Cincin planet: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28587835; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:PIA07712_-_F_ring_animation.gif|thumb|right|280px|PIA07712 - F ring animation]] | |||
'''Cincin planet''' adalah cincin yang terdiri dari [[debu kosmik]] dan partikel kecil lain yang mengorbit suatu [[planet]] dalam daerah berbentuk piringan pipih. | '''Cincin planet''' adalah cincin yang terdiri dari [[debu kosmik]] dan partikel kecil lain yang mengorbit suatu [[planet]] dalam daerah berbentuk piringan pipih. | ||
Cincin planet yang paling spektakuler adalah yang ada di sekitar planet [[Saturnus]], tetapi tiga [[raksasa gas]] lain dalam [[tata surya]] ([[Jupiter]], [[Uranus]] dan [[Neptunus]]) memiliki sistem cincin mereka sendiri. | Cincin planet yang paling spektakuler adalah yang ada di sekitar planet [[Saturnus]], tetapi tiga [[raksasa gas]] lain dalam [[tata surya]] ([[Jupiter]], [[Uranus]] dan [[Neptunus]]) memiliki sistem cincin mereka sendiri. | ||
Laporan terbaru menyarankan bahwa bulan Saturnus [[Rea (satelit)|Rea]] mungkin mempunyai cincinnya sendiri yang tipis, yang menjadikannya satu-satunya bulan yang diketahui memiliki sistem cincin. | Laporan terbaru<ref>http://www.nasa.gov/mission_pages/cassini/media/rhea20080306.html NASA - Saturn's Moon Rhea Also May Have Rings</ref><ref>G. H. Jones. [http://www.sciencemag.org/cgi/content/short/319/5868/1380 The Dust Halo of Saturn's Largest Icy Moon, Rhea]. ''Science''. AAAS. 2008-03-07. Vol. 319 (5868). hlm. 1380–1384. doi:10.1126/science.1151524.</ref><ref>E. Lakdawalla. [http://planetary.org/news/2008/0306_A_Ringed_Moon_of_Saturn_Cassini.html A Ringed Moon of Saturn? ''Cassini'' Discovers Possible Rings at Rhea]. ''[http://www.planetary.org/home/ The Planetary Society web site]''. Planetary Society. 2008-03-06.</ref> menyarankan bahwa bulan Saturnus [[Rea (satelit)|Rea]] mungkin mempunyai cincinnya sendiri yang tipis, yang menjadikannya satu-satunya bulan yang diketahui memiliki sistem cincin. | ||
== Ringkasan == | == Ringkasan == | ||
Ada tiga cara terbentuknya cincin-cincin planet (cincin-cincin di sekitar planet) yang telah diajukan: dari material [[piringan protoplanet]] yang tadinya berada di dalam [[batas Roche]] planet itu dan oleh karenanya tidak mengelompok untuk membentuk bulan; dari reruntuhan [[satelin alam|bulan]] yang hancur oleh tabrakan besar; atau dari pecahan-pecahan bulan yang hancur akibat tekanan pasang-surut saat ia lewat di dalam batas Roche planet itu. Kebanyakan cincin diperkirakan tidak stabil dan hilang terhambur dalam hitungan ratusan juta tahun, tetapi tampaknya cincin-cincn Saturnus mungkin cukup tua, berasal dari masa permulaan Tata Surya. | Ada tiga cara terbentuknya cincin-cincin planet (cincin-cincin di sekitar planet) yang telah diajukan: dari material [[piringan protoplanet]] yang tadinya berada di dalam [[batas Roche]] planet itu dan oleh karenanya tidak mengelompok untuk membentuk bulan; dari reruntuhan [[satelin alam|bulan]] yang hancur oleh tabrakan besar; atau dari pecahan-pecahan bulan yang hancur akibat tekanan pasang-surut saat ia lewat di dalam batas Roche planet itu. Kebanyakan cincin diperkirakan tidak stabil dan hilang terhambur dalam hitungan ratusan juta tahun, tetapi tampaknya cincin-cincn Saturnus mungkin cukup tua, berasal dari masa permulaan Tata Surya.<ref>[http://www.nasa.gov/mission_pages/cassini/media/cassini20071212.html Saturn's Rings May Be Old Timers]. NASA (News Release 2007-149). December 12, 2007.</ref> | ||
Komposisi partikel cincin beragam; mungkin silikatatau debu es. Batu-batu besar mungkin juga ada, pada tahun 2007 efek pasang-surut dari delapan 'bulan kecil' hanya yang ukurannya beberapa ratus meter yang terdeteksi dalam cincin Saturnus. | Komposisi partikel cincin beragam; mungkin silikatatau debu es. Batu-batu besar mungkin juga ada, pada tahun 2007 efek pasang-surut dari delapan 'bulan kecil' hanya yang ukurannya beberapa ratus meter yang terdeteksi dalam cincin Saturnus. | ||
| Baris 11: | Baris 13: | ||
Beberapa cincin memiliki "'''bulan-bulan'''" '''gembala''', bulan-bulan kecil yang mengorbit dekat tepi luar cincin itu atau dalam celah pada cincin itu. [[Gravitasi]] bulan gembala fungsinya menjaga bentuk yang tajam dari cincin itu; material yang berpindah lebih dekat ke orbit bulan gembala itu bisa terlempar balik ke cincin itu, keluar dari sistem, dan bisa pula terkumpul ke bulan itu sendiri. | Beberapa cincin memiliki "'''bulan-bulan'''" '''gembala''', bulan-bulan kecil yang mengorbit dekat tepi luar cincin itu atau dalam celah pada cincin itu. [[Gravitasi]] bulan gembala fungsinya menjaga bentuk yang tajam dari cincin itu; material yang berpindah lebih dekat ke orbit bulan gembala itu bisa terlempar balik ke cincin itu, keluar dari sistem, dan bisa pula terkumpul ke bulan itu sendiri. | ||
Beberapa bulan kecil Jupiter terdalam, yaitu [[Metis (bula)|Metis]] dan [[Adrastea (bulan)|Adrastea]], berada dalam sistem cincin Jupiter sekaligus dalam [[batas Roche]] Jupiter. Mungkin bahwa cincin-cincin ini terdiri atas material yang tertarik dari dua bulan ini oleh [[gaya pasang-surut]] Jupiter, mungkin difasilitasi oleh tubrukan material cincin pada permukaan mereka. | Beberapa bulan kecil Jupiter terdalam, yaitu [[Metis (bula)|Metis]] dan [[Adrastea (bulan)|Adrastea]], berada dalam sistem cincin Jupiter sekaligus dalam [[batas Roche]] Jupiter.<ref>Gunter Faure, Teresa M. Mensing. [https://archive.org/details/introductiontopl0000faur Introduction to Planetary Science: The Geological Perspective]. Springer. 2007. ISBN 978-1402052330.</ref> Mungkin bahwa cincin-cincin ini terdiri atas material yang tertarik dari dua bulan ini oleh [[gaya pasang-surut]] Jupiter, mungkin difasilitasi oleh tubrukan material cincin pada permukaan mereka. | ||
Cincin neptunus sangat tidak biasa karena pertama mereka tampaknya terdiri atas busur-busur (lingkaran) yang tidak penuh dilihat dari pengamatan di Bumi, tetapi gambar-gambar [[Voyager 2]] menunjukkan mereka merupakan cincin sempurna dengan bongkahan-bongkahan yang terang. Dianggap bahwa pengaruh gravitasi bulan penggembala [[Galatea (bulan)|Galatea]] dan mungkin bulan-bulan penggembala lain yang belum ditemukan bertanggungjawab atas adanya bongkahan ini. | Cincin neptunus sangat tidak biasa karena pertama mereka tampaknya terdiri atas busur-busur (lingkaran) yang tidak penuh dilihat dari pengamatan di Bumi, tetapi gambar-gambar [[Voyager 2]] menunjukkan mereka merupakan cincin sempurna dengan bongkahan-bongkahan yang terang.<ref>Miner, Ellis D., Wessen, Randii R., Cuzzi, Jeffrey N. [https://archive.org/details/planetaryringsys0000mine_d4c4 Planetary Ring System]. Springer Praxis Books. 2007. ISBN 978-0-387-34177-4.</ref> Dianggap<ref>Heikki Salo. [http://ads.ari.uni-heidelberg.de/abs/1998Sci...282.1102S Neptune's Partial Rings: Action of Galatea on Self-Gravitating Arc Particles]. ''Science''. 1998. Vol. 282. hlm. 1102–1104. doi:10.1126/science.282.5391.1102.</ref> bahwa pengaruh gravitasi bulan penggembala [[Galatea (bulan)|Galatea]] dan mungkin bulan-bulan penggembala lain yang belum ditemukan bertanggungjawab atas adanya bongkahan ini. | ||
Pluto tidak diketahui memiliki sistem cincin. Namun, beberapa astronom bepikir bahwa wahana [[New Horizons]] mungkin akan menemukan sistem cincin saat ia mengunjungi [[Pluto]] tahun 2015. | Pluto tidak diketahui memiliki sistem cincin. Namun, beberapa astronom bepikir bahwa wahana [[New Horizons]] mungkin akan menemukan sistem cincin saat ia mengunjungi [[Pluto]] tahun 2015.<ref>Andrew J. Steffl. [http://arxiv.org/abs/astro-ph/0608036 First Constraints on Rings in the Pluto System].</ref> | ||
Juga diprediksikan bahwa [[Fobos (satelit)|Fobos]], bulannya Mars, akan pecah dan membentuk cincin planet dalam sekitar 50 juta tahun karena orbitnya yang rendah. | Juga diprediksikan bahwa [[Fobos (satelit)|Fobos]], bulannya Mars, akan pecah dan membentuk cincin planet dalam sekitar 50 juta tahun karena orbitnya yang rendah.<ref>K. A. Holsapple. [http://adsabs.harvard.edu/abs/2001Icar..154..432H Equilibrium Configurations of Solid Cohesionless Bodies]. ''Icarus''. 2001. Vol. 154 (2). hlm. 432–448. doi:10.1006/icar.2001.6683.</ref><ref>Gürtler, J. & Dorschner, J: "''Das Sonnensystem''", Barth (1993), ISBN 3-335-00281-4</ref> | ||
Setelah tabrakan dengan [[hipotesis tabrakan besar|Theia]] dan sebelum pengumpulan menjadi [[Bulan]], diperkirakan dulu Bumi punya sistem cincin. | Setelah tabrakan dengan [[hipotesis tabrakan besar|Theia]] dan sebelum pengumpulan menjadi [[Bulan]], diperkirakan dulu Bumi punya sistem cincin. | ||
== Perbandingan visual == | == Perbandingan visual == | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* [http://planetarynames.wr.usgs.gov/append8.html USGS/IAU Ring and Ring Gap Nomenclature] | * [http://planetarynames.wr.usgs.gov/append8.html USGS/IAU Ring and Ring Gap Nomenclature] | ||
== Catatan == | == Catatan == | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* [http://planetarynames.wr.usgs.gov/append8.html USGS/IAU Ring and Ring Gap Nomenclature] | * [http://planetarynames.wr.usgs.gov/append8.html USGS/IAU Ring and Ring Gap Nomenclature] | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Cincin+planet&oldid=28587835 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28587835 (2025-11-21T12:45:23Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 23.04

Cincin planet adalah cincin yang terdiri dari debu kosmik dan partikel kecil lain yang mengorbit suatu planet dalam daerah berbentuk piringan pipih. Cincin planet yang paling spektakuler adalah yang ada di sekitar planet Saturnus, tetapi tiga raksasa gas lain dalam tata surya (Jupiter, Uranus dan Neptunus) memiliki sistem cincin mereka sendiri.
Laporan terbaru[1][2][3] menyarankan bahwa bulan Saturnus Rea mungkin mempunyai cincinnya sendiri yang tipis, yang menjadikannya satu-satunya bulan yang diketahui memiliki sistem cincin.
Ringkasan
Ada tiga cara terbentuknya cincin-cincin planet (cincin-cincin di sekitar planet) yang telah diajukan: dari material piringan protoplanet yang tadinya berada di dalam batas Roche planet itu dan oleh karenanya tidak mengelompok untuk membentuk bulan; dari reruntuhan bulan yang hancur oleh tabrakan besar; atau dari pecahan-pecahan bulan yang hancur akibat tekanan pasang-surut saat ia lewat di dalam batas Roche planet itu. Kebanyakan cincin diperkirakan tidak stabil dan hilang terhambur dalam hitungan ratusan juta tahun, tetapi tampaknya cincin-cincn Saturnus mungkin cukup tua, berasal dari masa permulaan Tata Surya.[4]
Komposisi partikel cincin beragam; mungkin silikatatau debu es. Batu-batu besar mungkin juga ada, pada tahun 2007 efek pasang-surut dari delapan 'bulan kecil' hanya yang ukurannya beberapa ratus meter yang terdeteksi dalam cincin Saturnus.
Beberapa cincin memiliki "bulan-bulan" gembala, bulan-bulan kecil yang mengorbit dekat tepi luar cincin itu atau dalam celah pada cincin itu. Gravitasi bulan gembala fungsinya menjaga bentuk yang tajam dari cincin itu; material yang berpindah lebih dekat ke orbit bulan gembala itu bisa terlempar balik ke cincin itu, keluar dari sistem, dan bisa pula terkumpul ke bulan itu sendiri.
Beberapa bulan kecil Jupiter terdalam, yaitu Metis dan Adrastea, berada dalam sistem cincin Jupiter sekaligus dalam batas Roche Jupiter.[5] Mungkin bahwa cincin-cincin ini terdiri atas material yang tertarik dari dua bulan ini oleh gaya pasang-surut Jupiter, mungkin difasilitasi oleh tubrukan material cincin pada permukaan mereka.
Cincin neptunus sangat tidak biasa karena pertama mereka tampaknya terdiri atas busur-busur (lingkaran) yang tidak penuh dilihat dari pengamatan di Bumi, tetapi gambar-gambar Voyager 2 menunjukkan mereka merupakan cincin sempurna dengan bongkahan-bongkahan yang terang.[6] Dianggap[7] bahwa pengaruh gravitasi bulan penggembala Galatea dan mungkin bulan-bulan penggembala lain yang belum ditemukan bertanggungjawab atas adanya bongkahan ini.
Pluto tidak diketahui memiliki sistem cincin. Namun, beberapa astronom bepikir bahwa wahana New Horizons mungkin akan menemukan sistem cincin saat ia mengunjungi Pluto tahun 2015.[8]
Juga diprediksikan bahwa Fobos, bulannya Mars, akan pecah dan membentuk cincin planet dalam sekitar 50 juta tahun karena orbitnya yang rendah.[9][10]
Setelah tabrakan dengan Theia dan sebelum pengumpulan menjadi Bulan, diperkirakan dulu Bumi punya sistem cincin.
Perbandingan visual
Pranala luar
Catatan
Pranala luar
Referensi
- ↑ http://www.nasa.gov/mission_pages/cassini/media/rhea20080306.html NASA - Saturn's Moon Rhea Also May Have Rings
- ↑ G. H. Jones. The Dust Halo of Saturn's Largest Icy Moon, Rhea. Science. AAAS. 2008-03-07. Vol. 319 (5868). hlm. 1380–1384. doi:10.1126/science.1151524.
- ↑ E. Lakdawalla. A Ringed Moon of Saturn? Cassini Discovers Possible Rings at Rhea. The Planetary Society web site. Planetary Society. 2008-03-06.
- ↑ Saturn's Rings May Be Old Timers. NASA (News Release 2007-149). December 12, 2007.
- ↑ Gunter Faure, Teresa M. Mensing. Introduction to Planetary Science: The Geological Perspective. Springer. 2007. ISBN 978-1402052330.
- ↑ Miner, Ellis D., Wessen, Randii R., Cuzzi, Jeffrey N. Planetary Ring System. Springer Praxis Books. 2007. ISBN 978-0-387-34177-4.
- ↑ Heikki Salo. Neptune's Partial Rings: Action of Galatea on Self-Gravitating Arc Particles. Science. 1998. Vol. 282. hlm. 1102–1104. doi:10.1126/science.282.5391.1102.
- ↑ Andrew J. Steffl. First Constraints on Rings in the Pluto System.
- ↑ K. A. Holsapple. Equilibrium Configurations of Solid Cohesionless Bodies. Icarus. 2001. Vol. 154 (2). hlm. 432–448. doi:10.1006/icar.2001.6683.
- ↑ Gürtler, J. & Dorschner, J: "Das Sonnensystem", Barth (1993), ISBN 3-335-00281-4
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28587835 (2025-11-21T12:45:23Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.