Fitoremediasi: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28543620; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Fitoremediasi''' (dari φυτο [[Yunani Kuno]] (nabati, tanaman), dan Latin remedium (memulihkan keseimbangan atau perbaikan) menggambarkan pengobatan masalah lingkungan ([[bioremediasi]]) melalui penggunaan tanaman yang mengurangi masalah lingkungan tanpa perlu menggali bahan kontaminan dan membuangnya di tempat lain. '''Fitoremediasi''' juga dapat diartikan sebagai pembersihan polutan yang dilakukan oleh tumbuhan, dapat berupa pohon, rumput-rumputan, serta tumbuhan air. | '''Fitoremediasi''' (dari φυτο [[Yunani Kuno]] (nabati, tanaman), dan Latin remedium (memulihkan keseimbangan atau perbaikan) menggambarkan pengobatan masalah lingkungan ([[bioremediasi]]) melalui penggunaan tanaman yang mengurangi masalah lingkungan tanpa perlu menggali bahan kontaminan dan membuangnya di tempat lain. '''Fitoremediasi''' juga dapat diartikan sebagai pembersihan polutan yang dilakukan oleh tumbuhan, dapat berupa pohon, rumput-rumputan, serta tumbuhan air.<ref>NURIL Hidayati. [https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1978301916303217 Fitoremediasi dan Potensi Tumbuhan Hiperakumulator]. ''HAYATI Journal of Biosciences''. 2005-03-01. Vol. 12 (1). hlm. 35–40. doi:10.1016/S1978-3019(16)30321-7.</ref> | ||
Fitoremediasi terdiri atas berbagai macam mekanisme, seperti fitoekstraksi, fitodegradasi, fitostabilisasi, fitostimulasi, fitovolatilisasi, dan rhizofiltrasi. | Fitoremediasi terdiri atas berbagai macam mekanisme, seperti fitoekstraksi, fitodegradasi, fitostabilisasi, fitostimulasi, fitovolatilisasi, dan rhizofiltrasi.<ref>Sridhar Susarla. [https://linkinghub.elsevier.com/retrieve/pii/S0925857402000265 Phytoremediation: An ecological solution to organic chemical contamination]. ''Ecological Engineering''. 2002-06. Vol. 18 (5). hlm. 647–658. doi:10.1016/S0925-8574(02)00026-5.</ref> | ||
Fitoremediasi diaplikasikan pada lingkungan dengan konsentrasi polutan dalam yang terkontaminasi baik di darat, air, atau udara. Kontaminan atau polutan dapat berupa unsur kimia berbahaya yang mengganggu keseimbangan lingkungan. | Fitoremediasi diaplikasikan pada lingkungan dengan konsentrasi polutan dalam yang terkontaminasi baik di darat, air, atau udara. Kontaminan atau polutan dapat berupa unsur kimia berbahaya yang mengganggu keseimbangan lingkungan.<ref>NURIL Hidayati. [https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1978301916303217 Fitoremediasi dan Potensi Tumbuhan Hiperakumulator]. ''HAYATI Journal of Biosciences''. 2005-03-01. Vol. 12 (1). hlm. 35–40. doi:10.1016/S1978-3019(16)30321-7.</ref> | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
| Baris 9: | Baris 9: | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Fitoremediasi&oldid=28543620 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28543620 (2025-11-19T00:21:31Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Fitoremediasi&oldid=28543620 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28543620 (2025-11-19T00:21:31Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 18.11
Fitoremediasi (dari φυτο Yunani Kuno (nabati, tanaman), dan Latin remedium (memulihkan keseimbangan atau perbaikan) menggambarkan pengobatan masalah lingkungan (bioremediasi) melalui penggunaan tanaman yang mengurangi masalah lingkungan tanpa perlu menggali bahan kontaminan dan membuangnya di tempat lain. Fitoremediasi juga dapat diartikan sebagai pembersihan polutan yang dilakukan oleh tumbuhan, dapat berupa pohon, rumput-rumputan, serta tumbuhan air.[1]
Fitoremediasi terdiri atas berbagai macam mekanisme, seperti fitoekstraksi, fitodegradasi, fitostabilisasi, fitostimulasi, fitovolatilisasi, dan rhizofiltrasi.[2]
Fitoremediasi diaplikasikan pada lingkungan dengan konsentrasi polutan dalam yang terkontaminasi baik di darat, air, atau udara. Kontaminan atau polutan dapat berupa unsur kimia berbahaya yang mengganggu keseimbangan lingkungan.[3]
Lihat pula
Referensi
- ↑ NURIL Hidayati. Fitoremediasi dan Potensi Tumbuhan Hiperakumulator. HAYATI Journal of Biosciences. 2005-03-01. Vol. 12 (1). hlm. 35–40. doi:10.1016/S1978-3019(16)30321-7.
- ↑ Sridhar Susarla. Phytoremediation: An ecological solution to organic chemical contamination. Ecological Engineering. 2002-06. Vol. 18 (5). hlm. 647–658. doi:10.1016/S0925-8574(02)00026-5.
- ↑ NURIL Hidayati. Fitoremediasi dan Potensi Tumbuhan Hiperakumulator. HAYATI Journal of Biosciences. 2005-03-01. Vol. 12 (1). hlm. 35–40. doi:10.1016/S1978-3019(16)30321-7.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28543620 (2025-11-19T00:21:31Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.