Lompat ke isi

Hipotesis Gaia: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26189923; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Hipotesis Gaia''', '''teori Gaia''', atau '''prinsip Gaia''', adalah hipotesis atau teori [[ekologi]]s yang menyatakan bahwa [[biosfer]] dan komponen-komponen fisik [[Bumi]] ([[atmosfer]], [[kriosfer]], [[hidrosfer]], dan [[litosfer]]) saling menyatu untuk membentuk sistem interaksi yang menjaga keadaan iklim dan biogeokimia Bumi dalam keseimbangan. Hipotesis ini umumnya dideskripsikan menganggap Bumi sebagai suatu organisme tunggal, sebagai suatu sistem yang hidup dan memiliki aturan sendiri.
[[File:The_Earth_seen_from_Apollo_17.jpg|thumb|right|280px|The Earth seen from Apollo 17]]


Hipotesis ini diusulkan oleh [[James Lovelock]]. Teori ini dinamai dari dewi Bumi [[Gaia (mitologi)|Gaia]].
'''Hipotesis Gaia''', '''teori Gaia''', atau '''prinsip Gaia''', adalah hipotesis atau teori [[ekologi]]s yang menyatakan bahwa [[biosfer]] dan komponen-komponen fisik [[Bumi]] ([[atmosfer]], [[kriosfer]], [[hidrosfer]], dan [[litosfer]]) saling menyatu untuk membentuk sistem interaksi yang menjaga keadaan iklim dan biogeokimia Bumi dalam keseimbangan. Hipotesis ini umumnya dideskripsikan menganggap Bumi sebagai suatu organisme tunggal, sebagai suatu sistem yang hidup dan memiliki aturan sendiri.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hipotesis+Gaia&oldid=26189923 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref>
 
Hipotesis ini diusulkan oleh [[James Lovelock]].<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hipotesis+Gaia&oldid=26189923 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> Teori ini dinamai dari dewi Bumi [[Gaia (mitologi)|Gaia]].


Teori Gaia diacuhkan dan dikritik oleh ilmuwan-ilmuwan. Pada tahun 1981, [[W. Ford Doolittle]] menyatakan bahwa tidak ada satu pun [[genom]] organisme yang bisa memuat informasi genetik tentang mekanisme umpan balik seperti yang diusulkan oleh hipotesis ini, sehingga hipotesis Gaia tidak ilmiah. [[Richard Dawkins]] dalam bukunya ''[[The Extended Phenotype]]'' menolak kemungkinan bahwa mekanisme umpan balik dapat menstabilkan suatu sistem, dan menyatakan bahwa organisme-organisme tidak bisa bertindak bersamaan karena akan memerlukan pandangan ke depan dan perencanaan dari mereka.
Teori Gaia diacuhkan dan dikritik oleh ilmuwan-ilmuwan. Pada tahun 1981, [[W. Ford Doolittle]] menyatakan bahwa tidak ada satu pun [[genom]] organisme yang bisa memuat informasi genetik tentang mekanisme umpan balik seperti yang diusulkan oleh hipotesis ini, sehingga hipotesis Gaia tidak ilmiah. [[Richard Dawkins]] dalam bukunya ''[[The Extended Phenotype]]'' menolak kemungkinan bahwa mekanisme umpan balik dapat menstabilkan suatu sistem, dan menyatakan bahwa organisme-organisme tidak bisa bertindak bersamaan karena akan memerlukan pandangan ke depan dan perencanaan dari mereka.
Baris 7: Baris 9:
== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
* [[Sistem kekebalan bumi]]
* [[Sistem kekebalan bumi]]
== Referensi ==


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
Baris 17: Baris 16:
* [http://www.timesonline.co.uk/tol/news/article726744.ece Interview: Jasper Gerard meets James Lovelock] Professor James Lovelock, the scientist who developed Gaia theory, has said it is too late to try and save the planet.
* [http://www.timesonline.co.uk/tol/news/article726744.ece Interview: Jasper Gerard meets James Lovelock] Professor James Lovelock, the scientist who developed Gaia theory, has said it is too late to try and save the planet.


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hipotesis+Gaia&oldid=26189923 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26189923 (2024-08-19T13:10:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hipotesis+Gaia&oldid=26189923 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26189923 (2024-08-19T13:10:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 04.11

The Earth seen from Apollo 17

Hipotesis Gaia, teori Gaia, atau prinsip Gaia, adalah hipotesis atau teori ekologis yang menyatakan bahwa biosfer dan komponen-komponen fisik Bumi (atmosfer, kriosfer, hidrosfer, dan litosfer) saling menyatu untuk membentuk sistem interaksi yang menjaga keadaan iklim dan biogeokimia Bumi dalam keseimbangan. Hipotesis ini umumnya dideskripsikan menganggap Bumi sebagai suatu organisme tunggal, sebagai suatu sistem yang hidup dan memiliki aturan sendiri.[1]

Hipotesis ini diusulkan oleh James Lovelock.[2] Teori ini dinamai dari dewi Bumi Gaia.

Teori Gaia diacuhkan dan dikritik oleh ilmuwan-ilmuwan. Pada tahun 1981, W. Ford Doolittle menyatakan bahwa tidak ada satu pun genom organisme yang bisa memuat informasi genetik tentang mekanisme umpan balik seperti yang diusulkan oleh hipotesis ini, sehingga hipotesis Gaia tidak ilmiah. Richard Dawkins dalam bukunya The Extended Phenotype menolak kemungkinan bahwa mekanisme umpan balik dapat menstabilkan suatu sistem, dan menyatakan bahwa organisme-organisme tidak bisa bertindak bersamaan karena akan memerlukan pandangan ke depan dan perencanaan dari mereka.

Lihat pula

Pranala luar

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26189923 (2024-08-19T13:10:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.