Lompat ke isi

Reaksi perisiklik: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28126392; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:Cycloheptatriene-Norcaradiene_Rearrangement.png|thumb|right|280px|Cycloheptatriene-Norcaradiene Rearrangement]]
Dalam [[kimia organik]], '''reaksi perisiklik''' adalah suatu jenis [[reaksi organik]] di mana [[keadaan transisi]] molekul memiliki suatu geometri siklik, dan reaksi berjalan secara serentak. Reaksi perisiklik biasanya merupakan suatu [[reaksi penataan ulang]].
Dalam [[kimia organik]], '''reaksi perisiklik''' adalah suatu jenis [[reaksi organik]] di mana [[keadaan transisi]] molekul memiliki suatu geometri siklik, dan reaksi berjalan secara serentak. Reaksi perisiklik biasanya merupakan suatu [[reaksi penataan ulang]].


Baris 6: Baris 8:


== Karakteristik ==
== Karakteristik ==
 
Karakteristik yang membedakan reaksi perisiklik dengan reaksi lain adalah:<ref>William Reusch. [https://www2.chemistry.msu.edu/faculty/reusch/VirtTxtJml/pericycl.htm Non-ionic Chemical Reactions]. ''www2.chemistry.msu.edu''.</ref>
Karakteristik yang membedakan reaksi perisiklik dengan reaksi lain adalah:
# Reaksi relatif tidak mudah terpengaruh dengan perubahan pelarut, adanya inisiator radikal, atau (dengan beberapa pengecualian) oleh katalis elektrofilik atau nukleofilik.
# Reaksi relatif tidak mudah terpengaruh dengan perubahan pelarut, adanya inisiator radikal, atau (dengan beberapa pengecualian) oleh katalis elektrofilik atau nukleofilik.
# Reaksi melewati serangkaian peristiwa pemutusan ikatan dan pembuatan ikatan secara simultan (bersama) dalam satu langkah kinetik, sering kali dengan stereospesifikitas tinggi.
# Reaksi melewati serangkaian peristiwa pemutusan ikatan dan pembuatan ikatan secara simultan (bersama) dalam satu langkah kinetik, sering kali dengan stereospesifikitas tinggi.
Baris 15: Baris 16:
Kelas utama pada reaksi perisiklik diantaranya:
Kelas utama pada reaksi perisiklik diantaranya:


{| class="wikitable"
|-
! rowspan=2 |Nama
! colspan=2 |Perubahan [[ikatan kimia]]
|-
! [[ikatan sigma|Sigma]] !! [[ikatan pi|Pi]]
|-
| [[Reaksi elektrosiklik]] || + 1 || -1
|-
| [[Sikloadisi]] || +2 || -2
|-
| [[Reaksi sigmatropik]] || 0 || 0
|-
| [[Reaksi transfer gugus fungsional]] || + 1 || -1
|-
| [[Reaksi keletropik]] || + 2 || - 2
|-
| [[Reaksi diotropik]] || 0 || 0
|}


== Reaksi perisiklik dalam stereokimia ==
== Reaksi perisiklik dalam stereokimia ==
Sudah sangat diketahui bahwa [[diena]] hanya bisa masuk dalam reaksi sikloadisi dengan dienofil dalam bentuk '''cisoid''' dan [[laju reaksi]] dengan diena rantai terbuka bergantung pada proporsi keseimbangan dari konformer cisoid / transoid. Sehingga substituen di dalam diena secara signifikan dapat memengaruhi laju reaksi tidak hanya karena karakter elektroniknya tetapi dengan pengaruhnya terhadap proporsi relatif dari konformer yang berbeda.
Sudah sangat diketahui bahwa [[diena]] hanya bisa masuk dalam reaksi sikloadisi dengan dienofil dalam bentuk '''cisoid''' dan [[laju reaksi]] dengan diena rantai terbuka bergantung pada proporsi keseimbangan dari konformer cisoid / transoid. Sehingga substituen di dalam diena secara signifikan dapat memengaruhi laju reaksi tidak hanya karena karakter elektroniknya tetapi dengan pengaruhnya terhadap proporsi relatif dari konformer yang berbeda.


Karenanya pada contoh [[1,3-butadiena|butadiena]] I tersubstitusi- cis I kurang reaktif dibanding trans [[isomer]] II nya karena meruahnya R tidak disukai pada [[konformasi kimia|konformasi]] cisoid. Substituen-2 yang meruah pada diena disukai oleh konformasi cisoid melebihi transoid sehingga diena dalam hal ini menjadi lebih reaktif.
Karenanya pada contoh [[1,3-butadiena|butadiena]] I tersubstitusi- cis I kurang reaktif dibanding trans [[isomer]] II nya karena meruahnya R tidak disukai pada [[konformasi kimia|konformasi]] cisoid. Substituen-2 yang meruah pada diena disukai oleh konformasi cisoid melebihi transoid sehingga diena dalam hal ini menjadi lebih reaktif.<ref>''An Introduction to Orbital Symmetry and Pericyclic Reactions'' 2006 - Prof. Dr. Fathy Mohamed Abdelrazek</ref>


:
:


== Reaksi perisiklik dalam biokimia ==
== Reaksi perisiklik dalam biokimia ==
Reaksi perisiklik juga terdapat dalam beberapa proses [[biokimia|biologis]]:
Reaksi perisiklik juga terdapat dalam beberapa proses [[biokimia|biologis]]:


Baris 32: Baris 50:
* [[Pergeseran sigmatropik]]-[1,5] dalam transformasi [[corrin|precorrin-8x]] menjadi asam hidrogenobirinat
* [[Pergeseran sigmatropik]]-[1,5] dalam transformasi [[corrin|precorrin-8x]] menjadi asam hidrogenobirinat
:
:
* Pembukaan cincin elektrosiklik [[fotokimia]], non-[[enzim]]atik, dan pergeseran [[hidrida]] sigmatropik (1,7) dalam sintesis [[vitamin D]]
* Pembukaan cincin elektrosiklik<ref>Biosynthetic and Biomimetic Electrocyclizations. Chem. Rev., Volume 105, Issue 12, 2005, Pages 4757-4778 Christopher M. Beaudry, Jeremiah P. Malerich, and Dirk Trauner</ref> [[fotokimia]], non-[[enzim]]atik, dan pergeseran [[hidrida]] sigmatropik (1,7) dalam sintesis [[vitamin D]]<ref>J. T. Arnason, Rachel Mata, John T. Romeo. Phytochemistry of Medicinal Plant (2nd Edition).1995 (Springer) ISBN 0-306-45181-6, ISBN 978-0-306-45181-2</ref>
:
:
* Konversi berkatalis isokorismat piruvat liase pada isokorismat menjadi [[asam salisilat|salisilat]] dan [[piruvat]]
* Konversi berkatalis isokorismat piruvat liase pada isokorismat menjadi [[asam salisilat|salisilat]] dan [[piruvat]]<ref>''Isochorismate Pyruvate Lyase: A Pericyclic Reaction Mechanism?'' Michael S. DeClue, Kim K. Baldridge, Dominik E. Künzler, Peter Kast, and Donald Hilvert J. Am. Chem. Soc.; '''2005'''; 127(43) pp 15002 - 15003; (Communication)</ref>
:
:


Baris 42: Baris 60:


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Reaksi+perisiklik&oldid=28126392 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28126392 (2025-10-22T01:22:23Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Reaksi+perisiklik&oldid=28126392 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28126392 (2025-10-22T01:22:23Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 09.13

Cycloheptatriene-Norcaradiene Rearrangement

Dalam kimia organik, reaksi perisiklik adalah suatu jenis reaksi organik di mana keadaan transisi molekul memiliki suatu geometri siklik, dan reaksi berjalan secara serentak. Reaksi perisiklik biasanya merupakan suatu reaksi penataan ulang.

Secara umum, reaksi ini dianggap sebagai proses kesetimbangan, walaupun memungkinkan untuk mendorong reaksi dalam satu arah dengan merancang suatu reaksi di mana produk berada pada suatu tingkatan energi yang rendah secara signifikan; hal ini disebabkan oleh interpretasi unimolekular terhadap prinsip Le Chatelier.

Reaksi perisiklik terkadang memiliki keterkaitan dengan proses radikal. Beberapa reaksi perisiklik, seperti sikloadisi [2+2], 'kontroversial' karena mekanismenya tidak secara definitif diketahui serentak (atau mungkin bergantung pada sistem yang reaktif). Reaksi perisiklik juga sering memiliki analog dikatalisasi logam, walaupun biasanya ini juga tidak secara teknis perisiklik, karena mereka melanjutkan melalui zat antara yang distabilkan logam, dan dengan demikian tidak serentak.

Karakteristik

Karakteristik yang membedakan reaksi perisiklik dengan reaksi lain adalah:[1]

  1. Reaksi relatif tidak mudah terpengaruh dengan perubahan pelarut, adanya inisiator radikal, atau (dengan beberapa pengecualian) oleh katalis elektrofilik atau nukleofilik.
  2. Reaksi melewati serangkaian peristiwa pemutusan ikatan dan pembuatan ikatan secara simultan (bersama) dalam satu langkah kinetik, sering kali dengan stereospesifikitas tinggi.
  3. Sesuai dengan 1 & 2, tidak ada ionik, radikal bebas atau zat antara lain yang dapat dilihat yang terletak pada jalur reaksi.

Tipe reaksi perisiklik

Kelas utama pada reaksi perisiklik diantaranya:

Nama Perubahan ikatan kimia
Sigma Pi
Reaksi elektrosiklik + 1 -1
Sikloadisi +2 -2
Reaksi sigmatropik 0 0
Reaksi transfer gugus fungsional + 1 -1
Reaksi keletropik + 2 - 2
Reaksi diotropik 0 0

Reaksi perisiklik dalam stereokimia

Sudah sangat diketahui bahwa diena hanya bisa masuk dalam reaksi sikloadisi dengan dienofil dalam bentuk cisoid dan laju reaksi dengan diena rantai terbuka bergantung pada proporsi keseimbangan dari konformer cisoid / transoid. Sehingga substituen di dalam diena secara signifikan dapat memengaruhi laju reaksi tidak hanya karena karakter elektroniknya tetapi dengan pengaruhnya terhadap proporsi relatif dari konformer yang berbeda.

Karenanya pada contoh butadiena I tersubstitusi- cis I kurang reaktif dibanding trans isomer II nya karena meruahnya R tidak disukai pada konformasi cisoid. Substituen-2 yang meruah pada diena disukai oleh konformasi cisoid melebihi transoid sehingga diena dalam hal ini menjadi lebih reaktif.[2]

Reaksi perisiklik dalam biokimia

Reaksi perisiklik juga terdapat dalam beberapa proses biologis:

  • Konversi berkatalis isokorismat piruvat liase pada isokorismat menjadi salisilat dan piruvat[5]

Lihat pula

Referensi

  1. William Reusch. Non-ionic Chemical Reactions. www2.chemistry.msu.edu.
  2. An Introduction to Orbital Symmetry and Pericyclic Reactions 2006 - Prof. Dr. Fathy Mohamed Abdelrazek
  3. Biosynthetic and Biomimetic Electrocyclizations. Chem. Rev., Volume 105, Issue 12, 2005, Pages 4757-4778 Christopher M. Beaudry, Jeremiah P. Malerich, and Dirk Trauner
  4. J. T. Arnason, Rachel Mata, John T. Romeo. Phytochemistry of Medicinal Plant (2nd Edition).1995 (Springer) ISBN 0-306-45181-6, ISBN 978-0-306-45181-2
  5. Isochorismate Pyruvate Lyase: A Pericyclic Reaction Mechanism? Michael S. DeClue, Kim K. Baldridge, Dominik E. Künzler, Peter Kast, and Donald Hilvert J. Am. Chem. Soc.; 2005; 127(43) pp 15002 - 15003; (Communication)

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28126392 (2025-10-22T01:22:23Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.