Lompat ke isi

Sutra teratai (kain): Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
Maintenance script (bicara | kontrib)
Pembersihan konten sesuai kebijakan Wiki Unissula
Baris 5: Baris 5:
Sutra teratai Myanmar menggunakan serat dari jenis teratai tertentu yang disebut ''[[Nelumbo nucifera|padonma kya]]'' (ပဒုမ္မာကြာ), yang menghasilkan bunga merah muda yang besar dan harum.<ref>Theingi Myint. [https://themimu.info/sites/themimu.info/files/assessment_file_attachments/Final_Report_Lotus_Fiber_Study.pdf Lotus Fiber Value Chain in Myanmar]. Regional BioTrade Project. 2018.</ref> Batang teratai bersumber dari [[Danau Inle]] [[Negara Bagian Shan]], dan di seluruh Myanmar, termasuk [[Wilayah Mandalay]] ([[Danau Sunye]] di [[Kotapraja Sintgaing|Kotapraja Sintkaing]]); [[Wilayah Bago]] (Danau Inma di [[Kotapraja Thegon]]); [[Wilayah Magway]] ([[Danau Wetthe|Wetthe]] dan Danau-Danau Alami Salin di Kotapraja Salin); [[Wilayah Sagaing]] (Danau Kandaunggyi di [[Taze, Myanmar|Kotapraja Taze]]).<ref>Theingi Myint. [https://themimu.info/sites/themimu.info/files/assessment_file_attachments/Final_Report_Lotus_Fiber_Study.pdf Lotus Fiber Value Chain in Myanmar]. Regional BioTrade Project. 2018.</ref>
Sutra teratai Myanmar menggunakan serat dari jenis teratai tertentu yang disebut ''[[Nelumbo nucifera|padonma kya]]'' (ပဒုမ္မာကြာ), yang menghasilkan bunga merah muda yang besar dan harum.<ref>Theingi Myint. [https://themimu.info/sites/themimu.info/files/assessment_file_attachments/Final_Report_Lotus_Fiber_Study.pdf Lotus Fiber Value Chain in Myanmar]. Regional BioTrade Project. 2018.</ref> Batang teratai bersumber dari [[Danau Inle]] [[Negara Bagian Shan]], dan di seluruh Myanmar, termasuk [[Wilayah Mandalay]] ([[Danau Sunye]] di [[Kotapraja Sintgaing|Kotapraja Sintkaing]]); [[Wilayah Bago]] (Danau Inma di [[Kotapraja Thegon]]); [[Wilayah Magway]] ([[Danau Wetthe|Wetthe]] dan Danau-Danau Alami Salin di Kotapraja Salin); [[Wilayah Sagaing]] (Danau Kandaunggyi di [[Taze, Myanmar|Kotapraja Taze]]).<ref>Theingi Myint. [https://themimu.info/sites/themimu.info/files/assessment_file_attachments/Final_Report_Lotus_Fiber_Study.pdf Lotus Fiber Value Chain in Myanmar]. Regional BioTrade Project. 2018.</ref>


== Sejarah ==
Tenun sutra teratai berasal dari [[Danau Inle]] di [[Negara Bagian Shan]], [[Myanmar]]. Tenun teratai ditemukan oleh seorang wanita etnis [[Intha]] bernama Sa Oo di desa Kyaingkhan pada awal 1900-an.<ref>Theingi Myint. [https://themimu.info/sites/themimu.info/files/assessment_file_attachments/Final_Report_Lotus_Fiber_Study.pdf Lotus Fiber Value Chain in Myanmar]. Regional BioTrade Project. 2018.</ref><ref>Chaw Su Hlaing. [https://www.dagonuniversity.edu.mm/wp-content/uploads/2017/04/10-Anthropology-1.pdf Lotus Robe in Kyaing Khan Village Innlay Lake, Shan State (South): An Anthropological Perspective]. ''Dagon University Research Journal''. 2016. Vol. 7. hlm. 91-102.</ref> Dia pertama kali menenun [[Kasaya|jubah biara Buddha]] menggunakan serat teratai, yang disebut ''kya thingan'' (ကြာသင်္ကန်း), sebagai persembahan kepada kepala vihara setempat, dan mempersembahkan jubah monastik yang serupa kepada patung Buddha utama di [[Hpaung Daw U Pagoda|Pagoda Phaung Taw Oo]].<ref>Theingi Myint. [https://themimu.info/sites/themimu.info/files/assessment_file_attachments/Final_Report_Lotus_Fiber_Study.pdf Lotus Fiber Value Chain in Myanmar]. Regional BioTrade Project. 2018.</ref> Tradisi menenun jubah memiliki sejarah panjang di Myanmar; selama [[festival Tazaungdaing]], kompetisi menenun jubah diadakan di seluruh [[Pagoda Burma|pagoda utama Burma]].


Praktik menenun punah setelah kematiannya, dan kemudian dihidupkan kembali oleh kerabatnya, Tun Yee dan Ohn Kyi, yang memulai koperasi untuk memodernisasi dan mensistematisasikan praktik menenun.<ref>Theingi Myint. [https://themimu.info/sites/themimu.info/files/assessment_file_attachments/Final_Report_Lotus_Fiber_Study.pdf Lotus Fiber Value Chain in Myanmar]. Regional BioTrade Project. 2018.</ref>
Praktik menenun punah setelah kematiannya, dan kemudian dihidupkan kembali oleh kerabatnya, Tun Yee dan Ohn Kyi, yang memulai koperasi untuk memodernisasi dan mensistematisasikan praktik menenun.<ref>Theingi Myint. [https://themimu.info/sites/themimu.info/files/assessment_file_attachments/Final_Report_Lotus_Fiber_Study.pdf Lotus Fiber Value Chain in Myanmar]. Regional BioTrade Project. 2018.</ref>

Revisi per 9 September 2026 06.37

Nelumbo nucifera1romainguy

Sutra teratai ( atau , ) adalah jenis tekstil yang diproduksi menggunakan serat batang teratai yang halus. Kain ini pertama kali berasal dari Myanmar, dan sekarang juga ditenun oleh industri rumahan skala kecil di Vietnam.[1][2] Karena kerumitan dan sifat padat karya dari menenun serat teratai, sutra teratai dianggap sebagai salah satu kain paling mahal di dunia.[3][4]

Sutra teratai Myanmar menggunakan serat dari jenis teratai tertentu yang disebut padonma kya (ပဒုမ္မာကြာ), yang menghasilkan bunga merah muda yang besar dan harum.[5] Batang teratai bersumber dari Danau Inle Negara Bagian Shan, dan di seluruh Myanmar, termasuk Wilayah Mandalay (Danau Sunye di Kotapraja Sintkaing); Wilayah Bago (Danau Inma di Kotapraja Thegon); Wilayah Magway (Wetthe dan Danau-Danau Alami Salin di Kotapraja Salin); Wilayah Sagaing (Danau Kandaunggyi di Kotapraja Taze).[6]


Praktik menenun punah setelah kematiannya, dan kemudian dihidupkan kembali oleh kerabatnya, Tun Yee dan Ohn Kyi, yang memulai koperasi untuk memodernisasi dan mensistematisasikan praktik menenun.[7]

Pada tahun 2017, Phan Thi Thuan, seorang penenun di dekat Hanoi, memperkenalkan praktik menenun ke Vietnam.[8]

Penggunaan

Sutra teratai pertama kali digunakan untuk menenun jubah biara sebagai persembahan kepada patung Buddha atau biksu Buddha, tetapi sekarang juga digunakan untuk berbagai jenis pakaian, termasuk syal dan topi.[9] Loro Piana, sebuah perusahaan pakaian mewah, telah mengimpor sutra lotus Myanmar untuk memproduksi jaket dan produk pakaian lainnya sejak 2010.[10]

Referensi

  1. Charlie Floyd. Lotus silk is one of the rarest fabrics in the world, but what makes it so expensive?. Business Insider.
  2. Fabric of Success: How ‘Lotus Silk’ Is Weaving Its Way Into Vietnam. Agence France-Presse. 2020-08-28.
  3. Charlie Floyd. Lotus silk is one of the rarest fabrics in the world, but what makes it so expensive?. Business Insider.
  4. Lei Lei Win. Lotus weaving. The Encyclopedia of Crafts in WCC-Asia Pacific Region (EC-APR).
  5. Theingi Myint. Lotus Fiber Value Chain in Myanmar. Regional BioTrade Project. 2018.
  6. Theingi Myint. Lotus Fiber Value Chain in Myanmar. Regional BioTrade Project. 2018.
  7. Theingi Myint. Lotus Fiber Value Chain in Myanmar. Regional BioTrade Project. 2018.
  8. Fabric of Success: How ‘Lotus Silk’ Is Weaving Its Way Into Vietnam. Agence France-Presse. 2020-08-28.
  9. Theingi Myint. Lotus Fiber Value Chain in Myanmar. Regional BioTrade Project. 2018.
  10. Christina Binkley. New Luxury Frontier: A $5,600 Lotus Jacket. Wall Street Journal. 2010-11-03.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 23128594 (2023-03-18T06:24:08Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.