Lompat ke isi

Blowing film: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 24503315; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Blowing film''' adalah suatu proses pembuatan lembaran [[plastik]] dengan menggabungkan proses peniupan (''blowing'') dan ekstrusion (''extrusion''), keunggulan yang dimiliki dari proses blowing ini diantaranya kecepatan, kualitas bagus, dan output yang tinggi. Pada proses blowing film, [[material]] plastik terlebih dahulu dilelehkan pada ''plasticating'' unit, kemudian didorong/extrude menuju ''die''. Dengan perantara die tersebut, munculah semi produk yakni plastik seperti tabung (tube) yang ditarik keluar melalui suatu mekanisme sambil terus menerus ditiup (blowing), dan diteruskan ke peralatan lain yang berkelok-kelok kemudian digulung membentuk suatu gulungan plastik (roll).
'''Blowing film''' adalah suatu proses pembuatan lembaran [[plastik]] dengan menggabungkan proses peniupan (''blowing'') dan ekstrusion (''extrusion''), keunggulan yang dimiliki dari proses blowing ini diantaranya kecepatan, kualitas bagus, dan output yang tinggi.<ref>L. Halász. ''Control Methods in Polymer Processing''. Elsevier. 2012. hlm. 335. ISBN 9780444596949.</ref><ref>S. Furusaki. [https://archive.org/details/expandingworldof02edunse The Expanding World of Chemical Engineering]. 2001. hlm. [https://archive.org/details/expandingworldof02edunse/page/74 74]. ISBN 9781560329176.</ref> Pada proses blowing film, [[material]] plastik terlebih dahulu dilelehkan pada ''plasticating'' unit, kemudian didorong/extrude menuju ''die''.<ref>L. Halász. ''Control Methods in Polymer Processing''. Elsevier. 2012. hlm. 335. ISBN 9780444596949.</ref> Dengan perantara die tersebut, munculah semi produk yakni plastik seperti tabung (tube) yang ditarik keluar melalui suatu mekanisme sambil terus menerus ditiup (blowing), dan diteruskan ke peralatan lain yang berkelok-kelok kemudian digulung membentuk suatu gulungan plastik (roll).<ref>L. Halász. ''Control Methods in Polymer Processing''. Elsevier. 2012. hlm. 335. ISBN 9780444596949.</ref>
Pada dasarnya proses blowing film adalah melelehkan plastik secara terus menerus untuk memproduksi parison ([[selang]])/tube, kemudian meniupnya menjadi plastik lembaran dan mendinginkannya.
Pada dasarnya proses blowing film adalah melelehkan plastik secara terus menerus untuk memproduksi parison ([[selang]])/tube, kemudian meniupnya menjadi plastik lembaran dan mendinginkannya.<ref>L. Halász. ''Control Methods in Polymer Processing''. Elsevier. 2012. hlm. 335. ISBN 9780444596949.</ref>
Selama proses peniupan (blowing), [[angin]] meniup kesegala arah: atas, bawah dan samping.
Selama proses peniupan (blowing), [[angin]] meniup kesegala arah: atas, bawah dan samping.<ref>L. Halász. ''Control Methods in Polymer Processing''. Elsevier. 2012. hlm. 335. ISBN 9780444596949.</ref>
Ketebalan [[balon]] dapat disesuaikan dengan alat pengendali kekencangan tiupan angin juga dengan sepasang [[traksi]] pada alat penggulung guna meningkatkan dan menurunkan kecepatan.
Ketebalan [[balon]] dapat disesuaikan dengan alat pengendali kekencangan tiupan angin juga dengan sepasang [[traksi]] pada alat penggulung guna meningkatkan dan menurunkan kecepatan.<ref>L. Halász. ''Control Methods in Polymer Processing''. Elsevier. 2012. hlm. 335. ISBN 9780444596949.</ref>


== Komponen utama ==
== Komponen utama ==
Baris 11: Baris 11:
# Unit penarik (Pinch draw rollers): Unit penarik terdiri dari roller baja yang dipoles dan roller karet yang digerakkan oleh kemudi (drive) yang dikontrol kecepatan agar sesuai dengan tingkat persyaratan [[produksi]]. Gulungan bisa dibuka dan ditutup oleh penggerak silinder [[udara]]. Hal ini diperlukan dalam operasi untuk menarik dan mengikat tubing agar bisa menjalankan
# Unit penarik (Pinch draw rollers): Unit penarik terdiri dari roller baja yang dipoles dan roller karet yang digerakkan oleh kemudi (drive) yang dikontrol kecepatan agar sesuai dengan tingkat persyaratan [[produksi]]. Gulungan bisa dibuka dan ditutup oleh penggerak silinder [[udara]]. Hal ini diperlukan dalam operasi untuk menarik dan mengikat tubing agar bisa menjalankan
# Bubble collapsing slats
# Bubble collapsing slats
# Winder units
# Winder units<ref>L. Halász. ''Control Methods in Polymer Processing''. Elsevier. 2012. hlm. 335. ISBN 9780444596949.</ref>
 


== Bahan baku yang umum digunakan ==
== Bahan baku yang umum digunakan ==
Baris 20: Baris 19:
* PA ([[Poliamida]])
* PA ([[Poliamida]])


== referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Blowing+film&oldid=24503315 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 24503315 (2023-10-11T07:57:32Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Blowing+film&oldid=24503315 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 24503315 (2023-10-11T07:57:32Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 23.12

Blowing film adalah suatu proses pembuatan lembaran plastik dengan menggabungkan proses peniupan (blowing) dan ekstrusion (extrusion), keunggulan yang dimiliki dari proses blowing ini diantaranya kecepatan, kualitas bagus, dan output yang tinggi.[1][2] Pada proses blowing film, material plastik terlebih dahulu dilelehkan pada plasticating unit, kemudian didorong/extrude menuju die.[3] Dengan perantara die tersebut, munculah semi produk yakni plastik seperti tabung (tube) yang ditarik keluar melalui suatu mekanisme sambil terus menerus ditiup (blowing), dan diteruskan ke peralatan lain yang berkelok-kelok kemudian digulung membentuk suatu gulungan plastik (roll).[4] Pada dasarnya proses blowing film adalah melelehkan plastik secara terus menerus untuk memproduksi parison (selang)/tube, kemudian meniupnya menjadi plastik lembaran dan mendinginkannya.[5] Selama proses peniupan (blowing), angin meniup kesegala arah: atas, bawah dan samping.[6] Ketebalan balon dapat disesuaikan dengan alat pengendali kekencangan tiupan angin juga dengan sepasang traksi pada alat penggulung guna meningkatkan dan menurunkan kecepatan.[7]

Komponen utama

Komponen mesin pada proses blowing film diantaranya:

  1. Ring venturi: menjaga stabitas tiupan angin dan membantu menciptakan tekanan pada balon plastik untuk mengembang lebih besar, kegunaan lainnya adalam membantu mendinginkan balon plastik bagian luar dengan meniupkan udara dingin
  2. Unit pendinginan balon: Membantu mendinginkan balon plastik, baik dari dalam maupun dari luar balon
  3. Cooling and blow-up tower: menara ini terdiri dari unit vertikal untuk membawa gelembung film yang tertiup, menarik menuju ke rol pelipat. Permukaan slat ditutupi bahan silikon rubber untuk meminimalkan risiko meninggalkan bekas lekukan pada permukaan film. unit slat dapat disesuaikan untuk mengendalikan efek pelipatan dengan melakukan perobahan bila terjadi sedikit gangguan pada gelembung yang terbentuk
  4. Unit penarik (Pinch draw rollers): Unit penarik terdiri dari roller baja yang dipoles dan roller karet yang digerakkan oleh kemudi (drive) yang dikontrol kecepatan agar sesuai dengan tingkat persyaratan produksi. Gulungan bisa dibuka dan ditutup oleh penggerak silinder udara. Hal ini diperlukan dalam operasi untuk menarik dan mengikat tubing agar bisa menjalankan
  5. Bubble collapsing slats
  6. Winder units[8]

Bahan baku yang umum digunakan

Referensi

  1. L. Halász. Control Methods in Polymer Processing. Elsevier. 2012. hlm. 335. ISBN 9780444596949.
  2. S. Furusaki. The Expanding World of Chemical Engineering. 2001. hlm. 74. ISBN 9781560329176.
  3. L. Halász. Control Methods in Polymer Processing. Elsevier. 2012. hlm. 335. ISBN 9780444596949.
  4. L. Halász. Control Methods in Polymer Processing. Elsevier. 2012. hlm. 335. ISBN 9780444596949.
  5. L. Halász. Control Methods in Polymer Processing. Elsevier. 2012. hlm. 335. ISBN 9780444596949.
  6. L. Halász. Control Methods in Polymer Processing. Elsevier. 2012. hlm. 335. ISBN 9780444596949.
  7. L. Halász. Control Methods in Polymer Processing. Elsevier. 2012. hlm. 335. ISBN 9780444596949.
  8. L. Halász. Control Methods in Polymer Processing. Elsevier. 2012. hlm. 335. ISBN 9780444596949.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 24503315 (2023-10-11T07:57:32Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.