Lompat ke isi

Asam lemak omega−6: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29595882; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Asam lemak omega−6''' adalah keluarga [[asam lemak tak jenuh ganda]] yang memiliki kesamaan ikatan rangkap karbon-karbon akhir pada posisi ''n''-6, yaitu ikatan keenam, dihitung dari ujung [[metil]].
'''Asam lemak omega−6''' adalah keluarga [[asam lemak tak jenuh ganda]] yang memiliki kesamaan ikatan rangkap karbon-karbon akhir pada posisi ''n''-6, yaitu ikatan keenam, dihitung dari ujung [[metil]].<ref>Ching Kuang Chow. ''Fatty Acids in Foods and Their Health Implications''. Routledge Publishing. 2001.</ref>
 
[[Asam linoleat]] (18:2, ''n''−6), asam lemak omega-6 berantai terpendek dikategorikan sebagai asam lemak esensial karena tubuh manusia tidak dapat mensintesisnya. Sel mamalia kekurangan enzim omega-3 desaturase dan karenanya tidak dapat mengubah asam lemak omega-6 menjadi asam lemak omega-3. Asam lemak omega-3 dan omega-6 yang terkait erat bertindak sebagai substrat yang bersaing untuk enzim yang sama. Ini menguraikan pentingnya proporsi asam lemak omega-3 sampai omega-6 dalam makanan.
 
== Referensi ==


[[Asam linoleat]] (18:2, ''n''−6), asam lemak omega-6 berantai terpendek dikategorikan sebagai asam lemak esensial karena tubuh manusia tidak dapat mensintesisnya. Sel mamalia kekurangan enzim omega-3 desaturase dan karenanya tidak dapat mengubah asam lemak omega-6 menjadi asam lemak omega-3. Asam lemak omega-3 dan omega-6 yang terkait erat bertindak sebagai substrat yang bersaing untuk enzim yang sama. Ini menguraikan pentingnya proporsi asam lemak omega-3 sampai omega-6 dalam makanan.<ref>Doug Bibus. ''Balancing proportions of competing omega-3 and omega-6 highly unsaturated fatty acids (HUFA) in tissue lipids''. ''Prostaglandins Leukot. Essent. Fatty Acids''. April 18, 2015. Vol. 99. hlm. 19–23. doi:10.1016/j.plefa.2015.04.005.</ref>


== Bacaan lebih lanjut ==
== Bacaan lebih lanjut ==
*
*  
*
*  
*
*  
*
*


 
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Asam+lemak+omega%E2%88%926&oldid=29595882 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29595882 (2026-08-18T12:01:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Asam+lemak+omega%E2%88%926&oldid=29595882 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29595882 (2026-08-18T12:01:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 18.12

Asam lemak omega−6 adalah keluarga asam lemak tak jenuh ganda yang memiliki kesamaan ikatan rangkap karbon-karbon akhir pada posisi n-6, yaitu ikatan keenam, dihitung dari ujung metil.[1]

Asam linoleat (18:2, n−6), asam lemak omega-6 berantai terpendek dikategorikan sebagai asam lemak esensial karena tubuh manusia tidak dapat mensintesisnya. Sel mamalia kekurangan enzim omega-3 desaturase dan karenanya tidak dapat mengubah asam lemak omega-6 menjadi asam lemak omega-3. Asam lemak omega-3 dan omega-6 yang terkait erat bertindak sebagai substrat yang bersaing untuk enzim yang sama. Ini menguraikan pentingnya proporsi asam lemak omega-3 sampai omega-6 dalam makanan.[2]

Bacaan lebih lanjut

Referensi

  1. Ching Kuang Chow. Fatty Acids in Foods and Their Health Implications. Routledge Publishing. 2001.
  2. Doug Bibus. Balancing proportions of competing omega-3 and omega-6 highly unsaturated fatty acids (HUFA) in tissue lipids. Prostaglandins Leukot. Essent. Fatty Acids. April 18, 2015. Vol. 99. hlm. 19–23. doi:10.1016/j.plefa.2015.04.005.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29595882 (2026-08-18T12:01:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.