Lompat ke isi

Antasan: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27259750; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Antasan''' adalah suatu istilah yang dipakai oleh [[Suku Banjar]] untuk menamai sistem perairan [[kanal]] mereka. Antasan merupakan suatu fenomena [[geomorfologi]] yang memperlihatkan keberlanjutan dan saling keterkaitan antara [[Sungai|sungai-sungai]] kecil dengan sungai-sungai besar. Meskipun memiliki karakteristik sebagai saluran sekunder, antasan memegang peran yang lebih signifikan dalam sistem [[hidrologi]].
[[File:Antasan.jpg|thumb|right|280px|Ilustrasi Antasan]]
 
'''Antasan''' adalah suatu istilah yang dipakai oleh [[Suku Banjar]] untuk menamai sistem perairan [[kanal]] mereka. Antasan merupakan suatu fenomena [[geomorfologi]] yang memperlihatkan keberlanjutan dan saling keterkaitan antara [[Sungai|sungai-sungai]] kecil dengan sungai-sungai besar. Meskipun memiliki karakteristik sebagai saluran sekunder, antasan memegang peran yang lebih signifikan dalam sistem [[hidrologi]].<ref>[https://www.facebook.com/miladkesultananbanjar/posts/apa-itu-tatah-anjir-handil-antasan-saka-ketika-pejabat-kolonial-belanda-menjelaj/3660871760633180/ Apa itu Tatah, Anjir, Handil, Antasan, Saka?]. ''Kesultanan Banjar''.</ref>


== Fungsi ==
== Fungsi ==
Fungsi utama antasan adalah sebagai jalur lalu lintas air yang menghubungkan wilayah pedalaman dengan sungai besar atau anak sungainya. Dengan demikian, antasan berfungsi sebagai saluran pengaliran air tambahan yang dapat memangkas jarak antara wilayah pedalaman dan sungai-sungai utama. Keberadaan antasan ini dapat membentuk pola jaringan sungai yang kompleks, menciptakan sistem hidrologi yang beragam dan penting untuk ekosistem yang bergantung pada aliran air. Dalam konteks ini, antasan menjadi elemen penting dalam dinamika pergerakan air di suatu daerah, memainkan peran kunci dalam distribusi air dan keberlanjutan [[ekosistem]] sungai.
Fungsi utama antasan adalah sebagai jalur lalu lintas air yang menghubungkan wilayah pedalaman dengan sungai besar atau anak sungainya. Dengan demikian, antasan berfungsi sebagai saluran pengaliran air tambahan yang dapat memangkas jarak antara wilayah pedalaman dan sungai-sungai utama. Keberadaan antasan ini dapat membentuk pola jaringan sungai yang kompleks, menciptakan sistem hidrologi yang beragam dan penting untuk ekosistem yang bergantung pada aliran air. Dalam konteks ini, antasan menjadi elemen penting dalam dinamika pergerakan air di suatu daerah, memainkan peran kunci dalam distribusi air dan keberlanjutan [[ekosistem]] sungai.<ref>[https://www.facebook.com/miladkesultananbanjar/posts/apa-itu-tatah-anjir-handil-antasan-saka-ketika-pejabat-kolonial-belanda-menjelaj/3660871760633180/ Apa itu Tatah, Anjir, Handil, Antasan, Saka?]. ''Kesultanan Banjar''.</ref>


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Antasan&oldid=27259750 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27259750 (2025-05-12T01:31:27Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Antasan&oldid=27259750 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27259750 (2025-05-12T01:31:27Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 04.12

Ilustrasi Antasan

Antasan adalah suatu istilah yang dipakai oleh Suku Banjar untuk menamai sistem perairan kanal mereka. Antasan merupakan suatu fenomena geomorfologi yang memperlihatkan keberlanjutan dan saling keterkaitan antara sungai-sungai kecil dengan sungai-sungai besar. Meskipun memiliki karakteristik sebagai saluran sekunder, antasan memegang peran yang lebih signifikan dalam sistem hidrologi.[1]

Fungsi

Fungsi utama antasan adalah sebagai jalur lalu lintas air yang menghubungkan wilayah pedalaman dengan sungai besar atau anak sungainya. Dengan demikian, antasan berfungsi sebagai saluran pengaliran air tambahan yang dapat memangkas jarak antara wilayah pedalaman dan sungai-sungai utama. Keberadaan antasan ini dapat membentuk pola jaringan sungai yang kompleks, menciptakan sistem hidrologi yang beragam dan penting untuk ekosistem yang bergantung pada aliran air. Dalam konteks ini, antasan menjadi elemen penting dalam dinamika pergerakan air di suatu daerah, memainkan peran kunci dalam distribusi air dan keberlanjutan ekosistem sungai.[2]

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27259750 (2025-05-12T01:31:27Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.