Lompat ke isi

Baja Damaskus: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28440186; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Baja Damaskus''' adalah [[baja]] tempa dari bilah pedang yang ditempa di [[Timur Dekat]] dari batangan [[besi Wootz]], baik yang diimpor dari [[India Selatan]] atau dibuat di pusat produksi di [[Sri Lanka]] atau [[Provinsi Khorasan|Khorasan]], [[Iran]]. Pedang ini dicirikan oleh pola pita dan bintik-bintik khas yang mengingatkan pada air yang mengalir, terkadang dalam pola "tangga" atau "mawar". Bilah pedang yang dibuat dari baja damaskus dikenal tangguh, tahan terhadap pecah, dan mampu diasah hingga tajam, serta memiliki mata pisau yang ulet.
[[File:Watered_pattern_on_sword_blade1.Iran.JPG|thumb|right|280px|Watered pattern on sword blade1.Iran]]


[[Besi Wootz|Wootz]] (India), Pulad (Persia), Fuladh (Arab), Bulat (Rusia) dan Bintie (Tionghoa) adalah semua nama untuk sejarah karbon ultra-tinggi [[wadah baja]] yang dicirikan oleh segregasi karbida. "Wootz" adalah transliterasi yang keliru dari "utsa" atau "air mancur" dalam [[bahasa Sanskerta]], tetapi, sejak 1794, kata ini telah menjadi kata utama yang digunakan untuk merujuk pada sejarah wadah baja hipereutektoid. Sementara metode penempaan modern dapat mendekati karakteristik baja Damaskus, terutama penampilannya, cara pembuatannya masih belum diketahui dan menjadi subjek penelitian lanjutan.
'''Baja Damaskus''' adalah [[baja]] tempa dari bilah pedang yang ditempa di [[Timur Dekat]] dari batangan [[besi Wootz]], baik yang diimpor dari [[India Selatan]] atau dibuat di pusat produksi di [[Sri Lanka]]<ref>Alan R. Williams The Sword and the Crucible: A History of the Metallurgy of European Swords Up to the 16th Century. ''The Sword and the Crucible''. Brill. 2012. hlm. 30. ISBN 9789004227835.</ref> atau [[Provinsi Khorasan|Khorasan]], [[Iran]].<ref>Bennet Bronson. [https://www.semanticscholar.org/paper/The-making-and-selling-of-wootz%2C-a-crucible-steel-Bronson/6fbe75ffd29d29338808cf55ec430a11e0f5c013 The making and selling of wootz, a crucible steel of India]. ''Archeomaterials''. 1986. Vol. 1. hlm. 1.</ref> Pedang ini dicirikan oleh pola pita dan bintik-bintik khas yang mengingatkan pada air yang mengalir, terkadang dalam pola "tangga" atau "mawar". Bilah pedang yang dibuat dari baja damaskus dikenal tangguh, tahan terhadap pecah, dan mampu diasah hingga tajam, serta memiliki mata pisau yang ulet.<ref>Leo S. Figiel. [https://archive.org/details/ondamascussteel0000figi On Damascus Steel]. Atlantis Arts Press. 1991. hlm. [https://archive.org/details/ondamascussteel0000figi/page/10 10]–11. ISBN 978-0-9628711-0-8.</ref>
 
 
== Referensi ==


[[Besi Wootz|Wootz]] (India), Pulad (Persia), Fuladh (Arab), Bulat (Rusia) dan Bintie (Tionghoa) adalah semua nama untuk sejarah karbon ultra-tinggi [[wadah baja]] yang dicirikan oleh segregasi karbida. "Wootz" adalah transliterasi yang keliru dari "utsa" atau "air mancur" dalam [[bahasa Sanskerta]], tetapi, sejak 1794, kata ini telah menjadi kata utama yang digunakan untuk merujuk pada sejarah wadah baja hipereutektoid.<ref>R. K. Dube. [https://doi.org/10.1007/s11837-014-1154-1 Wootz: Erroneous Transliteration of Sanskrit "Utsa" used for Indian Crucible Steel]. ''JOM''. 2014-11-01. Vol. 66 (11). hlm. 2390–2396. doi:10.1007/s11837-014-1154-1.</ref> Sementara metode penempaan modern dapat mendekati karakteristik baja Damaskus, terutama penampilannya, cara pembuatannya masih belum diketahui dan menjadi subjek penelitian lanjutan.


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
Baris 16: Baris 14:
*
*


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Baja+Damaskus&oldid=28440186 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28440186 (2025-11-13T03:36:27Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Baja+Damaskus&oldid=28440186 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28440186 (2025-11-13T03:36:27Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 23.09

Berkas:Watered pattern on sword blade1.Iran.JPG
Watered pattern on sword blade1.Iran

Baja Damaskus adalah baja tempa dari bilah pedang yang ditempa di Timur Dekat dari batangan besi Wootz, baik yang diimpor dari India Selatan atau dibuat di pusat produksi di Sri Lanka[1] atau Khorasan, Iran.[2] Pedang ini dicirikan oleh pola pita dan bintik-bintik khas yang mengingatkan pada air yang mengalir, terkadang dalam pola "tangga" atau "mawar". Bilah pedang yang dibuat dari baja damaskus dikenal tangguh, tahan terhadap pecah, dan mampu diasah hingga tajam, serta memiliki mata pisau yang ulet.[3]

Wootz (India), Pulad (Persia), Fuladh (Arab), Bulat (Rusia) dan Bintie (Tionghoa) adalah semua nama untuk sejarah karbon ultra-tinggi wadah baja yang dicirikan oleh segregasi karbida. "Wootz" adalah transliterasi yang keliru dari "utsa" atau "air mancur" dalam bahasa Sanskerta, tetapi, sejak 1794, kata ini telah menjadi kata utama yang digunakan untuk merujuk pada sejarah wadah baja hipereutektoid.[4] Sementara metode penempaan modern dapat mendekati karakteristik baja Damaskus, terutama penampilannya, cara pembuatannya masih belum diketahui dan menjadi subjek penelitian lanjutan.

Pranala luar

Referensi

  1. Alan R. Williams The Sword and the Crucible: A History of the Metallurgy of European Swords Up to the 16th Century. The Sword and the Crucible. Brill. 2012. hlm. 30. ISBN 9789004227835.
  2. Bennet Bronson. The making and selling of wootz, a crucible steel of India. Archeomaterials. 1986. Vol. 1. hlm. 1.
  3. Leo S. Figiel. On Damascus Steel. Atlantis Arts Press. 1991. hlm. 10–11. ISBN 978-0-9628711-0-8.
  4. R. K. Dube. Wootz: Erroneous Transliteration of Sanskrit "Utsa" used for Indian Crucible Steel. JOM. 2014-11-01. Vol. 66 (11). hlm. 2390–2396. doi:10.1007/s11837-014-1154-1.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28440186 (2025-11-13T03:36:27Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.