untuk membuatnya tampak berkilau. Bubuk kerlip yang dapat dimakan yang dibuat dari gom arab dan bahan-bahan lain bahkan digunakan oleh seniman-seniman masakan.[22]
Bubuk kerlip digunakan dalam kosmetik untuk membuat wajah dan kuku berkilau atau berkelip. Selain itu, ia biasanya digunakan dalam seni dan kerajinan untuk mewarnai, aksesori, dan barang-barang tekstur. Zarah-zarah kecil berwarna cerah sering kali menempel pada kulit, perabot, dan sulit dihilangkan. Ia juga digunakan pada tinta peubah optik.
Lapisan atau cat penutup bubuk kerlip sering digunakan pada umpan tiruan untuk menarik perhatian dengan menyimulasikan sisik ikan mangsa.[23]
Karena keunikannya, bubuk kerlip juga terbukti berguna sebagai bukti forensik. Oleh karena sepuluh ribu bubuk kerlip komersial yang berbeda, zarah-zarah bubuk kerlip yang serupa dapat menjadi bukti yang kuat bahwa tersangka berada di tempat kejadian perkara. Ilmuwan forensik Edwin Jones memiliki salah satu koleksi bubuk kerlip terbesar yang terdiri dari lebih 1.000 percontoh berbeda yang digunakan sebagai perbandingan percontoh yang diambil dari tempat kejadian perkara. Zarah-zarah bubuk kerlip mudah dipindahkan melalui udara atau sentuhan, tetapi melekat pada tubuh dan pakaian, yang sering kali tidak disadari tersangka.[24]
Cabang kebudayaan
Dampak lingkungan
Pranala luar
Referensi
- ↑ Mangum, Aja. Glitter: A Brief History. New York Magazine. Oktober 7, 2007.
- ↑ Beauty, Hairstyles and Cosmetics in Ancient Egypt. Facts and Details.
- ↑ Deborah Blumenthall. Restoring The Glitter And Sheen Of Jewelry. New York Times. Maret 3, 1988.
- ↑ Josh Gabbatiss. Glitter should be banned over environmental impact, scientists warn. The Independent. 16 November 2017.
- ↑ Definition of GLITTER. www.merriam-webster.com.
- ↑ Mangum, Aja. Glitter: A Brief History. New York Magazine. Oktober 7, 2007.
- ↑ Neanderthal 'make-up' containers discovered. BBC News. Januari 9, 2010.
- ↑ The History of Glitter. Auntie Illumi.
- ↑ Guy E. Gibbon. Archaeology of Prehistoric Native America: An Encyclopedia. Routledge. Agustus 1, 1998. hlm. 310. ISBN 978-0815307259.
- ↑ Guy E. Gibbon. Archaeology of Prehistoric Native America: An Encyclopedia. Routledge. Agustus 1, 1998. hlm. 310. ISBN 978-0815307259.
- ↑ Ruchira Sharma. Where did glitter come from?. International Business Times UK. November 17, 2017.
- ↑ Dave Hansford. Ancient Maya Used "Glitter" Paint to Make Temple Gleam. National Geographic. Februari 7, 2008.
- ↑ Mangum, Aja. Glitter: A Brief History. New York Magazine. Oktober 7, 2007.
- ↑ Mangum, Aja. Glitter: A Brief History. New York Magazine. Oktober 7, 2007.
- ↑ All That Glitters: The History of Shiny Things. Etsy.com.
- ↑ Company Information. Meadowbrook Inventions, Inc.
- ↑ Operating upon sheets of foilUS 3156283 A.
- ↑ 90 Seconds with Meadowbrook. Meadowbrook Inventions, Inc.
- ↑ Sara Wagner. Let's Talk About Glitter!. Cut to the Trace. February 8, 2018.
- ↑ Glitter and Sequins Sizing and Shaping. Meadowbrook Inventions, Inc.
- ↑ Glitter and Sequins Sizing and Shaping. Meadowbrook Inventions, Inc.
- ↑ Caroline Weinberg. Should You Really Be Eating Edible Glitter?. Eater. 2018-02-14.
- ↑ Fishing lurePatent US 2547240 A.
- ↑ Bob Blackledge. Glitter as Forensic Evidence. National Forensic Science Technology Center. 2007.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 21663763 (2022-09-15T17:03:11Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.