Lompat ke isi

Distosia: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28647199; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Distosia atau persalinan macet''', terjadi ketika [[Rahim|uterus]] berkontraksi dengan normal, namun bayi belum juga keluar dari panggul selama persalinan karena jalan keluar terhalangi. Komplikasi pada bayi di antaranya tidak mendapat oksigen yang cukup hingga menyebabkan kematian. Hal ini meningkatkan risiko ibu terkena [[infeksi]], [[ruptur uteri]], atau perdarahan pasca persalinan. Komplikasi jangka panjang pada ibu yaitu terbentuknya [[fistula obstetri]]. Persalinan macet disebabkan oleh persalinan memanjang, ketika persalinan kala satu fase aktif memanjang lebih dari 12 jam
[[File:Illustration_of_a_deformed_female_pelvis_-_angular_distortion_Wellcome_L0038229.jpg|thumb|right|280px|Illustration of a deformed female pelvis - angular distortion Wellcome L0038229]]


Penyebab utama persalinan macet meliputi: bayi besar atau posisi bayi yang abnormal, [[Pelvis|panggul]] sempit, dan masalah dengan jalan lahir. Posisi abnormal meliputi distosia bahu di mana bahu anterior tidak dapat keluar dengan mudah dari bawah tulang kemaluan. Faktor-faktor risiko untuk panggul sempit seperti [[Malagizi|kekurangan gizi]] dan kurangnya paparan sinar matahari menyebabkan kekurangan vitamin D. Hal ini juga lebih umum terjadi pada [[remaja]] karena panggul tidak tumbuh secara sempurna. Masalah dengan jalan lahir termasuk vagina dan perineum sempit yang mungkin karena [[khitan pada wanita]] atau [[Neoplasma|tumor]]. [[Partogram]] sering digunakan untuk memantau kemajuan persalinan dan mendiagnosis masalah. Hal Ini dikombinasikan dengan [[pemeriksaan fisik]] untuk mengenali persalinan macet.
'''Distosia atau persalinan macet''', terjadi ketika [[Rahim|uterus]] berkontraksi dengan normal, namun bayi belum juga keluar dari panggul selama persalinan karena jalan keluar terhalangi. Komplikasi pada bayi di antaranya tidak mendapat oksigen yang cukup hingga menyebabkan kematian. Hal ini meningkatkan risiko ibu terkena [[infeksi]], [[ruptur uteri]], atau perdarahan pasca persalinan.<ref>JP Neilson. ''Obstructed labour''. ''British medical bulletin''. 2003. Vol. 67. hlm. 191–204. doi:10.1093/bmb/ldg018.</ref> Komplikasi jangka panjang pada ibu yaitu terbentuknya [[fistula obstetri]]. Persalinan macet disebabkan oleh persalinan memanjang, ketika persalinan kala satu fase aktif memanjang lebih dari 12 jam


Tatalaksana persalinan macet mungkin memerlukan [[Bedah sesar|operasi caesar]] atau [[ekstraksi vakum]] dengan kemungkinan pembukaan bedah simfisis pubis. Tindakan lainnya termasuk: menjaga agar ibu tetap terhidrasi dan [[antibiotik]] jika ketuban telah pecah lebih dari 18 jam. Di Afrika dan Asia, persalinan macet memengaruhi memengaruhi dua dan lima persen dari kelahiran. Pada tahun 2015 sekitar 6,5 juta kasus persalinan macet atau ruptur uteri terjadi. Hal ini mengakibatkan 23,000 kematian ibu turun dari 29.000 kematian pada tahun 1990 (sekitar 8% dari semua [[Kematian maternal|kematian yang berhubungan dengan kehamilan]]). Hal ini juga menjadi salah satu penyebab utama [[lahir mati]]. Sebagian besar kematian akibat kondisi ini terjadi di [[negara berkembang]].
Penyebab utama persalinan macet meliputi: bayi besar atau posisi bayi yang abnormal, [[Pelvis|panggul]] sempit, dan masalah dengan jalan lahir. Posisi abnormal meliputi distosia bahu di mana bahu anterior tidak dapat keluar dengan mudah dari bawah tulang kemaluan. Faktor-faktor risiko untuk panggul sempit seperti [[Malagizi|kekurangan gizi]] dan kurangnya paparan sinar matahari menyebabkan kekurangan vitamin D.<ref>[http://whqlibdoc.who.int/publications/2008/9789241546669_4_eng.pdf?ua=1 Education material for teachers of midwifery : midwifery education modules]. World Health Organisation. 2008. hlm. 38–44. ISBN 9789241546669.</ref> Hal ini juga lebih umum terjadi pada [[remaja]] karena panggul tidak tumbuh secara sempurna. Masalah dengan jalan lahir termasuk vagina dan perineum sempit yang mungkin karena [[khitan pada wanita]] atau [[Neoplasma|tumor]]. [[Partogram]] sering digunakan untuk memantau kemajuan persalinan dan mendiagnosis masalah. Hal Ini dikombinasikan dengan [[pemeriksaan fisik]] untuk mengenali persalinan macet.<ref>[http://whqlibdoc.who.int/publications/2008/9789241546669_4_eng.pdf?ua=1 Education material for teachers of midwifery : midwifery education modules]. World Health Organisation. 2008. hlm. 45–52. ISBN 9789241546669.</ref>
 
Tatalaksana persalinan macet mungkin memerlukan [[Bedah sesar|operasi caesar]] atau [[ekstraksi vakum]] dengan kemungkinan pembukaan bedah simfisis pubis. Tindakan lainnya termasuk: menjaga agar ibu tetap terhidrasi dan [[antibiotik]] jika ketuban telah pecah lebih dari 18 jam.<ref>[http://whqlibdoc.who.int/publications/2008/9789241546669_4_eng.pdf?ua=1 Education material for teachers of midwifery : midwifery education modules]. World Health Organisation. 2008. hlm. 89–104. ISBN 9789241546669.</ref> Di Afrika dan Asia, persalinan macet memengaruhi memengaruhi dua dan lima persen dari kelahiran.<ref>Krishna Usha. [https://books.google.ca/books?id=gadYMLeYXOkC&pg=PA451 Pregnancy at risk : current concepts]. Jaypee Bros. 2004. hlm. 451. ISBN 9788171798261.</ref> Pada tahun 2015 sekitar 6,5 juta kasus persalinan macet atau ruptur uteri terjadi.<ref>Collaborators. GBD 2015 Disease and Injury Incidence and Prevalence. ''Global, regional, and national incidence, prevalence, and years lived with disability for 310 diseases and injuries, 1990-2015: a systematic analysis for the Global Burden of Disease Study 2015''. ''Lancet''. 8 October 2016. Vol. 388 (10053). hlm. 1545–1602. doi:10.1016/S0140-6736(16)31678-6.</ref> Hal ini mengakibatkan 23,000 kematian ibu turun dari 29.000 kematian pada tahun 1990 (sekitar 8% dari semua [[Kematian maternal|kematian yang berhubungan dengan kehamilan]]).<ref>[http://whqlibdoc.who.int/publications/2008/9789241546669_4_eng.pdf?ua=1 Education material for teachers of midwifery : midwifery education modules]. World Health Organisation. 2008. hlm. 17–36. ISBN 9789241546669.</ref><ref>Collaborators GBD 2013 Mortality and Causes of Death. ''Global, regional, and national age-sex specific all-cause and cause-specific mortality for 240 causes of death, 1990-2013: a systematic analysis for the Global Burden of Disease Study 2013''. ''Lancet''. 17 December 2014. Vol. 385. hlm. 117–71. doi:10.1016/S0140-6736(14)61682-2.</ref> Hal ini juga menjadi salah satu penyebab utama [[lahir mati]].<ref>RL Goldenberg. ''Stillbirths: the vision for 2020''. ''Lancet''. 21 May 2011. Vol. 377 (9779). hlm. 1798–805. doi:10.1016/S0140-6736(10)62235-0.</ref> Sebagian besar kematian akibat kondisi ini terjadi di [[negara berkembang]].


== Penyebab ==
== Penyebab ==
Baris 15: Baris 17:


== Prognosis ==
== Prognosis ==
Jika [[Bedah sesar|operasi caesar]] dilakukan pada waktu yang tepat, prognosis menjadi lebih baik. Distosia berkepanjangan dapat menyebabkan [[Lahir mati|bayi lahir mati]], fistula obstetrik, dan [[Kematian maternal|kematian ibu]].
Jika [[Bedah sesar|operasi caesar]] dilakukan pada waktu yang tepat, prognosis menjadi lebih baik. Distosia berkepanjangan dapat menyebabkan [[Lahir mati|bayi lahir mati]], fistula obstetrik, dan [[Kematian maternal|kematian ibu]].<ref>Carmen Dolea, Carla AbouZahr. [http://www.who.int/healthinfo/statistics/bod_obstructedlabour.pdf Global burden of obstructed labour in the year 2000]. ''Evidence and Information for Policy (EIP), World Health Organization''. July 2003.</ref>


== Epidemiologi ==
== Epidemiologi ==
Baris 29: Baris 31:


Sebagian karena pembiakan selektif secara luas, kuda mengalami distosia lebih sering daripada pembiakan lainnya.
Sebagian karena pembiakan selektif secara luas, kuda mengalami distosia lebih sering daripada pembiakan lainnya.
== Referensi ==


== Bacaan lebih lanjut ==
== Bacaan lebih lanjut ==
*
*


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Distosia&oldid=28647199 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28647199 (2025-12-01T01:56:55Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Distosia&oldid=28647199 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28647199 (2025-12-01T01:56:55Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 15.03

Illustration of a deformed female pelvis - angular distortion Wellcome L0038229

Distosia atau persalinan macet, terjadi ketika uterus berkontraksi dengan normal, namun bayi belum juga keluar dari panggul selama persalinan karena jalan keluar terhalangi. Komplikasi pada bayi di antaranya tidak mendapat oksigen yang cukup hingga menyebabkan kematian. Hal ini meningkatkan risiko ibu terkena infeksi, ruptur uteri, atau perdarahan pasca persalinan.[1] Komplikasi jangka panjang pada ibu yaitu terbentuknya fistula obstetri. Persalinan macet disebabkan oleh persalinan memanjang, ketika persalinan kala satu fase aktif memanjang lebih dari 12 jam

Penyebab utama persalinan macet meliputi: bayi besar atau posisi bayi yang abnormal, panggul sempit, dan masalah dengan jalan lahir. Posisi abnormal meliputi distosia bahu di mana bahu anterior tidak dapat keluar dengan mudah dari bawah tulang kemaluan. Faktor-faktor risiko untuk panggul sempit seperti kekurangan gizi dan kurangnya paparan sinar matahari menyebabkan kekurangan vitamin D.[2] Hal ini juga lebih umum terjadi pada remaja karena panggul tidak tumbuh secara sempurna. Masalah dengan jalan lahir termasuk vagina dan perineum sempit yang mungkin karena khitan pada wanita atau tumor. Partogram sering digunakan untuk memantau kemajuan persalinan dan mendiagnosis masalah. Hal Ini dikombinasikan dengan pemeriksaan fisik untuk mengenali persalinan macet.[3]

Tatalaksana persalinan macet mungkin memerlukan operasi caesar atau ekstraksi vakum dengan kemungkinan pembukaan bedah simfisis pubis. Tindakan lainnya termasuk: menjaga agar ibu tetap terhidrasi dan antibiotik jika ketuban telah pecah lebih dari 18 jam.[4] Di Afrika dan Asia, persalinan macet memengaruhi memengaruhi dua dan lima persen dari kelahiran.[5] Pada tahun 2015 sekitar 6,5 juta kasus persalinan macet atau ruptur uteri terjadi.[6] Hal ini mengakibatkan 23,000 kematian ibu turun dari 29.000 kematian pada tahun 1990 (sekitar 8% dari semua kematian yang berhubungan dengan kehamilan).[7][8] Hal ini juga menjadi salah satu penyebab utama lahir mati.[9] Sebagian besar kematian akibat kondisi ini terjadi di negara berkembang.

Penyebab

Penyebab utama persalinan macet meliputi: bayi besar atau posisi bayi yang abnormal, panggul sempit, dan masalah dengan jalan lahir. Posisi abnormal meliputi distosia bahu di mana bahu anterior tidak dapat keluar dengan mudah dari bawah tulang kemaluan. Faktor-faktor risiko untuk panggul sempit seperti kekurangan gizi dan kurangnya paparan sinar matahari menyebabkan kekurangan vitamin D. Sementara masalah dengan jalan lahir termasuk vagina dan perineum sempit yang mungkin disebabkan khitan pada wanita atau tumor.

Diagnosis

Persalinan macet dapat ditegakkan diagnosis berdasarkan pemeriksaan fisik.

Tatalaksana

Tatalaksana persalinan macet adalah operasi caesar atau ekstraksi vakum dengan adanya kemungkinan pembedah simfisis pubis. Tindakan lainnya termasuk: menjaga hidrasi ibu dan antibiotik jika ketuban telah pecah lebih dari 18 jam.

Prognosis

Jika operasi caesar dilakukan pada waktu yang tepat, prognosis menjadi lebih baik. Distosia berkepanjangan dapat menyebabkan bayi lahir mati, fistula obstetrik, dan kematian ibu.[10]

Epidemiologi

Pada tahun 2013 ini mengakibatkan 19,000 kematian ibu turun dari 29.000 kematian pada tahun 1990.

Etimologi

Kata distosia berarti persalinan sulit. Antonimnya adalah eutocia () atau persalinan mudah.

Istilah lain untuk persalinan macet meliputi: persalinan sulit, persalinan abnormal, sulit melahirkan, dan persalinan disfungsional.

Hewan lain

Istilah ini juga dapat digunakan dalam konteks berbagai hewan. Distosia yang berkaitan dengan burung-burung dan reptil juga disebut egg binding.

Sebagian karena pembiakan selektif secara luas, kuda mengalami distosia lebih sering daripada pembiakan lainnya.

Bacaan lebih lanjut

Referensi

  1. JP Neilson. Obstructed labour. British medical bulletin. 2003. Vol. 67. hlm. 191–204. doi:10.1093/bmb/ldg018.
  2. Education material for teachers of midwifery : midwifery education modules. World Health Organisation. 2008. hlm. 38–44. ISBN 9789241546669.
  3. Education material for teachers of midwifery : midwifery education modules. World Health Organisation. 2008. hlm. 45–52. ISBN 9789241546669.
  4. Education material for teachers of midwifery : midwifery education modules. World Health Organisation. 2008. hlm. 89–104. ISBN 9789241546669.
  5. Krishna Usha. Pregnancy at risk : current concepts. Jaypee Bros. 2004. hlm. 451. ISBN 9788171798261.
  6. Collaborators. GBD 2015 Disease and Injury Incidence and Prevalence. Global, regional, and national incidence, prevalence, and years lived with disability for 310 diseases and injuries, 1990-2015: a systematic analysis for the Global Burden of Disease Study 2015. Lancet. 8 October 2016. Vol. 388 (10053). hlm. 1545–1602. doi:10.1016/S0140-6736(16)31678-6.
  7. Education material for teachers of midwifery : midwifery education modules. World Health Organisation. 2008. hlm. 17–36. ISBN 9789241546669.
  8. Collaborators GBD 2013 Mortality and Causes of Death. Global, regional, and national age-sex specific all-cause and cause-specific mortality for 240 causes of death, 1990-2013: a systematic analysis for the Global Burden of Disease Study 2013. Lancet. 17 December 2014. Vol. 385. hlm. 117–71. doi:10.1016/S0140-6736(14)61682-2.
  9. RL Goldenberg. Stillbirths: the vision for 2020. Lancet. 21 May 2011. Vol. 377 (9779). hlm. 1798–805. doi:10.1016/S0140-6736(10)62235-0.
  10. Carmen Dolea, Carla AbouZahr. Global burden of obstructed labour in the year 2000. Evidence and Information for Policy (EIP), World Health Organization. July 2003.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28647199 (2025-12-01T01:56:55Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.