Sistem pemrosesan transaksi: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28078891; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Sistem pemrosesan transaksi''' adalah bagian dari [[sistem informasi]] yang mengadakan pencatatan transaksi rutin harian yang diperlukan untuk menjalankan [[bisnis]]. Contohnya ialah pencatatan pesanan penjualan, pemesanan hotel, penggajian, pencatatan karyawan dan pengiriman. | '''Sistem pemrosesan transaksi''' adalah bagian dari [[sistem informasi]] yang mengadakan pencatatan transaksi rutin harian yang diperlukan untuk menjalankan [[bisnis]]. Contohnya ialah pencatatan pesanan penjualan, pemesanan hotel, penggajian, pencatatan karyawan dan pengiriman.<ref>Kenneth C. Laudon dan Jane P. Laudon. ''Sistem Informasi Manajemen, Buku 1 (edisi 10)''. Jakarta: Salemba Empat.</ref> | ||
Tujuan utama dari sistem pada tingkat ini adalah untuk menjawab pertanyaan rutin dan melacak arus transaksi yang melalui organisasi. Pada tingkat operasional, tugas, sumber daya, dan tujuan ditentukan sebelumnya dan sangat terstruktur. Contohnya pada keputusan untuk memberikan kredit kepada pelanggan yang dilakukan oleh pengawas tingkat yang lebih rendah sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan sebelumnya. Pada kondisi ini, diadakan penentuan mengenai pemenuhan kriteria pelanggan. | Tujuan utama dari sistem pada tingkat ini adalah untuk menjawab pertanyaan rutin dan melacak arus transaksi yang melalui organisasi. Pada tingkat operasional, tugas, sumber daya, dan tujuan ditentukan sebelumnya dan sangat terstruktur. Contohnya pada keputusan untuk memberikan kredit kepada pelanggan yang dilakukan oleh pengawas tingkat yang lebih rendah sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan sebelumnya. Pada kondisi ini, diadakan penentuan mengenai pemenuhan kriteria pelanggan.<ref>Kenneth C. Laudon dan Jane P. Laudon. ''Sistem Informasi Manajemen, Buku 1 (edisi 10)''. Jakarta: Salemba Empat.</ref> | ||
Manajer butuh sistem untuk memonitor status operasional internal dan hubungan perusahaan dengan lingkungan eksternal. Sistem pemrosesan transaksi juga merupakan pembuat utama informasi bagi jenis sistem lainnya. Sistem pemrosesan transaksi sering kali sangat penting bagi bisnis sehingga kegagalan sistem selama beberapa jam dapat mengakibatkan [[kebangkrutan]] perusahaan dan mungkin perusahaan lain yang berhubungan dengannya. | Manajer butuh sistem untuk memonitor status operasional internal dan hubungan perusahaan dengan lingkungan eksternal. Sistem pemrosesan transaksi juga merupakan pembuat utama informasi bagi jenis sistem lainnya. Sistem pemrosesan transaksi sering kali sangat penting bagi bisnis sehingga kegagalan sistem selama beberapa jam dapat mengakibatkan [[kebangkrutan]] perusahaan dan mungkin perusahaan lain yang berhubungan dengannya.<ref>Kenneth C. Laudon dan Jane P. Laudon. ''Sistem Informasi Manajemen, Buku 1 (edisi 10)''. Jakarta: Salemba Empat.</ref> | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sistem+pemrosesan+transaksi&oldid=28078891 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28078891 (2025-10-17T18:38:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sistem+pemrosesan+transaksi&oldid=28078891 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28078891 (2025-10-17T18:38:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 23 Agustus 2026 13.55
Sistem pemrosesan transaksi adalah bagian dari sistem informasi yang mengadakan pencatatan transaksi rutin harian yang diperlukan untuk menjalankan bisnis. Contohnya ialah pencatatan pesanan penjualan, pemesanan hotel, penggajian, pencatatan karyawan dan pengiriman.[1]
Tujuan utama dari sistem pada tingkat ini adalah untuk menjawab pertanyaan rutin dan melacak arus transaksi yang melalui organisasi. Pada tingkat operasional, tugas, sumber daya, dan tujuan ditentukan sebelumnya dan sangat terstruktur. Contohnya pada keputusan untuk memberikan kredit kepada pelanggan yang dilakukan oleh pengawas tingkat yang lebih rendah sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan sebelumnya. Pada kondisi ini, diadakan penentuan mengenai pemenuhan kriteria pelanggan.[2]
Manajer butuh sistem untuk memonitor status operasional internal dan hubungan perusahaan dengan lingkungan eksternal. Sistem pemrosesan transaksi juga merupakan pembuat utama informasi bagi jenis sistem lainnya. Sistem pemrosesan transaksi sering kali sangat penting bagi bisnis sehingga kegagalan sistem selama beberapa jam dapat mengakibatkan kebangkrutan perusahaan dan mungkin perusahaan lain yang berhubungan dengannya.[3]
Referensi
- ↑ Kenneth C. Laudon dan Jane P. Laudon. Sistem Informasi Manajemen, Buku 1 (edisi 10). Jakarta: Salemba Empat.
- ↑ Kenneth C. Laudon dan Jane P. Laudon. Sistem Informasi Manajemen, Buku 1 (edisi 10). Jakarta: Salemba Empat.
- ↑ Kenneth C. Laudon dan Jane P. Laudon. Sistem Informasi Manajemen, Buku 1 (edisi 10). Jakarta: Salemba Empat.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28078891 (2025-10-17T18:38:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.