Lompat ke isi

Heksaklorofen: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26769597; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Heksaklorofen''' merupakan suatu [[bisfenol]] [[terpoliklorinatsi]]. Heksaklorofen digunakan untuk membersihkan [[kulit]] dan mencegah penyebaran [[infeksi]]. Heksaklorofen juga dapat digunakan untuk kondisi lain yang ditentukan oleh dokter. Heksaklorofen adalah [[antibakteri]] [[topikal]]. Ia bekerja seperti [[deterjen]] untuk membersihkan kulit dan mencegah pertumbuhan [[bakteri]] tertentu.
[[File:Hexachlorophen_horizontal.svg|thumb|right|280px|Hexachlorophen horizontal]]
Heksaklorofen lebih efektif terhadap bakteri [[Gram positif]] dibanding dengan [[Gram negatif]]. Dengan [[konsentrasi]] rendah, larutan ini mengganggu [[transpor elektron]] kuman dan menghambat [[enzim]] yang terkait dengan [[membran]]. Pada konsentrasi tinggi, zat ini dapat menyebabkan pecahnya membran kuman. Ia memiliki efek [[bakteriostatik]] yang tinggi, tetapi perlu waktu untuk membunuh kuman dan mempunyai efek yang kecil terhadap [[spora]]. Larutan heksaklorofen 3% dapat membunuh [[''Staphylococcus aureus'']] dalam waktu 15-30 detik, tetapi untuk kuman Gram negatif perlu waktu 24 jam. Heksaklorofen sering dikombinasikan dengan [[paraklorometoksifenol]] atau [[paraklorokresol]], tetapi masih memerlukan waktu 3 jam untuk membunuh kuman Gram negatif. Heksklorofen bersifat [[toksik]], terutama yang mengandung detergen, dan bila terminum dapat menyebabkan kematian.
 
'''Heksaklorofen''' merupakan suatu [[bisfenol]] [[terpoliklorinatsi]].<ref>Staf Pengajar Departemen Farmakologi FK UNSRI. ''Kumpulan Kuliah Farmakologi''. EGC. 2008. ISBN 978-979-448-831-7.</ref> Heksaklorofen digunakan untuk membersihkan [[kulit]] dan mencegah penyebaran [[infeksi]].<ref>[http://www.drugs.com/cdi/hexachlorophene.html Hexachlorophene]. Wolters Kluwer Health, Inc. 2014.</ref> Heksaklorofen juga dapat digunakan untuk kondisi lain yang ditentukan oleh dokter.<ref>[http://www.drugs.com/cdi/hexachlorophene.html Hexachlorophene]. Wolters Kluwer Health, Inc. 2014.</ref> Heksaklorofen adalah [[antibakteri]] [[topikal]].<ref>[http://www.drugs.com/cdi/hexachlorophene.html Hexachlorophene]. Wolters Kluwer Health, Inc. 2014.</ref> Ia bekerja seperti [[deterjen]] untuk membersihkan kulit dan mencegah pertumbuhan [[bakteri]] tertentu.<ref>[http://www.drugs.com/cdi/hexachlorophene.html Hexachlorophene]. Wolters Kluwer Health, Inc. 2014.</ref>
Heksaklorofen lebih efektif terhadap bakteri [[Gram positif]] dibanding dengan [[Gram negatif]].<ref>Staf Pengajar Departemen Farmakologi FK UNSRI. ''Kumpulan Kuliah Farmakologi''. EGC. 2008. ISBN 978-979-448-831-7.</ref> Dengan [[konsentrasi]] rendah, larutan ini mengganggu [[transpor elektron]] kuman dan menghambat [[enzim]] yang terkait dengan [[membran]].<ref>Staf Pengajar Departemen Farmakologi FK UNSRI. ''Kumpulan Kuliah Farmakologi''. EGC. 2008. ISBN 978-979-448-831-7.</ref> Pada konsentrasi tinggi, zat ini dapat menyebabkan pecahnya membran kuman.<ref>Staf Pengajar Departemen Farmakologi FK UNSRI. ''Kumpulan Kuliah Farmakologi''. EGC. 2008. ISBN 978-979-448-831-7.</ref> Ia memiliki efek [[bakteriostatik]] yang tinggi, tetapi perlu waktu untuk membunuh kuman dan mempunyai efek yang kecil terhadap [[spora]].<ref>Staf Pengajar Departemen Farmakologi FK UNSRI. ''Kumpulan Kuliah Farmakologi''. EGC. 2008. ISBN 978-979-448-831-7.</ref> Larutan heksaklorofen 3% dapat membunuh [[''Staphylococcus aureus'']] dalam waktu 15-30 detik, tetapi untuk kuman Gram negatif perlu waktu 24 jam.<ref>Staf Pengajar Departemen Farmakologi FK UNSRI. ''Kumpulan Kuliah Farmakologi''. EGC. 2008. ISBN 978-979-448-831-7.</ref> Heksaklorofen sering dikombinasikan dengan [[paraklorometoksifenol]] atau [[paraklorokresol]], tetapi masih memerlukan waktu 3 jam untuk membunuh kuman Gram negatif.<ref>Staf Pengajar Departemen Farmakologi FK UNSRI. ''Kumpulan Kuliah Farmakologi''. EGC. 2008. ISBN 978-979-448-831-7.</ref> Heksklorofen bersifat [[toksik]], terutama yang mengandung detergen, dan bila terminum dapat menyebabkan kematian.<ref>Staf Pengajar Departemen Farmakologi FK UNSRI. ''Kumpulan Kuliah Farmakologi''. EGC. 2008. ISBN 978-979-448-831-7.</ref>


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Heksaklorofen&oldid=26769597 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26769597 (2025-01-08T13:14:37Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Heksaklorofen&oldid=26769597 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26769597 (2025-01-08T13:14:37Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 18.04

Hexachlorophen horizontal

Heksaklorofen merupakan suatu bisfenol terpoliklorinatsi.[1] Heksaklorofen digunakan untuk membersihkan kulit dan mencegah penyebaran infeksi.[2] Heksaklorofen juga dapat digunakan untuk kondisi lain yang ditentukan oleh dokter.[3] Heksaklorofen adalah antibakteri topikal.[4] Ia bekerja seperti deterjen untuk membersihkan kulit dan mencegah pertumbuhan bakteri tertentu.[5] Heksaklorofen lebih efektif terhadap bakteri Gram positif dibanding dengan Gram negatif.[6] Dengan konsentrasi rendah, larutan ini mengganggu transpor elektron kuman dan menghambat enzim yang terkait dengan membran.[7] Pada konsentrasi tinggi, zat ini dapat menyebabkan pecahnya membran kuman.[8] Ia memiliki efek bakteriostatik yang tinggi, tetapi perlu waktu untuk membunuh kuman dan mempunyai efek yang kecil terhadap spora.[9] Larutan heksaklorofen 3% dapat membunuh ''Staphylococcus aureus'' dalam waktu 15-30 detik, tetapi untuk kuman Gram negatif perlu waktu 24 jam.[10] Heksaklorofen sering dikombinasikan dengan paraklorometoksifenol atau paraklorokresol, tetapi masih memerlukan waktu 3 jam untuk membunuh kuman Gram negatif.[11] Heksklorofen bersifat toksik, terutama yang mengandung detergen, dan bila terminum dapat menyebabkan kematian.[12]

Referensi

  1. Staf Pengajar Departemen Farmakologi FK UNSRI. Kumpulan Kuliah Farmakologi. EGC. 2008. ISBN 978-979-448-831-7.
  2. Hexachlorophene. Wolters Kluwer Health, Inc. 2014.
  3. Hexachlorophene. Wolters Kluwer Health, Inc. 2014.
  4. Hexachlorophene. Wolters Kluwer Health, Inc. 2014.
  5. Hexachlorophene. Wolters Kluwer Health, Inc. 2014.
  6. Staf Pengajar Departemen Farmakologi FK UNSRI. Kumpulan Kuliah Farmakologi. EGC. 2008. ISBN 978-979-448-831-7.
  7. Staf Pengajar Departemen Farmakologi FK UNSRI. Kumpulan Kuliah Farmakologi. EGC. 2008. ISBN 978-979-448-831-7.
  8. Staf Pengajar Departemen Farmakologi FK UNSRI. Kumpulan Kuliah Farmakologi. EGC. 2008. ISBN 978-979-448-831-7.
  9. Staf Pengajar Departemen Farmakologi FK UNSRI. Kumpulan Kuliah Farmakologi. EGC. 2008. ISBN 978-979-448-831-7.
  10. Staf Pengajar Departemen Farmakologi FK UNSRI. Kumpulan Kuliah Farmakologi. EGC. 2008. ISBN 978-979-448-831-7.
  11. Staf Pengajar Departemen Farmakologi FK UNSRI. Kumpulan Kuliah Farmakologi. EGC. 2008. ISBN 978-979-448-831-7.
  12. Staf Pengajar Departemen Farmakologi FK UNSRI. Kumpulan Kuliah Farmakologi. EGC. 2008. ISBN 978-979-448-831-7.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26769597 (2025-01-08T13:14:37Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.