Rempuhan Karbala: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27849819; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Rempuhan Karbala''' terjadi pada 10 September 2019, 31 orang tewas dan sekitar 100 lainnya terluka dalam [[rempuhan]] manusia selama prosesi [[Hari Asyura|Asyura]] di [[Karbala]], [[Irak]]. Ada beberapa laporan yang saling bertentangan tentang apa yang menyebabkan penyerbuan, satu mengklaim bahwa sebuah jalan setapak runtuh, menyebabkan kerumunan orang panik. Laporan lain menyatakan bahwa satu orang tersandung dan terperosok di antara para pelari dan yang lain jatuh menimpanya. | [[File:Iraq_adm_location_map.svg|thumb|right|280px|Iraq adm location map]] | ||
'''Rempuhan Karbala''' terjadi pada 10 September 2019, 31 orang tewas dan sekitar 100 lainnya terluka dalam [[rempuhan]] manusia selama prosesi [[Hari Asyura|Asyura]] di [[Karbala]], [[Irak]]. Ada beberapa laporan yang saling bertentangan tentang apa yang menyebabkan penyerbuan, satu mengklaim bahwa sebuah jalan setapak runtuh, menyebabkan kerumunan orang panik.<ref>[https://www.apnews.com/95c0198f5aaf4ea5bcf04a4088779c9b Officials: 31 Iraqi pilgrims die in stampede during holiday]. ''AP News''. 10 September 2019.</ref> Laporan lain menyatakan bahwa satu orang tersandung dan terperosok di antara para pelari dan yang lain jatuh menimpanya. | |||
== Latar Belakang == | == Latar Belakang == | ||
Asyura adalah hari raya penting dalam kalender [[Islam]] [[Syiah|Syi'ah]], menandai kematian [[Husain bin Ali]] (Imam Hussein), cucu nabi [[Muhammad]]. Dia terbunuh pada tahun 680 Masehi dalam [[Pertempuran Karbala]] yang menjadi peristiwa penting bagi Islam Syiah. Sejak saat itu, sepuluh hari pertama bulan Muharram, bulan pertama dalam kalender Islam, merupakan hari libur nasional di negara-negara Islam Syiah, dengan hari kesepuluh berpuncak pada Asyura. | Asyura adalah hari raya penting dalam kalender [[Islam]] [[Syiah|Syi'ah]], menandai kematian [[Husain bin Ali]] (Imam Hussein), cucu nabi [[Muhammad]]. Dia terbunuh pada tahun 680 Masehi dalam [[Pertempuran Karbala]] yang menjadi peristiwa penting bagi Islam Syiah. Sejak saat itu, sepuluh hari pertama bulan Muharram, bulan pertama dalam kalender Islam, merupakan hari libur nasional di negara-negara Islam Syiah, dengan hari kesepuluh berpuncak pada Asyura.<ref>[https://www.bbc.com/news/world-middle-east-49653401 Iraq stampede kills 31 at Ashura commemorations in Karbala]. ''BBC News''. 10 September 2019.</ref> | ||
Hari berkabung Asyura di Karbala adalah target serangan teroris pada tahun 2004, ketika pengeboman serentak di Karbala dan [[Najaf]] menewaskan 134 orang. Sebuah rempuhan pada tahun 2005 terjadi di Baghdad selama acara serupa, yang disebabkan oleh kabar bahwa acara tersebut mungkin menjadi sasaran pengeboman teroris. Belakangan, beberapa serangan terhadap prosesi Ashura telah dilakukan oleh ekstremis [[Sunni]]. | Hari berkabung Asyura di Karbala adalah target serangan teroris pada tahun 2004, ketika pengeboman serentak di Karbala dan [[Najaf]] menewaskan 134 orang.<ref>[https://www.bbc.com/news/world-middle-east-49653401 Iraq stampede kills 31 at Ashura commemorations in Karbala]. ''BBC News''. 10 September 2019.</ref> Sebuah rempuhan pada tahun 2005 terjadi di Baghdad selama acara serupa, yang disebabkan oleh kabar bahwa acara tersebut mungkin menjadi sasaran pengeboman teroris.<ref>[https://www.bbc.com/news/world-middle-east-49653401 Iraq stampede kills 31 at Ashura commemorations in Karbala]. ''BBC News''. 10 September 2019.</ref> Belakangan, beberapa serangan terhadap prosesi Ashura telah dilakukan oleh ekstremis [[Sunni]].<ref>[https://www.apnews.com/95c0198f5aaf4ea5bcf04a4088779c9b Officials: 31 Iraqi pilgrims die in stampede during holiday]. ''AP News''. 10 September 2019.</ref> | ||
== Rempuhan == | == Rempuhan == | ||
Salah satu acara umum selama peringatan Asyura di Karbala adalah lari Tuwairij, di mana para peziarah berlari melalui jalan-jalan sekitar 2–3 kilometer (1–2 mil) ke Kuil Imam Husain untuk mengenang lari yang dilakukan sepupu maternal saudara tiri Husain, Abbas, dari desa Tuwairij (sekarang dikenal sebagai Al-Hindiya) ke Karbala untuk membantu Husain dalam Pertempuran Karbala. Peristiwa tersebut sekitar tengah hari pada 10 September 2019 menarik ratusan ribu peziarah yang berencana untuk melakukan lari.<ref>[https://www.bbc.com/news/world-middle-east-49653401 Iraq stampede kills 31 at Ashura commemorations in Karbala]. ''BBC News''. 10 September 2019.</ref> Laporan bervariasi mengenai apa yang menyebabkan penyerbuan; satu laporan menyatakan bahwa sebuah jalan setapak runtuh, membuat kerumunan orang panik.<ref>[https://www.apnews.com/95c0198f5aaf4ea5bcf04a4088779c9b Officials: 31 Iraqi pilgrims die in stampede during holiday]. ''AP News''. 10 September 2019.</ref> Laporan lain menyatakan bahwa satu orang tersandung dan jatuh di antara para pelari dan yang lainnya jatuh menimpanya, sehingga terjadi penyerbuan.<ref>[https://www.bbc.com/news/world-middle-east-49653401 Iraq stampede kills 31 at Ashura commemorations in Karbala]. ''BBC News''. 10 September 2019.</ref> | |||
Pihak berwenang datang untuk menenangkan kerumunan dan menilai kerusakan. Setidaknya 31 orang tewas dalam kekacauan tersebut, dengan setidaknya 100 orang terluka dan dikirim ke rumah sakit setempat. Setidaknya 10 dari mereka yang terluka berada dalam kondisi kritis.<ref>[https://www.aljazeera.com/news/2019/09/16-dead-stampede-iraqi-shia-shrine-190910130823219.html More than 30 killed in mass stampede at Iraqi Shia shrine]. ''Aljazeera''. 10 September 2019.</ref> | |||
Pihak berwenang datang untuk menenangkan kerumunan dan menilai kerusakan. Setidaknya 31 orang tewas dalam kekacauan tersebut, dengan setidaknya 100 orang terluka dan dikirim ke rumah sakit setempat. Setidaknya 10 dari mereka yang terluka berada dalam kondisi kritis. | |||
== Reaksi == | == Reaksi == | ||
Pihak berwenang sedang menyelidiki penyebab peristiwa tersebut. Presiden Irak [[Barham Salih]] dan Perdana Menteri [[Adil Abdul-Mahdi]] menyampaikan belasungkawa atas musibah tersebut, begitu juga dengan Duta Besar Amerika Serikat untuk Irak, Matthew H. Tueller. Kantor Luar Negeri Irak merilis pernyataan yang mengatakan bahwa tidak ada orang [[Pakistan]] di antara korban tewas. | Pihak berwenang sedang menyelidiki penyebab peristiwa tersebut. Presiden Irak [[Barham Salih]] dan Perdana Menteri [[Adil Abdul-Mahdi]] menyampaikan belasungkawa atas musibah tersebut, begitu juga dengan Duta Besar Amerika Serikat untuk Irak, Matthew H. Tueller. Kantor Luar Negeri Irak merilis pernyataan yang mengatakan bahwa tidak ada orang [[Pakistan]] di antara korban tewas. | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
| Baris 23: | Baris 20: | ||
* [https://www.inews.id/news/internasional/kerusuhan-warnai-peringatan-asyura-komunitas-syiah-di-irak-30-orang-tewas Kerusuhan Warnai Peringatan Asyura Komunitas Syiah di Irak, 30 Orang Tewas] | * [https://www.inews.id/news/internasional/kerusuhan-warnai-peringatan-asyura-komunitas-syiah-di-irak-30-orang-tewas Kerusuhan Warnai Peringatan Asyura Komunitas Syiah di Irak, 30 Orang Tewas] | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Rempuhan+Karbala&oldid=27849819 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27849819 (2025-09-18T11:22:50Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi per 28 Agustus 2026 23.09

Rempuhan Karbala terjadi pada 10 September 2019, 31 orang tewas dan sekitar 100 lainnya terluka dalam rempuhan manusia selama prosesi Asyura di Karbala, Irak. Ada beberapa laporan yang saling bertentangan tentang apa yang menyebabkan penyerbuan, satu mengklaim bahwa sebuah jalan setapak runtuh, menyebabkan kerumunan orang panik.[1] Laporan lain menyatakan bahwa satu orang tersandung dan terperosok di antara para pelari dan yang lain jatuh menimpanya.
Latar Belakang
Asyura adalah hari raya penting dalam kalender Islam Syi'ah, menandai kematian Husain bin Ali (Imam Hussein), cucu nabi Muhammad. Dia terbunuh pada tahun 680 Masehi dalam Pertempuran Karbala yang menjadi peristiwa penting bagi Islam Syiah. Sejak saat itu, sepuluh hari pertama bulan Muharram, bulan pertama dalam kalender Islam, merupakan hari libur nasional di negara-negara Islam Syiah, dengan hari kesepuluh berpuncak pada Asyura.[2]
Hari berkabung Asyura di Karbala adalah target serangan teroris pada tahun 2004, ketika pengeboman serentak di Karbala dan Najaf menewaskan 134 orang.[3] Sebuah rempuhan pada tahun 2005 terjadi di Baghdad selama acara serupa, yang disebabkan oleh kabar bahwa acara tersebut mungkin menjadi sasaran pengeboman teroris.[4] Belakangan, beberapa serangan terhadap prosesi Ashura telah dilakukan oleh ekstremis Sunni.[5]
Rempuhan
Salah satu acara umum selama peringatan Asyura di Karbala adalah lari Tuwairij, di mana para peziarah berlari melalui jalan-jalan sekitar 2–3 kilometer (1–2 mil) ke Kuil Imam Husain untuk mengenang lari yang dilakukan sepupu maternal saudara tiri Husain, Abbas, dari desa Tuwairij (sekarang dikenal sebagai Al-Hindiya) ke Karbala untuk membantu Husain dalam Pertempuran Karbala. Peristiwa tersebut sekitar tengah hari pada 10 September 2019 menarik ratusan ribu peziarah yang berencana untuk melakukan lari.[6] Laporan bervariasi mengenai apa yang menyebabkan penyerbuan; satu laporan menyatakan bahwa sebuah jalan setapak runtuh, membuat kerumunan orang panik.[7] Laporan lain menyatakan bahwa satu orang tersandung dan jatuh di antara para pelari dan yang lainnya jatuh menimpanya, sehingga terjadi penyerbuan.[8]
Pihak berwenang datang untuk menenangkan kerumunan dan menilai kerusakan. Setidaknya 31 orang tewas dalam kekacauan tersebut, dengan setidaknya 100 orang terluka dan dikirim ke rumah sakit setempat. Setidaknya 10 dari mereka yang terluka berada dalam kondisi kritis.[9]
Reaksi
Pihak berwenang sedang menyelidiki penyebab peristiwa tersebut. Presiden Irak Barham Salih dan Perdana Menteri Adil Abdul-Mahdi menyampaikan belasungkawa atas musibah tersebut, begitu juga dengan Duta Besar Amerika Serikat untuk Irak, Matthew H. Tueller. Kantor Luar Negeri Irak merilis pernyataan yang mengatakan bahwa tidak ada orang Pakistan di antara korban tewas.
Pranala luar
- Puluhan Umat Syiah Tewas Terinjak Dalam Peringatan Asyura di Karbala
- Kerusuhan Warnai Peringatan Asyura Komunitas Syiah di Irak, 30 Orang Tewas
Referensi
- ↑ Officials: 31 Iraqi pilgrims die in stampede during holiday. AP News. 10 September 2019.
- ↑ Iraq stampede kills 31 at Ashura commemorations in Karbala. BBC News. 10 September 2019.
- ↑ Iraq stampede kills 31 at Ashura commemorations in Karbala. BBC News. 10 September 2019.
- ↑ Iraq stampede kills 31 at Ashura commemorations in Karbala. BBC News. 10 September 2019.
- ↑ Officials: 31 Iraqi pilgrims die in stampede during holiday. AP News. 10 September 2019.
- ↑ Iraq stampede kills 31 at Ashura commemorations in Karbala. BBC News. 10 September 2019.
- ↑ Officials: 31 Iraqi pilgrims die in stampede during holiday. AP News. 10 September 2019.
- ↑ Iraq stampede kills 31 at Ashura commemorations in Karbala. BBC News. 10 September 2019.
- ↑ More than 30 killed in mass stampede at Iraqi Shia shrine. Aljazeera. 10 September 2019.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27849819 (2025-09-18T11:22:50Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.