Lompat ke isi

Oleng: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28497022; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:Flight_dynamics_with_text.svg|thumb|right|280px|Yaw (Oleng), Roll (Guling) dan Anggul (Pitch)]]
'''Rotasi oleng''' atau '''lenceng''' adalah gerakan mengelilingi [[Sumbu utama pesawat terbang|sumbu oleng]] suatu [[benda tegar]] yang mengubah arah yang ditunjuknya, ke kiri atau ke kanan arah geraknya. '''Kecepatan oleng''' atau '''rasio oleng''' sebuah mobil, [[pesawat terbang]], proyektil atau benda tegar lainnya adalah [[kecepatan sudut]] rotasi ini, atau laju perubahan sudut arah ketika pesawat dalam posisi horizontal. Biasanya diukur dalam derajat per detik atau [[radian]] per detik.
'''Rotasi oleng''' atau '''lenceng''' adalah gerakan mengelilingi [[Sumbu utama pesawat terbang|sumbu oleng]] suatu [[benda tegar]] yang mengubah arah yang ditunjuknya, ke kiri atau ke kanan arah geraknya. '''Kecepatan oleng''' atau '''rasio oleng''' sebuah mobil, [[pesawat terbang]], proyektil atau benda tegar lainnya adalah [[kecepatan sudut]] rotasi ini, atau laju perubahan sudut arah ketika pesawat dalam posisi horizontal. Biasanya diukur dalam derajat per detik atau [[radian]] per detik.


Baris 14: Baris 16:


== Sejarah ==
== Sejarah ==
Pesawat pertama yang mendemonstrasikan kendali aktif pada ketiga sumbu adalah [[Wright Glider|pesawat layang Wright bersaudara tahun 1902]].
Pesawat pertama yang mendemonstrasikan kendali aktif pada ketiga sumbu adalah [[Wright Glider|pesawat layang Wright bersaudara tahun 1902]]. <ref>[https://www.grc.nasa.gov/WWW/K-12/airplane/rotations.html Aircraft rotations]. Glenn Research Center. 2015-05-05.</ref>


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Oleng&oldid=28497022 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28497022 (2025-11-15T03:46:00Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Oleng&oldid=28497022 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28497022 (2025-11-15T03:46:00Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 09.04

Berkas:Flight dynamics with text.svg
Yaw (Oleng), Roll (Guling) dan Anggul (Pitch)

Rotasi oleng atau lenceng adalah gerakan mengelilingi sumbu oleng suatu benda tegar yang mengubah arah yang ditunjuknya, ke kiri atau ke kanan arah geraknya. Kecepatan oleng atau rasio oleng sebuah mobil, pesawat terbang, proyektil atau benda tegar lainnya adalah kecepatan sudut rotasi ini, atau laju perubahan sudut arah ketika pesawat dalam posisi horizontal. Biasanya diukur dalam derajat per detik atau radian per detik.

Konsep penting lainnya adalah momen oleng, atau momen lenceng, yang merupakan komponen torsi terhadap sumbu oleng.

Keterangan

Kecepatan oleng dapat diukur dengan mengukur kecepatan gerak pada dua titik yang terpisah secara geometris pada benda, atau dengan giroskop, atau dapat disintesis dari akselerometer dan sejenisnya. Ini adalah ukuran utama bagaimana pengemudi merasakan belokan mobil secara visual.

Hal ini penting dalam kendaraan yang distabilkan secara elektronik. Kecepatan oleng berhubungan langsung dengan percepatan lateral kendaraan yang berputar dengan kecepatan konstan dalam radius konstan, melalui hubungan tersebut

Hubungan dengan sistem rotasi lainnya

Rotasi ini adalah rotasi intrinsik dan kalkulus di belakangnya mirip dengan rumus Frenet-Serret. Melakukan rotasi dalam kerangka acuan intrinsik sama dengan mengalikan kanan matriks karakteristiknya (matriks yang memiliki vektor kerangka acuan sebagai kolom) dengan matriks rotasi.

Sejarah

Pesawat pertama yang mendemonstrasikan kendali aktif pada ketiga sumbu adalah pesawat layang Wright bersaudara tahun 1902. [1]

Referensi

  1. Aircraft rotations. Glenn Research Center. 2015-05-05.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28497022 (2025-11-15T03:46:00Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.