Perak telurida: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29576387; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Ag2Te_structure.png|thumb|right|280px|Ag2Te structure]] | |||
'''Perak telurida''' (Ag<sub>2</sub>Te) adalah sebuah [[senyawa anorganik]], sebuah [[telurida (kimia)|telurida]] dari [[perak]], yang juga dikenal sebagai diperak telurida atau perak(I) telurida. Senyawa ini membentuk kristal [[Sistem kristal monoklinik|monoklinik]]. Dalam pengertian yang lebih luas, ''perak telurida'' dapat digunakan untuk menunjukkan AgTe (perak(II) telurida, suatu senyawa [[metastabilitas|metastabil]]) atau Ag<sub>5</sub>Te<sub>3</sub>. | '''Perak telurida''' (Ag<sub>2</sub>Te) adalah sebuah [[senyawa anorganik]], sebuah [[telurida (kimia)|telurida]] dari [[perak]], yang juga dikenal sebagai diperak telurida atau perak(I) telurida. Senyawa ini membentuk kristal [[Sistem kristal monoklinik|monoklinik]]. Dalam pengertian yang lebih luas, ''perak telurida'' dapat digunakan untuk menunjukkan AgTe (perak(II) telurida, suatu senyawa [[metastabilitas|metastabil]]) atau Ag<sub>5</sub>Te<sub>3</sub>. | ||
| Baris 8: | Baris 10: | ||
==Sintesis== | ==Sintesis== | ||
Perak tellurida berpori disintesis dengan metode pengendapan elektrokimia. Percobaan dapat dilakukan menggunakan potensiostat dan sel tiga elektroda dengan 200 mL larutan elektrolit [[asam sulfat]] 0,5 M yang mengandung [[nanopartikel]] Ag pada suhu kamar. Kemudian pasta perak yang digunakan dalam ikatan [[wolfram ditelurida]] (WTe<sub>2</sub>) larut ke dalam elektrolit yang menyebabkan sejumlah kecil Ag larut dalam elektrolit. Elektrolit diaduk dengan batang magnet untuk menghilangkan gelembung hidrogen. Elektroda perak–[[perak klorida]] dan kawat [[platina]] dapat digunakan sebagai elektroda referensi dan elektroda lawan. Semua potensial dapat diukur terhadap elektroda referensi, dan dikalibrasi menggunakan persamaan ERHE = EAg/AgCl + 0,059 pH + 0,197. Untuk menumbuhkan AgTe berpori, WTe<sub>2</sub> direaksikan menggunakan voltametri siklik ganda antara −1,2 dan 0 volt dengan laju pemindaian 100 mV/s. | Perak tellurida berpori disintesis dengan metode pengendapan elektrokimia. Percobaan dapat dilakukan menggunakan potensiostat dan sel tiga elektroda dengan 200 mL larutan elektrolit [[asam sulfat]] 0,5 M yang mengandung [[nanopartikel]] Ag pada suhu kamar. Kemudian pasta perak yang digunakan dalam ikatan [[wolfram ditelurida]] (WTe<sub>2</sub>) larut ke dalam elektrolit yang menyebabkan sejumlah kecil Ag larut dalam elektrolit. Elektrolit diaduk dengan batang magnet untuk menghilangkan gelembung hidrogen. Elektroda perak–[[perak klorida]] dan kawat [[platina]] dapat digunakan sebagai elektroda referensi dan elektroda lawan. Semua potensial dapat diukur terhadap elektroda referensi, dan dikalibrasi menggunakan persamaan ERHE = EAg/AgCl + 0,059 pH + 0,197. Untuk menumbuhkan AgTe berpori, WTe<sub>2</sub> direaksikan menggunakan voltametri siklik ganda antara −1,2 dan 0 volt dengan laju pemindaian 100 mV/s.<ref>Hagyeong Kwon. [https://pubs.acs.org/doi/10.1021/acsnano.0c09517 Nanoporous Silver Telluride for Active Hydrogen Evolution]. ''ACS Nano''. 2021-04-27. Vol. 15 (4). hlm. 6540–6550. doi:10.1021/acsnano.0c09517.</ref> | ||
Nanopartikel Ag<sub>2</sub>Te berlapis [[glutation]] dapat disintesis dengan menyiapkan larutan 9 mL yang mengandung 10 mM [[Perak nitrat|AgNO<sub>3</sub>]], 5 mM [[Natrium telurit|Na<sub>2</sub>TeO<sub>3</sub>]], dan 30 mM glutation. Larutan tersebut ditempatkan dalam penangas es. [[Hidrazina|N<sub>2</sub>H<sub>4</sub>]] ditambahkan ke dalam larutan dan reaksi dibiarkan berlangsung selama 5 menit dengan pengadukan konstan. Kemudian nanopartikel dicuci tiga kali dengan cara sentrifugasi, setelah tiga kali pencucian nanopartikel disuspensikan dalam PBS dan dicuci lagi dengan metode yang sama. | Nanopartikel Ag<sub>2</sub>Te berlapis [[glutation]] dapat disintesis dengan menyiapkan larutan 9 mL yang mengandung 10 mM [[Perak nitrat|AgNO<sub>3</sub>]], 5 mM [[Natrium telurit|Na<sub>2</sub>TeO<sub>3</sub>]], dan 30 mM glutation. Larutan tersebut ditempatkan dalam penangas es. [[Hidrazina|N<sub>2</sub>H<sub>4</sub>]] ditambahkan ke dalam larutan dan reaksi dibiarkan berlangsung selama 5 menit dengan pengadukan konstan. Kemudian nanopartikel dicuci tiga kali dengan cara sentrifugasi, setelah tiga kali pencucian nanopartikel disuspensikan dalam PBS dan dicuci lagi dengan metode yang sama.<ref>Lenitza M. Nieves. ''Renally Excretable Silver Telluride Nanoparticles as Contrast Agents for X-ray Imaging''. ''ACS Applied Materials & Interfaces''. 3 Agustus 2022. Vol. 14 (30). hlm. 34354–34364. doi:10.1021/acsami.2c06190.</ref> | ||
==Lihat pula== | ==Lihat pula== | ||
| Baris 21: | Baris 23: | ||
* [[Perak(I) selenida|Perak selenida]] | * [[Perak(I) selenida|Perak selenida]] | ||
==Referensi== | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Perak+telurida&oldid=29576387 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29576387 (2026-08-14T10:17:34Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 13.59

Perak telurida (Ag2Te) adalah sebuah senyawa anorganik, sebuah telurida dari perak, yang juga dikenal sebagai diperak telurida atau perak(I) telurida. Senyawa ini membentuk kristal monoklinik. Dalam pengertian yang lebih luas, perak telurida dapat digunakan untuk menunjukkan AgTe (perak(II) telurida, suatu senyawa metastabil) atau Ag5Te3.
Perak(I) telurida terdapat secara alami sebagai mineral hesit, sedangkan perak(II) telurida dikenal sebagai empresit.
Perak telurida adalah semikonduktor yang dapat didoping baik tipe-n maupun tipe-p. Ag2Te stoikiometris memiliki konduktivitas tipe-n. Saat dipanaskan, perak hilang dari material ini.
Perak telurida non-stoikiometris telah menunjukkan magnetoresistansi yang luar biasa.
Sintesis
Perak tellurida berpori disintesis dengan metode pengendapan elektrokimia. Percobaan dapat dilakukan menggunakan potensiostat dan sel tiga elektroda dengan 200 mL larutan elektrolit asam sulfat 0,5 M yang mengandung nanopartikel Ag pada suhu kamar. Kemudian pasta perak yang digunakan dalam ikatan wolfram ditelurida (WTe2) larut ke dalam elektrolit yang menyebabkan sejumlah kecil Ag larut dalam elektrolit. Elektrolit diaduk dengan batang magnet untuk menghilangkan gelembung hidrogen. Elektroda perak–perak klorida dan kawat platina dapat digunakan sebagai elektroda referensi dan elektroda lawan. Semua potensial dapat diukur terhadap elektroda referensi, dan dikalibrasi menggunakan persamaan ERHE = EAg/AgCl + 0,059 pH + 0,197. Untuk menumbuhkan AgTe berpori, WTe2 direaksikan menggunakan voltametri siklik ganda antara −1,2 dan 0 volt dengan laju pemindaian 100 mV/s.[1]
Nanopartikel Ag2Te berlapis glutation dapat disintesis dengan menyiapkan larutan 9 mL yang mengandung 10 mM AgNO3, 5 mM Na2TeO3, dan 30 mM glutation. Larutan tersebut ditempatkan dalam penangas es. N2H4 ditambahkan ke dalam larutan dan reaksi dibiarkan berlangsung selama 5 menit dengan pengadukan konstan. Kemudian nanopartikel dicuci tiga kali dengan cara sentrifugasi, setelah tiga kali pencucian nanopartikel disuspensikan dalam PBS dan dicuci lagi dengan metode yang sama.[2]
Lihat pula
Bahan terkait
Referensi
- ↑ Hagyeong Kwon. Nanoporous Silver Telluride for Active Hydrogen Evolution. ACS Nano. 2021-04-27. Vol. 15 (4). hlm. 6540–6550. doi:10.1021/acsnano.0c09517.
- ↑ Lenitza M. Nieves. Renally Excretable Silver Telluride Nanoparticles as Contrast Agents for X-ray Imaging. ACS Applied Materials & Interfaces. 3 Agustus 2022. Vol. 14 (30). hlm. 34354–34364. doi:10.1021/acsami.2c06190.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29576387 (2026-08-14T10:17:34Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.