Lompat ke isi

Bahan kimia pertanian: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29312852; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Bahan kimia pertanian''' adalah istilah generik untuk berbagai produk [[kimia]] yang digunakan di [[pertanian]]. Dalam kebanyakan kasus, ''bahan kimia pertanian'' mengacu pada kisaran luas [[pestisida]], termasuk [[insektisida]], [[herbisida]], [[fungisida]] dan [[nematisida]]. Ini juga termasuk [[pupuk]] sintetis, [[hormon]] dan zat kimia [[agen pertumbuhan]] lainnya, dan konsentrasi penyimpanan bahan baku [[pupuk kandang]]. Dalam Kamus Bahasa Indonesia, bahan kimia pertanian dikenal dengan kata ''agrokimia'' diarikan sebagai suatu bahan kimia untuk pertanian, misalnya insektisida.
[[File:Passaic_Agricultural_Chemical_Works._1876.jpg|thumb|right|280px|Passaic Agricultural Chemical Works. 1876]]
 
'''Bahan kimia pertanian''' adalah istilah generik untuk berbagai produk [[kimia]] yang digunakan di [[pertanian]]. Dalam kebanyakan kasus, ''bahan kimia pertanian'' mengacu pada kisaran luas [[pestisida]], termasuk [[insektisida]], [[herbisida]], [[fungisida]] dan [[nematisida]]. Ini juga termasuk [[pupuk]] sintetis, [[hormon]] dan zat kimia [[agen pertumbuhan]] lainnya, dan konsentrasi penyimpanan bahan baku [[pupuk kandang]].<ref>[http://www.chipsbooks.com/ullmanag.htm Agrochemicals Handbook from C.H.I.P.S]. C.H.I.P.S.</ref><ref>[http://store.elsevier.com/categoryController.jsp?categoryId=EST_IMP-146 William Andrew]. Elsevier.</ref><ref>[http://disaster.ifas.ufl.edu/agroChemSecurity.htm Agrochemicals and Security]. University of Florida.</ref> Dalam Kamus Bahasa Indonesia, bahan kimia pertanian dikenal dengan kata ''agrokimia'' diarikan sebagai suatu bahan kimia untuk pertanian, misalnya insektisida.<ref>[https://kbbi.kemendikdasmen.go.id/entri/agrokimia agrokimia]. ''kbbi.kemendikdasmen.go.id''. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.</ref>


== Ekologi ==
== Ekologi ==
Baris 8: Baris 10:


== Perusahaan ==
== Perusahaan ==
Perusahaan internasional yang bergerak dalam bidang produksi dan penjualan bahan kimia pertanian diantaranya adalah [[Syngenta]], [[Bayer CropScience]], [[BASF]], [[Dow Agrosciences]], [[Monsanto]], dan [[DuPont]], dengan masing-masing memiliki nilai penjualan hingga miliaran dolar USD.
Perusahaan internasional yang bergerak dalam bidang produksi dan penjualan bahan kimia pertanian diantaranya adalah [[Syngenta]], [[Bayer CropScience]], [[BASF]], [[Dow Agrosciences]], [[Monsanto]], dan [[DuPont]], dengan masing-masing memiliki nilai penjualan hingga miliaran dolar USD.<ref>Agropages.com Mar. 25, 2014 [http://news.agropages.com/News/NewsDetail---11846.htm Top six agrochemical firms grew steady in 2013]</ref>


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
* [[Dampak lingkungan dari pestisida]]
* [[Dampak lingkungan dari pestisida]]
== Referensi ==


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
* [http://www.pestmanagement.info/nass/ National Agricultural Statistics Service (NASS): Agricultural Chemical Use Database]
* [http://www.pestmanagement.info/nass/ National Agricultural Statistics Service (NASS): Agricultural Chemical Use Database]


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bahan+kimia+pertanian&oldid=29312852 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29312852 (2026-06-04T18:24:26Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bahan+kimia+pertanian&oldid=29312852 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29312852 (2026-06-04T18:24:26Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 18.05

Passaic Agricultural Chemical Works. 1876

Bahan kimia pertanian adalah istilah generik untuk berbagai produk kimia yang digunakan di pertanian. Dalam kebanyakan kasus, bahan kimia pertanian mengacu pada kisaran luas pestisida, termasuk insektisida, herbisida, fungisida dan nematisida. Ini juga termasuk pupuk sintetis, hormon dan zat kimia agen pertumbuhan lainnya, dan konsentrasi penyimpanan bahan baku pupuk kandang.[1][2][3] Dalam Kamus Bahasa Indonesia, bahan kimia pertanian dikenal dengan kata agrokimia diarikan sebagai suatu bahan kimia untuk pertanian, misalnya insektisida.[4]

Ekologi

Berbagai bahan kimia pertanian cenderung bersifat toksik dan penyimpanannya dalam jumlah besar memiliki risiko bagi kesehatan manusia dan lingkungan. Di berbagai negara, pembelian bahan kimia pertanian dalam jumlah besar membutuhkan persetujuan instansi terkait demi membatasi kadar paparan bahan kimia terhadap lingkungan dan manusia di daerah penerapannya. Hukuman berat dapat dikenakan akibat penyalahgunaan, termasuk penyimpanan yang tidak sesuai yang dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan. Di pertanian, fasilitas penyimpanan yang layak dan pelabelan, perlengkapan dan prosedur penanganan kondisi darurat, aplikasi dan pembuangan, serta peralatan dan prosedur penanganan keselamatan, sering kali menjadi aturan dan standar penting. Biasanya, peraturan ditegakkan melalui proses registrasi. Misalnya hormon BST, meskipun banyak digunakan di AS, tetapi dilarang di Kanada dan beberapa wilayah jurisdiksi lainnya dengan pertimbangan kesehatan sapi.

Sejarah

Bahan kimia pertanian diperkenalkan untuk melindungi tanaman dari hama dan meningkatkan hasil panen. Oleh karena adaptasi hama terhadap bahan kimia, semakin banyak bahan kimia pertanian baru yang digunakan, sehingga menyebabkan efek samping di lingkungan. Namun, bahan kimia pertanian tidak sepenuhnya tidak efisien. Menurut artikel Agriculture, Pesticides, Food Security and Food Safety, yang ditulis oleh Fernando P. Carvalho, pupuk kimia pada tahun 1960 bertanggung jawab atas dimulainya "Revolusi Hijau", di mana menggunakannya secara bersamaan dengan irigasi intensif dan pupuk mineral seperti nitrogen, fosfor, dan kalium telah meningkatkan produksi pangan.

Perusahaan

Perusahaan internasional yang bergerak dalam bidang produksi dan penjualan bahan kimia pertanian diantaranya adalah Syngenta, Bayer CropScience, BASF, Dow Agrosciences, Monsanto, dan DuPont, dengan masing-masing memiliki nilai penjualan hingga miliaran dolar USD.[5]

Lihat pula

Pranala luar

Referensi

  1. Agrochemicals Handbook from C.H.I.P.S. C.H.I.P.S.
  2. William Andrew. Elsevier.
  3. Agrochemicals and Security. University of Florida.
  4. agrokimia. kbbi.kemendikdasmen.go.id. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
  5. Agropages.com Mar. 25, 2014 Top six agrochemical firms grew steady in 2013

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29312852 (2026-06-04T18:24:26Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.