Hipotesis waktu khayalan: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29212368; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Hipotesis waktu khayalan''' adalah sebuah [[teori konspirasi]] yang dikembangkan oleh '''Heribert Illig''' (lahir tahun 1947 di [[Vohenstrauß]], Jerman) pada tahun 1991. Teori ini memaparkan bahwa beberapa periode sejarah, terutama [[Abad Pertengahan Awal]] di Eropa (614–911 M), tidak pernah terjadi, dan telah dilakukan upaya sistematis untuk menutup-nutupi fakta tersebut. Illig percaya bahwa hal itu tercapai dengan melakukan alterasi, misrepresentasi, dan pemalsuan bukti dokumentasi dan fisik. | '''Hipotesis waktu khayalan''' adalah sebuah [[teori konspirasi]] yang dikembangkan oleh '''Heribert Illig''' (lahir tahun 1947 di [[Vohenstrauß]], Jerman) pada tahun 1991. Teori ini memaparkan bahwa beberapa periode sejarah, terutama [[Abad Pertengahan Awal]] di Eropa (614–911 M), tidak pernah terjadi, dan telah dilakukan upaya sistematis untuk menutup-nutupi fakta tersebut. Illig percaya bahwa hal itu tercapai dengan melakukan alterasi, misrepresentasi, dan pemalsuan bukti dokumentasi dan fisik.<ref>Anatoly Fomenko. [https://archive.org/details/bub_gb_YcjFAV4WZ9MC History: Chronology 1: Second Edition]. Mithec. 2007. ISBN 2-913621-07-4.</ref> | ||
== Dasar hipotesis == | == Dasar hipotesis == | ||
| Baris 6: | Baris 6: | ||
* kelangkaan bukti [[arkeologi]] yang dapat ditelusuri dengan jelas hingga periode 614–911 M dalam persepsi ketidaksetaraan metode radiometrik dan [[dendrokronologi]] penanggalan periode ini, serta ketergantungan berlebihan terhadap sumber-sumber tertulis milik sejarawan abad pertengahan. | * kelangkaan bukti [[arkeologi]] yang dapat ditelusuri dengan jelas hingga periode 614–911 M dalam persepsi ketidaksetaraan metode radiometrik dan [[dendrokronologi]] penanggalan periode ini, serta ketergantungan berlebihan terhadap sumber-sumber tertulis milik sejarawan abad pertengahan. | ||
* keberadaan [[arsitektur Romawi]] di Eropa Barat abad ke-10. Hal ini dijadikan bukti bahwa kurang dari setengah milenium bisa saja berlalu sejak kejatuhan Kekaisaran Romawi, dan menyimpulkan bahwa seluruh zaman [[Karolingia]], termasuk sosok [[Charlemagne]], adalah sesuatu yang dibuat-buat oleh sejarawan abad pertengahan, lebih tepatnya [[teori konspirasi|konspirasi]] yang diciptakan [[Otto III]] dan [[Gerbert d'Aurillac]]. | * keberadaan [[arsitektur Romawi]] di Eropa Barat abad ke-10. Hal ini dijadikan bukti bahwa kurang dari setengah milenium bisa saja berlalu sejak kejatuhan Kekaisaran Romawi, dan menyimpulkan bahwa seluruh zaman [[Karolingia]], termasuk sosok [[Charlemagne]], adalah sesuatu yang dibuat-buat oleh sejarawan abad pertengahan, lebih tepatnya [[teori konspirasi|konspirasi]] yang diciptakan [[Otto III]] dan [[Gerbert d'Aurillac]]. | ||
* kaitan antara [[kalender Julian]], [[kalender Gregorian]], dan [[tahun tropis|tahun matahari atau tropis]]. Kalender Julian, diperkenalkan oleh [[Julius Caesar]], sudah lama diketahui berbeda satu hari dengan tahun tropis, untuk setiap abad kalender ini dipakai. Pada saat kalender Gregorian diperkenalkan tahun 1582 M, Illig menganggap kalender Julian lama "seharusnya" memiliki perbedaan tiga belas hari antara kalender tersebut dan yang asli (atau tropis). Para astronom dan matematikawan yang bekerja untuk Paus Gregorius menemukan bahwa kalender masyarakat perlu disesuaikan sepuluh hari. Dari situ, Illig menyimpulkan bahwa era [[Masehi]] secara kasar terdiri dari tiga abad yang tidak pernah terjadi. | * kaitan antara [[kalender Julian]], [[kalender Gregorian]], dan [[tahun tropis|tahun matahari atau tropis]]. Kalender Julian, diperkenalkan oleh [[Julius Caesar]], sudah lama diketahui berbeda satu hari dengan tahun tropis, untuk setiap abad kalender ini dipakai. Pada saat kalender Gregorian diperkenalkan tahun 1582 M, Illig menganggap kalender Julian lama "seharusnya" memiliki perbedaan tiga belas hari antara kalender tersebut dan yang asli (atau tropis). Para astronom dan matematikawan yang bekerja untuk Paus Gregorius menemukan bahwa kalender masyarakat perlu disesuaikan sepuluh hari. Dari situ, Illig menyimpulkan bahwa era [[Masehi]] secara kasar terdiri dari tiga abad yang tidak pernah terjadi.<ref>Heribert Illig. ''Wer hat an der Uhr gedreht?''. Econ Verlag. 2000.</ref> | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
* [[New Chronology (Fomenko)]] | * [[New Chronology (Fomenko)]] | ||
== Karya Illig == | == Karya Illig == | ||
| Baris 29: | Baris 23: | ||
* ''Wer hat an der Uhr gedreht?'', Heribert Illig, Ullstein 2003, ISBN 3-548-36476-4 | * ''Wer hat an der Uhr gedreht?'', Heribert Illig, Ullstein 2003, ISBN 3-548-36476-4 | ||
* Heribert Illig, with Gerhard Anwander: ''Bayern in der Phantomzeit. Archäologie widerlegt Urkunden des frühen Mittelalters.'', Mantis 2002, ISBN 3-928852-21-3 | * Heribert Illig, with Gerhard Anwander: ''Bayern in der Phantomzeit. Archäologie widerlegt Urkunden des frühen Mittelalters.'', Mantis 2002, ISBN 3-928852-21-3 | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
| Baris 39: | Baris 30: | ||
* Brian Dunning - [http://skeptoid.com/episodes/4332 ''The Phantom Time Hypothesis''] at ''Skeptoid''.com | * Brian Dunning - [http://skeptoid.com/episodes/4332 ''The Phantom Time Hypothesis''] at ''Skeptoid''.com | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hipotesis+waktu+khayalan&oldid=29212368 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29212368 (2026-05-10T22:46:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hipotesis+waktu+khayalan&oldid=29212368 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29212368 (2026-05-10T22:46:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 15.07
Hipotesis waktu khayalan adalah sebuah teori konspirasi yang dikembangkan oleh Heribert Illig (lahir tahun 1947 di Vohenstrauß, Jerman) pada tahun 1991. Teori ini memaparkan bahwa beberapa periode sejarah, terutama Abad Pertengahan Awal di Eropa (614–911 M), tidak pernah terjadi, dan telah dilakukan upaya sistematis untuk menutup-nutupi fakta tersebut. Illig percaya bahwa hal itu tercapai dengan melakukan alterasi, misrepresentasi, dan pemalsuan bukti dokumentasi dan fisik.[1]
Dasar hipotesis
Dasara hipoesis Illig meliputi:
- kelangkaan bukti arkeologi yang dapat ditelusuri dengan jelas hingga periode 614–911 M dalam persepsi ketidaksetaraan metode radiometrik dan dendrokronologi penanggalan periode ini, serta ketergantungan berlebihan terhadap sumber-sumber tertulis milik sejarawan abad pertengahan.
- keberadaan arsitektur Romawi di Eropa Barat abad ke-10. Hal ini dijadikan bukti bahwa kurang dari setengah milenium bisa saja berlalu sejak kejatuhan Kekaisaran Romawi, dan menyimpulkan bahwa seluruh zaman Karolingia, termasuk sosok Charlemagne, adalah sesuatu yang dibuat-buat oleh sejarawan abad pertengahan, lebih tepatnya konspirasi yang diciptakan Otto III dan Gerbert d'Aurillac.
- kaitan antara kalender Julian, kalender Gregorian, dan tahun matahari atau tropis. Kalender Julian, diperkenalkan oleh Julius Caesar, sudah lama diketahui berbeda satu hari dengan tahun tropis, untuk setiap abad kalender ini dipakai. Pada saat kalender Gregorian diperkenalkan tahun 1582 M, Illig menganggap kalender Julian lama "seharusnya" memiliki perbedaan tiga belas hari antara kalender tersebut dan yang asli (atau tropis). Para astronom dan matematikawan yang bekerja untuk Paus Gregorius menemukan bahwa kalender masyarakat perlu disesuaikan sepuluh hari. Dari situ, Illig menyimpulkan bahwa era Masehi secara kasar terdiri dari tiga abad yang tidak pernah terjadi.[2]
Lihat pula
Karya Illig
- Egon Friedell und Immanuel Velikovsky. Vom Weltbild zweier Außenseiter, Basel 1985.
- Die veraltete Vorzeit, Heribert Illig, Eichborn, 1988
- with Gunnar Heinsohn: Wann lebten die Pharaonen?, Mantis, 1990, revised 2003 ISBN 3-928852-26-4
- Karl der Fiktive, genannt Karl der Große, 1992
- Hat Karl der Große je gelebt? Bauten, Funde und Schriften im Widerstreit, 1994
- Hat Karl der Große je gelebt?, Heribert Illig, Mantis, 1996
- Das erfundene Mittelalter. Die größte Zeitfälschung der Geschichte, Heribert Illig, Econ 1996, ISBN 3-430-14953-3 (revised ed. 1998)
- Das Friedell-Lesebuch, Heribert Illig, C.H. Beck 1998, ISBN 3-406-32415-0
- Heribert Illig, with Franz Löhner: Der Bau der Cheopspyramide, Mantis 1998, ISBN 3-928852-17-5
- Wer hat an der Uhr gedreht?, Heribert Illig, Ullstein 2003, ISBN 3-548-36476-4
- Heribert Illig, with Gerhard Anwander: Bayern in der Phantomzeit. Archäologie widerlegt Urkunden des frühen Mittelalters., Mantis 2002, ISBN 3-928852-21-3
Pranala luar
- Explanation of the "phantom time hypothesis" in English (pdf)
- Critique of Illig's hypothesis in English
- A condensed description of the "phantom time hypothesis"
- Brian Dunning - The Phantom Time Hypothesis at Skeptoid.com
Referensi
- ↑ Anatoly Fomenko. History: Chronology 1: Second Edition. Mithec. 2007. ISBN 2-913621-07-4.
- ↑ Heribert Illig. Wer hat an der Uhr gedreht?. Econ Verlag. 2000.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29212368 (2026-05-10T22:46:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.