Cairan koreksi: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29516050; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Spelling_Correction_Example.jpg|thumb|right|280px|Cairan koreksi dapat ditulisi tinta setelah cukup kering]] | |||
'''Cairan koreksi''' atau '''cairan penghapus''' adalah pemburam, yang biasanya berwarna putih untuk dioleskan di atas kertas agar menutupi kesalahan dalam sebuah tulisan. Setelah cairan kering, tulisan atau ketikan bisa kembali dilanjutkan. Cairan koreksi biasanya dikemas dalam botol kecil, tutupnya menyatu dengan kuas pembasah (atau potongan busa segitiga) yang dimasukkan ke dalam cairan. Kuas digunakan untuk mengoleskan cairan pada kertas. | '''Cairan koreksi''' atau '''cairan penghapus''' adalah pemburam, yang biasanya berwarna putih untuk dioleskan di atas kertas agar menutupi kesalahan dalam sebuah tulisan. Setelah cairan kering, tulisan atau ketikan bisa kembali dilanjutkan. Cairan koreksi biasanya dikemas dalam botol kecil, tutupnya menyatu dengan kuas pembasah (atau potongan busa segitiga) yang dimasukkan ke dalam cairan. Kuas digunakan untuk mengoleskan cairan pada kertas. | ||
Sebelum ditemukannya pengolah kata, cairan koreksi membantu dalam mengkoreksi dan memudahkan produksi dokumen yang diketik. Salah satu bentuk cairan koreksi pertama kali ditemukan oleh seorang sekretaris Amerika bernama Bette Nesmith Graham, pendiri Liquid Paper, pada 1956. Dengan munculnya stok kertas berwarna untuk penggunaan kantor, para produsen mulai memproduksi cairan koreksi mereka dalam berbagai warna yang menyesuaikan kertas, paling banyak ditemukan warna merah, biru dan kuning. | Sebelum ditemukannya pengolah kata, cairan koreksi membantu dalam mengkoreksi dan memudahkan produksi dokumen yang diketik. Salah satu bentuk cairan koreksi pertama kali ditemukan oleh seorang sekretaris Amerika bernama Bette Nesmith Graham, pendiri Liquid Paper, pada 1956.<ref>[https://www.thoughtco.com/liquid-paper-bette-nesmith-graham-1992092 Biography of Bette Nesmith Graham, Inventor of Liquid Paper]. ''ThoughtCo''.</ref> Dengan munculnya stok kertas berwarna untuk penggunaan kantor, para produsen mulai memproduksi cairan koreksi mereka dalam berbagai warna yang menyesuaikan kertas, paling banyak ditemukan warna merah, biru dan kuning. | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
* [[Kertas koreksi]] | * [[Kertas koreksi]] | ||
* [[Pita koreksi]] | * [[Pita koreksi]] | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Cairan+koreksi&oldid=29516050 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29516050 (2026-08-02T14:00:17Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 18.17

Cairan koreksi atau cairan penghapus adalah pemburam, yang biasanya berwarna putih untuk dioleskan di atas kertas agar menutupi kesalahan dalam sebuah tulisan. Setelah cairan kering, tulisan atau ketikan bisa kembali dilanjutkan. Cairan koreksi biasanya dikemas dalam botol kecil, tutupnya menyatu dengan kuas pembasah (atau potongan busa segitiga) yang dimasukkan ke dalam cairan. Kuas digunakan untuk mengoleskan cairan pada kertas.
Sebelum ditemukannya pengolah kata, cairan koreksi membantu dalam mengkoreksi dan memudahkan produksi dokumen yang diketik. Salah satu bentuk cairan koreksi pertama kali ditemukan oleh seorang sekretaris Amerika bernama Bette Nesmith Graham, pendiri Liquid Paper, pada 1956.[1] Dengan munculnya stok kertas berwarna untuk penggunaan kantor, para produsen mulai memproduksi cairan koreksi mereka dalam berbagai warna yang menyesuaikan kertas, paling banyak ditemukan warna merah, biru dan kuning.
Lihat pula
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29516050 (2026-08-02T14:00:17Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.