Lompat ke isi

Hemaglutinasi: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26921352; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Hemaglutinasi''' adalah proses penggumpalan (aglutinasi) sel-sel darah merah.
[[File:Bedside_card.jpg|thumb|right|280px|Bedside card]]
 
'''Hemaglutinasi''' adalah proses penggumpalan (aglutinasi) sel-sel darah merah.<ref>Hartanto H, Nisa TM. 2001. ''Kamus Ringkas Kedokteran Stedman untuk Profesi Kesehatan Ed. 4''. Jakarta: EGC.</ref>


== Jenis ==
== Jenis ==
Berdasarkan penyebab terjadinya hemaglutinasi, dapat digolongkan dalam dua jenis yaitu hemaglutinasi [[imun]] dan hemaglutinasi non-imun. Hemaglutinasi imun adalah penggumpalan [[sel darah merah]] yang disebabkan respon [[antibodi]] spesifik terhadap [[antigen]] sel darah merah atau antigen lainnya yang melapisi sel darah merah. Hemaglutinasi non-imun adalah penggumpalan sel darah merah yang disebabkan oleh [[virus]] atau [[mikroorganisme]] lainnya.
Berdasarkan penyebab terjadinya hemaglutinasi, dapat digolongkan dalam dua jenis yaitu hemaglutinasi [[imun]] dan hemaglutinasi non-imun.<ref>Hartanto H, Nisa TM. 2001. ''Kamus Ringkas Kedokteran Stedman untuk Profesi Kesehatan Ed. 4''. Jakarta: EGC.</ref> Hemaglutinasi imun adalah penggumpalan [[sel darah merah]] yang disebabkan respon [[antibodi]] spesifik terhadap [[antigen]] sel darah merah atau antigen lainnya yang melapisi sel darah merah.<ref>Hartanto H, Nisa TM. 2001. ''Kamus Ringkas Kedokteran Stedman untuk Profesi Kesehatan Ed. 4''. Jakarta: EGC.</ref> Hemaglutinasi non-imun adalah penggumpalan sel darah merah yang disebabkan oleh [[virus]] atau [[mikroorganisme]] lainnya.<ref>Hartanto H, Nisa TM. 2001. ''Kamus Ringkas Kedokteran Stedman untuk Profesi Kesehatan Ed. 4''. Jakarta: EGC.</ref>


== Aplikasi ==
== Aplikasi ==
Uji aktivitas hemaglutinasi dapat dilakukan untuk menyeleksi [[kultur sel]] atau cairan amnion dari telur ayam yang telah dibuahi agar didapatkan agen hemaglutinasi seperti virus influenza tipe A. Uji ini memanfaatkan protein pada permukaan virus influenza yang mampu berikatan pada sel darah merah pada [[Binatang menyusui|mamalia]] dan protein pada unggas. Kelemahan uji deteksi ini adalah virus hidup dan mati tetap terdeteksi, sehingga tidak dapat digunakan untuk uji identifikasi virus hidup. Kelemahan lainnya adalah ada kemungkinan faktor kontaminasi senyawa lain sebagai agen hemaglutinasi sehingga uji ini kurang bersifat spesifik. Kelebihan uji deteksi ini adalah relatif murah dan mudah untuk dilakukan.
Uji aktivitas hemaglutinasi dapat dilakukan untuk menyeleksi [[kultur sel]] atau cairan amnion dari telur ayam yang telah dibuahi agar didapatkan agen hemaglutinasi seperti virus influenza tipe A.<ref>Spackman E. 2008. ''Avian Influenza Virus''. Totowa: Humana.</ref> Uji ini memanfaatkan protein pada permukaan virus influenza yang mampu berikatan pada sel darah merah pada [[Binatang menyusui|mamalia]] dan protein pada unggas.<ref>Spackman E. 2008. ''Avian Influenza Virus''. Totowa: Humana.</ref> Kelemahan uji deteksi ini adalah virus hidup dan mati tetap terdeteksi, sehingga tidak dapat digunakan untuk uji identifikasi virus hidup.<ref>Spackman E. 2008. ''Avian Influenza Virus''. Totowa: Humana.</ref> Kelemahan lainnya adalah ada kemungkinan faktor kontaminasi senyawa lain sebagai agen hemaglutinasi sehingga uji ini kurang bersifat spesifik.<ref>Spackman E. 2008. ''Avian Influenza Virus''. Totowa: Humana.</ref> Kelebihan uji deteksi ini adalah relatif murah dan mudah untuk dilakukan.<ref>Spackman E. 2008. ''Avian Influenza Virus''. Totowa: Humana.</ref>


= Referensi =
= Referensi =


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hemaglutinasi&oldid=26921352 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26921352 (2025-02-14T02:55:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hemaglutinasi&oldid=26921352 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26921352 (2025-02-14T02:55:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 14.53

Bedside card

Hemaglutinasi adalah proses penggumpalan (aglutinasi) sel-sel darah merah.[1]

Jenis

Berdasarkan penyebab terjadinya hemaglutinasi, dapat digolongkan dalam dua jenis yaitu hemaglutinasi imun dan hemaglutinasi non-imun.[2] Hemaglutinasi imun adalah penggumpalan sel darah merah yang disebabkan respon antibodi spesifik terhadap antigen sel darah merah atau antigen lainnya yang melapisi sel darah merah.[3] Hemaglutinasi non-imun adalah penggumpalan sel darah merah yang disebabkan oleh virus atau mikroorganisme lainnya.[4]

Aplikasi

Uji aktivitas hemaglutinasi dapat dilakukan untuk menyeleksi kultur sel atau cairan amnion dari telur ayam yang telah dibuahi agar didapatkan agen hemaglutinasi seperti virus influenza tipe A.[5] Uji ini memanfaatkan protein pada permukaan virus influenza yang mampu berikatan pada sel darah merah pada mamalia dan protein pada unggas.[6] Kelemahan uji deteksi ini adalah virus hidup dan mati tetap terdeteksi, sehingga tidak dapat digunakan untuk uji identifikasi virus hidup.[7] Kelemahan lainnya adalah ada kemungkinan faktor kontaminasi senyawa lain sebagai agen hemaglutinasi sehingga uji ini kurang bersifat spesifik.[8] Kelebihan uji deteksi ini adalah relatif murah dan mudah untuk dilakukan.[9]

Referensi

Referensi

  1. Hartanto H, Nisa TM. 2001. Kamus Ringkas Kedokteran Stedman untuk Profesi Kesehatan Ed. 4. Jakarta: EGC.
  2. Hartanto H, Nisa TM. 2001. Kamus Ringkas Kedokteran Stedman untuk Profesi Kesehatan Ed. 4. Jakarta: EGC.
  3. Hartanto H, Nisa TM. 2001. Kamus Ringkas Kedokteran Stedman untuk Profesi Kesehatan Ed. 4. Jakarta: EGC.
  4. Hartanto H, Nisa TM. 2001. Kamus Ringkas Kedokteran Stedman untuk Profesi Kesehatan Ed. 4. Jakarta: EGC.
  5. Spackman E. 2008. Avian Influenza Virus. Totowa: Humana.
  6. Spackman E. 2008. Avian Influenza Virus. Totowa: Humana.
  7. Spackman E. 2008. Avian Influenza Virus. Totowa: Humana.
  8. Spackman E. 2008. Avian Influenza Virus. Totowa: Humana.
  9. Spackman E. 2008. Avian Influenza Virus. Totowa: Humana.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26921352 (2025-02-14T02:55:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.