Lompat ke isi

Diastase: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26536607; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Diastase''' (; dari bahasa Yunani διάστασις, artinya "pemisahan") adalah salah satu dari sekelompok [[enzim]] yang meng[[katalisis]] pemecahan [[amilum]] menjadi [[maltosa]]. Misalnya, diastase [[alfa-amilase]] mendegradasi pati menjadi campuran disakarida maltosa; trisakarida maltotriosa, yang mengandung tiga residu glukosa yang terikat α (1-4); dan oligosakarida, yang dikenal sebagai dekstrin, yang mengandung cabang glukosa yang terikat α (1-6).
'''Diastase''' (; dari bahasa Yunani διάστασις, artinya "pemisahan") adalah salah satu dari sekelompok [[enzim]] yang meng[[katalisis]] pemecahan [[amilum]] menjadi [[maltosa]]. Misalnya, diastase [[alfa-amilase]] mendegradasi pati menjadi campuran disakarida maltosa; trisakarida maltotriosa, yang mengandung tiga residu glukosa yang terikat α (1-4); dan oligosakarida, yang dikenal sebagai dekstrin, yang mengandung cabang glukosa yang terikat α (1-6).<ref>Gray, G.M. ''Carbohydrate digestion and absorption''. ''New England Journal of Medicine''. 1975. Vol. 292 (23). hlm. 1225–1230. doi:10.1056/NEJM197506052922308.</ref>


Diastase adalah enzim pertama yang ditemukan. Enzim ini diekstraksi dari larutan [[malt]] pada tahun 1833 oleh Anselme Payen dan Jean-François Persoz, ahli kimia di pabrik gula Prancis. Nama "diastase" berasal dari kata Yunani διάστασις (diastasis) yang artinya "pemisahan", karena ketika tumbukan bir dipanaskan, enzim menyebabkan pati dalam biji [[barli]] berubah dengan cepat menjadi gula yang larut dan karenanya kulitnya terpisah dari sisa biji. Saat ini, "diastase" merujuk pada α-, β-, atau γ-[[amilase]] (yang semuanya adalah [[hidrolase]]) yang dapat memecah [[karbohidrat]].
Diastase adalah enzim pertama yang ditemukan.<ref>See: * Robert Hill. [https://books.google.com/books?id=IvM8AAAAIAAJ&pg=PA17 The Chemistry of Life: Eight Lectures on the History of Biochemistry]. Cambridge University Press. 1970. hlm. 17. ISBN 9780521073790. * Richard B. Silverman. [https://books.google.com/books?id=Wj9EufQ2XEQC&pg=PA1 The Organic Chemistry of Enzyme-catalyzed Reactions]. Academic Press. 2002. hlm. 1. ISBN 9780126437317. * Jochanan Stenesh. [https://books.google.com/books?id=lp7sAL5oqFcC&pg=PA83 Biochemistry]. Plenum. 1998. Vol. 2. hlm. 83. ISBN 9780306457333. * [https://books.google.com/books?id=2TjAqddKsscC&pg=PA296 Molecular Biology and Biotechnology: A Comprehensive Desk Reference]. Wiley-VCH. 1995. hlm. 296. ISBN 9780471186342.</ref> Enzim ini diekstraksi dari larutan [[malt]] pada tahun 1833 oleh Anselme Payen dan Jean-François Persoz, ahli kimia di pabrik gula Prancis.<ref>Payen & Persoz (1833), page 77. Payen and Persoz found diastase in the seeds of barley, oats, and wheat, as well as in potatoes (Payen & Persoz (1833), page 76).</ref> Nama "diastase" berasal dari kata Yunani διάστασις (diastasis) yang artinya "pemisahan", karena ketika tumbukan bir dipanaskan, enzim menyebabkan pati dalam biji [[barli]] berubah dengan cepat menjadi gula yang larut dan karenanya kulitnya terpisah dari sisa biji.<ref>Payen & Persoz (1833), pages 75-76.</ref><ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Diastase&oldid=26536607 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> Saat ini, "diastase" merujuk pada α-, β-, atau γ-[[amilase]] (yang semuanya adalah [[hidrolase]]) yang dapat memecah [[karbohidrat]].<ref>Garrett Oliver. [https://books.google.com/books?id=oWQdjnVo2B0C&pg=PA49 The Oxford Companion to Beer]. Oxford University Press. 2011. hlm. 49. ISBN 978-0199912100.</ref>


Akhiran -ase yang umum digunakan untuk penamaan enzim berasal dari nama diastase.
Akhiran -ase yang umum digunakan untuk penamaan enzim berasal dari nama diastase.<ref>The naming of enzymes using the suffix "-ase" has been traced to French scientist Émile Duclaux (1840-1904), who intended to honor the discoverers of diastase by introducing the practice in his book [https://archive.org/details/traitdemicrobi02ducl/page/9 ''Traité de Microbiologie''], vol. 2 (Paris, France: Masson and Co., 1899), Chapter 1, especially page 9.</ref>


Ketika digunakan sebagai obat farmasi, diastase memiliki kode [[Sistem Klasifikasi Kimiawi Terapeutik Anatomis|ATC]] .
Ketika digunakan sebagai obat farmasi, diastase memiliki kode [[Sistem Klasifikasi Kimiawi Terapeutik Anatomis|ATC]] .
Baris 10: Baris 10:


==Signifikansi klinis==
==Signifikansi klinis==
Diastase urin berguna dalam mendiagnosis kasus perut yang tidak pasti (terutama jika diduga [[pankreatitis]]), batu di saluran empedu umum (koledokolitiasis), [[jaundis]], dan dalam menyingkirkan cedera pascaoperasi pada pankreas; asalkan kadar diastase berkorelasi dengan fitur klinis pasien.
Diastase urin berguna dalam mendiagnosis kasus perut yang tidak pasti (terutama jika diduga [[pankreatitis]]), batu di saluran empedu umum (koledokolitiasis), [[jaundis]], dan dalam menyingkirkan cedera pascaoperasi pada pankreas; asalkan kadar diastase berkorelasi dengan fitur klinis pasien.<ref>Jens Foged. ''The diagnostic value of urine diastase''. ''The American Journal of Surgery''. March 1935. Vol. 27 (3). hlm. 439–446. doi:10.1016/S0002-9610(35)91022-4.</ref>


Diastase juga digunakan bersama dengan pewarnaan asam periodik–Schiff dalam histologi. Misalnya, glikogen diwarnai gelap oleh PAS tetapi dapat dilarutkan oleh diastase. Di sisi lain, jamur diwarnai gelap oleh PAS bahkan setelah perawatan dengan diastase.
Diastase juga digunakan bersama dengan pewarnaan asam periodik–Schiff dalam histologi. Misalnya, glikogen diwarnai gelap oleh PAS tetapi dapat dilarutkan oleh diastase. Di sisi lain, jamur diwarnai gelap oleh PAS bahkan setelah perawatan dengan diastase.
==Referensi==


==Pranala luar==
==Pranala luar==
*
*  
* [http://www.websparrow.org/pharmacy/introduction-and-uses-of-diastase-enzyme Introduction and Uses of Diastase Enzyme]
* [http://www.websparrow.org/pharmacy/introduction-and-uses-of-diastase-enzyme Introduction and Uses of Diastase Enzyme]


 
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Diastase&oldid=26536607 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26536607 (2024-11-17T15:13:31Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Diastase&oldid=26536607 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26536607 (2024-11-17T15:13:31Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 18.15

Diastase (; dari bahasa Yunani διάστασις, artinya "pemisahan") adalah salah satu dari sekelompok enzim yang mengkatalisis pemecahan amilum menjadi maltosa. Misalnya, diastase alfa-amilase mendegradasi pati menjadi campuran disakarida maltosa; trisakarida maltotriosa, yang mengandung tiga residu glukosa yang terikat α (1-4); dan oligosakarida, yang dikenal sebagai dekstrin, yang mengandung cabang glukosa yang terikat α (1-6).[1]

Diastase adalah enzim pertama yang ditemukan.[2] Enzim ini diekstraksi dari larutan malt pada tahun 1833 oleh Anselme Payen dan Jean-François Persoz, ahli kimia di pabrik gula Prancis.[3] Nama "diastase" berasal dari kata Yunani διάστασις (diastasis) yang artinya "pemisahan", karena ketika tumbukan bir dipanaskan, enzim menyebabkan pati dalam biji barli berubah dengan cepat menjadi gula yang larut dan karenanya kulitnya terpisah dari sisa biji.[4][5] Saat ini, "diastase" merujuk pada α-, β-, atau γ-amilase (yang semuanya adalah hidrolase) yang dapat memecah karbohidrat.[6]

Akhiran -ase yang umum digunakan untuk penamaan enzim berasal dari nama diastase.[7]

Ketika digunakan sebagai obat farmasi, diastase memiliki kode ATC .

Amilase juga dapat diekstraksi dari sumber lain termasuk tumbuhan lain, air liur, dan susu.

Signifikansi klinis

Diastase urin berguna dalam mendiagnosis kasus perut yang tidak pasti (terutama jika diduga pankreatitis), batu di saluran empedu umum (koledokolitiasis), jaundis, dan dalam menyingkirkan cedera pascaoperasi pada pankreas; asalkan kadar diastase berkorelasi dengan fitur klinis pasien.[8]

Diastase juga digunakan bersama dengan pewarnaan asam periodik–Schiff dalam histologi. Misalnya, glikogen diwarnai gelap oleh PAS tetapi dapat dilarutkan oleh diastase. Di sisi lain, jamur diwarnai gelap oleh PAS bahkan setelah perawatan dengan diastase.

Pranala luar

Referensi

  1. Gray, G.M. Carbohydrate digestion and absorption. New England Journal of Medicine. 1975. Vol. 292 (23). hlm. 1225–1230. doi:10.1056/NEJM197506052922308.
  2. See: * Robert Hill. The Chemistry of Life: Eight Lectures on the History of Biochemistry. Cambridge University Press. 1970. hlm. 17. ISBN 9780521073790. * Richard B. Silverman. The Organic Chemistry of Enzyme-catalyzed Reactions. Academic Press. 2002. hlm. 1. ISBN 9780126437317. * Jochanan Stenesh. Biochemistry. Plenum. 1998. Vol. 2. hlm. 83. ISBN 9780306457333. * Molecular Biology and Biotechnology: A Comprehensive Desk Reference. Wiley-VCH. 1995. hlm. 296. ISBN 9780471186342.
  3. Payen & Persoz (1833), page 77. Payen and Persoz found diastase in the seeds of barley, oats, and wheat, as well as in potatoes (Payen & Persoz (1833), page 76).
  4. Payen & Persoz (1833), pages 75-76.
  5. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  6. Garrett Oliver. The Oxford Companion to Beer. Oxford University Press. 2011. hlm. 49. ISBN 978-0199912100.
  7. The naming of enzymes using the suffix "-ase" has been traced to French scientist Émile Duclaux (1840-1904), who intended to honor the discoverers of diastase by introducing the practice in his book Traité de Microbiologie, vol. 2 (Paris, France: Masson and Co., 1899), Chapter 1, especially page 9.
  8. Jens Foged. The diagnostic value of urine diastase. The American Journal of Surgery. March 1935. Vol. 27 (3). hlm. 439–446. doi:10.1016/S0002-9610(35)91022-4.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26536607 (2024-11-17T15:13:31Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.