Zat organik: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 25230067; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Zat''' '''organik''', '''materi organik''', atau '''materi organik alami''' merujuk kepada sumber [[senyawa karbon]] melimpah yang ditemukan pada lingkungan alami maupun yang direkayasa, di darat dan di air. Zat organik adalah sebuah [[zat]] yang terdiri dari [[senyawa organik]] yang berasal dari feses (buangan) dan sisa-sisa (bangkai) [[organisme]] seperti [[tumbuhan]] dan [[hewan]]. Molekul organik juga dapat dihasilkan dari reaksi kimiawi yang tidak meliputi kehidupan. Struktur-struktur sederhana terbuat dari [[selulosa]], [[tanin]], [[kutin]] dan [[lignin]], beserta dengan beragam jenis [[protein]], [[lipid]] dan [[karbohidrat]] lainnya. Zat organik sangat penting dalam pergerakan nutrien di sebuah lingkungan, dan memainkan sebuah peran pada ketahanan air di permukaan Bumi. | '''Zat''' '''organik''', '''materi organik''', atau '''materi organik alami''' merujuk kepada sumber [[senyawa karbon]] melimpah yang ditemukan pada lingkungan alami maupun yang direkayasa, di darat dan di air. Zat organik adalah sebuah [[zat]] yang terdiri dari [[senyawa organik]] yang berasal dari feses (buangan) dan sisa-sisa (bangkai) [[organisme]] seperti [[tumbuhan]] dan [[hewan]].<ref>[http://www.greenfacts.org/glossary/mno/natural-organic-matter-NOM.htm Natural Organic Matter]. ''GreenFacts''.</ref> Molekul organik juga dapat dihasilkan dari reaksi kimiawi yang tidak meliputi kehidupan.<ref>[https://www.nasa.gov/content/goddard/mars-organic-matter/ NASA Goddard Instrument Makes First Detection of Organic Matter on Mars]. NASA. 16 December 2014.</ref> Struktur-struktur sederhana terbuat dari [[selulosa]], [[tanin]], [[kutin]] dan [[lignin]], beserta dengan beragam jenis [[protein]], [[lipid]] dan [[karbohidrat]] lainnya. Zat organik sangat penting dalam pergerakan nutrien di sebuah lingkungan, dan memainkan sebuah peran pada ketahanan air di permukaan Bumi.<ref>Veerasamy Sejian. ''Climate Change Impact on Livestock: Adaptation and Mitigation''. Springer. 31 March 2015. ISBN 978-81-322-2265-1.</ref> | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Zat+organik&oldid=25230067 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 25230067 (2024-01-28T06:18:53Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Zat+organik&oldid=25230067 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 25230067 (2024-01-28T06:18:53Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 23.02
Zat organik, materi organik, atau materi organik alami merujuk kepada sumber senyawa karbon melimpah yang ditemukan pada lingkungan alami maupun yang direkayasa, di darat dan di air. Zat organik adalah sebuah zat yang terdiri dari senyawa organik yang berasal dari feses (buangan) dan sisa-sisa (bangkai) organisme seperti tumbuhan dan hewan.[1] Molekul organik juga dapat dihasilkan dari reaksi kimiawi yang tidak meliputi kehidupan.[2] Struktur-struktur sederhana terbuat dari selulosa, tanin, kutin dan lignin, beserta dengan beragam jenis protein, lipid dan karbohidrat lainnya. Zat organik sangat penting dalam pergerakan nutrien di sebuah lingkungan, dan memainkan sebuah peran pada ketahanan air di permukaan Bumi.[3]
Referensi
- ↑ Natural Organic Matter. GreenFacts.
- ↑ NASA Goddard Instrument Makes First Detection of Organic Matter on Mars. NASA. 16 December 2014.
- ↑ Veerasamy Sejian. Climate Change Impact on Livestock: Adaptation and Mitigation. Springer. 31 March 2015. ISBN 978-81-322-2265-1.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 25230067 (2024-01-28T06:18:53Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.