Lompat ke isi

Tetrazolium klorida: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28635796; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:Tetrazolium-chloride-chemical.png|thumb|right|280px|Tetrazolium-chloride-chemical]]
'''Tetrazolium klorida''' lebih tepatnya '''2,3,5-trifeniltetrazolium klorida''') adalah senyawa amonium kuaterner dan [[bahan pewarna]] [[redoks]].
'''Tetrazolium klorida''' lebih tepatnya '''2,3,5-trifeniltetrazolium klorida''') adalah senyawa amonium kuaterner dan [[bahan pewarna]] [[redoks]].


==Properti==
==Properti==
Trifeniltetrazolium klorida adalah indikator redoks yang tidak berwarna dan larut dalam air. Perubahan warna terjadi selama reaksi redoks:
Trifeniltetrazolium klorida adalah indikator redoks yang tidak berwarna dan larut dalam air.<ref>W. Ried: ''Formazane und Tetrazoliumsalze, ihre Synthesen und ihre Bedeutung als Reduktionsindikatoren und Vitalfarbstoffe.'' In: ''Angewandte Chemie.'' Bd. 64, 1952, S. 391–396, .</ref> Perubahan warna terjadi selama reaksi redoks:
*Dalam keadaan teroksidasi (tetrazolium), indikator ini tidak berwarna.
*Dalam keadaan teroksidasi (tetrazolium), indikator ini tidak berwarna.
*Dalam keadaan tereduksi (formazan), indikator ini berwarna merah. Absorbansi maksimumnya berada pada 492 nm.
*Dalam keadaan tereduksi (formazan), indikator ini berwarna merah. Absorbansi maksimumnya berada pada 492 nm.


==Reaksi==
==Reaksi==
2,3,5-trifeniltetrazolium klorida yang larut dalam air dan tidak berwarna direduksi menjadi zat warna merah yang tidak larut dalam air (1,3,5-trifenilformazana) dengan menerima dua [[elektron]] (e<sup>−</sup>) dan satu [[proton]] (H<sup>+</sup>). Reduksi terjadi melalui [[transfer elektron]] tunggal ganda (SET):
2,3,5-trifeniltetrazolium klorida yang larut dalam air dan tidak berwarna direduksi menjadi zat warna merah yang tidak larut dalam air (1,3,5-trifenilformazana) dengan menerima dua [[elektron]] (e<sup>−</sup>) dan satu [[proton]] (H<sup>+</sup>). Reduksi terjadi melalui [[transfer elektron]] tunggal ganda (SET):<ref>Monica C. Gonzilez, Enrique San Romàn: ''Photochemistry of Aqueous Solutions of Triphenyltetrazolium Chloride.'' In: ''J. Phys. Chem.'' 93 (1989), S. 3536–3540.</ref>
 


==Kegunaan==
==Kegunaan==
Trifeniltetrazolium klorida, serta turunan analognya yakni 3-(1-naftil) (tetrazolium violet), tetrazolium biru, dan tetrazolium ungu, digunakan sebagai uji TTC untuk mendeteksi [[sel (biologi)|sel]] utuh (pewarnaan vital). Kation tetrazolium direduksi menjadi formazan oleh dehidrogenase rantai respirasi (terutama kompleks I).
Trifeniltetrazolium klorida, serta turunan analognya yakni 3-(1-naftil) (tetrazolium violet), tetrazolium biru, dan tetrazolium ungu, digunakan sebagai uji TTC untuk mendeteksi [[sel (biologi)|sel]] utuh (pewarnaan vital). Kation tetrazolium direduksi menjadi formazan oleh dehidrogenase rantai respirasi (terutama kompleks I).<ref>F. P. Altman: ''Tetrazolium salts and formazans.'' In: ''Prog. Histochem. Cytochem.'' Bd. 9 (1976), S. 1–56, PMID 792958.</ref><ref>M. Ogur u. a.: ''Tetrazolium overlay technique for population studies of respiration deficiency in yeast.'' In: ''Science.'' Bd. 125 (1957), S. 928–929, PMID 13421693.</ref><ref>P. R. Rich u. a.: ''The sites of interaction of triphenyltetrazolium chloride with mitochondrial respiratory chains.'' In: ''FEMS Microbiol. Lett.'' Bd. 202 (2001), S. 181–187, PMID 11520612.</ref>
 
Kation ini digunakan dalam histokimia untuk mengukur aktivitas dehidrogenase, mengukur kapasitas perkecambahan biji, dalam uji cepat untuk menentukan efikasi [[antibiotik]] dan [[disinfektan]], untuk menentukan kualitas lumpur aktif, dan dalam kimia pangan sebagai indikator kandungan [[bakteri]] dalam [[susu]].
 
==Referensi==


Kation ini digunakan dalam histokimia untuk mengukur aktivitas dehidrogenase, mengukur kapasitas perkecambahan biji, dalam uji cepat untuk menentukan efikasi [[antibiotik]] dan [[disinfektan]], untuk menentukan kualitas lumpur aktif, dan dalam kimia pangan sebagai indikator kandungan [[bakteri]] dalam [[susu]].<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tetrazolium+klorida&oldid=28635796 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref>


==Pranala luar==
==Pranala luar==
Baris 22: Baris 20:
* [http://www.medicinescomplete.com/mc/clarke/current/CLK1679.htm?q=%22tetrazolium%22%22chloride%22#_hit]
* [http://www.medicinescomplete.com/mc/clarke/current/CLK1679.htm?q=%22tetrazolium%22%22chloride%22#_hit]


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tetrazolium+klorida&oldid=28635796 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28635796 (2025-11-28T02:31:13Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tetrazolium+klorida&oldid=28635796 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28635796 (2025-11-28T02:31:13Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 04.08

Tetrazolium-chloride-chemical

Tetrazolium klorida lebih tepatnya 2,3,5-trifeniltetrazolium klorida) adalah senyawa amonium kuaterner dan bahan pewarna redoks.

Properti

Trifeniltetrazolium klorida adalah indikator redoks yang tidak berwarna dan larut dalam air.[1] Perubahan warna terjadi selama reaksi redoks:

  • Dalam keadaan teroksidasi (tetrazolium), indikator ini tidak berwarna.
  • Dalam keadaan tereduksi (formazan), indikator ini berwarna merah. Absorbansi maksimumnya berada pada 492 nm.

Reaksi

2,3,5-trifeniltetrazolium klorida yang larut dalam air dan tidak berwarna direduksi menjadi zat warna merah yang tidak larut dalam air (1,3,5-trifenilformazana) dengan menerima dua elektron (e) dan satu proton (H+). Reduksi terjadi melalui transfer elektron tunggal ganda (SET):[2]

Kegunaan

Trifeniltetrazolium klorida, serta turunan analognya yakni 3-(1-naftil) (tetrazolium violet), tetrazolium biru, dan tetrazolium ungu, digunakan sebagai uji TTC untuk mendeteksi sel utuh (pewarnaan vital). Kation tetrazolium direduksi menjadi formazan oleh dehidrogenase rantai respirasi (terutama kompleks I).[3][4][5]

Kation ini digunakan dalam histokimia untuk mengukur aktivitas dehidrogenase, mengukur kapasitas perkecambahan biji, dalam uji cepat untuk menentukan efikasi antibiotik dan disinfektan, untuk menentukan kualitas lumpur aktif, dan dalam kimia pangan sebagai indikator kandungan bakteri dalam susu.[6]

Pranala luar

Referensi

  1. W. Ried: Formazane und Tetrazoliumsalze, ihre Synthesen und ihre Bedeutung als Reduktionsindikatoren und Vitalfarbstoffe. In: Angewandte Chemie. Bd. 64, 1952, S. 391–396, .
  2. Monica C. Gonzilez, Enrique San Romàn: Photochemistry of Aqueous Solutions of Triphenyltetrazolium Chloride. In: J. Phys. Chem. 93 (1989), S. 3536–3540.
  3. F. P. Altman: Tetrazolium salts and formazans. In: Prog. Histochem. Cytochem. Bd. 9 (1976), S. 1–56, PMID 792958.
  4. M. Ogur u. a.: Tetrazolium overlay technique for population studies of respiration deficiency in yeast. In: Science. Bd. 125 (1957), S. 928–929, PMID 13421693.
  5. P. R. Rich u. a.: The sites of interaction of triphenyltetrazolium chloride with mitochondrial respiratory chains. In: FEMS Microbiol. Lett. Bd. 202 (2001), S. 181–187, PMID 11520612.
  6. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28635796 (2025-11-28T02:31:13Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.