Lompat ke isi

Timbal(II) hidroksida: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29588923; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Timbal(II) hidroksida''' adalah senyawa anorganik dengan rumus kimia Pb(OH)<sub>2</sub>. Unsur timbal di dalam senyawa ini memiliki [[bilangan oksidasi]] +2. Keberadaan senyawa sederhana seperti ini masih diragukan. [[Timbal putih]] (PbCO<sub>3</sub>·2Pb(OH)<sub>2</sub>) atau [[timbal(II) oksida]] (PbO) dapat ditemui di tempat keberadaan timbal hidroksida, sehingga telah menimbulkan kebingungan sebelumnya.
'''Timbal(II) hidroksida''' adalah senyawa anorganik dengan rumus kimia Pb(OH)<sub>2</sub>. Unsur timbal di dalam senyawa ini memiliki [[bilangan oksidasi]] +2. Keberadaan senyawa sederhana seperti ini masih diragukan.<ref>G. Todd and E. Parry. [https://archive.org/details/sim_nature-uk_1964-04-25_202_4930/page/386 Character of Lead Hydroxide and Basic Lead Carbonate]. ''Nature''. 1964. Vol. 202 (4930). hlm. 386–387. doi:10.1038/202386a0.</ref> [[Timbal putih]] (PbCO<sub>3</sub>·2Pb(OH)<sub>2</sub>) atau [[timbal(II) oksida]] (PbO) dapat ditemui di tempat keberadaan timbal hidroksida, sehingga telah menimbulkan kebingungan sebelumnya.


== Preparasi ==
== Preparasi ==
Saat hidroksida ditambahkan ke dalam larutan garam timbal(II), timbal oksida yang terhidratasi PbO·xH<sub>2</sub>O (dengan x < 1) diperoleh. [[Hidrolisis]] larutan [[timbal(II) asetat]] yang dilakukan dengan hati-hati akan menghasilkan kristalin dengan rumus 6PbO·2H<sub>2</sub>O = Pb<sub>6</sub>O<sub>4</sub>(OH)<sub>4</sub>.
Saat hidroksida ditambahkan ke dalam larutan garam timbal(II), timbal oksida yang terhidratasi PbO·xH<sub>2</sub>O (dengan x < 1) diperoleh. [[Hidrolisis]] larutan [[timbal(II) asetat]] yang dilakukan dengan hati-hati akan menghasilkan kristalin dengan rumus 6PbO·2H<sub>2</sub>O = Pb<sub>6</sub>O<sub>4</sub>(OH)<sub>4</sub>.<ref>Von Egon Wiberg, Nils Wiberg, Arnold Frederick Holleman, "Inorganic Chemistry", Academic Press, 2001 [https://books.google.com/books?id=Mtth5g59dEIC&pg=PA916&dq=%22lead%28II%29+hydroxide%22&hl=de&ei=ttE_Ta_tN8fj4wbjrq31Ag&sa=X&oi=book_result&ct=result&resnum=2&ved=0CCwQ6AEwATgK#v=onepage&q=%22lead%28II%29%20hydroxide%22&f=false (Google books)].</ref>


== Reaksi ==
== Reaksi ==
Di dalam larutan, timbal(II) hidroksida merupakan basa lemah yang membentuk ion timbal(II) (Pb<sup>2+</sup>) di dalam kondisi asam lemah. Kation ini berhidrolisis, dan jika kadar alkalinitas terus meningkat akan membentuk Pb(OH)<sup>+</sup>, Pb(OH)<sub>2</sub>(berair), Pb(OH)<sub>3</sub><sup>−</sup>, dan senyawa-senyawa lainnya, seperti Pb<sub>4</sub>(OH)<sub>4</sub><sup>4+</sup>,  Pb<sub>3</sub>(OH)<sub>4</sub><sup>2+</sup>,  Pb<sub>6</sub>O(OH)<sub>6</sub><sup>4+</sup>.
Di dalam larutan, timbal(II) hidroksida merupakan basa lemah yang membentuk ion timbal(II) (Pb<sup>2+</sup>) di dalam kondisi asam lemah. Kation ini berhidrolisis, dan jika kadar alkalinitas terus meningkat akan membentuk Pb(OH)<sup>+</sup>, Pb(OH)<sub>2</sub>(berair), Pb(OH)<sub>3</sub><sup>−</sup>, dan senyawa-senyawa lainnya, seperti Pb<sub>4</sub>(OH)<sub>4</sub><sup>4+</sup>,  Pb<sub>3</sub>(OH)<sub>4</sub><sup>2+</sup>,  Pb<sub>6</sub>O(OH)<sub>6</sub><sup>4+</sup>.<ref>Von Egon Wiberg, Nils Wiberg, Arnold Frederick Holleman, "Inorganic Chemistry", Academic Press, 2001 [https://books.google.com/books?id=Mtth5g59dEIC&pg=PA916&dq=%22lead%28II%29+hydroxide%22&hl=de&ei=ttE_Ta_tN8fj4wbjrq31Ag&sa=X&oi=book_result&ct=result&resnum=2&ved=0CCwQ6AEwATgK#v=onepage&q=%22lead%28II%29%20hydroxide%22&f=false (Google books)].</ref>
 
== Referensi ==
 


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
Baris 15: Baris 12:
* [https://web.archive.org/web/20080111154608/http://www.npi.gov.au/database/substance-info/profiles/50.html National Pollutant Inventory - Lead and Lead Compounds Fact Sheet]
* [https://web.archive.org/web/20080111154608/http://www.npi.gov.au/database/substance-info/profiles/50.html National Pollutant Inventory - Lead and Lead Compounds Fact Sheet]


 
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Timbal%28II%29+hidroksida&oldid=29588923 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29588923 (2026-08-16T14:30:42Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Timbal%28II%29+hidroksida&oldid=29588923 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29588923 (2026-08-16T14:30:42Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 18.05

Timbal(II) hidroksida adalah senyawa anorganik dengan rumus kimia Pb(OH)2. Unsur timbal di dalam senyawa ini memiliki bilangan oksidasi +2. Keberadaan senyawa sederhana seperti ini masih diragukan.[1] Timbal putih (PbCO3·2Pb(OH)2) atau timbal(II) oksida (PbO) dapat ditemui di tempat keberadaan timbal hidroksida, sehingga telah menimbulkan kebingungan sebelumnya.

Preparasi

Saat hidroksida ditambahkan ke dalam larutan garam timbal(II), timbal oksida yang terhidratasi PbO·xH2O (dengan x < 1) diperoleh. Hidrolisis larutan timbal(II) asetat yang dilakukan dengan hati-hati akan menghasilkan kristalin dengan rumus 6PbO·2H2O = Pb6O4(OH)4.[2]

Reaksi

Di dalam larutan, timbal(II) hidroksida merupakan basa lemah yang membentuk ion timbal(II) (Pb2+) di dalam kondisi asam lemah. Kation ini berhidrolisis, dan jika kadar alkalinitas terus meningkat akan membentuk Pb(OH)+, Pb(OH)2(berair), Pb(OH)3, dan senyawa-senyawa lainnya, seperti Pb4(OH)44+, Pb3(OH)42+, Pb6O(OH)64+.[3]

Pranala luar

Referensi

  1. G. Todd and E. Parry. Character of Lead Hydroxide and Basic Lead Carbonate. Nature. 1964. Vol. 202 (4930). hlm. 386–387. doi:10.1038/202386a0.
  2. Von Egon Wiberg, Nils Wiberg, Arnold Frederick Holleman, "Inorganic Chemistry", Academic Press, 2001 (Google books).
  3. Von Egon Wiberg, Nils Wiberg, Arnold Frederick Holleman, "Inorganic Chemistry", Academic Press, 2001 (Google books).

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29588923 (2026-08-16T14:30:42Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.