Karnitin: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29382428; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Karnitina''', dikenal juga sebagai '''L-karnitin''' atau '''levocarnitin''', adalah [[senyawa]] [[amonium]] [[kation]] yang disintesis dari [[asam amino]] [[lisina]] dan [[metionina]]. Nama karnitina sendiri berasal dari [[bahasa latin]] ''carnus'' yang berarti [[daging]]. Nama ini diberikan karena senyawa ini pertama kali ditemukan di dalam [[daging sapi]]. | [[File:Carnitine_structure.png|thumb|right|280px|Carnitine structure]] | ||
'''Karnitina''', dikenal juga sebagai '''L-karnitin''' atau '''levocarnitin''', adalah [[senyawa]] [[amonium]] [[kation]] yang disintesis dari [[asam amino]] [[lisina]] dan [[metionina]].<ref>Steiber A, Kerner J, Hoppel C. ''Carnitine: a nutritional, biosynthetic, and functional perspective''. ''Mol. Aspects Med''. 2004. Vol. 25 (5-6). hlm. 455-73.</ref> Nama karnitina sendiri berasal dari [[bahasa latin]] ''carnus'' yang berarti [[daging]]. Nama ini diberikan karena senyawa ini pertama kali ditemukan di dalam [[daging sapi]]. | |||
Senyawa ini membantu pemakaian [[lemak]] dalam tubuh karena ia bertanggung jawab dalam transportasi [[asam lemak]] dari [[sitosol]] menuju [[mitokondria]]. Senyawa ini biasa dijual sebagai [[suplemen makanan]]. | Senyawa ini membantu pemakaian [[lemak]] dalam tubuh karena ia bertanggung jawab dalam transportasi [[asam lemak]] dari [[sitosol]] menuju [[mitokondria]]. Senyawa ini biasa dijual sebagai [[suplemen makanan]]. | ||
== Sintesis == | == Sintesis == | ||
Biosintesis karnitina di dalam tubuh dari [[asam amino]] [[lisina]] atau [[metionina]] terjadi secara primer di [[hati]] dan [[ginjal]]. [[Vitamin C]] ([[asam askorbat]]) esensial bagi sintesis karnitina. | Biosintesis karnitina di dalam tubuh dari [[asam amino]] [[lisina]] atau [[metionina]] terjadi secara primer di [[hati]] dan [[ginjal]].<ref>[http://www.pdrhealth.com/drug_info/nmdrugprofiles/nutsupdrugs/lca_0060.shtml L-Carnitine].</ref> [[Vitamin C]] ([[asam askorbat]]) esensial bagi sintesis karnitina. | ||
== Peran dalam Metabolisme == | == Peran dalam Metabolisme == | ||
| Baris 18: | Baris 20: | ||
# Asil-karnitina diubah kembali menjadi asil-KoA oleh [[karnitina asiltransferase II]] (palmitoyltransferase) yang terletak di membran dalam mitokondria. Karnitina yang terlepas dikembalikan ke [[sitosol]]. | # Asil-karnitina diubah kembali menjadi asil-KoA oleh [[karnitina asiltransferase II]] (palmitoyltransferase) yang terletak di membran dalam mitokondria. Karnitina yang terlepas dikembalikan ke [[sitosol]]. | ||
Disfungsi dari proses ini menimbulkan cacat genetik seperti [[defisiensi karnitina primer]], [[defisiensi karnitina palmitoiltransferase I]], [[defisiensi karnitina palmitoiltransferase II]], dan [[karnitina-aslkarnitina translokase]]. | Disfungsi dari proses ini menimbulkan cacat genetik seperti [[defisiensi karnitina primer]], [[defisiensi karnitina palmitoiltransferase I]], [[defisiensi karnitina palmitoiltransferase II]], dan [[karnitina-aslkarnitina translokase]].<ref>Olpin S. ''Fatty acid oxidation defects as a cause of neuromyopathic disease in infants and adults''. ''Clin. Lab''. 2005. Vol. 51 (5-6). hlm. 289-306.</ref> | ||
Aktivitas karnitina asiltransferase I dapat dihambat secara [[alosterik]] dengan kehadiran [[malonil-KoA]], senyawa metabolit antara biosintesis asam lemak, untuk mencegah [[beta-oksidation]] dan [[sintesis asam lemak]] lebih jauh. | Aktivitas karnitina asiltransferase I dapat dihambat secara [[alosterik]] dengan kehadiran [[malonil-KoA]], senyawa metabolit antara biosintesis asam lemak, untuk mencegah [[beta-oksidation]] dan [[sintesis asam lemak]] lebih jauh. | ||
== Sumber Karnitina == | == Sumber Karnitina == | ||
Konsentrasi karnitina terbesar dapat diperoleh dari [[daging merah]] dan produk susu. Sumber alami lain dari karnitina selain daging adalah [[kacang-kacangan]], dan [[kuaci]] (misalnya: [[kuaci labu]], [[kuaci biji bunga matahari]], [[wijen]]), [[buncis]], dan [[sayur-sayuran]]. | Konsentrasi karnitina terbesar dapat diperoleh dari [[daging merah]] dan produk susu. Sumber alami lain dari karnitina selain daging adalah [[kacang-kacangan]], dan [[kuaci]] (misalnya: [[kuaci labu]], [[kuaci biji bunga matahari]], [[wijen]]), [[buncis]], dan [[sayur-sayuran]]. | ||
{| class="wikitable" | |||
|- | |||
| '''Produk''' || '''Kuantitas''' || '''Karnitina''' | |||
|- | |||
| Bistik Sapi || 3.5 oz || 95 mg | |||
|- | |||
| Daging Babi || 3.5 oz || 27.7 mg | |||
|- | |||
| [[Tempe]] || half cup || 19.5 mg | |||
|- | |||
| Dada Ayam || 3.5 oz || 3.9 mg | |||
|- | |||
| Keju Amerika || 3.5 oz || 3.7 mg | |||
|- | |||
| Es Krim || 3.5 fl oz|| 3.7 mg | |||
|- | |||
| Susu Segar || 3.5 fl oz|| 3.3 mg | |||
|- | |||
| Susu [[L-Men]] Basic Formula || 1.5 oz || 45 mg | |||
|- | |||
| Susu [[L-Men]] Regular Formula || 2 oz || 220 mg | |||
|- | |||
| Avokad || one medium || 2 mg<ref>http://lpi.oregonstate.edu/infocenter/othernuts/carnitine/</ref> | |||
|- | |||
| Roti Gandum || 3.5 oz || 0.36 mg | |||
|- | |||
| Asparagus || 3.5 oz || 0.195 mg | |||
|- | |||
| Roti Putih || 3.5 oz || 0.147 mg | |||
|- | |||
| Makaroni || 3.5 oz || 0.126 mg | |||
|- | |||
| Selai Kacang || 3.5 oz || 0.083 mg | |||
|- | |||
| Nasi || 3.5 oz || 0.0449 mg | |||
|- | |||
| Telur || 3.5 oz || 0.0121 mg | |||
|- | |||
| Jus Jeruk || 3.5 fl oz|| 0.0019 mg | |||
|} | |||
(Keterangan: 1 oz sekitar 28 g) | (Keterangan: 1 oz sekitar 28 g) | ||
Umumnya, jumlah konsumsi karnitin perhari sebesar 20 to 200 mg. Bagi kaum vegetarian dan kaum vegan, asupan karnitin dapat turun menjadi 1 mg perhari. | Umumnya, jumlah konsumsi karnitin perhari sebesar 20 to 200 mg. Bagi kaum vegetarian dan kaum vegan, asupan karnitin dapat turun menjadi 1 mg perhari.<ref>[http://www.onlineweightloss.info/nutrients/4-nutrients/102-l-carnitine Salinan arsip].</ref> | ||
== Sumber Karnitina Lain == | == Sumber Karnitina Lain == | ||
Sumber lain dari karnitina dapat ditemukan di dalam suplemen vitamin, minuman energi, dan berbagai produk suplemen makanan lain. Di Indonesia, karnitina banyak dijumpai sebagai suplemen tambahan dalam produk susu. Contoh susu yang mengandung senyawa ini misalnya susu [[L-Men]]. | Sumber lain dari karnitina dapat ditemukan di dalam suplemen vitamin, minuman energi, dan berbagai produk suplemen makanan lain. Di Indonesia, karnitina banyak dijumpai sebagai suplemen tambahan dalam produk susu. Contoh susu yang mengandung senyawa ini misalnya susu [[L-Men]]. | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* [http://www.l-men.com/index-indonesia.php L-Men] | |||
* [http://www.l-men.com/index-indonesia.php L-Men] | |||
* [http://www.umm.edu/altmed/ConsSupplements/CarnitineLCarnitinecs.html article on Carnitine] at [[University of Maryland, Baltimore|University of Maryland]] Medical Center | * [http://www.umm.edu/altmed/ConsSupplements/CarnitineLCarnitinecs.html article on Carnitine] at [[University of Maryland, Baltimore|University of Maryland]] Medical Center | ||
* [http://www.chm.bris.ac.uk/motm/carnitine/Carnitine.htm Molecule of the Month] at [[University of Bristol]] | * [http://www.chm.bris.ac.uk/motm/carnitine/Carnitine.htm Molecule of the Month] at [[University of Bristol]] | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Karnitin&oldid=29382428 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29382428 (2026-06-24T06:47:31Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 18.09

Karnitina, dikenal juga sebagai L-karnitin atau levocarnitin, adalah senyawa amonium kation yang disintesis dari asam amino lisina dan metionina.[1] Nama karnitina sendiri berasal dari bahasa latin carnus yang berarti daging. Nama ini diberikan karena senyawa ini pertama kali ditemukan di dalam daging sapi.
Senyawa ini membantu pemakaian lemak dalam tubuh karena ia bertanggung jawab dalam transportasi asam lemak dari sitosol menuju mitokondria. Senyawa ini biasa dijual sebagai suplemen makanan.
Sintesis
Biosintesis karnitina di dalam tubuh dari asam amino lisina atau metionina terjadi secara primer di hati dan ginjal.[2] Vitamin C (asam askorbat) esensial bagi sintesis karnitina.
Peran dalam Metabolisme
Karnitina mentranspor gugus asil rantai panjang dari asam lemak menuju matriks mitokondria sehingga mereka dapat dipecah melalui reaksi oksidasi beta menjadi asetat untuk memperoleh energi di dalam Siklus Krebs. Sebelum menempel dengan karnitina, asam lemak harus diaktivasi terlebih dahulu. Tahap ini terdiri atas tiga tahap utama.
Tahap pertama adalah pembentukan asil-Ko A terlebih dahulu dari senyawa asam lemak. Tahap ini dimulai dengan penempelan asam lemak dengan koenzim A (Ko-A) melalui ikatan tioester. Reaksi ini dikatalisasi oleh enzim lemak asil-Ko A sintetase (fatty acyl-CoA synthetase) dan diselesaikan dengan bantuan enzim pirofosfatase sehingga membentuk senyawa asil-Ko A.
Tahap kedua adalah tahap pemindahan gugus asil dari asil-Ko-A ke molekul karnitina sehingga membentuk senyawa asil-karnitina dibantu oleh enzim karnitin asiltransferase I (palmitoiltransferase).
Kemudian tahap ketiga adalah transpor molekul tersebut ke dalam mitokondria. Tahap tersebut terjadi dengan bantuan dua enzim lain.
- Asil-karnitina dibawa masuk oleh karnitin-asilkarnitin translokase
- Asil-karnitina diubah kembali menjadi asil-KoA oleh karnitina asiltransferase II (palmitoyltransferase) yang terletak di membran dalam mitokondria. Karnitina yang terlepas dikembalikan ke sitosol.
Disfungsi dari proses ini menimbulkan cacat genetik seperti defisiensi karnitina primer, defisiensi karnitina palmitoiltransferase I, defisiensi karnitina palmitoiltransferase II, dan karnitina-aslkarnitina translokase.[3]
Aktivitas karnitina asiltransferase I dapat dihambat secara alosterik dengan kehadiran malonil-KoA, senyawa metabolit antara biosintesis asam lemak, untuk mencegah beta-oksidation dan sintesis asam lemak lebih jauh.
Sumber Karnitina
Konsentrasi karnitina terbesar dapat diperoleh dari daging merah dan produk susu. Sumber alami lain dari karnitina selain daging adalah kacang-kacangan, dan kuaci (misalnya: kuaci labu, kuaci biji bunga matahari, wijen), buncis, dan sayur-sayuran.
| Produk | Kuantitas | Karnitina |
| Bistik Sapi | 3.5 oz | 95 mg |
| Daging Babi | 3.5 oz | 27.7 mg |
| Tempe | half cup | 19.5 mg |
| Dada Ayam | 3.5 oz | 3.9 mg |
| Keju Amerika | 3.5 oz | 3.7 mg |
| Es Krim | 3.5 fl oz | 3.7 mg |
| Susu Segar | 3.5 fl oz | 3.3 mg |
| Susu L-Men Basic Formula | 1.5 oz | 45 mg |
| Susu L-Men Regular Formula | 2 oz | 220 mg |
| Avokad | one medium | 2 mg[4] |
| Roti Gandum | 3.5 oz | 0.36 mg |
| Asparagus | 3.5 oz | 0.195 mg |
| Roti Putih | 3.5 oz | 0.147 mg |
| Makaroni | 3.5 oz | 0.126 mg |
| Selai Kacang | 3.5 oz | 0.083 mg |
| Nasi | 3.5 oz | 0.0449 mg |
| Telur | 3.5 oz | 0.0121 mg |
| Jus Jeruk | 3.5 fl oz | 0.0019 mg |
(Keterangan: 1 oz sekitar 28 g)
Umumnya, jumlah konsumsi karnitin perhari sebesar 20 to 200 mg. Bagi kaum vegetarian dan kaum vegan, asupan karnitin dapat turun menjadi 1 mg perhari.[5]
Sumber Karnitina Lain
Sumber lain dari karnitina dapat ditemukan di dalam suplemen vitamin, minuman energi, dan berbagai produk suplemen makanan lain. Di Indonesia, karnitina banyak dijumpai sebagai suplemen tambahan dalam produk susu. Contoh susu yang mengandung senyawa ini misalnya susu L-Men.
Pranala luar
- L-Men
- article on Carnitine at University of Maryland Medical Center
- Molecule of the Month at University of Bristol
Referensi
- ↑ Steiber A, Kerner J, Hoppel C. Carnitine: a nutritional, biosynthetic, and functional perspective. Mol. Aspects Med. 2004. Vol. 25 (5-6). hlm. 455-73.
- ↑ L-Carnitine.
- ↑ Olpin S. Fatty acid oxidation defects as a cause of neuromyopathic disease in infants and adults. Clin. Lab. 2005. Vol. 51 (5-6). hlm. 289-306.
- ↑ http://lpi.oregonstate.edu/infocenter/othernuts/carnitine/
- ↑ Salinan arsip.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29382428 (2026-06-24T06:47:31Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.