Lompat ke isi

Ioliomika: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 24980842; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Ioliomika''' adalah disiplin riset yang berurusan dengan penelitian [[ion]] dalam cairan (atau fase cair) dan ditetapkan dengan perbedaan fundamental [[Ikatan ionik|interaksi ion]]. Nama ioliomika adalah kombinasi dari IOn, ''LIquid'' dan OMIKA. Ioliomika mencakup area penelitian yang luas terkait struktur, sifat dan aplikasi ion yang terlibat dalam beragam sistem biologi dan kimia. Konsep disiplin riset ini berhubungan dengan bidang riset komprehensif lainnya, seperti [[genomika]], [[proteomika]], [[glikomika]], [[petroleomika]], dll., di mana akhiran ''-omika'' digunakan untuk menjelaskan kelengkapan data.
'''Ioliomika''' adalah disiplin riset yang berurusan dengan penelitian [[ion]] dalam cairan (atau fase cair) dan ditetapkan dengan perbedaan fundamental [[Ikatan ionik|interaksi ion]].<ref>KS Egorova. ''Biological Activity of Ionic Liquids and Their Application in Pharmaceutics and Medicine''. ''Chemical Reviews''. January 2017. Vol. 117 (10). hlm. 7132–7189. doi:10.1021/acs.chemrev.6b00562.</ref> Nama ioliomika adalah kombinasi dari IOn, ''LIquid'' dan OMIKA. Ioliomika mencakup area penelitian yang luas terkait struktur, sifat dan aplikasi ion yang terlibat dalam beragam sistem biologi dan kimia. Konsep disiplin riset ini berhubungan dengan bidang riset komprehensif lainnya, seperti [[genomika]], [[proteomika]], [[glikomika]], [[petroleomika]], dll., di mana akhiran ''-omika'' digunakan untuk menjelaskan kelengkapan data.<ref>RP Kandpal. [http://www.biotechniques.com/BiotechniquesJournal/specialissues/2009/April/The-era-of-omics-unlimited/biotechniques-132593.html The era of 'omics unlimited]. ''BioTechniques''. April 2009. Vol. 46 (5). hlm. 351−355. doi:10.2144/000113137.</ref>


== Sifat dasar ==
== Sifat dasar ==
Dasar [[Ikatan kimia|interaksi kimia]] dan penjelasannya adalah satu dari masalah paling fundamental dalam ilmu [[kimia]]. Konsep ikatan [[Ikatan kovalen|kovalen]] dan [[Ikatan ionik|ionik]] yang muncul di awal abad ke-20 menyebutkan peredaan besar di antara [[struktur elektron]] mereka. Perbedaan-perbedaan ini, pada gilirannya, mengarah pada perbedaan perilaku yang dramatis antara [[senyawa kovalen]] dan [[senyawa ionik]], baik dalam [[Fase benda|fase padat]] maupun [[larutan]]. Dalam fase padat, senyawa ionik, seperti [[Garam (kimia)|garam]], cenderung membentuk [[Kisi Bravais|kisi kristal]]; dalam [[pelarut]] polar, mereka terdisosiasi menjadi ion-ion yang dikelilingi oleh kelopak tersolvasi, sehingga menyebabkan larutannya sangat [[Penghantar listrik|konduktif]]. Berlawanan dengan [[ikatan kovalen]], [[ikatan ionik]] menunjukkan perilaku fleksibel dan dinamis, yang memungkinkan senyawa ionik menyesuaikan diri untuk mendapatkan sifat-sifat yang diinginkan.
Dasar [[Ikatan kimia|interaksi kimia]] dan penjelasannya adalah satu dari masalah paling fundamental dalam ilmu [[kimia]]. Konsep ikatan [[Ikatan kovalen|kovalen]] dan [[Ikatan ionik|ionik]] yang muncul di awal abad ke-20 menyebutkan peredaan besar di antara [[struktur elektron]] mereka. Perbedaan-perbedaan ini, pada gilirannya, mengarah pada perbedaan perilaku yang dramatis antara [[senyawa kovalen]] dan [[senyawa ionik]], baik dalam [[Fase benda|fase padat]] maupun [[larutan]].<ref>GN Lewis. [https://zenodo.org/record/1429068 The atom and the molecule]. ''Journal of the American Chemical Society''. April 1916. Vol. 38 (4). hlm. 762–785. doi:10.1021/ja02261a002.</ref> Dalam fase padat, senyawa ionik, seperti [[Garam (kimia)|garam]], cenderung membentuk [[Kisi Bravais|kisi kristal]]; dalam [[pelarut]] polar, mereka terdisosiasi menjadi ion-ion yang dikelilingi oleh kelopak tersolvasi, sehingga menyebabkan larutannya sangat [[Penghantar listrik|konduktif]].<ref>P Atkins. [https://archive.org/details/atkinsphysicalch00pwat Atkins' Physical Chemistry]. WH Freman. 2006. ISBN 9780198700722.</ref> Berlawanan dengan [[ikatan kovalen]], [[ikatan ionik]] menunjukkan perilaku fleksibel dan dinamis, yang memungkinkan senyawa ionik menyesuaikan diri untuk mendapatkan sifat-sifat yang diinginkan.


== Kepentingan ==
== Kepentingan ==
[[Senyawa ionik]] berinteraksi kuat dengan medium pelarutnya; oleh karena itu, mereka memberikan dampak yang signifikan pada proses kimia dan biokimia yang melibatkan [[ion]]. Meskipun dalam kasus [[ion]] dan [[pelarut]] yang paling sederhana, kehadirannya di awal reaksi dapat memicu penataan ulang dan restrukturisasi di akhir reaksi. Telah diketahui bahwa reaksi ionik terlibat dalam sejumlah fenomena pada berbagai skala, mulai dari tingkat [[galaksi]] hingga [[Sel (biologi)|sel]] hidup. Beberapa contoh, dalam [[Sel (biologi)|sel]] hidup, ion logam mengikat [[Metaloprotein|metaloenzim]] dan [[protein]] lainnya sehingga memodulasi aktivitasnya; [[ion]] terlibat dalam pengendalian fungsi neuronal selama [[Ritme sirkadian|siklus tidur–bangun]]; aktivitas anomali dari [[saluran ion]] menimbulkan beragam kelainan, seperti [[Parkinson]] dan [[Alzheimer]], dll. Dengan demikian, terlepas dari masalah yang terkait dengan studi tentang sifat dan aktivitas ion dalam berbagai sistem kimia dan biologi, bidang penelitian ini adalah yang paling mendesak.
[[Senyawa ionik]] berinteraksi kuat dengan medium pelarutnya; oleh karena itu, mereka memberikan dampak yang signifikan pada proses kimia dan biokimia yang melibatkan [[ion]]. Meskipun dalam kasus [[ion]] dan [[pelarut]] yang paling sederhana, kehadirannya di awal reaksi dapat memicu penataan ulang dan restrukturisasi di akhir reaksi.<ref>R Mancinelli. ''Perturbation of water structure due to monovalent ions in solution''. ''Physical Chemistry Chemical Physics''. June 2007. Vol. 9 (23). hlm. 2959–2967. doi:10.1039/b701855j.</ref> Telah diketahui bahwa reaksi ionik terlibat dalam sejumlah fenomena pada berbagai skala, mulai dari tingkat [[galaksi]] hingga [[Sel (biologi)|sel]] hidup.<ref>RK Sigel. [http://www.zora.uzh.ch/id/eprint/79689/1/28_AltMetalRoles_amp_0202306.pdf Alternative roles for metal ions in enzyme catalysis and the implications for ribozyme chemistry]. ''Chemical Reviews''. December 2006. Vol. 107 (1). hlm. 97–113. doi:10.1021/cr0502605.</ref><ref>WD Geppert. ''Experimental investigations into astrophysically relevant ionic reactions''. ''Chemical Reviews''. December 2013. Vol. 113 (12). hlm. 8872–8905. doi:10.1021/cr400258m.</ref> Beberapa contoh, dalam [[Sel (biologi)|sel]] hidup, ion logam mengikat [[Metaloprotein|metaloenzim]] dan [[protein]] lainnya sehingga memodulasi aktivitasnya;<ref>RK Sigel. [http://www.zora.uzh.ch/id/eprint/79689/1/28_AltMetalRoles_amp_0202306.pdf Alternative roles for metal ions in enzyme catalysis and the implications for ribozyme chemistry]. ''Chemical Reviews''. December 2006. Vol. 107 (1). hlm. 97–113. doi:10.1021/cr0502605.</ref> [[ion]] terlibat dalam pengendalian fungsi neuronal selama [[Ritme sirkadian|siklus tidur–bangun]];<ref>F Ding. ''Changes in the composition of brain interstitial ions control the sleep-wake cycle''. ''Science''. April 2016. Vol. 352 (6285). hlm. 550–555. doi:10.1126/science.aad4821.</ref> aktivitas anomali dari [[saluran ion]] menimbulkan beragam kelainan, seperti [[Parkinson]] dan [[Alzheimer]],<ref>MA Zaydman. ''Ion channel associated diseases: overview of molecular mechanisms''. ''Chemical Reviews''. November 2012. Vol. 112 (12). hlm. 6319–6333. doi:10.1021/cr300360k.</ref> dll. Dengan demikian, terlepas dari masalah yang terkait dengan studi tentang sifat dan aktivitas ion dalam berbagai sistem kimia dan biologi,<ref>KS Egorova. ''Biological Activity of Ionic Liquids and Their Application in Pharmaceutics and Medicine''. ''Chemical Reviews''. January 2017. Vol. 117 (10). hlm. 7132–7189. doi:10.1021/acs.chemrev.6b00562.</ref> bidang penelitian ini adalah yang paling mendesak.


== Media cair ion berlimpah ==
== Media cair ion berlimpah ==
Hal yang menarik adalah media cair ion berlimpah (seperti [[cairan ionik]], [[garam cair]], [[elektrolit]] cair, dll.), yang mewakili "ion cair" memiliki sifat yang sangat fleksibel untuk aplikasi yang berbeda. Sistem ini terkenal karena kemampuannya terkait fenomena swaorganisasi solven-solut dan sering digunakan dalam penelitian [[kimia]], [[biokimia]] dan [[farmasi]]. Salah satu fitur terpenting dari media cair ion berlimpah adalah mereka berpotensi besar untuk disesuaikan. Dengan demikian, seseorang dapat merancang [[cairan ionik]] dengan hampir semua kombinasi sifat fisikokimia atau biokimia. Penelitian di bidang "ion cair" adalah bidang ilmiah yang berkembang pesat, dan sejauh ini banyak data tentang sifat dan aktivitas mereka telah terakumulasi. Saat ini, konsep ini menemukan aplikasi dalam [[katalisis]], [[elektrokimia]], analitik, produksi [[bahan bakar]], pemrosesan [[biomassa]], [[bioteknologi]], [[biokimia]] dan [[Kimia medisinal|farmasetika]].
Hal yang menarik adalah media cair ion berlimpah (seperti [[cairan ionik]], [[garam cair]], [[elektrolit]] cair, dll.), yang mewakili "ion cair" memiliki sifat yang sangat fleksibel untuk aplikasi yang berbeda. Sistem ini terkenal karena kemampuannya terkait fenomena swaorganisasi solven-solut dan sering digunakan dalam penelitian [[kimia]], [[biokimia]] dan [[farmasi]].<ref>KS Egorova. ''Biological Activity of Ionic Liquids and Their Application in Pharmaceutics and Medicine''. ''Chemical Reviews''. January 2017. Vol. 117 (10). hlm. 7132–7189. doi:10.1021/acs.chemrev.6b00562.</ref><ref>R Hayes. ''Structure and nanostructure in ionic liquids''. ''Chemical Reviews''. July 2015. Vol. 115 (13). hlm. 6357–6426. doi:10.1021/cr500411q.</ref> Salah satu fitur terpenting dari media cair ion berlimpah adalah mereka berpotensi besar untuk disesuaikan. Dengan demikian, seseorang dapat merancang [[cairan ionik]] dengan hampir semua kombinasi sifat fisikokimia atau biokimia.<ref>JD Holbrey. ''Ionic liquids''. ''Clean Products and Processes''. December 1999. Vol. 1 (4). hlm. 223–236. doi:10.1007/s100980050036.</ref> Penelitian di bidang "ion cair" adalah bidang ilmiah yang berkembang pesat, dan sejauh ini banyak data tentang sifat dan aktivitas mereka telah terakumulasi.<ref>KS Egorova. ''Biological Activity of Ionic Liquids and Their Application in Pharmaceutics and Medicine''. ''Chemical Reviews''. January 2017. Vol. 117 (10). hlm. 7132–7189. doi:10.1021/acs.chemrev.6b00562.</ref><ref>M Deetlefs. ''Ionic liquids: the view from Mount Improbable''. ''RSC Advances''. January 2016. Vol. 6 (6). hlm. 4280–4288. doi:10.1039/c5ra05829e.</ref> Saat ini, konsep ini menemukan aplikasi dalam [[katalisis]], [[elektrokimia]], analitik, produksi [[bahan bakar]], pemrosesan [[biomassa]], [[bioteknologi]], [[biokimia]] dan [[Kimia medisinal|farmasetika]].<ref>KS Egorova. ''Biological Activity of Ionic Liquids and Their Application in Pharmaceutics and Medicine''. ''Chemical Reviews''. January 2017. Vol. 117 (10). hlm. 7132–7189. doi:10.1021/acs.chemrev.6b00562.</ref><ref>JD Holbrey. ''Ionic liquids''. ''Clean Products and Processes''. December 1999. Vol. 1 (4). hlm. 223–236. doi:10.1007/s100980050036.</ref><ref>F van Rantwijk. ''Biocatalysis in ionic liquids''. ''Chemical Reviews''. June 2007. Vol. 107 (6). hlm. 2757–2785. doi:10.1021/cr050946x.</ref><ref>KS Egorova. ''Toxicity of ionic liquids: eco(cyto)activity as complicated, but unavoidable parameter for task-specific optimization''. ''ChemSusChem''. January 2014. Vol. 2 (3). hlm. 336–360. doi:10.1002/cssc.201300459.</ref>


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ioliomika&oldid=24980842 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 24980842 (2023-12-10T19:14:06Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ioliomika&oldid=24980842 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 24980842 (2023-12-10T19:14:06Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 09.12

Ioliomika adalah disiplin riset yang berurusan dengan penelitian ion dalam cairan (atau fase cair) dan ditetapkan dengan perbedaan fundamental interaksi ion.[1] Nama ioliomika adalah kombinasi dari IOn, LIquid dan OMIKA. Ioliomika mencakup area penelitian yang luas terkait struktur, sifat dan aplikasi ion yang terlibat dalam beragam sistem biologi dan kimia. Konsep disiplin riset ini berhubungan dengan bidang riset komprehensif lainnya, seperti genomika, proteomika, glikomika, petroleomika, dll., di mana akhiran -omika digunakan untuk menjelaskan kelengkapan data.[2]

Sifat dasar

Dasar interaksi kimia dan penjelasannya adalah satu dari masalah paling fundamental dalam ilmu kimia. Konsep ikatan kovalen dan ionik yang muncul di awal abad ke-20 menyebutkan peredaan besar di antara struktur elektron mereka. Perbedaan-perbedaan ini, pada gilirannya, mengarah pada perbedaan perilaku yang dramatis antara senyawa kovalen dan senyawa ionik, baik dalam fase padat maupun larutan.[3] Dalam fase padat, senyawa ionik, seperti garam, cenderung membentuk kisi kristal; dalam pelarut polar, mereka terdisosiasi menjadi ion-ion yang dikelilingi oleh kelopak tersolvasi, sehingga menyebabkan larutannya sangat konduktif.[4] Berlawanan dengan ikatan kovalen, ikatan ionik menunjukkan perilaku fleksibel dan dinamis, yang memungkinkan senyawa ionik menyesuaikan diri untuk mendapatkan sifat-sifat yang diinginkan.

Kepentingan

Senyawa ionik berinteraksi kuat dengan medium pelarutnya; oleh karena itu, mereka memberikan dampak yang signifikan pada proses kimia dan biokimia yang melibatkan ion. Meskipun dalam kasus ion dan pelarut yang paling sederhana, kehadirannya di awal reaksi dapat memicu penataan ulang dan restrukturisasi di akhir reaksi.[5] Telah diketahui bahwa reaksi ionik terlibat dalam sejumlah fenomena pada berbagai skala, mulai dari tingkat galaksi hingga sel hidup.[6][7] Beberapa contoh, dalam sel hidup, ion logam mengikat metaloenzim dan protein lainnya sehingga memodulasi aktivitasnya;[8] ion terlibat dalam pengendalian fungsi neuronal selama siklus tidur–bangun;[9] aktivitas anomali dari saluran ion menimbulkan beragam kelainan, seperti Parkinson dan Alzheimer,[10] dll. Dengan demikian, terlepas dari masalah yang terkait dengan studi tentang sifat dan aktivitas ion dalam berbagai sistem kimia dan biologi,[11] bidang penelitian ini adalah yang paling mendesak.

Media cair ion berlimpah

Hal yang menarik adalah media cair ion berlimpah (seperti cairan ionik, garam cair, elektrolit cair, dll.), yang mewakili "ion cair" memiliki sifat yang sangat fleksibel untuk aplikasi yang berbeda. Sistem ini terkenal karena kemampuannya terkait fenomena swaorganisasi solven-solut dan sering digunakan dalam penelitian kimia, biokimia dan farmasi.[12][13] Salah satu fitur terpenting dari media cair ion berlimpah adalah mereka berpotensi besar untuk disesuaikan. Dengan demikian, seseorang dapat merancang cairan ionik dengan hampir semua kombinasi sifat fisikokimia atau biokimia.[14] Penelitian di bidang "ion cair" adalah bidang ilmiah yang berkembang pesat, dan sejauh ini banyak data tentang sifat dan aktivitas mereka telah terakumulasi.[15][16] Saat ini, konsep ini menemukan aplikasi dalam katalisis, elektrokimia, analitik, produksi bahan bakar, pemrosesan biomassa, bioteknologi, biokimia dan farmasetika.[17][18][19][20]

Referensi

  1. KS Egorova. Biological Activity of Ionic Liquids and Their Application in Pharmaceutics and Medicine. Chemical Reviews. January 2017. Vol. 117 (10). hlm. 7132–7189. doi:10.1021/acs.chemrev.6b00562.
  2. RP Kandpal. The era of 'omics unlimited. BioTechniques. April 2009. Vol. 46 (5). hlm. 351−355. doi:10.2144/000113137.
  3. GN Lewis. The atom and the molecule. Journal of the American Chemical Society. April 1916. Vol. 38 (4). hlm. 762–785. doi:10.1021/ja02261a002.
  4. P Atkins. Atkins' Physical Chemistry. WH Freman. 2006. ISBN 9780198700722.
  5. R Mancinelli. Perturbation of water structure due to monovalent ions in solution. Physical Chemistry Chemical Physics. June 2007. Vol. 9 (23). hlm. 2959–2967. doi:10.1039/b701855j.
  6. RK Sigel. Alternative roles for metal ions in enzyme catalysis and the implications for ribozyme chemistry. Chemical Reviews. December 2006. Vol. 107 (1). hlm. 97–113. doi:10.1021/cr0502605.
  7. WD Geppert. Experimental investigations into astrophysically relevant ionic reactions. Chemical Reviews. December 2013. Vol. 113 (12). hlm. 8872–8905. doi:10.1021/cr400258m.
  8. RK Sigel. Alternative roles for metal ions in enzyme catalysis and the implications for ribozyme chemistry. Chemical Reviews. December 2006. Vol. 107 (1). hlm. 97–113. doi:10.1021/cr0502605.
  9. F Ding. Changes in the composition of brain interstitial ions control the sleep-wake cycle. Science. April 2016. Vol. 352 (6285). hlm. 550–555. doi:10.1126/science.aad4821.
  10. MA Zaydman. Ion channel associated diseases: overview of molecular mechanisms. Chemical Reviews. November 2012. Vol. 112 (12). hlm. 6319–6333. doi:10.1021/cr300360k.
  11. KS Egorova. Biological Activity of Ionic Liquids and Their Application in Pharmaceutics and Medicine. Chemical Reviews. January 2017. Vol. 117 (10). hlm. 7132–7189. doi:10.1021/acs.chemrev.6b00562.
  12. KS Egorova. Biological Activity of Ionic Liquids and Their Application in Pharmaceutics and Medicine. Chemical Reviews. January 2017. Vol. 117 (10). hlm. 7132–7189. doi:10.1021/acs.chemrev.6b00562.
  13. R Hayes. Structure and nanostructure in ionic liquids. Chemical Reviews. July 2015. Vol. 115 (13). hlm. 6357–6426. doi:10.1021/cr500411q.
  14. JD Holbrey. Ionic liquids. Clean Products and Processes. December 1999. Vol. 1 (4). hlm. 223–236. doi:10.1007/s100980050036.
  15. KS Egorova. Biological Activity of Ionic Liquids and Their Application in Pharmaceutics and Medicine. Chemical Reviews. January 2017. Vol. 117 (10). hlm. 7132–7189. doi:10.1021/acs.chemrev.6b00562.
  16. M Deetlefs. Ionic liquids: the view from Mount Improbable. RSC Advances. January 2016. Vol. 6 (6). hlm. 4280–4288. doi:10.1039/c5ra05829e.
  17. KS Egorova. Biological Activity of Ionic Liquids and Their Application in Pharmaceutics and Medicine. Chemical Reviews. January 2017. Vol. 117 (10). hlm. 7132–7189. doi:10.1021/acs.chemrev.6b00562.
  18. JD Holbrey. Ionic liquids. Clean Products and Processes. December 1999. Vol. 1 (4). hlm. 223–236. doi:10.1007/s100980050036.
  19. F van Rantwijk. Biocatalysis in ionic liquids. Chemical Reviews. June 2007. Vol. 107 (6). hlm. 2757–2785. doi:10.1021/cr050946x.
  20. KS Egorova. Toxicity of ionic liquids: eco(cyto)activity as complicated, but unavoidable parameter for task-specific optimization. ChemSusChem. January 2014. Vol. 2 (3). hlm. 336–360. doi:10.1002/cssc.201300459.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 24980842 (2023-12-10T19:14:06Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.