Lompat ke isi

Pengupaman (logam): Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28495969; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 2: Baris 2:


== Mode kegagalan (tidak disengaja) ==
== Mode kegagalan (tidak disengaja) ==
Pergerakan bola yang mengeras terhadap pelat datar yang lebih lunak menggambarkan proses pengupaman. Jika bola didorong langsung ke pelat, tekanan timbul di kedua benda di sekitar area tempat mereka bersentuhan. Ketika gaya normal ini meningkat, permukaan bola dan pelat mengalami canggaan.
Pergerakan bola yang mengeras terhadap pelat datar yang lebih lunak menggambarkan proses pengupaman. Jika bola didorong langsung ke pelat, tekanan timbul di kedua benda di sekitar area tempat mereka bersentuhan. Ketika gaya normal ini meningkat, permukaan bola dan pelat mengalami canggaan.


Canggaan yang disebabkan oleh bola yang mengeras meningkat seiring dengan besarnya gaya yang menekannya. Jika gaya yang bekerja padanya kecil, saat gaya tersebut dilepaskan, permukaan bola dan pelat akan kembali ke bentuk semula, tidak berubah bentuk. Dalam kasus tersebut, tegangan pada pelat selalu lebih kecil daripada kekuatan luluh material, sehingga canggaan yang terjadi murni elastis. Karena pelat datar dianggap lebih lunak daripada bola, maka permukaan pelat akan selalu lebih banyak mengalami cangaan.
Canggaan yang disebabkan oleh bola yang mengeras meningkat seiring dengan besarnya gaya yang menekannya. Jika gaya yang bekerja padanya kecil, saat gaya tersebut dilepaskan, permukaan bola dan pelat akan kembali ke bentuk semula, tidak berubah bentuk. Dalam kasus tersebut, tegangan pada pelat selalu lebih kecil daripada kekuatan luluh material, sehingga canggaan yang terjadi murni elastis. Karena pelat datar dianggap lebih lunak daripada bola, maka permukaan pelat akan selalu lebih banyak mengalami cangaan.
== Referensi ==
* Bengkel Spons [http://knolik.com/article0004009.html : Poles Logam (Peralatan Makan, Timah, Perak)]


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pengupaman+%28logam%29&oldid=28495969 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28495969 (2025-11-15T03:14:39Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pengupaman+%28logam%29&oldid=28495969 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28495969 (2025-11-15T03:14:39Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 04.13

Pengupaman adalah canggaan plastis suatu permukaan akibat kontak geser dengan objek lain. Menghaluskan permukaan dan membuatnya lebih berkilau. Pengupaman dapat terjadi pada permukaan geser apa pun jika tegangan kontak secara lokal melebihi kekuatan luluh material. Fenomena ini dapat terjadi baik secara tidak sengaja sebagai mode kegagalan, maupun secara sengaja sebagai bagian dari proses pengerjaan logam atau manufaktur. Ini adalah operasi pemerasan dengan pengerjaan dingin.

Mode kegagalan (tidak disengaja)

Pergerakan bola yang mengeras terhadap pelat datar yang lebih lunak menggambarkan proses pengupaman. Jika bola didorong langsung ke pelat, tekanan timbul di kedua benda di sekitar area tempat mereka bersentuhan. Ketika gaya normal ini meningkat, permukaan bola dan pelat mengalami canggaan.

Canggaan yang disebabkan oleh bola yang mengeras meningkat seiring dengan besarnya gaya yang menekannya. Jika gaya yang bekerja padanya kecil, saat gaya tersebut dilepaskan, permukaan bola dan pelat akan kembali ke bentuk semula, tidak berubah bentuk. Dalam kasus tersebut, tegangan pada pelat selalu lebih kecil daripada kekuatan luluh material, sehingga canggaan yang terjadi murni elastis. Karena pelat datar dianggap lebih lunak daripada bola, maka permukaan pelat akan selalu lebih banyak mengalami cangaan.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28495969 (2025-11-15T03:14:39Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.