Suhu kamar: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29535414; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Mercury_Thermometer.jpg|thumb|right|280px|Mercury Thermometer]] | |||
Secara umum, '''suhu kamar''', '''suhu ruang''', atau '''suhu ruangan''' () menunjukkan kisaran [[suhu]] udara yang menurut kebanyakan orang nyaman di dalam ruangan saat mengenakan [[pakaian]] biasa. Suhu yang nyaman dapat melampaui kisaran ini tergantung pada [[kelembapan]], [[Distribusi udara kamar|sirkulasi udara]], dan faktor-faktor lainnya. | Secara umum, '''suhu kamar''', '''suhu ruang''', atau '''suhu ruangan''' () menunjukkan kisaran [[suhu]] udara yang menurut kebanyakan orang nyaman di dalam ruangan saat mengenakan [[pakaian]] biasa. Suhu yang nyaman dapat melampaui kisaran ini tergantung pada [[kelembapan]], [[Distribusi udara kamar|sirkulasi udara]], dan faktor-faktor lainnya. | ||
| Baris 6: | Baris 8: | ||
==Suhu nyaman== | ==Suhu nyaman== | ||
Suhu nyaman dapat dipertukarkan dengan suhu netral dalam literatur ilmiah, yang dapat dihitung melalui analisis regresi antara suara sensasi termal (''thermal sensation vote'') dan suhu dalam ruangan. Suhu netral adalah solusi dari model regresi yang dihasilkan dengan menetapkan suara sensasi termal sebagai nol. ''[[The American Heritage Dictionary of the English Language]]'' mengidentifikasi suhu kamar sekitar ,<ref>[https://ahdictionary.com/word/search.html?q=room+temperature The American Heritage Dictionary of the English Language]. 2014.</ref> sedangkan ''[[Oxford English Dictionary]]'' menyatakan bahwa "secara konvensional dianggap sekitar ".<ref>Oxford English Dictionary, Edisi 3, November 2010), sub-entri ''room''.</ref> | |||
Suhu kamar yang ideal sangat bervariasi tergantung pada [[iklim]] di sekitarnya. Penelitian dari [[Indonesia]] telah menunjukkan bahwa kisaran suhu nyaman adalah untuk penduduk setempat.<ref>Tri Harso Karyono. ''Predicting Comfort Temperature in Indonesia, an Initial Step to Reduce Cooling Energy Consumption''. ''Buildings''. School of Architecture, Tanri Abeng University, Jalan Swadarma Raya No 58, Pesanggarahan, Jakarta 12250, Indonesia. 21 Juli 2015. Vol. 5 (3). hlm. 802–813. doi:10.3390/buildings5030802.</ref> Penelitian dari [[Nigeria]] menunjukkan kisaran suhu nyaman adalah , sejuk nyaman , dan hangat nyaman .<ref>L. Kayode Komolafe. [https://www.ajol.info/index.php/gjes/article/view/2407#:~:text=Frequency%20distribution%20of%20air%20temperatures,warm%20between%20280C%20and%20300C. Analysis of thermal comfort in Lagos, Nigeria]. ''Global Journal of Environmental Sciences''. 2003. Vol. 2. hlm. 59–65. doi:10.4314/gjes.v2i1.2407.</ref> Sebuah studi lapangan yang dilakukan di [[Hyderabad|Hyderabad, India]] menghasilkan rentang suhu nyaman dengan rata-rata .<ref>Madhavi Indraganti. [https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0360132309001760 Using the adaptive model of thermal comfort for obtaining indoor neutral temperature: Findings from a field study in Hyderabad, India]. ''Building and Environment''. 16 Juli 2009. Vol. 45 (3). hlm. 519–536. doi:10.1016/j.buildenv.2009.07.006.</ref> Sebuah penelitian yang dilakukan di [[Jaipur|Jaipur, India]] pada pria muda yang sehat menunjukkan bahwa suhu kenyamanan termal netral dianalisis sebesar , meskipun kisarannya adalah .<ref>Shivraj Dhaka. [https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0360132313001200 Assessment of thermal environmental conditions and quantification of thermal adaptation in naturally ventilated buildings in composite climate of India]. ''Building and Environment''. Department of Mechanical Engineering, Malaviya National Institute of Technology Jaipur, India. 13 Desember 2014. Vol. 66. hlm. 42–53. doi:10.1016/j.buildenv.2013.04.015.</ref> | |||
Suhu kamar yang ideal sangat bervariasi tergantung pada [[iklim]] di sekitarnya. Penelitian dari [[Indonesia]] telah menunjukkan bahwa kisaran suhu nyaman adalah untuk penduduk setempat. Penelitian dari [[Nigeria]] menunjukkan kisaran suhu nyaman adalah , sejuk nyaman , dan hangat nyaman . Sebuah studi lapangan yang dilakukan di [[Hyderabad|Hyderabad, India]] menghasilkan rentang suhu nyaman dengan rata-rata . Sebuah penelitian yang dilakukan di [[Jaipur|Jaipur, India]] pada pria muda yang sehat menunjukkan bahwa suhu kenyamanan termal netral dianalisis sebesar , meskipun kisarannya adalah . | |||
Orang-orang sangat sensitif terhadap perbedaan suhu lingkungan yang kecil sekalipun. Pada suhu , perbedaan sebesar dapat dideteksi antara suhu dua ruangan. | Orang-orang sangat sensitif terhadap perbedaan suhu lingkungan yang kecil sekalipun. Pada suhu , perbedaan sebesar dapat dideteksi antara suhu dua ruangan.<ref>Laura Battistel. ''An investigation on humans' sensitivity to environmental temperature''. ''Scientific Reports''. 2023. Vol. 13 (1). hlm. 21353. doi:10.1038/s41598-023-47880-5.</ref> | ||
Karena variasi kelembapan dan (kemungkinan) pakaian, rekomendasi untuk musim panas dan musim dingin dapat bervariasi; kisaran suhu yang disarankan untuk musim panas adalah , sedangkan untuk musim dingin adalah . Beberapa penelitian menunjukkan bahwa preferensi kenyamanan termal pria dan wanita mungkin berbeda secara signifikan, dengan wanita pada umumnya lebih menyukai suhu sekitar yang lebih tinggi. | Karena variasi kelembapan dan (kemungkinan) pakaian, rekomendasi untuk musim panas dan musim dingin dapat bervariasi; kisaran suhu yang disarankan untuk musim panas adalah , sedangkan untuk musim dingin adalah .<ref>H. E. Burroughs. [https://books.google.com/books?id=KBbHmp2yisEC&q=+ASHRAE++%22recommended+temperatures%22&pg=PA149 Managing Indoor Air Quality]. Fairmont Press. 2011. hlm. 149–151. ISBN 9780881736618.</ref> Beberapa penelitian menunjukkan bahwa preferensi kenyamanan termal pria dan wanita mungkin berbeda secara signifikan, dengan wanita pada umumnya lebih menyukai suhu sekitar yang lebih tinggi.<ref>MY Beshir. [https://archive.org/details/sim_applied-ergonomics_1981-03_12_1/page/n30 Comparison between male and female subjective estimates of thermal effects and sensations]. ''Applied Ergonomics''. Maret 1981. Vol. 12 (1). hlm. 29–33. doi:10.1016/0003-6870(81)90091-0.</ref><ref>Sami Karjalainen. ''Gender differences in thermal comfort and use of thermostats in everyday thermal environments''. ''Building and Environment''. April 2007. Vol. 42 (4). hlm. 1594–1603. doi:10.1016/j.buildenv.2006.01.009.</ref><ref>Boris Kingma. ''Energy consumption in buildings and female thermal demand''. ''Nature Climate Change''. Agustus 2015. Vol. 5 (12). hlm. 1054–1056. doi:10.1038/nclimate2741.</ref> | ||
Di masa lalu, suhu rumah biasanya dijaga di bawah tingkat kenyamanan; sebuah penelitian di [[Britania Raya]] tahun 1978 menemukan suhu rumah dalam ruangan rata-rata adalah , sementara Jepang pada tahun 1980 memiliki suhu rumah rata-rata hingga . | Di masa lalu, suhu rumah biasanya dijaga di bawah tingkat kenyamanan; sebuah penelitian di [[Britania Raya]] tahun 1978 menemukan suhu rumah dalam ruangan rata-rata adalah , sementara Jepang pada tahun 1980 memiliki suhu rumah rata-rata hingga .<ref>A. Mavrogianni. ''Historic Variations in Winter Indoor Domestic Temperatures and Potential Implications for Body Weight Gain''. ''Indoor and Built Environment''. 2 Juni 2021. Vol. 22 (2). hlm. 360–375. doi:10.1177/1420326X11425966.</ref> | ||
Suhu kamar dapat dipertahankan di atas suhu nyaman saat cuaca panas, atau di bawahnya saat cuaca dingin, jika diperlukan karena pertimbangan biaya atau masalah praktis (misalnya kurangnya AC atau biaya pemanas yang relatif tinggi). | Suhu kamar dapat dipertahankan di atas suhu nyaman saat cuaca panas, atau di bawahnya saat cuaca dingin, jika diperlukan karena pertimbangan biaya atau masalah praktis (misalnya kurangnya AC atau biaya pemanas yang relatif tinggi). | ||
==Dampak kesehatan== | ==Dampak kesehatan== | ||
Pada tahun 1987, [[Organisasi Kesehatan Dunia]] (WHO) menemukan bahwa suhu dalam ruangan yang nyaman () tidak dikaitkan dengan risiko kesehatan bagi orang dewasa yang sehat dengan pakaian yang sesuai, kelembapan, dan faktor lainnya. Untuk bayi, lansia, dan mereka yang memiliki masalah kesehatan yang signifikan, suhu minimal direkomendasikan. Suhu yang lebih rendah dari dengan kelembapan di atas 65% dikaitkan dengan bahaya pernapasan termasuk alergi.<ref>World Health Organization. Environmental Health in Rural and Urban Development and Housing Unit. [https://apps.who.int/iris/bitstream/handle/10665/62723/WHO_EHE_RUD_90.2.pdf#page=17 Indoor environment : health aspects of air quality, thermal environment, light and noise]. 1990. hlm. 17.</ref><ref>Megan Lane. [https://www.bbc.co.uk/news/magazine-12606943 BBC News Magazine: How warm is your home]. ''BBC News''. 3 Maret 2011.</ref> | |||
Pada tahun 1987, [[Organisasi Kesehatan Dunia]] (WHO) menemukan bahwa suhu dalam ruangan yang nyaman () tidak dikaitkan dengan risiko kesehatan bagi orang dewasa yang sehat dengan pakaian yang sesuai, kelembapan, dan faktor lainnya. Untuk bayi, lansia, dan mereka yang memiliki masalah kesehatan yang signifikan, suhu minimal direkomendasikan. Suhu yang lebih rendah dari dengan kelembapan di atas 65% dikaitkan dengan bahaya pernapasan termasuk alergi. | |||
Pedoman WHO tahun 2018 memberikan rekomendasi kuat bahwa suhu minimum adalah "suhu dalam ruangan yang aman dan seimbang untuk melindungi kesehatan masyarakat umum selama musim dingin". Suhu minimum yang lebih tinggi mungkin diperlukan untuk kelompok rentan termasuk anak-anak, lansia, dan orang-orang dengan penyakit kardiorespirasi dan penyakit kronis lainnya. Namun, rekomendasi mengenai risiko paparan suhu tinggi dalam ruangan hanya bersifat "kondisional". Suhu tinggi dengan risiko minimal berkisar antara tergantung pada wilayahnya, dengan suhu maksimum yang dapat diterima antara . | Pedoman WHO tahun 2018 memberikan rekomendasi kuat bahwa suhu minimum adalah "suhu dalam ruangan yang aman dan seimbang untuk melindungi kesehatan masyarakat umum selama musim dingin". Suhu minimum yang lebih tinggi mungkin diperlukan untuk kelompok rentan termasuk anak-anak, lansia, dan orang-orang dengan penyakit kardiorespirasi dan penyakit kronis lainnya. Namun, rekomendasi mengenai risiko paparan suhu tinggi dalam ruangan hanya bersifat "kondisional". Suhu tinggi dengan risiko minimal berkisar antara tergantung pada wilayahnya, dengan suhu maksimum yang dapat diterima antara . | ||
==Definisi dalam ilmu dan industri== | ==Definisi dalam ilmu dan industri== | ||
Beberapa kisaran suhu didefinisikan sebagai ''suhu kamar'' untuk produk dan proses tertentu dalam industri, ilmu, standar, dan barang konsumsi. Misalnya, untuk pengiriman dan penyimpanan [[medikasi|obat-obatan]], ''[[United States Pharmacopeia]]-National Formulary'' (USP-NF) mendefinisikan ''suhu kamar terkendali'' antara , dengan perubahan antara yang diizinkan, asalkan [[suhu kinetik rata-rata]] tidak melebihi . ''[[European Pharmacopoeia]]'' mendefinisikannya hanya sebagai , dan ''[[Japanese Pharmacopeia]]'' mendefinisikan "suhu biasa" sebagai , dengan suhu kamar . [[Merriam-Webster]] memberikan definisi medis kisaran sebagai kisaran yang sesuai untuk ditempati manusia, dan di mana eksperimen [[Laboratorium|laboratoriu]]<nowiki/>m biasanya dilakukan. | Beberapa kisaran suhu didefinisikan sebagai ''suhu kamar'' untuk produk dan proses tertentu dalam industri, ilmu, standar, dan barang konsumsi. Misalnya, untuk pengiriman dan penyimpanan [[medikasi|obat-obatan]], ''[[United States Pharmacopeia]]-National Formulary'' (USP-NF) mendefinisikan ''suhu kamar terkendali'' antara , dengan perubahan antara yang diizinkan, asalkan [[suhu kinetik rata-rata]] tidak melebihi .<ref>[http://www.uspnf.com/sites/default/files/usp_pdf/EN/USPNF/revisions/659_rb_notice.pdf General Chapter Packaging and Storage Requirements]. ''United States Pharmacopeia''. 1 Mei 2017.</ref> ''[[European Pharmacopoeia]]'' mendefinisikannya hanya sebagai , dan ''[[Japanese Pharmacopeia]]'' mendefinisikan "suhu biasa" sebagai , dengan suhu kamar .<ref>[https://www.gmp-compliance.org/gmp-news/what-are-the-regulatory-definitions-for-ambient-room-temperature-and-cold-chain What are the regulatory Definitions for "Ambient", "Room Temperature" and "Cold Chain"?]. ''ECA Academy''. 2 Maret 2017.</ref><ref>Shein-Chung Chow. [https://books.google.com/books?id=x9XccGzr4wIC&q=%22room+temperature%22+definition&pg=PA7 Statistical Design and Analysis of Stability Studies]. CRC Press. 2007. hlm. 7. ISBN 9781584889069.</ref> [[Merriam-Webster]] memberikan definisi medis kisaran sebagai kisaran yang sesuai untuk ditempati manusia, dan di mana eksperimen [[Laboratorium|laboratoriu]]<nowiki/>m biasanya dilakukan.<ref>[http://www.merriam-webster.com/medical/room%20temperature Merriam Webster's Medical Dictionary]. 2016.</ref> | ||
==Lihat pula== | ==Lihat pula== | ||
| Baris 34: | Baris 33: | ||
* [[Kualitas udara dalam ruangan]] | * [[Kualitas udara dalam ruangan]] | ||
==Referensi== | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Suhu+kamar&oldid=29535414 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29535414 (2026-08-07T03:19:16Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 08.57

Secara umum, suhu kamar, suhu ruang, atau suhu ruangan () menunjukkan kisaran suhu udara yang menurut kebanyakan orang nyaman di dalam ruangan saat mengenakan pakaian biasa. Suhu yang nyaman dapat melampaui kisaran ini tergantung pada kelembapan, sirkulasi udara, dan faktor-faktor lainnya.
Dalam bidang-bidang tertentu, seperti ilmu dan perekayasaan, dan dalam konteks tertentu, suhu kamar dapat memiliki arti (seperti kisaran yang disepakati) yang berbeda-beda. Sebagai perbandingan, suhu sekitar atau suhu ambien () adalah suhu udara (atau media dan lingkungan lain) yang sebenarnya, seperti yang diukur dengan termometer, di tempat tertentu. Suhu sekitar (misalnya ruangan yang tidak dipanaskan saat musim dingin) mungkin sangat berbeda dari suhu kamar yang ideal.
Makanan dan minuman dapat disajikan pada "suhu kamar", yang berarti tidak dipanaskan atau didinginkan.
Suhu nyaman
Suhu nyaman dapat dipertukarkan dengan suhu netral dalam literatur ilmiah, yang dapat dihitung melalui analisis regresi antara suara sensasi termal (thermal sensation vote) dan suhu dalam ruangan. Suhu netral adalah solusi dari model regresi yang dihasilkan dengan menetapkan suara sensasi termal sebagai nol. The American Heritage Dictionary of the English Language mengidentifikasi suhu kamar sekitar ,[1] sedangkan Oxford English Dictionary menyatakan bahwa "secara konvensional dianggap sekitar ".[2]
Suhu kamar yang ideal sangat bervariasi tergantung pada iklim di sekitarnya. Penelitian dari Indonesia telah menunjukkan bahwa kisaran suhu nyaman adalah untuk penduduk setempat.[3] Penelitian dari Nigeria menunjukkan kisaran suhu nyaman adalah , sejuk nyaman , dan hangat nyaman .[4] Sebuah studi lapangan yang dilakukan di Hyderabad, India menghasilkan rentang suhu nyaman dengan rata-rata .[5] Sebuah penelitian yang dilakukan di Jaipur, India pada pria muda yang sehat menunjukkan bahwa suhu kenyamanan termal netral dianalisis sebesar , meskipun kisarannya adalah .[6]
Orang-orang sangat sensitif terhadap perbedaan suhu lingkungan yang kecil sekalipun. Pada suhu , perbedaan sebesar dapat dideteksi antara suhu dua ruangan.[7]
Karena variasi kelembapan dan (kemungkinan) pakaian, rekomendasi untuk musim panas dan musim dingin dapat bervariasi; kisaran suhu yang disarankan untuk musim panas adalah , sedangkan untuk musim dingin adalah .[8] Beberapa penelitian menunjukkan bahwa preferensi kenyamanan termal pria dan wanita mungkin berbeda secara signifikan, dengan wanita pada umumnya lebih menyukai suhu sekitar yang lebih tinggi.[9][10][11]
Di masa lalu, suhu rumah biasanya dijaga di bawah tingkat kenyamanan; sebuah penelitian di Britania Raya tahun 1978 menemukan suhu rumah dalam ruangan rata-rata adalah , sementara Jepang pada tahun 1980 memiliki suhu rumah rata-rata hingga .[12]
Suhu kamar dapat dipertahankan di atas suhu nyaman saat cuaca panas, atau di bawahnya saat cuaca dingin, jika diperlukan karena pertimbangan biaya atau masalah praktis (misalnya kurangnya AC atau biaya pemanas yang relatif tinggi).
Dampak kesehatan
Pada tahun 1987, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menemukan bahwa suhu dalam ruangan yang nyaman () tidak dikaitkan dengan risiko kesehatan bagi orang dewasa yang sehat dengan pakaian yang sesuai, kelembapan, dan faktor lainnya. Untuk bayi, lansia, dan mereka yang memiliki masalah kesehatan yang signifikan, suhu minimal direkomendasikan. Suhu yang lebih rendah dari dengan kelembapan di atas 65% dikaitkan dengan bahaya pernapasan termasuk alergi.[13][14]
Pedoman WHO tahun 2018 memberikan rekomendasi kuat bahwa suhu minimum adalah "suhu dalam ruangan yang aman dan seimbang untuk melindungi kesehatan masyarakat umum selama musim dingin". Suhu minimum yang lebih tinggi mungkin diperlukan untuk kelompok rentan termasuk anak-anak, lansia, dan orang-orang dengan penyakit kardiorespirasi dan penyakit kronis lainnya. Namun, rekomendasi mengenai risiko paparan suhu tinggi dalam ruangan hanya bersifat "kondisional". Suhu tinggi dengan risiko minimal berkisar antara tergantung pada wilayahnya, dengan suhu maksimum yang dapat diterima antara .
Definisi dalam ilmu dan industri
Beberapa kisaran suhu didefinisikan sebagai suhu kamar untuk produk dan proses tertentu dalam industri, ilmu, standar, dan barang konsumsi. Misalnya, untuk pengiriman dan penyimpanan obat-obatan, United States Pharmacopeia-National Formulary (USP-NF) mendefinisikan suhu kamar terkendali antara , dengan perubahan antara yang diizinkan, asalkan suhu kinetik rata-rata tidak melebihi .[15] European Pharmacopoeia mendefinisikannya hanya sebagai , dan Japanese Pharmacopeia mendefinisikan "suhu biasa" sebagai , dengan suhu kamar .[16][17] Merriam-Webster memberikan definisi medis kisaran sebagai kisaran yang sesuai untuk ditempati manusia, dan di mana eksperimen laboratorium biasanya dilakukan.[18]
Lihat pula
- Kondisi standar untuk suhu dan tekanan
- ISO1 – Suhu standar ISO
- Kualitas udara dalam ruangan
Referensi
- ↑ The American Heritage Dictionary of the English Language. 2014.
- ↑ Oxford English Dictionary, Edisi 3, November 2010), sub-entri room.
- ↑ Tri Harso Karyono. Predicting Comfort Temperature in Indonesia, an Initial Step to Reduce Cooling Energy Consumption. Buildings. School of Architecture, Tanri Abeng University, Jalan Swadarma Raya No 58, Pesanggarahan, Jakarta 12250, Indonesia. 21 Juli 2015. Vol. 5 (3). hlm. 802–813. doi:10.3390/buildings5030802.
- ↑ L. Kayode Komolafe. Analysis of thermal comfort in Lagos, Nigeria. Global Journal of Environmental Sciences. 2003. Vol. 2. hlm. 59–65. doi:10.4314/gjes.v2i1.2407.
- ↑ Madhavi Indraganti. Using the adaptive model of thermal comfort for obtaining indoor neutral temperature: Findings from a field study in Hyderabad, India. Building and Environment. 16 Juli 2009. Vol. 45 (3). hlm. 519–536. doi:10.1016/j.buildenv.2009.07.006.
- ↑ Shivraj Dhaka. Assessment of thermal environmental conditions and quantification of thermal adaptation in naturally ventilated buildings in composite climate of India. Building and Environment. Department of Mechanical Engineering, Malaviya National Institute of Technology Jaipur, India. 13 Desember 2014. Vol. 66. hlm. 42–53. doi:10.1016/j.buildenv.2013.04.015.
- ↑ Laura Battistel. An investigation on humans' sensitivity to environmental temperature. Scientific Reports. 2023. Vol. 13 (1). hlm. 21353. doi:10.1038/s41598-023-47880-5.
- ↑ H. E. Burroughs. Managing Indoor Air Quality. Fairmont Press. 2011. hlm. 149–151. ISBN 9780881736618.
- ↑ MY Beshir. Comparison between male and female subjective estimates of thermal effects and sensations. Applied Ergonomics. Maret 1981. Vol. 12 (1). hlm. 29–33. doi:10.1016/0003-6870(81)90091-0.
- ↑ Sami Karjalainen. Gender differences in thermal comfort and use of thermostats in everyday thermal environments. Building and Environment. April 2007. Vol. 42 (4). hlm. 1594–1603. doi:10.1016/j.buildenv.2006.01.009.
- ↑ Boris Kingma. Energy consumption in buildings and female thermal demand. Nature Climate Change. Agustus 2015. Vol. 5 (12). hlm. 1054–1056. doi:10.1038/nclimate2741.
- ↑ A. Mavrogianni. Historic Variations in Winter Indoor Domestic Temperatures and Potential Implications for Body Weight Gain. Indoor and Built Environment. 2 Juni 2021. Vol. 22 (2). hlm. 360–375. doi:10.1177/1420326X11425966.
- ↑ World Health Organization. Environmental Health in Rural and Urban Development and Housing Unit. Indoor environment : health aspects of air quality, thermal environment, light and noise. 1990. hlm. 17.
- ↑ Megan Lane. BBC News Magazine: How warm is your home. BBC News. 3 Maret 2011.
- ↑ General Chapter Packaging and Storage Requirements. United States Pharmacopeia. 1 Mei 2017.
- ↑ What are the regulatory Definitions for "Ambient", "Room Temperature" and "Cold Chain"?. ECA Academy. 2 Maret 2017.
- ↑ Shein-Chung Chow. Statistical Design and Analysis of Stability Studies. CRC Press. 2007. hlm. 7. ISBN 9781584889069.
- ↑ Merriam Webster's Medical Dictionary. 2016.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29535414 (2026-08-07T03:19:16Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.