Lompat ke isi

Elektron terdelokalisasi: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29465160; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
Dalam [[kimia]], '''elektron terdelokalisasi''' adalah [[elektron]] dalam suatu [[molekul]], [[ion]], atau [[logam]] padat yang tidak terikat pada satu [[atom]] atau [[ikatan kovalen]] tertentu.
Dalam [[kimia]], '''elektron terdelokalisasi''' adalah [[elektron]] dalam suatu [[molekul]], [[ion]], atau [[logam]] padat yang tidak terikat pada satu [[atom]] atau [[ikatan kovalen]] tertentu.<ref>[https://goldbook.iupac.org/terms/view/D01583 Delocalization]. IUPAC.</ref>


Istilah '''delokalisasi''' bersifat umum dan dapat memiliki makna yang sedikit berbeda di berbagai bidang:
Istilah '''delokalisasi''' bersifat umum dan dapat memiliki makna yang sedikit berbeda di berbagai bidang:
Baris 7: Baris 7:


== Resonansi ==
== Resonansi ==
 
Dalam [[cincin aromatik sederhana]] seperti [[benzena]], '''delokalisasi''' enam [[ikatan pi|elektron π]] pada cincin C<sub>6</sub> sering kali digambarkan secara grafis dengan sebuah lingkaran. Fakta bahwa keenam ikatan C–C memiliki jarak yang sama panjang merupakan salah satu tanda bahwa elektron-elektron tersebut terdelokalisasi; jika strukturnya memiliki ikatan rangkap dua yang terpisah dan bergantian dengan ikatan tunggal, maka panjang ikatannya juga akan bergantian antara lebih panjang dan lebih pendek. Dalam [[teori ikatan valensi]], delokalisasi pada benzena direpresentasikan melalui [[Resonansi (kimia)|struktur resonansi]].<ref>Benjamin G. Janesko. [https://pubs.rsc.org/en/content/articlelanding/2015/cp/c5cp01967b Quantifying solvated electrons’ delocalization]. ''Physical Chemistry Chemical Physics''. 2015. Vol. 17. hlm. 18305–18312. doi:10.1039/C5CP01967B.</ref>
Dalam [[cincin aromatik sederhana]] seperti [[benzena]], '''delokalisasi''' enam [[ikatan pi|elektron π]] pada cincin C<sub>6</sub> sering kali digambarkan secara grafis dengan sebuah lingkaran. Fakta bahwa keenam ikatan C–C memiliki jarak yang sama panjang merupakan salah satu tanda bahwa elektron-elektron tersebut terdelokalisasi; jika strukturnya memiliki ikatan rangkap dua yang terpisah dan bergantian dengan ikatan tunggal, maka panjang ikatannya juga akan bergantian antara lebih panjang dan lebih pendek. Dalam [[teori ikatan valensi]], delokalisasi pada benzena direpresentasikan melalui [[Resonansi (kimia)|struktur resonansi]].


== Konduksi listrik ==
== Konduksi listrik ==
Elektron terdelokalisasi juga terdapat dalam struktur logam padat. Struktur logam tersusun atas [[ion]] positif ([[kation]]) yang tersusun rapi di dalam “lautan” elektron terdelokalisasi. Hal ini berarti elektron-elektron tersebut dapat bergerak bebas di seluruh struktur, yang menyebabkan sifat seperti [[konduktivitas listrik|konduktivitas]].<ref>Seung-Hoon Song. [https://www.publish.csiro.au/ch/ch16183 Computation of electron delocalization for extended cyclic conjugated molecules]. ''Australian Journal of Chemistry''. 2016. Vol. 69 (9). hlm. 999–1004. doi:10.1071/CH16183.</ref>


Elektron terdelokalisasi juga terdapat dalam struktur logam padat. Struktur logam tersusun atas [[ion]] positif ([[kation]]) yang tersusun rapi di dalam “lautan” elektron terdelokalisasi. Hal ini berarti elektron-elektron tersebut dapat bergerak bebas di seluruh struktur, yang menyebabkan sifat seperti [[konduktivitas listrik|konduktivitas]].
Dalam [[intan]], keempat elektron valensi dari setiap atom [[karbon]] terlokalisasi di antara atom-atom melalui ikatan kovalen. Pergerakan elektron terbatas, sehingga intan tidak dapat menghantarkan arus listrik. Sebaliknya, dalam [[grafit]], setiap atom karbon hanya menggunakan 3 dari 4 elektron valensinya untuk membentuk ikatan kovalen dengan tiga atom karbon lain dalam satu bidang. Setiap atom karbon menyumbangkan satu elektron ke sistem elektron terdelokalisasi yang juga menjadi bagian dari ikatan kimia. Elektron-elektron terdelokalisasi ini dapat bergerak bebas di sepanjang bidang tersebut. Karena itu, grafit dapat menghantarkan listrik di sepanjang bidang atom karbon, tetapi tidak dalam arah yang [[tegak lurus]] terhadap bidang tersebut.<ref>James G. Tobin. [https://www.mdpi.com/2076-3417/10/8/2918 Towards the Quantification of 5f Delocalization]. ''Applied Sciences''. 2020. Vol. 10 (8). hlm. 2918. doi:10.3390/app10082918.</ref>
 
Dalam [[intan]], keempat elektron valensi dari setiap atom [[karbon]] terlokalisasi di antara atom-atom melalui ikatan kovalen. Pergerakan elektron terbatas, sehingga intan tidak dapat menghantarkan arus listrik. Sebaliknya, dalam [[grafit]], setiap atom karbon hanya menggunakan 3 dari 4 elektron valensinya untuk membentuk ikatan kovalen dengan tiga atom karbon lain dalam satu bidang. Setiap atom karbon menyumbangkan satu elektron ke sistem elektron terdelokalisasi yang juga menjadi bagian dari ikatan kimia. Elektron-elektron terdelokalisasi ini dapat bergerak bebas di sepanjang bidang tersebut. Karena itu, grafit dapat menghantarkan listrik di sepanjang bidang atom karbon, tetapi tidak dalam arah yang [[tegak lurus]] terhadap bidang tersebut.


== Orbital molekul ==
== Orbital molekul ==
Metode standar [[kimia kuantum ab initio]] menghasilkan [[orbital molekul|orbital terdelokalisasi]] yang secara umum mencakup seluruh molekul dan memiliki simetri yang sesuai dengan molekul tersebut. [[Orbital molekul terlokalisasi|Orbital terlokalisasi]] kemudian dapat diperoleh sebagai [[kombinasi linear]] dari orbital-orbital terdelokalisasi melalui suatu [[transformasi uniter]] yang sesuai.<ref>Peter Atkins. [https://archive.org/details/atkinsphysicalch0000atki Physical Chemistry]. Oxford University Press. 2018. hlm. [https://archive.org/details/atkinsphysicalch0000atki/page/401 401]–405. ISBN 978-0-19-881474-0.</ref>


Metode standar [[kimia kuantum ab initio]] menghasilkan [[orbital molekul|orbital terdelokalisasi]] yang secara umum mencakup seluruh molekul dan memiliki simetri yang sesuai dengan molekul tersebut. [[Orbital molekul terlokalisasi|Orbital terlokalisasi]] kemudian dapat diperoleh sebagai [[kombinasi linear]] dari orbital-orbital terdelokalisasi melalui suatu [[transformasi uniter]] yang sesuai.
Pada molekul metana, hasil perhitungan ab initio menunjukkan adanya karakter ikatan dalam empat orbital molekul yang berbagi elektron secara merata di antara kelima atomnya. Terdapat dua tingkat orbital: satu orbital molekul ikatan yang terbentuk dari orbital 2s pada karbon, dan tiga orbital molekul ikatan terdegenerasi yang berasal dari masing-masing orbital 2p pada karbon. Orbital terlokalisasi sp<sup>3</sup> yang berkorespondensi dengan setiap ikatan tunggal dalam [[teori ikatan valensi]] dapat diperoleh melalui kombinasi linear dari keempat orbital molekul tersebut.<ref>Ira N. Levine. [https://archive.org/details/quantumchemistry0000levi_m4d1 Quantum Chemistry]. Pearson Education. 2013. hlm. [https://archive.org/details/quantumchemistry0000levi_m4d1/page/450 450]–455. ISBN 978-0-321-80345-0.</ref>
 
Pada molekul metana, hasil perhitungan ab initio menunjukkan adanya karakter ikatan dalam empat orbital molekul yang berbagi elektron secara merata di antara kelima atomnya. Terdapat dua tingkat orbital: satu orbital molekul ikatan yang terbentuk dari orbital 2s pada karbon, dan tiga orbital molekul ikatan terdegenerasi yang berasal dari masing-masing orbital 2p pada karbon. Orbital terlokalisasi sp<sup>3</sup> yang berkorespondensi dengan setiap ikatan tunggal dalam [[teori ikatan valensi]] dapat diperoleh melalui kombinasi linear dari keempat orbital molekul tersebut.


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
Baris 29: Baris 26:


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Elektron+terdelokalisasi&oldid=29465160 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29465160 (2026-07-16T10:09:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Elektron+terdelokalisasi&oldid=29465160 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29465160 (2026-07-16T10:09:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 09.01

Dalam kimia, elektron terdelokalisasi adalah elektron dalam suatu molekul, ion, atau logam padat yang tidak terikat pada satu atom atau ikatan kovalen tertentu.[1]

Istilah delokalisasi bersifat umum dan dapat memiliki makna yang sedikit berbeda di berbagai bidang:

Resonansi

Dalam cincin aromatik sederhana seperti benzena, delokalisasi enam elektron π pada cincin C6 sering kali digambarkan secara grafis dengan sebuah lingkaran. Fakta bahwa keenam ikatan C–C memiliki jarak yang sama panjang merupakan salah satu tanda bahwa elektron-elektron tersebut terdelokalisasi; jika strukturnya memiliki ikatan rangkap dua yang terpisah dan bergantian dengan ikatan tunggal, maka panjang ikatannya juga akan bergantian antara lebih panjang dan lebih pendek. Dalam teori ikatan valensi, delokalisasi pada benzena direpresentasikan melalui struktur resonansi.[2]

Konduksi listrik

Elektron terdelokalisasi juga terdapat dalam struktur logam padat. Struktur logam tersusun atas ion positif (kation) yang tersusun rapi di dalam “lautan” elektron terdelokalisasi. Hal ini berarti elektron-elektron tersebut dapat bergerak bebas di seluruh struktur, yang menyebabkan sifat seperti konduktivitas.[3]

Dalam intan, keempat elektron valensi dari setiap atom karbon terlokalisasi di antara atom-atom melalui ikatan kovalen. Pergerakan elektron terbatas, sehingga intan tidak dapat menghantarkan arus listrik. Sebaliknya, dalam grafit, setiap atom karbon hanya menggunakan 3 dari 4 elektron valensinya untuk membentuk ikatan kovalen dengan tiga atom karbon lain dalam satu bidang. Setiap atom karbon menyumbangkan satu elektron ke sistem elektron terdelokalisasi yang juga menjadi bagian dari ikatan kimia. Elektron-elektron terdelokalisasi ini dapat bergerak bebas di sepanjang bidang tersebut. Karena itu, grafit dapat menghantarkan listrik di sepanjang bidang atom karbon, tetapi tidak dalam arah yang tegak lurus terhadap bidang tersebut.[4]

Orbital molekul

Metode standar kimia kuantum ab initio menghasilkan orbital terdelokalisasi yang secara umum mencakup seluruh molekul dan memiliki simetri yang sesuai dengan molekul tersebut. Orbital terlokalisasi kemudian dapat diperoleh sebagai kombinasi linear dari orbital-orbital terdelokalisasi melalui suatu transformasi uniter yang sesuai.[5]

Pada molekul metana, hasil perhitungan ab initio menunjukkan adanya karakter ikatan dalam empat orbital molekul yang berbagi elektron secara merata di antara kelima atomnya. Terdapat dua tingkat orbital: satu orbital molekul ikatan yang terbentuk dari orbital 2s pada karbon, dan tiga orbital molekul ikatan terdegenerasi yang berasal dari masing-masing orbital 2p pada karbon. Orbital terlokalisasi sp3 yang berkorespondensi dengan setiap ikatan tunggal dalam teori ikatan valensi dapat diperoleh melalui kombinasi linear dari keempat orbital molekul tersebut.[6]

Lihat pula

Referensi

  1. Delocalization. IUPAC.
  2. Benjamin G. Janesko. Quantifying solvated electrons’ delocalization. Physical Chemistry Chemical Physics. 2015. Vol. 17. hlm. 18305–18312. doi:10.1039/C5CP01967B.
  3. Seung-Hoon Song. Computation of electron delocalization for extended cyclic conjugated molecules. Australian Journal of Chemistry. 2016. Vol. 69 (9). hlm. 999–1004. doi:10.1071/CH16183.
  4. James G. Tobin. Towards the Quantification of 5f Delocalization. Applied Sciences. 2020. Vol. 10 (8). hlm. 2918. doi:10.3390/app10082918.
  5. Peter Atkins. Physical Chemistry. Oxford University Press. 2018. hlm. 401–405. ISBN 978-0-19-881474-0.
  6. Ira N. Levine. Quantum Chemistry. Pearson Education. 2013. hlm. 450–455. ISBN 978-0-321-80345-0.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29465160 (2026-07-16T10:09:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.