Geometri koordinasi: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28646260; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Geometri koordinasi''' adalah cara untuk menunjukkan bagaimana [[atom]] ditempatkan dalam suatu [[molekul]]. Molekul dapat diatur dengan cara berbeda. Konsep ini digunakan untuk menjelaskan [[stoikiometri]] dan [[isomer]]isme pada [[senyawa koordinasi]]. Istilah geometri koordinasi digunakan dalam sejumlah bidang yang terkait dengan [[kimia]] dan [[fisika]]/kimia fasa padat. | '''Geometri koordinasi''' adalah cara untuk menunjukkan bagaimana [[atom]] ditempatkan dalam suatu [[molekul]]. Molekul dapat diatur dengan cara berbeda. Konsep ini digunakan untuk menjelaskan [[stoikiometri]] dan [[isomer]]isme pada [[senyawa koordinasi]].<ref>Alexander von Zelewsky. ''Inorganic Chemistry: A Textbook Series''. John Wiley & Sons. 1996. Vol. 3. hlm. 1-5. ISBN 0-4719-5599-X.</ref> Istilah geometri koordinasi digunakan dalam sejumlah bidang yang terkait dengan [[kimia]] dan [[fisika]]/kimia fasa padat.<ref>[https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1381116904006260 Coordination geometry and bio-inspired ligands: useful concepts in homogeneous catalysis? A conceptual view]. ''Journal of Molecular Catalysis A: Chemical''. 2004. Vol. 224 (1–2). hlm. 11-16. doi:10.1016/j.molcata.2004.06.028.</ref> | ||
== Molekul == | == Molekul == | ||
Geometri koordinasi dari sebuah [[molekul]] adalah pola [[geometri]] yang dibentuk oleh [[atom]] di sekitar atom pusat pada sebuah molekul secara [[tiga dimensi]]. Geometri molekul menentukan beberapa sifat zat termasuk [[reaktivitas (kimia)|reaktivitas]], [[polaritas (fisika)|polaritas]], [[wujud zat]], [[warna]], [[magnetisme]] dan aktivitas biologisnya.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Geometri+koordinasi&oldid=28646260 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref><ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Geometri+koordinasi&oldid=28646260 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref><ref>Alexandros Chremos. ''When does a branched polymer become a particle?''. ''J. Chem. Phys''. 2015. Vol. 143. hlm. 111104. doi:10.1063/1.4931483.</ref> | |||
Geometri koordinasi dari sebuah [[molekul]] adalah pola [[geometri]] yang dibentuk oleh [[atom]] di sekitar atom pusat pada sebuah molekul secara [[tiga dimensi]]. Geometri molekul menentukan beberapa sifat zat termasuk [[reaktivitas (kimia)|reaktivitas]], [[polaritas (fisika)|polaritas]], [[wujud zat]], [[warna]], [[magnetisme]] dan aktivitas biologisnya. | |||
=== Kompleks koordinasi anorganik === | === Kompleks koordinasi anorganik === | ||
Dalam bidang [[Senyawa kompleks|kompleks koordinasi]] [[Senyawa anorganik|anorganik]], adalah pola geometris yang dibentuk oleh atom-atom dalam [[ligan]] yang [[Senyawa koordinasi|terikat]] ke atom pusat dalam [[molekul]] atau kompleks koordinasi kompleks. Susunan geometris akan bervariasi sesuai dengan jumlah dan jenis ligan yang terikat pada pusat logam, dan preferensi koordinasi atom pusat, biasanya logam dalam kompleks koordinasi. Jumlah atom terikat, (yaitu jumlah [[ikatan sigma|ikatan-σ]] antara atom pusat dan ligan) disebut [[bilangan koordinasi]]. | Dalam bidang [[Senyawa kompleks|kompleks koordinasi]] [[Senyawa anorganik|anorganik]], adalah pola geometris yang dibentuk oleh atom-atom dalam [[ligan]] yang [[Senyawa koordinasi|terikat]] ke atom pusat dalam [[molekul]] atau kompleks koordinasi kompleks. Susunan geometris akan bervariasi sesuai dengan jumlah dan jenis ligan yang terikat pada pusat logam, dan preferensi koordinasi atom pusat, biasanya logam dalam kompleks koordinasi. Jumlah atom terikat, (yaitu jumlah [[ikatan sigma|ikatan-σ]] antara atom pusat dan ligan) disebut [[bilangan koordinasi]]. | ||
Pola geometris dapat digambarkan sebagai [[polihedron]] di mana simpul dari polihedron adalah pusat atom yang berkoordinasi dalam ligan. | Pola geometris dapat digambarkan sebagai [[polihedron]] di mana simpul dari polihedron adalah pusat atom yang berkoordinasi dalam ligan.<ref>J. Lima-de-Faria. [http://ww1.iucr.org/comm/cnom/inorg/node4.html Report of the International Union of Crystallography Commission on Crystallographic Nomenclature Subcommittee on the Nomenclature of Inorganic Structure Types]. ''Acta Crystallogr. A''. 1990. Vol. 46. hlm. 1–11. doi:10.1107/S0108767389008834.</ref> | ||
Preferensi koordinasi logam sering bervariasi dengan [[keadaan oksidasi]]nya. Jumlah ikatan koordinasi (bilangan koordinasi) dapat bervariasi dari dua hingga sebesar 20 seperti dalam Th(η<sup>5</sup>-C<sub>5</sub>H<sub>5</sub>)<sub>4</sub>.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Geometri+koordinasi&oldid=28646260 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> | |||
Salah satu geometri koordinasi yang paling umum adalah [[geometri molekul oktahedral|oktahedral]], di mana enam [[ligan]] dikoordinasikan dengan [[logam]] dalam distribusi simetris, mengarah pada pembentukan [[oktahedron]] apabila garis ditarik antara ligan-ligan tersebut. Geometri koordinasi umum lainnya adalah [[geometri molekul tetrahedral|tetrahedral]] dan [[geometri molekul segiempat planar|segiempat planar]]. | Salah satu geometri koordinasi yang paling umum adalah [[geometri molekul oktahedral|oktahedral]], di mana enam [[ligan]] dikoordinasikan dengan [[logam]] dalam distribusi simetris, mengarah pada pembentukan [[oktahedron]] apabila garis ditarik antara ligan-ligan tersebut. Geometri koordinasi umum lainnya adalah [[geometri molekul tetrahedral|tetrahedral]] dan [[geometri molekul segiempat planar|segiempat planar]]. | ||
| Baris 19: | Baris 16: | ||
=== Struktur kristal === | === Struktur kristal === | ||
Dalam sebuah [[struktur kristal]], geometri koordinasi atom adalah pola geometri dari atom yang terkoordinasi di mana definisi dari koordinasi atom bergantung pada model [[Ikatan kimia|ikatan]] yang digunakan. Sebagai contoh, dalam struktur ionik [[Natrium klorida|garam batu]] setiap atom [[natrium]] memiliki enam [[ion klorida]] tetangga yang berdekatan dalam geometri oktahedral dan masing-masing klorida memiliki enam dekat ion natrium tetangga dalam geometri oktahedral. Dalam logam dengan struktur kubik berpusat badan (bcc), setiap atom memiliki delapan tetangga terdekat dalam geometri kubik. Dalam logam dengan struktur kubik berpusat muka (fcc), setiap atom memiliki dua belas tetangga terdekat dalam geometri [[kuboktahedron|kuboktahedral]]. | Dalam sebuah [[struktur kristal]], geometri koordinasi atom adalah pola geometri dari atom yang terkoordinasi di mana definisi dari koordinasi atom bergantung pada model [[Ikatan kimia|ikatan]] yang digunakan.<ref>J. Lima-de-Faria. [http://ww1.iucr.org/comm/cnom/inorg/node4.html Report of the International Union of Crystallography Commission on Crystallographic Nomenclature Subcommittee on the Nomenclature of Inorganic Structure Types]. ''Acta Crystallogr. A''. 1990. Vol. 46. hlm. 1–11. doi:10.1107/S0108767389008834.</ref> Sebagai contoh, dalam struktur ionik [[Natrium klorida|garam batu]] setiap atom [[natrium]] memiliki enam [[ion klorida]] tetangga yang berdekatan dalam geometri oktahedral dan masing-masing klorida memiliki enam dekat ion natrium tetangga dalam geometri oktahedral. Dalam logam dengan struktur kubik berpusat badan (bcc), setiap atom memiliki delapan tetangga terdekat dalam geometri kubik. Dalam logam dengan struktur kubik berpusat muka (fcc), setiap atom memiliki dua belas tetangga terdekat dalam geometri [[kuboktahedron|kuboktahedral]]. | ||
== Tabel geometri koordinasi == | == Tabel geometri koordinasi == | ||
Sebuah tabel geometri koordinasi yang ditemui ditunjukkan di bawah ini dengan contoh-contoh kemunculannya dalam kompleks yang ditemukan sebagai satuan diskrit dalam senyawa dan bidang koordinasi di sekitar atom dalam kristal (di mana tidak ada kompleks diskrit). | Sebuah tabel geometri koordinasi yang ditemui ditunjukkan di bawah ini dengan contoh-contoh kemunculannya dalam kompleks yang ditemukan sebagai satuan diskrit dalam senyawa dan bidang koordinasi di sekitar atom dalam kristal (di mana tidak ada kompleks diskrit). | ||
{| class="wikitable" | |||
!style="text-align: center;"|[[Bilangan koordinasi]] !! [[Geometri molekul|Geometri]] !! !! Contoh kompleks diskrit (berhingga) !! Contoh dalam kristal | |||
|- | |||
|style="text-align: center;"| 2 | |||
|style="text-align: center;"|[[Geometri molekul linear|linear]] | |||
|| | |||
||Ag(CN)<sub>2</sub><sup>−</sup> dalam KAg(CN)<sub>2</sub><ref>Wells A.F. [https://archive.org/details/structuralinorga0000well_m8i1 Structural Inorganic Chemistry]. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.</ref> | |||
||Ag dalam [[perak sianida]],<br />Au dalam AuI <ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Geometri+koordinasi&oldid=28646260 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> | |||
|- | |||
|style="text-align: center;"|3 | |||
|style="text-align: center;"|[[Geometri molekul trigonal planar|trigonal planar]] | |||
|| | |||
||HgI<sub>3</sub><sup>−</sup><ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Geometri+koordinasi&oldid=28646260 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> | |||
||O dalam struktur rutil [[titanium dioksida|TiO<sub>2</sub>]]<ref>Wells A.F. [https://archive.org/details/structuralinorga0000well_m8i1 Structural Inorganic Chemistry]. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.</ref> | |||
|- | |||
|style="text-align: center;"|4 | |||
|style="text-align: center;"|[[Geometri molekul tetrahedral|tetrahedral]] | |||
|| | |||
||CoCl<sub>4</sub><sup>2−</sup><ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Geometri+koordinasi&oldid=28646260 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> | |||
||Zn dan S dalam [[seng sulfida]], Si dalam [[silikon dioksida]]<ref>Wells A.F. [https://archive.org/details/structuralinorga0000well_m8i1 Structural Inorganic Chemistry]. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.</ref> | |||
|- | |||
|style="text-align: center;"|4 | |||
|style="text-align: center;"|[[Geometri molekul segiempat planar|segiempat planar]] | |||
|| | |||
||AgF<sub>4</sub><sup>−</sup><ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Geometri+koordinasi&oldid=28646260 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> | |||
||[[Tembaga(II) oksida|CuO]]<ref>Wells A.F. [https://archive.org/details/structuralinorga0000well_m8i1 Structural Inorganic Chemistry]. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.</ref> | |||
|- | |||
|style="text-align: center;"|5 | |||
|style="text-align: center;"|[[Geometri molekul trigonal bipiramidal|trigonal bipiramidal]] | |||
|| | |||
||SnCl<sub>5</sub><sup>−</sup><ref>Wells A.F. [https://archive.org/details/structuralinorga0000well_m8i1 Structural Inorganic Chemistry]. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.</ref> | |||
|| | |||
|- | |||
|style="text-align: center;"|5 | |||
|style="text-align: center;"|[[Geometri molekul segiempat piramidal|segiempat piramidal]] | |||
|| | |||
||InCl<sub>5</sub><sup>2−</sup> dalam (NEt<sub>4</sub>)<sub>2</sub>InCl<sub>5</sub><ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Geometri+koordinasi&oldid=28646260 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> | |||
|| | |||
|- | |||
|style="text-align: center;"|6 | |||
|style="text-align: center;"|[[Geometri molekul oktahedral|oktahedral]] | |||
|| | |||
||Fe(H<sub>2</sub>O)<sub>6</sub><sup>2+</sup><ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Geometri+koordinasi&oldid=28646260 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> | |||
||Na dan Cl dalam [[Natrium klorida|NaCl]]<ref>Wells A.F. [https://archive.org/details/structuralinorga0000well_m8i1 Structural Inorganic Chemistry]. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.</ref> | |||
|- | |||
|style="text-align: center;"|6 | |||
|style="text-align: center;"|[[Geometri molekul trigonal prismatik|trigonal prismatik]] | |||
|| | |||
||Mo(SCHCHS)<sub>3</sub><ref>Wells A.F. [https://archive.org/details/structuralinorga0000well_m8i1 Structural Inorganic Chemistry]. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.</ref> | |||
||As dalam [[nikel arsenida|NiAs]], Mo dalam [[molibdenum disulfida|MoS<sub>2</sub>]]<ref>Wells A.F. [https://archive.org/details/structuralinorga0000well_m8i1 Structural Inorganic Chemistry]. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.</ref> | |||
|- | |||
|style="text-align: center;"|7 | |||
|style="text-align: center;"|[[Geometri molekul pentagonal bipiramidal|pentagonal bipiramidal]] | |||
|| | |||
||ZrF<sub>7</sub><sup>3−</sup> dalam (NH<sub>4</sub>)<sub>3</sub>ZrF<sub>7</sub><ref>Wells A.F. [https://archive.org/details/structuralinorga0000well_m8i1 Structural Inorganic Chemistry]. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.</ref> | |||
||Pa dalam [[Protaktinium(V) klorida|PaCl<sub>5</sub>]] | |||
|- | |||
|style="text-align: center;"|7 | |||
|style="text-align: center;"|oktahedral bertudung muka | |||
|| | |||
||[Ho<sup>III</sup>(PhCOCHCOPh)<sub>3</sub>(H<sub>2</sub>O)]<ref>Zalkin A., Templeton D.H., Karraker D.G. ''Crystal and molecular structure of the heptacoordinate complex tris(diphenylpropanedionato)aquoholmium, Ho(PhCOCHCOPh) 3 .H 2 O''. ''Inorganic Chemistry''. 1969. Vol. 8 (12). hlm. 2680 - 2684. doi:10.1021/ic50082a029.</ref> | |||
||La dalam [[lantanum(III) oksida|A-La<sub>2</sub>O<sub>3</sub>]] | |||
|- | |||
|style="text-align: center;"|7 | |||
|style="text-align: center;"|trigonal prismatik, muka segiempat bertudung-satu | |||
|| | |||
||TaF<sub>7</sub><sup>2−</sup> dalam K<sub>2</sub>TaF<sub>7</sub><ref>Wells A.F. [https://archive.org/details/structuralinorga0000well_m8i1 Structural Inorganic Chemistry]. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.</ref> | |||
|| | |||
|- | |||
|style="text-align: center;"|8 | |||
|style="text-align: center;"|[[Kubus|kubik]] | |||
|| | |||
|| | |||
||[[Sesium klorida]], [[kalsium fluorida]] | |||
|- | |||
|style="text-align: center;"|8 | |||
|style="text-align: center;"|[[Geometri molekul segiempat antiprismatik|segiempat antiprismatik]] | |||
|| | |||
||TaF<sub>8</sub><sup>3−</sup> dalam Na<sub>3</sub>TaF<sub>8</sub><ref>Wells A.F. [https://archive.org/details/structuralinorga0000well_m8i1 Structural Inorganic Chemistry]. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.</ref><br /> Kompleks akua Zr(H<sub>2</sub>O)<sub>8</sub><sup>4+</sup><ref>Ingmar Persson. ''Hydrated metal ions in aqueous solution: How regular are their structures?''. ''Pure and Applied Chemistry''. 2010. Vol. 82 (10). hlm. 1901–1917. doi:10.1351/PAC-CON-09-10-22.</ref> | |||
||[[Torium(IV) iodida]]<ref>Wells A.F. [https://archive.org/details/structuralinorga0000well_m8i1 Structural Inorganic Chemistry]. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.</ref> | |||
|- | |||
|style="text-align: center;"|8 | |||
|style="text-align: center;"|[[dodekahedron|dodekahedral]] <br />(catatan: sementara ini adalah istilah yang umum<br /> digunakan, istilah yang benar adalah "bisdisfenoid"<ref>Wells A.F. [https://archive.org/details/structuralinorga0000well_m8i1 Structural Inorganic Chemistry]. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.</ref><br /> atau "disfenoid pendek" seperti polihedron ini adalah [[deltahedron]]) | |||
|| | |||
||Mo(CN)<sub>8</sub><sup>4−</sup> dalam K<sub>4</sub>[Mo(CN)<sub>8</sub>].2H<sub>2</sub>O<ref>Wells A.F. [https://archive.org/details/structuralinorga0000well_m8i1 Structural Inorganic Chemistry]. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.</ref> | |||
||Zr dalam K<sub>2</sub>ZrF<sub>6</sub><ref>Wells A.F. [https://archive.org/details/structuralinorga0000well_m8i1 Structural Inorganic Chemistry]. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.</ref> | |||
|- | |||
|style="text-align: center;"|8 | |||
|style="text-align: center;"|[[heksagonal bipiramid]]al | |||
|| | |||
|| | |||
||N dalam [[litium nitrida|Li<sub>3</sub>N]]<ref>Wells A.F. [https://archive.org/details/structuralinorga0000well_m8i1 Structural Inorganic Chemistry]. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.</ref> | |||
|- | |||
|style="text-align: center;"|8 | |||
|style="text-align: center;"|oktahedral, trans-bertudung-dua | |||
|| | |||
|| | |||
||Ni dalam [[nikel arsenida]], NiAs; 6 As tetangga + 2 Ni tudung<ref>David G. Pettifor. [https://archive.org/details/bondingstructure0000pett Bonding and Structure of Molecules and Solids]. Oxford University Press. 1995. ISBN 0-19-851786-6.</ref> | |||
|- | |||
|style="text-align: center;"|8 | |||
|style="text-align: center;"|trigonal prismatik, muka triangular bertudung-tiga | |||
|| | |||
|| | |||
||Ca dalam CaFe<sub>2</sub>O<sub>4</sub><ref>Wells A.F. [https://archive.org/details/structuralinorga0000well_m8i1 Structural Inorganic Chemistry]. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.</ref> | |||
|- | |||
|style="text-align: center;"|8 | |||
|style="text-align: center;"|trigonal prismatik, muka segiempat bertudung-dua | |||
|| | |||
|| | |||
||PuBr<sub>3</sub><ref>Wells A.F. [https://archive.org/details/structuralinorga0000well_m8i1 Structural Inorganic Chemistry]. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.</ref> | |||
|- | |||
|style="text-align: center;"|9 | |||
|style="text-align: center;"|trigonal prismatik bertudung-tiga, (tiga muka segiempat tertudung) | |||
|| | |||
||[ReH<sub>9</sub>]<sup>2−</sup> dalam [[kalium nonahidridorenat]]<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Geometri+koordinasi&oldid=28646260 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref><br />Kompleks akua Th(H<sub>2</sub>O)<sub>9</sub><sup>4+</sup><ref>Ingmar Persson. ''Hydrated metal ions in aqueous solution: How regular are their structures?''. ''Pure and Applied Chemistry''. 2010. Vol. 82 (10). hlm. 1901–1917. doi:10.1351/PAC-CON-09-10-22.</ref> | |||
||SrCl<sub>2</sub>.6H<sub>2</sub>O, Th dalam RbTh<sub>3</sub>F<sub>13</sub><ref>Wells A.F. [https://archive.org/details/structuralinorga0000well_m8i1 Structural Inorganic Chemistry]. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.</ref> | |||
|- | |||
|style="text-align: center;"|9 | |||
|style="text-align: center;"|segiempat antiprismatik bertudung-satu | |||
|| | |||
||[Th(tropolonat)<sub>4</sub>(H<sub>2</sub>O)]<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Geometri+koordinasi&oldid=28646260 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> | |||
||La dalam LaTe<sub>2</sub><ref>Wells A.F. [https://archive.org/details/structuralinorga0000well_m8i1 Structural Inorganic Chemistry]. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.</ref> | |||
|- | |||
|style="text-align: center;"|10 | |||
|style="text-align: center;"|segiempat antiprismatik bertudung-dua | |||
|| | |||
||Th(C<sub>2</sub>O<sub>4</sub>)<sub>4</sub><sup>2−</sup><ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Geometri+koordinasi&oldid=28646260 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> | |||
|| | |||
|- | |||
|style="text-align: center;"|11 | |||
|| | |||
|| | |||
||Th dalam [Th<sup>IV</sup>(NO<sub>3</sub>)<sub>4</sub>(H<sub>2</sub>O)<sub>3</sub>] (NO<sub>3</sub><sup>−</sup> adalah bidentat) <ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Geometri+koordinasi&oldid=28646260 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> | |||
|| | |||
|- | |||
|style="text-align: center;"|12 | |||
|style="text-align: center;"|[[ikosahedron]] | |||
|| | |||
||Th dalam ion Th(NO<sub>3</sub>)<sub>6</sub><sup>2−</sup> dalam Mg[Th(NO<sub>3</sub>)<sub>6</sub>].8H<sub>2</sub>O <ref>Wells A.F. [https://archive.org/details/structuralinorga0000well_m8i1 Structural Inorganic Chemistry]. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.</ref> | |||
|| | |||
|- | |||
|style="text-align: center;"|12 | |||
|style="text-align: center;"|[[kuboktahedron]] | |||
|| | |||
||Zr<sup>IV</sup>(η<sup>3</sup>−(BH<sub>4</sub>)<sub>4</sub>) | |||
||atom dalam logam fcc misal Ca<ref>Wells A.F. [https://archive.org/details/structuralinorga0000well_m8i1 Structural Inorganic Chemistry]. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.</ref> | |||
|- | |||
|style="text-align: center;"|12 | |||
|style="text-align: center;"|antikuboktahedron ([[triangular ortobikupola]]) | |||
|| | |||
|| | |||
||atom dalam logam hcp misal Sc <ref>Wells A.F. [https://archive.org/details/structuralinorga0000well_m8i1 Structural Inorganic Chemistry]. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.</ref> | |||
|- | |||
|style="text-align: center;"|14 | |||
|style="text-align: center;"|[[heksagonal antiprism]]atik bertudung-dua | |||
|| | |||
||U(BH<sub>4</sub>)<sub>4</sub><ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Geometri+koordinasi&oldid=28646260 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> | |||
|| | |||
|} | |||
== Sejarah == | == Sejarah == | ||
Pada tahun 1893, [[Alfred Werner]] pertama kali mengusulkan struktur yang benar untuk senyawa koordinasi yang mengandung [[Kompleks (kimia)|ion kompleks]], di mana atom logam transisi pusat dikelilingi oleh [[ligan]] netral atau anionik. | Pada tahun 1893, [[Alfred Werner]] pertama kali mengusulkan struktur yang benar untuk senyawa koordinasi yang mengandung [[Kompleks (kimia)|ion kompleks]], di mana atom logam transisi pusat dikelilingi oleh [[ligan]] netral atau anionik.<ref>Kristin Bowman-James. ''Alfred Werner Revisited: The Coordination Chemistry of Anions''. ''Acc. Chem. Res''. 2005. Vol. 38 (8). hlm. 671–678. doi:10.1021/ar040071t.</ref> | ||
Misalnya, diketahui bahwa [[kobalt]] membentuk "kompleks" heksaminkobalt (III) klorida, dengan rumus CoCl<sub>3</sub>•6NH<sub>3</sub>, tetapi sifat dari asosiasi yang ditunjukkan oleh titik tersebut menjadi misteri. Werner mengusulkan struktur [[Kobalt(III) heksamin klorida|<nowiki>[</nowiki>Co(NH<sub>3</sub>)<sub>6</sub><nowiki>]</nowiki>Cl<sub>3</sub>]], dengan ion Co<sup>3+</sup> dikelilingi oleh enam NH<sub>3</sub> pada simpul dari segi delapan. Tiga Cl<sup>−</sup> dipisahkan sebagai ion bebas, yang dikonfirmasikan oleh Werner dengan mengukur [[konduktivitas]] dari senyawa tersebut dalam larutan berair, dan juga oleh analisis anion klorida menggunakan pengendapan dengan [[perak nitrat]]. Kemudian, analisis [[suseptibilitas magnetik]] juga digunakan untuk mengkonfirmasi proposal Werner untuk sifat kimia CoCl<sub>3</sub>•6NH<sub>3</sub>.<ref>Ernst, K. , Wild, F. R., Blacque, O. & Berke, H. ''Alfred Werner’s Coordination Chemistry: New Insights from Old Samples''. ''Angew. Chem. Int. Ed''. 2011. Vol. 50. hlm. 10780-10787. doi:10.1002/anie.201104477.</ref> | |||
Untuk kompleks dengan lebih dari satu jenis ligan, Werner berhasil menjelaskan jumlah [[isomer]] yang diamati. Misalnya, ia menjelaskan keberadaan dua isomer tetramin, "Co(NH<sub>3</sub>)<sub>4</sub>Cl<sub>3</sub>", satu hijau dan satu ungu. Werner mengusulkan bahwa senyawa ini adalah dua [[Geometri molekul oktahedral#Isomerisme|isomer geometris]] dengan rumus [Co(NH<sub>3</sub>)<sub>4</sub>Cl<sub>2</sub>]Cl, dengan satu ion Cl<sup>−</sup> terdisosiasi seperti yang dikonfirmasi oleh pengukuran konduktivitas. Atom Co dikelilingi oleh empat NH<sub>3</sub> dan dua ligan Cl pada simpul oktahedron. Isomer hijau adalah "trans" dengan dua ligan Cl pada simpul yang berlawanan, dan ungu adalah "cis" dengan dua Cl pada simpul yang berdekatan. | Untuk kompleks dengan lebih dari satu jenis ligan, Werner berhasil menjelaskan jumlah [[isomer]] yang diamati. Misalnya, ia menjelaskan keberadaan dua isomer tetramin, "Co(NH<sub>3</sub>)<sub>4</sub>Cl<sub>3</sub>", satu hijau dan satu ungu. Werner mengusulkan bahwa senyawa ini adalah dua [[Geometri molekul oktahedral#Isomerisme|isomer geometris]] dengan rumus [Co(NH<sub>3</sub>)<sub>4</sub>Cl<sub>2</sub>]Cl, dengan satu ion Cl<sup>−</sup> terdisosiasi seperti yang dikonfirmasi oleh pengukuran konduktivitas. Atom Co dikelilingi oleh empat NH<sub>3</sub> dan dua ligan Cl pada simpul oktahedron. Isomer hijau adalah "trans" dengan dua ligan Cl pada simpul yang berlawanan, dan ungu adalah "cis" dengan dua Cl pada simpul yang berdekatan.<ref>A. Werner. ''Beitrag zur Konstitution anorganischerVerbindungen''. ''Z. Anorg. Chem''. 1893. Vol. 3. hlm. 267-330.</ref> | ||
Werner juga menyiapkan kompleks dengan [[isomer optis]], dan pada tahun 1914 ia melaporkan senyawa [[Kiralitas|kiral]] sintetik pertama yang kekurangan karbon, yang dikenal sebagai [[heksol]] dengan rumus [Co(Co(NH<sub>3</sub>)<sub>4</sub>(OH)<sub>2</sub>)<sub>3</sub>]Br<sub>6</sub>. | Werner juga menyiapkan kompleks dengan [[isomer optis]], dan pada tahun 1914 ia melaporkan senyawa [[Kiralitas|kiral]] sintetik pertama yang kekurangan karbon, yang dikenal sebagai [[heksol]] dengan rumus [Co(Co(NH<sub>3</sub>)<sub>4</sub>(OH)<sub>2</sub>)<sub>3</sub>]Br<sub>6</sub>.<ref>(a) A. Werner & T. P. McCutcheon. ''Zur Kenntnis des asymmetrischen Kobaltatoms. VII''. ''Ber. Dtsch. Chem. Ges''. 1912. Vol. 45. hlm. 3281-3287. (b) A. Werner & I. Bosshart. ''Zur Kenntnis desasymmetrischen Kobaltatoms. XI. ÜberOxalatodiäthylendiamin-kobaltisalze und eine neueSpaltungsmethode für racemische anorganischeVerbindungen''. ''Ber. Dtsch. Chem. Ges''. 1914. Vol. 47. hlm. 2171-2182.</ref> | ||
== Penamaan senyawa anorganik == | == Penamaan senyawa anorganik == | ||
IUPAC telah memperkenalkan [[simbol polihedral]] sebagai bagian dari [[Tata nama anorganik|rekomendasi tata nama kimia anorganik IUPAC 2005]] untuk menggambarkan geometri di sekitar atom dalam suatu senyawa. | IUPAC telah memperkenalkan [[simbol polihedral]] sebagai bagian dari [[Tata nama anorganik|rekomendasi tata nama kimia anorganik IUPAC 2005]] untuk menggambarkan geometri di sekitar atom dalam suatu senyawa.<ref>[http://www.chem.qmul.ac.uk/iupac/bioinorg/ NOMENCLATURE OF INORGANIC CHEMISTRY IUPAC Recommendations 2005]. RSC Publishing.</ref> | ||
Sementara itu, ''International Union of Crystallography'' (IUCr) telah mengusulkan simbol yang ditampilkan sebagai superskrip dalam tanda kurung siku pada [[rumus kimia]]. Sebagai contoh, CaF<sub>2</sub> dituliskan sebagai Ca<sup>[8cb]</sup>F<sub>2</sub><sup>[4t]</sup>, di mana [8cb] berarti koordinasi kubik dan [4t] berarti tetrahedral. Simbol yang setara pada tata nama IUPAC adalah ''CU''−8 dan ''T''−4 berturut-turut. | Sementara itu, ''International Union of Crystallography'' (IUCr) telah mengusulkan simbol yang ditampilkan sebagai superskrip dalam tanda kurung siku pada [[rumus kimia]]. Sebagai contoh, CaF<sub>2</sub> dituliskan sebagai Ca<sup>[8cb]</sup>F<sub>2</sub><sup>[4t]</sup>, di mana [8cb] berarti koordinasi kubik dan [4t] berarti tetrahedral. Simbol yang setara pada tata nama IUPAC adalah ''CU''−8 dan ''T''−4 berturut-turut.<ref>J. Lima-de-Faria. [http://ww1.iucr.org/comm/cnom/inorg/node4.html Report of the International Union of Crystallography Commission on Crystallographic Nomenclature Subcommittee on the Nomenclature of Inorganic Structure Types]. ''Acta Crystallogr. A''. 1990. Vol. 46. hlm. 1–11. doi:10.1107/S0108767389008834.</ref> | ||
Simbol IUPAC berlaku untuk kompleks dan molekul sedangkan proposal IUCr berlaku untuk padatan [[kristal]]in. | Simbol IUPAC berlaku untuk kompleks dan molekul sedangkan proposal IUCr berlaku untuk padatan [[kristal]]in. | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
* [[Geometri molekul]] | * [[Geometri molekul]] | ||
* [[Struktur kimia]] | * [[Struktur kimia]] | ||
| Baris 49: | Baris 203: | ||
* [[Teori medan ligan]] | * [[Teori medan ligan]] | ||
* [[Teori orbital molekul]] | * [[Teori orbital molekul]] | ||
== Bacaan lebih lanjut == | == Bacaan lebih lanjut == | ||
* | * | ||
* | * | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Geometri+koordinasi&oldid=28646260 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28646260 (2025-11-30T17:59:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Geometri+koordinasi&oldid=28646260 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28646260 (2025-11-30T17:59:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 14.54
Geometri koordinasi adalah cara untuk menunjukkan bagaimana atom ditempatkan dalam suatu molekul. Molekul dapat diatur dengan cara berbeda. Konsep ini digunakan untuk menjelaskan stoikiometri dan isomerisme pada senyawa koordinasi.[1] Istilah geometri koordinasi digunakan dalam sejumlah bidang yang terkait dengan kimia dan fisika/kimia fasa padat.[2]
Molekul
Geometri koordinasi dari sebuah molekul adalah pola geometri yang dibentuk oleh atom di sekitar atom pusat pada sebuah molekul secara tiga dimensi. Geometri molekul menentukan beberapa sifat zat termasuk reaktivitas, polaritas, wujud zat, warna, magnetisme dan aktivitas biologisnya.[3][4][5]
Kompleks koordinasi anorganik
Dalam bidang kompleks koordinasi anorganik, adalah pola geometris yang dibentuk oleh atom-atom dalam ligan yang terikat ke atom pusat dalam molekul atau kompleks koordinasi kompleks. Susunan geometris akan bervariasi sesuai dengan jumlah dan jenis ligan yang terikat pada pusat logam, dan preferensi koordinasi atom pusat, biasanya logam dalam kompleks koordinasi. Jumlah atom terikat, (yaitu jumlah ikatan-σ antara atom pusat dan ligan) disebut bilangan koordinasi.
Pola geometris dapat digambarkan sebagai polihedron di mana simpul dari polihedron adalah pusat atom yang berkoordinasi dalam ligan.[6]
Preferensi koordinasi logam sering bervariasi dengan keadaan oksidasinya. Jumlah ikatan koordinasi (bilangan koordinasi) dapat bervariasi dari dua hingga sebesar 20 seperti dalam Th(η5-C5H5)4.[7]
Salah satu geometri koordinasi yang paling umum adalah oktahedral, di mana enam ligan dikoordinasikan dengan logam dalam distribusi simetris, mengarah pada pembentukan oktahedron apabila garis ditarik antara ligan-ligan tersebut. Geometri koordinasi umum lainnya adalah tetrahedral dan segiempat planar.
Teori medan kristal dapat digunakan untuk menjelaskan stabilitas relatif senyawa logam transisi dari geometri koordinasi yang berbeda, serta ada atau tidak adanya paramagnetisme, sedangkan teori VSEPR dapat digunakan untuk kompleks unsur golongan utama untuk memprediksi geometrinya.
Struktur kristal
Dalam sebuah struktur kristal, geometri koordinasi atom adalah pola geometri dari atom yang terkoordinasi di mana definisi dari koordinasi atom bergantung pada model ikatan yang digunakan.[8] Sebagai contoh, dalam struktur ionik garam batu setiap atom natrium memiliki enam ion klorida tetangga yang berdekatan dalam geometri oktahedral dan masing-masing klorida memiliki enam dekat ion natrium tetangga dalam geometri oktahedral. Dalam logam dengan struktur kubik berpusat badan (bcc), setiap atom memiliki delapan tetangga terdekat dalam geometri kubik. Dalam logam dengan struktur kubik berpusat muka (fcc), setiap atom memiliki dua belas tetangga terdekat dalam geometri kuboktahedral.
Tabel geometri koordinasi
Sebuah tabel geometri koordinasi yang ditemui ditunjukkan di bawah ini dengan contoh-contoh kemunculannya dalam kompleks yang ditemukan sebagai satuan diskrit dalam senyawa dan bidang koordinasi di sekitar atom dalam kristal (di mana tidak ada kompleks diskrit).
| Bilangan koordinasi | Geometri | Contoh kompleks diskrit (berhingga) | Contoh dalam kristal | |
|---|---|---|---|---|
| 2 | linear | Ag(CN)2− dalam KAg(CN)2[9] | Ag dalam perak sianida, Au dalam AuI [10] | |
| 3 | trigonal planar | HgI3−[11] | O dalam struktur rutil TiO2[12] | |
| 4 | tetrahedral | CoCl42−[13] | Zn dan S dalam seng sulfida, Si dalam silikon dioksida[14] | |
| 4 | segiempat planar | AgF4−[15] | CuO[16] | |
| 5 | trigonal bipiramidal | SnCl5−[17] | ||
| 5 | segiempat piramidal | InCl52− dalam (NEt4)2InCl5[18] | ||
| 6 | oktahedral | Fe(H2O)62+[19] | Na dan Cl dalam NaCl[20] | |
| 6 | trigonal prismatik | Mo(SCHCHS)3[21] | As dalam NiAs, Mo dalam MoS2[22] | |
| 7 | pentagonal bipiramidal | ZrF73− dalam (NH4)3ZrF7[23] | Pa dalam PaCl5 | |
| 7 | oktahedral bertudung muka | [HoIII(PhCOCHCOPh)3(H2O)][24] | La dalam A-La2O3 | |
| 7 | trigonal prismatik, muka segiempat bertudung-satu | TaF72− dalam K2TaF7[25] | ||
| 8 | kubik | Sesium klorida, kalsium fluorida | ||
| 8 | segiempat antiprismatik | TaF83− dalam Na3TaF8[26] Kompleks akua Zr(H2O)84+[27] |
Torium(IV) iodida[28] | |
| 8 | dodekahedral (catatan: sementara ini adalah istilah yang umum digunakan, istilah yang benar adalah "bisdisfenoid"[29] atau "disfenoid pendek" seperti polihedron ini adalah deltahedron) |
Mo(CN)84− dalam K4[Mo(CN)8].2H2O[30] | Zr dalam K2ZrF6[31] | |
| 8 | heksagonal bipiramidal | N dalam Li3N[32] | ||
| 8 | oktahedral, trans-bertudung-dua | Ni dalam nikel arsenida, NiAs; 6 As tetangga + 2 Ni tudung[33] | ||
| 8 | trigonal prismatik, muka triangular bertudung-tiga | Ca dalam CaFe2O4[34] | ||
| 8 | trigonal prismatik, muka segiempat bertudung-dua | PuBr3[35] | ||
| 9 | trigonal prismatik bertudung-tiga, (tiga muka segiempat tertudung) | [ReH9]2− dalam kalium nonahidridorenat[36] Kompleks akua Th(H2O)94+[37] |
SrCl2.6H2O, Th dalam RbTh3F13[38] | |
| 9 | segiempat antiprismatik bertudung-satu | [Th(tropolonat)4(H2O)][39] | La dalam LaTe2[40] | |
| 10 | segiempat antiprismatik bertudung-dua | Th(C2O4)42−[41] | ||
| 11 | Th dalam [ThIV(NO3)4(H2O)3] (NO3− adalah bidentat) [42] | |||
| 12 | ikosahedron | Th dalam ion Th(NO3)62− dalam Mg[Th(NO3)6].8H2O [43] | ||
| 12 | kuboktahedron | ZrIV(η3−(BH4)4) | atom dalam logam fcc misal Ca[44] | |
| 12 | antikuboktahedron (triangular ortobikupola) | atom dalam logam hcp misal Sc [45] | ||
| 14 | heksagonal antiprismatik bertudung-dua | U(BH4)4[46] |
Sejarah
Pada tahun 1893, Alfred Werner pertama kali mengusulkan struktur yang benar untuk senyawa koordinasi yang mengandung ion kompleks, di mana atom logam transisi pusat dikelilingi oleh ligan netral atau anionik.[47]
Misalnya, diketahui bahwa kobalt membentuk "kompleks" heksaminkobalt (III) klorida, dengan rumus CoCl3•6NH3, tetapi sifat dari asosiasi yang ditunjukkan oleh titik tersebut menjadi misteri. Werner mengusulkan struktur [Co(NH3)6]Cl3, dengan ion Co3+ dikelilingi oleh enam NH3 pada simpul dari segi delapan. Tiga Cl− dipisahkan sebagai ion bebas, yang dikonfirmasikan oleh Werner dengan mengukur konduktivitas dari senyawa tersebut dalam larutan berair, dan juga oleh analisis anion klorida menggunakan pengendapan dengan perak nitrat. Kemudian, analisis suseptibilitas magnetik juga digunakan untuk mengkonfirmasi proposal Werner untuk sifat kimia CoCl3•6NH3.[48]
Untuk kompleks dengan lebih dari satu jenis ligan, Werner berhasil menjelaskan jumlah isomer yang diamati. Misalnya, ia menjelaskan keberadaan dua isomer tetramin, "Co(NH3)4Cl3", satu hijau dan satu ungu. Werner mengusulkan bahwa senyawa ini adalah dua isomer geometris dengan rumus [Co(NH3)4Cl2]Cl, dengan satu ion Cl− terdisosiasi seperti yang dikonfirmasi oleh pengukuran konduktivitas. Atom Co dikelilingi oleh empat NH3 dan dua ligan Cl pada simpul oktahedron. Isomer hijau adalah "trans" dengan dua ligan Cl pada simpul yang berlawanan, dan ungu adalah "cis" dengan dua Cl pada simpul yang berdekatan.[49]
Werner juga menyiapkan kompleks dengan isomer optis, dan pada tahun 1914 ia melaporkan senyawa kiral sintetik pertama yang kekurangan karbon, yang dikenal sebagai heksol dengan rumus [Co(Co(NH3)4(OH)2)3]Br6.[50]
Penamaan senyawa anorganik
IUPAC telah memperkenalkan simbol polihedral sebagai bagian dari rekomendasi tata nama kimia anorganik IUPAC 2005 untuk menggambarkan geometri di sekitar atom dalam suatu senyawa.[51]
Sementara itu, International Union of Crystallography (IUCr) telah mengusulkan simbol yang ditampilkan sebagai superskrip dalam tanda kurung siku pada rumus kimia. Sebagai contoh, CaF2 dituliskan sebagai Ca[8cb]F2[4t], di mana [8cb] berarti koordinasi kubik dan [4t] berarti tetrahedral. Simbol yang setara pada tata nama IUPAC adalah CU−8 dan T−4 berturut-turut.[52]
Simbol IUPAC berlaku untuk kompleks dan molekul sedangkan proposal IUCr berlaku untuk padatan kristalin.
Lihat pula
Bacaan lebih lanjut
Referensi
- ↑ Alexander von Zelewsky. Inorganic Chemistry: A Textbook Series. John Wiley & Sons. 1996. Vol. 3. hlm. 1-5. ISBN 0-4719-5599-X.
- ↑ Coordination geometry and bio-inspired ligands: useful concepts in homogeneous catalysis? A conceptual view. Journal of Molecular Catalysis A: Chemical. 2004. Vol. 224 (1–2). hlm. 11-16. doi:10.1016/j.molcata.2004.06.028.
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ Alexandros Chremos. When does a branched polymer become a particle?. J. Chem. Phys. 2015. Vol. 143. hlm. 111104. doi:10.1063/1.4931483.
- ↑ J. Lima-de-Faria. Report of the International Union of Crystallography Commission on Crystallographic Nomenclature Subcommittee on the Nomenclature of Inorganic Structure Types. Acta Crystallogr. A. 1990. Vol. 46. hlm. 1–11. doi:10.1107/S0108767389008834.
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ J. Lima-de-Faria. Report of the International Union of Crystallography Commission on Crystallographic Nomenclature Subcommittee on the Nomenclature of Inorganic Structure Types. Acta Crystallogr. A. 1990. Vol. 46. hlm. 1–11. doi:10.1107/S0108767389008834.
- ↑ Wells A.F. Structural Inorganic Chemistry. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ Wells A.F. Structural Inorganic Chemistry. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ Wells A.F. Structural Inorganic Chemistry. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ Wells A.F. Structural Inorganic Chemistry. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.
- ↑ Wells A.F. Structural Inorganic Chemistry. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ Wells A.F. Structural Inorganic Chemistry. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.
- ↑ Wells A.F. Structural Inorganic Chemistry. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.
- ↑ Wells A.F. Structural Inorganic Chemistry. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.
- ↑ Wells A.F. Structural Inorganic Chemistry. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.
- ↑ Zalkin A., Templeton D.H., Karraker D.G. Crystal and molecular structure of the heptacoordinate complex tris(diphenylpropanedionato)aquoholmium, Ho(PhCOCHCOPh) 3 .H 2 O. Inorganic Chemistry. 1969. Vol. 8 (12). hlm. 2680 - 2684. doi:10.1021/ic50082a029.
- ↑ Wells A.F. Structural Inorganic Chemistry. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.
- ↑ Wells A.F. Structural Inorganic Chemistry. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.
- ↑ Ingmar Persson. Hydrated metal ions in aqueous solution: How regular are their structures?. Pure and Applied Chemistry. 2010. Vol. 82 (10). hlm. 1901–1917. doi:10.1351/PAC-CON-09-10-22.
- ↑ Wells A.F. Structural Inorganic Chemistry. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.
- ↑ Wells A.F. Structural Inorganic Chemistry. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.
- ↑ Wells A.F. Structural Inorganic Chemistry. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.
- ↑ Wells A.F. Structural Inorganic Chemistry. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.
- ↑ Wells A.F. Structural Inorganic Chemistry. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.
- ↑ David G. Pettifor. Bonding and Structure of Molecules and Solids. Oxford University Press. 1995. ISBN 0-19-851786-6.
- ↑ Wells A.F. Structural Inorganic Chemistry. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.
- ↑ Wells A.F. Structural Inorganic Chemistry. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ Ingmar Persson. Hydrated metal ions in aqueous solution: How regular are their structures?. Pure and Applied Chemistry. 2010. Vol. 82 (10). hlm. 1901–1917. doi:10.1351/PAC-CON-09-10-22.
- ↑ Wells A.F. Structural Inorganic Chemistry. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ Wells A.F. Structural Inorganic Chemistry. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ Wells A.F. Structural Inorganic Chemistry. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.
- ↑ Wells A.F. Structural Inorganic Chemistry. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.
- ↑ Wells A.F. Structural Inorganic Chemistry. Oxford Science Publications. 1984. ISBN 0-19-855370-6.
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ Kristin Bowman-James. Alfred Werner Revisited: The Coordination Chemistry of Anions. Acc. Chem. Res. 2005. Vol. 38 (8). hlm. 671–678. doi:10.1021/ar040071t.
- ↑ Ernst, K. , Wild, F. R., Blacque, O. & Berke, H. Alfred Werner’s Coordination Chemistry: New Insights from Old Samples. Angew. Chem. Int. Ed. 2011. Vol. 50. hlm. 10780-10787. doi:10.1002/anie.201104477.
- ↑ A. Werner. Beitrag zur Konstitution anorganischerVerbindungen. Z. Anorg. Chem. 1893. Vol. 3. hlm. 267-330.
- ↑ (a) A. Werner & T. P. McCutcheon. Zur Kenntnis des asymmetrischen Kobaltatoms. VII. Ber. Dtsch. Chem. Ges. 1912. Vol. 45. hlm. 3281-3287. (b) A. Werner & I. Bosshart. Zur Kenntnis desasymmetrischen Kobaltatoms. XI. ÜberOxalatodiäthylendiamin-kobaltisalze und eine neueSpaltungsmethode für racemische anorganischeVerbindungen. Ber. Dtsch. Chem. Ges. 1914. Vol. 47. hlm. 2171-2182.
- ↑ NOMENCLATURE OF INORGANIC CHEMISTRY IUPAC Recommendations 2005. RSC Publishing.
- ↑ J. Lima-de-Faria. Report of the International Union of Crystallography Commission on Crystallographic Nomenclature Subcommittee on the Nomenclature of Inorganic Structure Types. Acta Crystallogr. A. 1990. Vol. 46. hlm. 1–11. doi:10.1107/S0108767389008834.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28646260 (2025-11-30T17:59:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.