Lompat ke isi

Turbulensi: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29592173; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
Dalam [[dinamika fluida]], '''turbulensi''' atau '''aliran golakan''' adalah gerakan fluida yang ditandai dengan perubahan [[Teori kekacauan|kekacauan]] dalam [[tekanan]] dan [[kecepatan aliran]]. Hal ini berbeda dengan [[aliran laminar]], yang terjadi ketika fluida mengalir dalam lapisan sejajar, tanpa gangguan di antara lapisan-lapisan itu.
[[File:False_color_image_of_the_far_field_of_a_submerged_turbulent_jet.jpg|thumb|right|280px|False color image of the far field of a submerged turbulent jet]]


Turbulensi umumnya diamati dalam fenomena sehari-hari seperti [[ombak pecah]], sungai yang mengalir cepat, mengepul awan badai, atau asap dari cerobong asap, dan sebagian besar aliran fluida yang terjadi di alam atau dibuat dalam penerapan teknik bersifat turbulen. Turbulensi disebabkan oleh energi kinetik yang berlebihan di bagian aliran fluida, yang mengatasi efek redaman dari kekentalan fluida. Untuk alasan ini turbulensi umumnya diwujudkan dalam cairan dengan kekentalan rendah. Secara umum, dalam aliran turbulen, [[vorteks]] goyah muncul dari banyak ukuran yang berinteraksi satu sama lain, yang mengakibatkan [[gaya hambat]] karena efek gesekan meningkat. Hal ini meningkatkan energi yang dibutuhkan untuk memompa cairan melalui pipa. Turbulensi dapat dieksploitasi, misalnya, oleh perangkat seperti [[Spoiler (aeronautika)|''spoiler'']] aerodinamis pada pesawat yang "merusak" aliran laminar untuk meningkatkan ''drag'' dan mengurangi pengangkatan.
Dalam [[dinamika fluida]], '''turbulensi''' atau '''aliran golakan''' adalah gerakan fluida yang ditandai dengan perubahan [[Teori kekacauan|kekacauan]] dalam [[tekanan]] dan [[kecepatan aliran]]. Hal ini berbeda dengan [[aliran laminar]], yang terjadi ketika fluida mengalir dalam lapisan sejajar, tanpa gangguan di antara lapisan-lapisan itu.<ref>G. Batchelor. ''Introduction to Fluid Mechanics''. 2000.</ref>


Permulaan golakan dapat diprakira oleh [[bilangan Reynolds]] yang tidak berdimensi, rasio energi kinetik terhadap redaman kental dalam aliran fluida. Namun, golakan telah lama menolak analisis fisik terperinci, dan interaksi dalam golakan menciptakan fenomena yang sangat kompleks. [[Richard Feynman]] menggambarkan golakan sebagai masalah paling penting yang belum terpecahkan dalam fisika klasik.
Turbulensi umumnya diamati dalam fenomena sehari-hari seperti [[ombak pecah]], sungai yang mengalir cepat, mengepul awan badai, atau asap dari cerobong asap, dan sebagian besar aliran fluida yang terjadi di alam atau dibuat dalam penerapan teknik bersifat turbulen.<ref>F. C. K. Ting. [https://archive.org/details/sim_coastal-engineering_1996-07_27_3-4/page/131 Dynamics of surf-zone turbulence in a spilling breaker]. ''Coastal Engineering''. 1996. Vol. 27 (3–4). hlm. 131–160. doi:10.1016/0378-3839(95)00037-2.</ref><ref>H. Tennekes. [https://mitpress.mit.edu/books/first-course-turbulence A First Course in Turbulence]. MIT Press. 1972.</ref> Turbulensi disebabkan oleh energi kinetik yang berlebihan di bagian aliran fluida, yang mengatasi efek redaman dari kekentalan fluida. Untuk alasan ini turbulensi umumnya diwujudkan dalam cairan dengan kekentalan rendah. Secara umum, dalam aliran turbulen, [[vorteks]] goyah muncul dari banyak ukuran yang berinteraksi satu sama lain, yang mengakibatkan [[gaya hambat]] karena efek gesekan meningkat. Hal ini meningkatkan energi yang dibutuhkan untuk memompa cairan melalui pipa. Turbulensi dapat dieksploitasi, misalnya, oleh perangkat seperti [[Spoiler (aeronautika)|''spoiler'']] aerodinamis pada pesawat yang "merusak" aliran laminar untuk meningkatkan ''drag'' dan mengurangi pengangkatan.
 
Permulaan golakan dapat diprakira oleh [[bilangan Reynolds]] yang tidak berdimensi, rasio energi kinetik terhadap redaman kental dalam aliran fluida. Namun, golakan telah lama menolak analisis fisik terperinci, dan interaksi dalam golakan menciptakan fenomena yang sangat kompleks. [[Richard Feynman]] menggambarkan golakan sebagai masalah paling penting yang belum terpecahkan dalam fisika klasik.<ref>I. Eames. [http://rsta.royalsocietypublishing.org/content/369/1937/702 New developments in understanding interfacial processes in turbulent flows]. ''Philosophical Transactions of the Royal Society A''. January 17, 2011. Vol. 369 (1937). hlm. 702–705. doi:10.1098/rsta.2010.0332.</ref>


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
Baris 26: Baris 28:


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Turbulensi&oldid=29592173 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29592173 (2026-08-17T12:51:12Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Turbulensi&oldid=29592173 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29592173 (2026-08-17T12:51:12Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 09.01

False color image of the far field of a submerged turbulent jet

Dalam dinamika fluida, turbulensi atau aliran golakan adalah gerakan fluida yang ditandai dengan perubahan kekacauan dalam tekanan dan kecepatan aliran. Hal ini berbeda dengan aliran laminar, yang terjadi ketika fluida mengalir dalam lapisan sejajar, tanpa gangguan di antara lapisan-lapisan itu.[1]

Turbulensi umumnya diamati dalam fenomena sehari-hari seperti ombak pecah, sungai yang mengalir cepat, mengepul awan badai, atau asap dari cerobong asap, dan sebagian besar aliran fluida yang terjadi di alam atau dibuat dalam penerapan teknik bersifat turbulen.[2][3] Turbulensi disebabkan oleh energi kinetik yang berlebihan di bagian aliran fluida, yang mengatasi efek redaman dari kekentalan fluida. Untuk alasan ini turbulensi umumnya diwujudkan dalam cairan dengan kekentalan rendah. Secara umum, dalam aliran turbulen, vorteks goyah muncul dari banyak ukuran yang berinteraksi satu sama lain, yang mengakibatkan gaya hambat karena efek gesekan meningkat. Hal ini meningkatkan energi yang dibutuhkan untuk memompa cairan melalui pipa. Turbulensi dapat dieksploitasi, misalnya, oleh perangkat seperti spoiler aerodinamis pada pesawat yang "merusak" aliran laminar untuk meningkatkan drag dan mengurangi pengangkatan.

Permulaan golakan dapat diprakira oleh bilangan Reynolds yang tidak berdimensi, rasio energi kinetik terhadap redaman kental dalam aliran fluida. Namun, golakan telah lama menolak analisis fisik terperinci, dan interaksi dalam golakan menciptakan fenomena yang sangat kompleks. Richard Feynman menggambarkan golakan sebagai masalah paling penting yang belum terpecahkan dalam fisika klasik.[4]

Lihat pula

Referensi

  1. G. Batchelor. Introduction to Fluid Mechanics. 2000.
  2. F. C. K. Ting. Dynamics of surf-zone turbulence in a spilling breaker. Coastal Engineering. 1996. Vol. 27 (3–4). hlm. 131–160. doi:10.1016/0378-3839(95)00037-2.
  3. H. Tennekes. A First Course in Turbulence. MIT Press. 1972.
  4. I. Eames. New developments in understanding interfacial processes in turbulent flows. Philosophical Transactions of the Royal Society A. January 17, 2011. Vol. 369 (1937). hlm. 702–705. doi:10.1098/rsta.2010.0332.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29592173 (2026-08-17T12:51:12Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.