Lompat ke isi

Bromin dioksida: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27519898; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Bromin dioksida''' adalah sebuah [[senyawa anorganik]] dari [[bromin]] dan [[oksigen]] dengan [[rumus kimia]] BrO<sub>2</sub>. Senyawa ini memiliki wujud kristal berwarna kuning hingga kuning-jingga yang tidak stabil. Senyawa ini pertama kali diisolasi oleh R. Schwarz dan M. Schmeißer pada tahun 1937 dan dihipotesiskan penting dalam reaksi [[Atmosfer benda langit|atmosferik]] bromin dengan [[ozon]]. Senyawa ini mirip dengan [[klorin dioksida]], senyawa dioksida dari [[Klorin|tetangga halogen]]nya yang berada satu periode lebih tinggi pada [[tabel periodik]].
[[File:Bromine-dioxide-radical-resonance-hybrid-2D.png|thumb|right|280px|Bromine-dioxide-radical-resonance-hybrid-2D]]


'''Bromin dioksida''' adalah sebuah [[senyawa anorganik]] dari [[bromin]] dan [[oksigen]] dengan [[rumus kimia]] BrO<sub>2</sub>. Senyawa ini memiliki wujud kristal berwarna kuning<ref>David R. Lide. ''Handbook of Chemistry and Physics''. CRC Press. 1998. hlm. 447. ISBN 0-8493-0594-2.</ref> hingga kuning-jingga<ref>Dale L. Perry. [https://books.google.com/books?id=0fT4wfhF1AsC&q=%22Bromine+dioxide%22&pg=PA74 Handbook of Inorganic Compounds]. CRC Press. 1995. hlm. 74. ISBN 0-8493-8671-3.</ref> yang tidak stabil. Senyawa ini pertama kali diisolasi oleh R. Schwarz dan M. Schmeißer pada tahun 1937 dan dihipotesiskan penting dalam reaksi [[Atmosfer benda langit|atmosferik]] bromin dengan [[ozon]].<ref>Holger S. P. Müller. ''The rotational spectrum and molecular properties of bromine dioxide, OBrO''. ''The Journal of Chemical Physics''. 1997. Vol. 107 (20). hlm. 8292. doi:10.1063/1.475030.</ref> Senyawa ini mirip dengan [[klorin dioksida]], senyawa dioksida dari [[Klorin|tetangga halogen]]nya yang berada satu periode lebih tinggi pada [[tabel periodik]].


==Reaksi==
==Reaksi==
Bromin dioksida terbentuk ketika arus listrik dialirkan melalui campuran gas bromin dan oksigen pada suhu dan tekanan rendah.
Bromin dioksida terbentuk ketika arus listrik dialirkan melalui campuran gas bromin dan oksigen pada suhu dan tekanan rendah.<ref>M.G. Arora. [https://books.google.com/books?id=QR3TCaKaykEC&q=%22Bromine+dioxide%22&pg=PA256 P-Block Elements]. Anmol Publications. 1997. hlm. 256. ISBN 978-81-7488-563-0.</ref>


Bromin dioksida juga dapat terbentuk melalui reaksi gas bromin dengan ozon dalam [[triklorofluorometana]] pada suhu −50&nbsp;°C.
Bromin dioksida juga dapat terbentuk melalui reaksi gas bromin dengan ozon dalam [[triklorofluorometana]] pada suhu −50&nbsp;°C.<ref>Dale L. Perry. [https://books.google.com/books?id=0fT4wfhF1AsC&q=%22Bromine+dioxide%22&pg=PA74 Handbook of Inorganic Compounds]. CRC Press. 1995. hlm. 74. ISBN 0-8493-8671-3.</ref>


Ketika dicampur dengan basa, bromin dioksida akan menghasilkan [[Ion#Anion dan kation|anion]] [[bromida]] dan [[bromat]]:
Ketika dicampur dengan basa, bromin dioksida akan menghasilkan [[Ion#Anion dan kation|anion]] [[bromida]] dan [[bromat]]:<ref>M.G. Arora. [https://books.google.com/books?id=QR3TCaKaykEC&q=%22Bromine+dioxide%22&pg=PA256 P-Block Elements]. Anmol Publications. 1997. hlm. 256. ISBN 978-81-7488-563-0.</ref>
:6 BrO<sub>2</sub> + 6 [[natrium hidroksida|NaOH]] → [[natrium bromida|NaBr]] + 5 [[natrium bromat|NaBrO<sub>3</sub>]] + 3 [[air|H<sub>2</sub>O]]
:6 BrO<sub>2</sub> + 6 [[natrium hidroksida|NaOH]] → [[natrium bromida|NaBr]] + 5 [[natrium bromat|NaBrO<sub>3</sub>]] + 3 [[air|H<sub>2</sub>O]]


==Referensi==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bromin+dioksida&oldid=27519898 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27519898 (2025-07-10T00:10:53Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bromin+dioksida&oldid=27519898 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27519898 (2025-07-10T00:10:53Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 14.02

Bromine-dioxide-radical-resonance-hybrid-2D

Bromin dioksida adalah sebuah senyawa anorganik dari bromin dan oksigen dengan rumus kimia BrO2. Senyawa ini memiliki wujud kristal berwarna kuning[1] hingga kuning-jingga[2] yang tidak stabil. Senyawa ini pertama kali diisolasi oleh R. Schwarz dan M. Schmeißer pada tahun 1937 dan dihipotesiskan penting dalam reaksi atmosferik bromin dengan ozon.[3] Senyawa ini mirip dengan klorin dioksida, senyawa dioksida dari tetangga halogennya yang berada satu periode lebih tinggi pada tabel periodik.

Reaksi

Bromin dioksida terbentuk ketika arus listrik dialirkan melalui campuran gas bromin dan oksigen pada suhu dan tekanan rendah.[4]

Bromin dioksida juga dapat terbentuk melalui reaksi gas bromin dengan ozon dalam triklorofluorometana pada suhu −50 °C.[5]

Ketika dicampur dengan basa, bromin dioksida akan menghasilkan anion bromida dan bromat:[6]

6 BrO2 + 6 NaOHNaBr + 5 NaBrO3 + 3 H2O

Referensi

  1. David R. Lide. Handbook of Chemistry and Physics. CRC Press. 1998. hlm. 447. ISBN 0-8493-0594-2.
  2. Dale L. Perry. Handbook of Inorganic Compounds. CRC Press. 1995. hlm. 74. ISBN 0-8493-8671-3.
  3. Holger S. P. Müller. The rotational spectrum and molecular properties of bromine dioxide, OBrO. The Journal of Chemical Physics. 1997. Vol. 107 (20). hlm. 8292. doi:10.1063/1.475030.
  4. M.G. Arora. P-Block Elements. Anmol Publications. 1997. hlm. 256. ISBN 978-81-7488-563-0.
  5. Dale L. Perry. Handbook of Inorganic Compounds. CRC Press. 1995. hlm. 74. ISBN 0-8493-8671-3.
  6. M.G. Arora. P-Block Elements. Anmol Publications. 1997. hlm. 256. ISBN 978-81-7488-563-0.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27519898 (2025-07-10T00:10:53Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.