Lompat ke isi

Scientific Man versus Power Politics: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 12191956; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''''Scientific Man versus Power Politics''''' adalah buku tahun 1946 karya akademisi realis [[Hans Morgenthau]]. Buku ini merupakan karya tulis pertama Morgenthau dan mengandung penjelasan sistematisnya mengenai pemikiran [[realisme (hubungan internasional)|realis]] dan kritik terhadap posisi yang ia sebut "rasionalisme liberal". Morgenthau berpendapat bahwa keyakinan liberalisme terhadap nalar manusia terbukti buruk karena negara seperti Jerman Nazi bisa terbentuk, dan pengutamaan sains dan nalar sebagai jalan menuju perdamaian berarti bahwa negara sudah meninggalkan tradisi kenegaraannya. Buku ini membuat Morgenthau dikenal sebagai pengusung pandangan sifat manusia menurut Hobbes dalam studi hubungan internasional. Meski memaparkan hubungan antara (neo)realisme dan positivisme, ''Scientific Man'' dianggap sebagai kritik terhadap upaya-upaya menempatkan politik dengan dasar 'ilmiah' dalam sejumlah buku seperti ''[[New Aspects of Politics]]'' karya Charles Merriam.
'''''Scientific Man versus Power Politics''''' adalah buku tahun 1946 karya akademisi realis [[Hans Morgenthau]].<ref>Scheuerman, William. "Was Morgenthau a Realist? Revisiting Scientific Man vs. Power Politics" Paper presented at the annual meeting of the ISA's 49th ANNUAL CONVENTION, BRIDGING MULTIPLE DIVIDES, Hilton San Francisco, SAN FRANCISCO, CA, USA, Mar 26, 2008</ref> Buku ini merupakan karya tulis pertama Morgenthau dan mengandung penjelasan sistematisnya mengenai pemikiran [[realisme (hubungan internasional)|realis]] dan kritik terhadap posisi yang ia sebut "rasionalisme liberal".<ref>Martin Griffiths, Steven C. Roach, M. Scott Solomon (2009) ''Fifty Key Thinkers in International Relations'', Abingdon: Routledge, p. 51</ref> Morgenthau berpendapat bahwa keyakinan liberalisme terhadap nalar manusia terbukti buruk karena negara seperti Jerman Nazi bisa terbentuk,<ref>Frankel, Benjamin (1996) ''Realism: Restatements and Renewal'' Chippenham: Frank Cass, p. 4</ref> dan pengutamaan sains dan nalar sebagai jalan menuju perdamaian berarti bahwa negara sudah meninggalkan tradisi kenegaraannya.<ref>Thompson, Kenneth (1996) ''Schools of Thought in International Relations: Interpreters, Issues and Morality'', University of Louisiana State Press, p. 20</ref> Buku ini membuat Morgenthau dikenal sebagai pengusung pandangan sifat manusia menurut Hobbes dalam studi hubungan internasional.<ref>Phythian, Mark (2006) ''The Labour Party, War and International Relations, 1945–2006'', Abingdon: Routledge, p. 34</ref> Meski memaparkan hubungan antara (neo)realisme dan positivisme, ''Scientific Man'' dianggap sebagai kritik terhadap upaya-upaya menempatkan politik dengan dasar 'ilmiah' dalam sejumlah buku seperti ''[[New Aspects of Politics]]'' karya Charles Merriam.<ref>Renggner, Nicholas (2000) ''International Relations, Political Theory, and the Problem of Order: Beyond International Relations Theory?'', London: Routledge, p. 44</ref>


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
Baris 6: Baris 6:


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Scientific+Man+versus+Power+Politics&oldid=12191956 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 12191956 (2017-01-23T20:01:12Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Scientific+Man+versus+Power+Politics&oldid=12191956 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 12191956 (2017-01-23T20:01:12Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 23.14

Scientific Man versus Power Politics adalah buku tahun 1946 karya akademisi realis Hans Morgenthau.[1] Buku ini merupakan karya tulis pertama Morgenthau dan mengandung penjelasan sistematisnya mengenai pemikiran realis dan kritik terhadap posisi yang ia sebut "rasionalisme liberal".[2] Morgenthau berpendapat bahwa keyakinan liberalisme terhadap nalar manusia terbukti buruk karena negara seperti Jerman Nazi bisa terbentuk,[3] dan pengutamaan sains dan nalar sebagai jalan menuju perdamaian berarti bahwa negara sudah meninggalkan tradisi kenegaraannya.[4] Buku ini membuat Morgenthau dikenal sebagai pengusung pandangan sifat manusia menurut Hobbes dalam studi hubungan internasional.[5] Meski memaparkan hubungan antara (neo)realisme dan positivisme, Scientific Man dianggap sebagai kritik terhadap upaya-upaya menempatkan politik dengan dasar 'ilmiah' dalam sejumlah buku seperti New Aspects of Politics karya Charles Merriam.[6]

Lihat pula

Referensi

  1. Scheuerman, William. "Was Morgenthau a Realist? Revisiting Scientific Man vs. Power Politics" Paper presented at the annual meeting of the ISA's 49th ANNUAL CONVENTION, BRIDGING MULTIPLE DIVIDES, Hilton San Francisco, SAN FRANCISCO, CA, USA, Mar 26, 2008
  2. Martin Griffiths, Steven C. Roach, M. Scott Solomon (2009) Fifty Key Thinkers in International Relations, Abingdon: Routledge, p. 51
  3. Frankel, Benjamin (1996) Realism: Restatements and Renewal Chippenham: Frank Cass, p. 4
  4. Thompson, Kenneth (1996) Schools of Thought in International Relations: Interpreters, Issues and Morality, University of Louisiana State Press, p. 20
  5. Phythian, Mark (2006) The Labour Party, War and International Relations, 1945–2006, Abingdon: Routledge, p. 34
  6. Renggner, Nicholas (2000) International Relations, Political Theory, and the Problem of Order: Beyond International Relations Theory?, London: Routledge, p. 44

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 12191956 (2017-01-23T20:01:12Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.