Meroplankton: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28788487; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Meroplankton''' adalah berbagai jenis organisme akuatik yang memiliki tahap [[planktonik]] beserta satu tahap lainnya, seperti [[bentik]] atau [[nektonik]], pada siklus hidup mereka. Sebagian besar meroplankton terdiri dari tahap-tahap [[larva]] dari organisme-organisme yang lebih besar. Berkontras dengan [[holoplankton]], yaitu organisme planktonik yang menetap di [[zona pelagik]] sebagai sebuah plankton sepanjang siklus hidup mereka. | '''Meroplankton''' adalah berbagai jenis organisme akuatik yang memiliki tahap [[planktonik]] beserta satu tahap lainnya, seperti [[bentik]] atau [[nektonik]], pada siklus hidup mereka.<ref>[https://australian.museum/learn/animals/plankton/meroplankton/ What is Meroplankton?]. ''Australian Museum''. The Australian Museum. 14 November 2018.</ref> Sebagian besar meroplankton terdiri dari tahap-tahap [[larva]] dari organisme-organisme yang lebih besar.<ref>E. I. Stübner. [https://academic.oup.com/plankt/article/38/3/522/2223522 Year-round meroplankton dynamics in high-Arctic Svalbard]. ''Journal of Plankton Research''. 2016-01-27. Vol. 38 (3). hlm. 522–536. doi:10.1093/plankt/fbv124.</ref> Berkontras dengan [[holoplankton]], yaitu organisme planktonik yang menetap di [[zona pelagik]] sebagai sebuah plankton sepanjang siklus hidup mereka.<ref>[https://www.britannica.com/science/plankton Plankton]. ''Britannica''.</ref> | ||
Setelah suatu periode waktu, banyak meroplankton berpindah ke nekton atau beralih ke gaya hidup [[bentik]] (biasanya [[sesil]]) di [[dasar laut]]. Tahapan-tahapan larva [[invertebrata bentik]] menjadi bagian signifikan pada komunitas-komunitas plankton. Tahap larva plankton ini sangat penting bagi banyak invertebrata bentik karena membantu dalam penyebaran anakan mereka. Tergantung spesies dan kondisi lingkungannya, meroplankton tahap-muda atau larva dapat menetap di zona pelagik selama beberapa jam hingga beberapa bulan. | Setelah suatu periode waktu, banyak meroplankton berpindah ke nekton atau beralih ke gaya hidup [[bentik]] (biasanya [[sesil]]) di [[dasar laut]]. Tahapan-tahapan larva [[invertebrata bentik]] menjadi bagian signifikan pada komunitas-komunitas plankton.<ref>E. A. Ershova. ''Diversity and Distribution of Meroplanktonic Larvae in the Pacific Arctic and Connectivity With Adult Benthic Invertebrate Communities''. ''Frontiers in Marine Science''. 2019-08-13. Vol. 6. doi:10.3389/fmars.2019.00490.</ref> Tahap larva plankton ini sangat penting bagi banyak invertebrata bentik karena membantu dalam penyebaran anakan mereka. Tergantung spesies dan kondisi lingkungannya, meroplankton tahap-muda atau larva dapat menetap di zona pelagik selama beberapa jam hingga beberapa bulan.<ref>E. I. Stübner. [https://academic.oup.com/plankt/article/38/3/522/2223522 Year-round meroplankton dynamics in high-Arctic Svalbard]. ''Journal of Plankton Research''. 2016-01-27. Vol. 38 (3). hlm. 522–536. doi:10.1093/plankt/fbv124.</ref> | ||
Tidak semua meroplankton merupakan larva atau tahap muda dari organisme yang lebih besar. Banyak [[dinoflagellata]] merupakan meroplankton, mengalami siklus [[Kista mikroba|ensismen]] dan dormansi musiman di zona bentik, yang diikuti oleh eksismen dan reproduksi di zona pelagik sebelum akhirnya kembali ke zona bentik. Terdapat juga [[diatom]] meroplankton; mereka memiliki fase istirahan musiman di bawah [[zona fotik]] dan dapat umum dijumpai di [[bentos]] [[danau]] dan zona [[pesisir]]. | Tidak semua meroplankton merupakan larva atau tahap muda dari organisme yang lebih besar. Banyak [[dinoflagellata]] merupakan meroplankton, mengalami siklus [[Kista mikroba|ensismen]] dan dormansi musiman di zona bentik, yang diikuti oleh eksismen dan reproduksi di zona pelagik sebelum akhirnya kembali ke zona bentik.<ref>Lourdes Morquecho. [https://www.degruyter.com/view/j/botm.2004.47.issue-4/bot.2004.037/bot.2004.037.xml Seasonal occurrence of planktonic dinoflagellates and cyst production in relationship to environmental variables in subtropical Bahı´a Concepción, Gulf of California]. ''Botanica Marina''. 2004-01-01. Vol. 47 (4). doi:10.1515/BOT.2004.037.</ref><ref>A. Kremp. [https://pubs.geoscienceworld.org/books/book/1739/chapter/107625128/ Diversity of dinoflagellate life cycles: facets and implications of complex strategies]. ''Biological and Geological Perspectives of Dinoflagellates''. Geological Society of London. 2013. hlm. 197–205. doi:10.1144/tms5.18. ISBN 978-1-86239-368-4.</ref> Terdapat juga [[diatom]] meroplankton; mereka memiliki fase istirahan musiman di bawah [[zona fotik]] dan dapat umum dijumpai di [[bentos]] [[danau]] dan zona [[pesisir]].<ref>A. R. Lashaway. ''Effects of light, temperature and habitat quality on meroplanktonic diatom rejuvenation in Lake Erie: implications for seasonal hypoxia''. ''Journal of Plankton Research''. 2010-04-01. Vol. 32 (4). hlm. 479–490. doi:10.1093/plankt/fbp147.</ref> | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Meroplankton&oldid=28788487 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28788487 (2026-01-07T20:25:01Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Meroplankton&oldid=28788487 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28788487 (2026-01-07T20:25:01Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 23.06
Meroplankton adalah berbagai jenis organisme akuatik yang memiliki tahap planktonik beserta satu tahap lainnya, seperti bentik atau nektonik, pada siklus hidup mereka.[1] Sebagian besar meroplankton terdiri dari tahap-tahap larva dari organisme-organisme yang lebih besar.[2] Berkontras dengan holoplankton, yaitu organisme planktonik yang menetap di zona pelagik sebagai sebuah plankton sepanjang siklus hidup mereka.[3]
Setelah suatu periode waktu, banyak meroplankton berpindah ke nekton atau beralih ke gaya hidup bentik (biasanya sesil) di dasar laut. Tahapan-tahapan larva invertebrata bentik menjadi bagian signifikan pada komunitas-komunitas plankton.[4] Tahap larva plankton ini sangat penting bagi banyak invertebrata bentik karena membantu dalam penyebaran anakan mereka. Tergantung spesies dan kondisi lingkungannya, meroplankton tahap-muda atau larva dapat menetap di zona pelagik selama beberapa jam hingga beberapa bulan.[5]
Tidak semua meroplankton merupakan larva atau tahap muda dari organisme yang lebih besar. Banyak dinoflagellata merupakan meroplankton, mengalami siklus ensismen dan dormansi musiman di zona bentik, yang diikuti oleh eksismen dan reproduksi di zona pelagik sebelum akhirnya kembali ke zona bentik.[6][7] Terdapat juga diatom meroplankton; mereka memiliki fase istirahan musiman di bawah zona fotik dan dapat umum dijumpai di bentos danau dan zona pesisir.[8]
Referensi
- ↑ What is Meroplankton?. Australian Museum. The Australian Museum. 14 November 2018.
- ↑ E. I. Stübner. Year-round meroplankton dynamics in high-Arctic Svalbard. Journal of Plankton Research. 2016-01-27. Vol. 38 (3). hlm. 522–536. doi:10.1093/plankt/fbv124.
- ↑ Plankton. Britannica.
- ↑ E. A. Ershova. Diversity and Distribution of Meroplanktonic Larvae in the Pacific Arctic and Connectivity With Adult Benthic Invertebrate Communities. Frontiers in Marine Science. 2019-08-13. Vol. 6. doi:10.3389/fmars.2019.00490.
- ↑ E. I. Stübner. Year-round meroplankton dynamics in high-Arctic Svalbard. Journal of Plankton Research. 2016-01-27. Vol. 38 (3). hlm. 522–536. doi:10.1093/plankt/fbv124.
- ↑ Lourdes Morquecho. Seasonal occurrence of planktonic dinoflagellates and cyst production in relationship to environmental variables in subtropical Bahı´a Concepción, Gulf of California. Botanica Marina. 2004-01-01. Vol. 47 (4). doi:10.1515/BOT.2004.037.
- ↑ A. Kremp. Diversity of dinoflagellate life cycles: facets and implications of complex strategies. Biological and Geological Perspectives of Dinoflagellates. Geological Society of London. 2013. hlm. 197–205. doi:10.1144/tms5.18. ISBN 978-1-86239-368-4.
- ↑ A. R. Lashaway. Effects of light, temperature and habitat quality on meroplanktonic diatom rejuvenation in Lake Erie: implications for seasonal hypoxia. Journal of Plankton Research. 2010-04-01. Vol. 32 (4). hlm. 479–490. doi:10.1093/plankt/fbp147.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28788487 (2026-01-07T20:25:01Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.