Alotrop karbon: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28407314; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[Karbon]] mampu membentuk banyak [[Alotropi|alotrop]] karena bilangan [[valensi]] yang dimiliki oleh atom karbon. Salah satu alotrop karbon yang umum dikenal adalah [[Intan|berlian]] dan [[grafit]]. Akhir-akhir ini, semakin banyak jenis alotrop karbon baru yang diteliti dan ditemukan. Salah satunya seperti [[Bukminsterfulerena|buckminsterfullerene]] (berbentuk bola), [[Grafena|graphene]] (berbentuk lembaran), [[Tabung nano karbon|nanotube]], nanobuds dan nanoribbons. Terdapat jenis alotrop karbon lainnya yang terbentuk pada suhu dan tekanan sangat tinggi. | [[Karbon]] mampu membentuk banyak [[Alotropi|alotrop]] karena bilangan [[valensi]] yang dimiliki oleh atom karbon. Salah satu alotrop karbon yang umum dikenal adalah [[Intan|berlian]] dan [[grafit]]. Akhir-akhir ini, semakin banyak jenis alotrop karbon baru yang diteliti dan ditemukan. Salah satunya seperti [[Bukminsterfulerena|buckminsterfullerene]] (berbentuk bola), [[Grafena|graphene]] (berbentuk lembaran), [[Tabung nano karbon|nanotube]], nanobuds dan nanoribbons. Terdapat jenis alotrop karbon lainnya yang terbentuk pada suhu dan tekanan sangat tinggi. | ||
== Berlian == | == Berlian == | ||
'''Berlian''' adalah salah satu alotrop karbon yang umum dikenal. Dengan tingkat [[Kekerasan (fisika)|kekerasan]] yang tinggi dan tingkat [[Dispersi|dispersi cahaya]] yang tinggi, berlian dimanfaatkan untuk keperluan industri dan perhiasan. Berlian adalah [[mineral]] alami yang terkeras. Tak ada bahan alami lainnya yang dapat memotong atau menggores berlian, kecuali berlian lain. | '''Berlian''' adalah salah satu alotrop karbon yang umum dikenal. Dengan tingkat [[Kekerasan (fisika)|kekerasan]] yang tinggi dan tingkat [[Dispersi|dispersi cahaya]] yang tinggi, berlian dimanfaatkan untuk keperluan industri dan perhiasan. Berlian adalah [[mineral]] alami yang terkeras. Tak ada bahan alami lainnya yang dapat memotong atau menggores berlian, kecuali berlian lain. | ||
== Grafit == | == Grafit == | ||
| Baris 11: | Baris 9: | ||
== Karbon amorf == | == Karbon amorf == | ||
'''Karbon amorf''' adalah [[karbon]] yang tidak memiliki struktur [[kristal]]. | '''Karbon amorf''' adalah [[karbon]] yang tidak memiliki struktur [[kristal]]. | ||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Alotrop+karbon&oldid=28407314 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28407314 (2025-11-11T05:15:15Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Alotrop+karbon&oldid=28407314 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28407314 (2025-11-11T05:15:15Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 04.07
Karbon mampu membentuk banyak alotrop karena bilangan valensi yang dimiliki oleh atom karbon. Salah satu alotrop karbon yang umum dikenal adalah berlian dan grafit. Akhir-akhir ini, semakin banyak jenis alotrop karbon baru yang diteliti dan ditemukan. Salah satunya seperti buckminsterfullerene (berbentuk bola), graphene (berbentuk lembaran), nanotube, nanobuds dan nanoribbons. Terdapat jenis alotrop karbon lainnya yang terbentuk pada suhu dan tekanan sangat tinggi.
Berlian
Berlian adalah salah satu alotrop karbon yang umum dikenal. Dengan tingkat kekerasan yang tinggi dan tingkat dispersi cahaya yang tinggi, berlian dimanfaatkan untuk keperluan industri dan perhiasan. Berlian adalah mineral alami yang terkeras. Tak ada bahan alami lainnya yang dapat memotong atau menggores berlian, kecuali berlian lain.
Grafit
Grafit, yang dinamai oleh Abraham Gottlob Werner pada tahun 1789, dari bahasa yunani γράφειν (graphein, "menggambar/menulis", untuk digunakan dalam pensil) adalah salah satu alotrop karbon yang paling umum. Tidak seperti berlian, grafit adalah penghantar listrik. . Selain itu, di dalam kondisi standar, grafit merupakan bentuk yang paling stabil dari karbon. Oleh karena itu, hal ini digunakan dalam bidang ilmu termokimia sebagai standar untuk mendefinisikan kalor pembentukan dari senyawa karbon.
Karbon amorf
Karbon amorf adalah karbon yang tidak memiliki struktur kristal.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28407314 (2025-11-11T05:15:15Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.