Pemutihan karang: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29410147; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:EL18p-Réunion.jpg|thumb|right|280px|EL18p-Réunion]] | |||
'''Pemutihan karang''' adalah proses [[Koral|karang]] menjadi putih karena berbagai macam penyebab, seperti perubahan suhu, iklim, cahaya, dan nutrisi.<ref>National Oceanic and Atmospheric Administration US Department of Commerce. [https://oceanservice.noaa.gov/facts/coral_bleach.html What is coral bleaching?]. ''oceanservice.noaa.gov''.</ref><ref>[https://www.coris.noaa.gov/activities/reef_managers_guide/reef_managers_guide_ch4.pdf CORAL BLEACHING – A REVIEW OF THE CAUSES AND CONSEQUENCES].</ref> Pemutihan terjadi ketika [[Polip (cnidaria)|polip]] melepaskan (sering juga disebut dengan [[algae]]) yang biasanya hidup di dalam tisu-tisu karang, menyebabkan karang memutih.<ref>National Oceanic and Atmospheric Administration US Department of Commerce. [https://oceanservice.noaa.gov/facts/coral_bleach.html What is coral bleaching?]. ''oceanservice.noaa.gov''.</ref> [[Zooxanthellae]] dapat [[Fotosintesis|berfotosintesis]] dan menyebabkan suhu air meningkat, sehingga mereka dapat memproduksi [[spesi oksigen reaktif]].<ref>[https://www.coris.noaa.gov/activities/reef_managers_guide/reef_managers_guide_ch4.pdf CORAL BLEACHING – A REVIEW OF THE CAUSES AND CONSEQUENCES].</ref> Hal ini beracun bagi koral, sehingga koral melepaskan zooxanthellae.<ref>[https://www.coris.noaa.gov/activities/reef_managers_guide/reef_managers_guide_ch4.pdf CORAL BLEACHING – A REVIEW OF THE CAUSES AND CONSEQUENCES].</ref> Tisu koral menjadi transparan dan menampakkan warna tulang koral yang dibentuk oleh [[kalsium karbonat]] karena mereka melepaskan zooxanthellae yang dapat mewarnai koral.<ref>[https://www.coris.noaa.gov/activities/reef_managers_guide/reef_managers_guide_ch4.pdf CORAL BLEACHING – A REVIEW OF THE CAUSES AND CONSEQUENCES].</ref> Karang yang memutih umumnya tampak berwarna putih, tetapi terkadang juga berwarna biru, kuning, atau merah muda karena protein pada pigmen di dalam koral.<ref>[https://www.coris.noaa.gov/activities/reef_managers_guide/reef_managers_guide_ch4.pdf CORAL BLEACHING – A REVIEW OF THE CAUSES AND CONSEQUENCES].</ref> | |||
Karang yang terdampak pemutihan tetap bisa hidup, tetapi karang-karang tersebut lebih rentan terserang penyakit dan kekurangan makanan. Zooxanthellae memberikan hingga 90 persen energi pada karang, sehingga karang akan kekurangan nutrisi ketika mereka melepaskan zooxanthellae. Beberapa karang akan kembali seperti semula (berwarna) ketika kondisi kembali normal, dan beberapa karang dapat berfotosintesis. Meskipun begitu, karang yang kekurangan zooxanthellae tidak dapat berfotosintesis. | Faktor yang paling berpengaruh adalah meningkatnya suhu laut akibat dari [[perubahan iklim]]..<ref>[http://ocean.si.edu/ocean-life/invertebrates/corals-and-coral-reefs Corals and Coral Reefs]. ''Smithsonian Ocean''.</ref> Perubahan sebesar 1 °C dapat mengakibatkan fenomena pemutihan karang.<ref>[http://ocean.si.edu/ocean-life/invertebrates/corals-and-coral-reefs Corals and Coral Reefs]. ''Smithsonian Ocean''.</ref> Menurut Program Lingkungan PBB, antara tahun 2014 hingga 2016, pemutihan karang secara global membunuh koral dengan jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya. Pada tahun 2016, pemutihan karang di [[Great Barrier Reef]] membunuh sekitar 29 hingga 50 persen dari [[terumbu karang]] disana.<ref>[https://www.theguardian.com/environment/2017/may/29/coral-bleaching-on-great-barrier-reef-worse-than-expected-surveys-show Coral bleaching on Great Barrier Reef worse than expected, surveys show]. ''The Guardian''. 29 Mei 2017.</ref><ref>J. P. Gilmour. [https://doi.org/10.1126/science.1232310 Recovery of an Isolated Coral Reef System Following Severe Disturbance]. ''Science''. 2013. Vol. 340 (6128). hlm. 69–71. doi:10.1126/science.1232310.</ref><ref>[https://www.independent.co.uk/news/world/australasia/great-barrier-reef-unesco-coral-bleaching-dead-dying-a7770531.html The United Nations just released a warning that the Great Barrier Reef is dying]. ''The Independent''. 3 Juni 2017.</ref><ref>[http://eprints.whiterose.ac.uk/123989/1/Hughes%20et%20al.%20Bleaching%20ms%20Feb13.pdf Global warming and recurrent mass bleaching of corals]. ''Nature''. Maret 2017. Vol. 543 (7645). hlm. 373–377. doi:10.1038/nature21707.</ref> Pada tahun 2017, pemutihan merambah hingga ke bagian tengah terumbu karang.<ref>[https://www.usatoday.com/story/news/nation-now/2017/03/13/great-barrier-reef-mass-coral-bleaching-second-year-row/99116432/ Mass coral bleaching hits the Great Barrier Reef for the second year in a row]. ''USA Today''. 13 Maret 2017.</ref><ref>Katy Galimberti. [http://www.accuweather.com/en/weather-news/portion-of-great-barrier-reef-hit-with-back-to-back-coral-bleaching-has-zero-prospect-for-recovery/70001423 Portion of Great Barrier Reef hit with back-to-back coral bleaching has 'zero prospect for recovery']. ''AccuWeather.com''. 18 April 2017.</ref> Rata-rata pemutihan telah berkurang setengah sejak 1980 hingga 2016.<ref>[http://eprints.lancs.ac.uk/89736/1/Hughes_et_al._Science_2018_accepted.pdf Spatial and temporal patterns of mass bleaching of corals in the Anthropocene]. ''Science''. Januari 2018. Vol. 359 (6371). hlm. 80–83. doi:10.1126/science.aan8048.</ref> Terumbu karang yang paling tahan terhadap fenomena ini dapat dijumpai di bagian selatan Persia/Semenanjung Arab. Beberapa dari karang disana hanya akan memutih pada temperatur diatas ~35 °C.<ref>Dawood Shuail. [https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0025326X1630131X Local bleaching thresholds established by remote sensing techniques vary among reefs with deviating bleaching patterns during the 2012 event in the Arabian/Persian Gulf]. ''Marine Pollution Bulletin''. 2016-04-30. Vol. 105 (2). hlm. 654–659. doi:10.1016/j.marpolbul.2016.03.001.</ref><ref>Benjamin C. C. Hume. ''Ancestral genetic diversity associated with the rapid spread of stress-tolerant coral symbionts in response to Holocene climate change''. ''Proceedings of the National Academy of Sciences''. 2016-04-19. Vol. 113 (16). hlm. 4416–4421. doi:10.1073/pnas.1601910113.</ref> | ||
Karang yang terdampak pemutihan tetap bisa hidup, tetapi karang-karang tersebut lebih rentan terserang penyakit dan kekurangan makanan.<ref>[https://www.marineconservation.org.au/coral-bleaching/ What is Coral Bleaching and What Causes It – Fight For Our Reef]. ''Australian Marine Conservation Society''.</ref><ref>[https://www.barrierreef.org/the-reef/coral-bleaching Coral Bleaching]. ''Great Barrier Reef Foundation''.</ref> Zooxanthellae memberikan hingga 90 persen energi pada karang,<ref>[https://www.coris.noaa.gov/activities/reef_managers_guide/reef_managers_guide_ch4.pdf CORAL BLEACHING – A REVIEW OF THE CAUSES AND CONSEQUENCES].</ref> sehingga karang akan kekurangan nutrisi ketika mereka melepaskan zooxanthellae.<ref>Michael Slezak. [https://www.theguardian.com/environment/2016/jun/07/the-great-barrier-reef-a-catastrophe-laid-bare The Great Barrier Reef: a catastrophe laid bare]. ''The Guardian''. 2016-06-06.</ref> Beberapa karang akan kembali seperti semula (berwarna)<ref>National Oceanic and Atmospheric Administration US Department of Commerce. [https://oceanservice.noaa.gov/facts/coral_bleach.html What is coral bleaching?]. ''oceanservice.noaa.gov''.</ref> ketika kondisi kembali normal,<ref>[https://www.marineconservation.org.au/coral-bleaching/ What is Coral Bleaching and What Causes It – Fight For Our Reef]. ''Australian Marine Conservation Society''.</ref> dan beberapa karang dapat berfotosintesis.<ref>[https://www.marineconservation.org.au/coral-bleaching/ What is Coral Bleaching and What Causes It – Fight For Our Reef]. ''Australian Marine Conservation Society''.</ref> Meskipun begitu, karang yang kekurangan zooxanthellae tidak dapat berfotosintesis.<ref>[https://www.marineconservation.org.au/coral-bleaching/ What is Coral Bleaching and What Causes It – Fight For Our Reef]. ''Australian Marine Conservation Society''.</ref> | |||
==Pemicu== | ==Pemicu== | ||
Pemutihan karang bisa terjadi karena berbagai faktor. Akibat dari meningkatnya konsentrasi [[karbon dioksida]], karang bisa saja menjadi lebih jarang ditemukan di sistem terumbu karang. Terumbu karang yang berada di perairan dangkal, suhu hangat, dan aliran air pelan lebih mudah terdampak dibandingkan dengan terumbu karang yang berada di kawasan dengan aliran air deras. | Pemutihan karang bisa terjadi karena berbagai faktor. Akibat dari meningkatnya konsentrasi [[karbon dioksida]], karang bisa saja menjadi lebih jarang ditemukan di sistem terumbu karang.<ref>[https://archive.org/details/sim_science_2007-12-14_318_5857/page/1736 Coral reefs under rapid climate change and ocean acidification]. ''Science''. December 2007. Vol. 318 (5857). hlm. 1737–42. doi:10.1126/science.1152509.</ref> Terumbu karang yang berada di perairan dangkal, suhu hangat, dan aliran air pelan lebih mudah terdampak dibandingkan dengan terumbu karang yang berada di kawasan dengan aliran air deras.<ref>Andrew Baker. ''Climate change and coral reef bleaching: An ecological assessment of long-term impacts, recovery trends and future outlook''. ''Estuarine, Coastal and Shelf Science''. 2008. Vol. 80 (4). hlm. 435–471. doi:10.1016/j.ecss.2008.09.003.</ref> | ||
* Meningkatnya suhu air (sering terjadi akibat [[pemanasan global]]), atau menurunnya suhu air. Peningkatan suhu air laut bisa disebabkan oleh pemanasan global atau disebabkan oleh adanya perubahan iklim. Pemanasan global menyebabkan banyaknya karbondioksida yang akhirnya diserap oleh air laut. Penyerapan karbondioksida akan membuat pH air laut menjadi asam dan memengaruhi pertumbuhan karang. Sedangkan perubahan iklim akan sangat berpengaruh pada suhu air laut. Peningkatan suhu air laut berkontribusi lebih dari 50% pada kasus terjadinya pemutihan karang. | * Meningkatnya suhu air (sering terjadi akibat [[pemanasan global]]), atau menurunnya suhu air.<ref>[https://www.uq.edu.au/news/article/2007/04/reef-risk-climate-change Reef 'at risk in climate change']. The University of Queensland. 6 April 2007.</ref><ref>Anthony, K. 2007; Berkelmans</ref><ref>''Photosynthetic responses of the coral Montipora digitata to cold temperature stress''. ''Marine Ecology Progress Series''. 2003. Vol. 248. hlm. 85–97. doi:10.3354/meps248085.</ref><ref>''Coral reef recovery status in south Andaman Islands after the bleaching event 2010''. ''Journal of Ocean University of China''. 9 November 2012. Vol. 12 (1). hlm. 91–96. doi:10.1007/s11802-013-2014-2.</ref> Peningkatan suhu air laut bisa disebabkan oleh pemanasan global atau disebabkan oleh adanya perubahan iklim. Pemanasan global menyebabkan banyaknya karbondioksida yang akhirnya diserap oleh air laut. Penyerapan karbondioksida akan membuat pH air laut menjadi asam dan memengaruhi pertumbuhan karang. Sedangkan perubahan iklim akan sangat berpengaruh pada suhu air laut. Peningkatan suhu air laut berkontribusi lebih dari 50% pada kasus terjadinya pemutihan karang.<ref>A Muhammad Fauzan Sulfa. [https://pdfs.semanticscholar.org/0adf/93993b73c7edde6bf694c216ae5a54754510.pdf DAMPAK CORAL BLEACHING PADA MASYARAKAT LOKAL DI KAWASAN TAMAN LAUT BUNAKEN]. ''Riset Sains dan Teknologi Kelautan''. 2024. Vol. 7. hlm. 22-27.</ref> | ||
* Meningkatnya [[Penyinaran surya|sinar matahari]] (radiasi sinar matahari dan [[sinar ultraviolet]]) | * Meningkatnya [[Penyinaran surya|sinar matahari]] (radiasi sinar matahari dan [[sinar ultraviolet]]) | ||
* Meningkatnya [[sedimentasi]] | * Meningkatnya [[sedimentasi]]<ref>''Responses of coral reefs and reef organisms to sedimentation''. ''Marine Ecology Progress Series''. 1990. Vol. 62. hlm. 185–202. doi:10.3354/meps062185.</ref> | ||
* [[Infeksi]] [[bakteri]] | * [[Infeksi]] [[bakteri]]<ref>''Bleaching of the coral Oculina patagonica by Vibrio AK-1''. ''Marine Ecology Progress Series''. 1997. Vol. 147. hlm. 159–65. doi:10.3354/meps147159.</ref> | ||
* Perubahan [[Salinitas|kadar garam]] | * Perubahan [[Salinitas|kadar garam]]<ref>Ove Hoegh-Guldberg. [https://archive.org/details/sim_journal-of-experimental-marine-biology-and-ecology_1989-08-22_129_3/page/n85 The effect of sudden changes in temperature, light and salinity on the population density and export of zooxanthellae from the reef corals Stylophora pistillata Esper and Seriatopora hystrix Dana]. ''Journal of Experimental Marine Biology and Ecology''. 1989. Vol. 129 (3). hlm. 279–303. doi:10.1016/0022-0981(89)90109-3.</ref> | ||
* Penggunaan [[herbisida]] | * Penggunaan [[herbisida]]<ref>''Effects of herbicides diuron and atrazine on corals of the Great Barrier Reef, Australia''. ''Marine Ecology Progress Series''. 2003. Vol. 251. hlm. 153–167. doi:10.3354/meps251153.</ref> | ||
* Penggunaan [[natrium sianida]] untuk [[Metode penangkapan ikan|menangkap ikan]] | * Penggunaan [[natrium sianida]] untuk [[Metode penangkapan ikan|menangkap ikan]]<ref>Ross J. Jones. ''Effects of cyanide on coral photosynthesis:implications for identifying the cause of coral bleaching and for assessing the environmental effects of cyanide fishing''. ''Marine Ecology Progress Series''. 1999. Vol. 177. hlm. 83–91. doi:10.3354/meps177083.</ref> | ||
* Debu dari [[badai pasir]] Afrika | * Debu dari [[badai pasir]] Afrika<ref>[http://coastal.er.usgs.gov/african_dust/ Coral Mortality and African Dust]. ''U. S. Geological Survey''.</ref> | ||
* Polusi seperti [[oxybenzone]], [[butylparaben]], [[octyl methoxycinnamate]], atau [[enzacamene]]: empat bahan [[tabir surya]] yang tidak dapat terurai secara alami | * Polusi seperti [[oxybenzone]], [[butylparaben]], [[octyl methoxycinnamate]], atau [[enzacamene]]: empat bahan [[tabir surya]] yang tidak dapat terurai secara alami<ref>[http://cdhc.noaa.gov/_docs/Site%20Bulletin_Sunscreen_final.pdf Protect Yourself, Protect The Reef! The impacts of sunscreens on our coral reefs]. U.S. National Park Service.</ref><ref>[http://www.badgerbalm.com/s-35-coral-reef-safe-sunscreen.aspx Coral Reef Safe Sunscreen]. ''badgerbalm.com''.</ref><ref>[https://archive.org/details/sim_environmental-health-perspectives_2008-04_116_4/page/441 Sunscreens cause coral bleaching by promoting viral infections]. ''Environmental Health Perspectives''. April 2008. Vol. 116 (4). hlm. 441–7. doi:10.1289/ehp.10966.</ref><ref>''Toxicological effects of the sunscreen UV filter, benzophenone-2, on planulae and in vitro cells of the coral, Stylophora pistillata''. ''Ecotoxicology''. March 2014. Vol. 23 (2). hlm. 175–91. doi:10.1007/s10646-013-1161-y.</ref> | ||
* [[Peningkatan keasaman air laut]] | * [[Peningkatan keasaman air laut]]<ref>''Ocean acidification causes bleaching and productivity loss in coral reef builders''. ''Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America''. November 2008. Vol. 105 (45). hlm. 17442–6. doi:10.1073/pnas.0804478105.</ref> | ||
* Polusi dari tumpahan minyak atau bahan kimia lainnya | * Polusi dari tumpahan minyak atau bahan kimia lainnya<ref>[https://response.restoration.noaa.gov/about/media/how-do-oil-spills-affect-coral-reefs.html How Do Oil Spills Affect Coral Reefs?]. ''response.restoration.noaa.gov''.</ref> | ||
* Perubahan [[struktur kimia]] air, khususnya ketidakseimbangan rasio makronutrien nitrat dan fosfat | * Perubahan [[struktur kimia]] air, khususnya ketidakseimbangan rasio makronutrien nitrat dan fosfat<ref>Jörg Wiedenmann. [https://www.nature.com/articles/nclimate1661 Nutrient enrichment can increase the susceptibility of reef corals to bleaching]. ''Nature Climate Change''. February 2013. Vol. 3 (2). hlm. 160–164. doi:10.1038/nclimate1661.</ref> | ||
== Dampak == | == Dampak == | ||
* Matinya karang: Pemutihan terumbu karang akan menyebabkan karang tidak mampu beregenerasi dan akhirnya mati.<ref>A Muhammad Fauzan Sulfa. [https://pdfs.semanticscholar.org/0adf/93993b73c7edde6bf694c216ae5a54754510.pdf DAMPAK CORAL BLEACHING PADA MASYARAKAT LOKAL DI KAWASAN TAMAN LAUT BUNAKEN]. ''Riset Sains dan Teknologi Kelautan''. 2024. Vol. 7. hlm. 22-27.</ref> Terumbu karang menjadi salah satu penunjang ekosistem pesisir, dan jika terjadi kerusakan terumbu karang maka akan terjadi pula kerusakan ekosistem di lingkungan pesisir. Manusia menjadi penerima dampak jika terumbu karang rusak. | |||
* Matinya karang: Pemutihan terumbu karang akan menyebabkan karang tidak mampu beregenerasi dan akhirnya mati. Terumbu karang menjadi salah satu penunjang ekosistem pesisir, dan jika terjadi kerusakan terumbu karang maka akan terjadi pula kerusakan ekosistem di lingkungan pesisir. Manusia menjadi penerima dampak jika terumbu karang rusak. | * Menurunnya potensi pariwisata: Terumbu karang yang berwarna juga memberikan potensi bagi kegiatan pariwisata bagi masyarakat yang ada di lingkungan pesisir pantai. Saat terumbu karang tidak lagi berwarna, maka hilang juga keindahan terumbu karang.<ref>A Muhammad Fauzan Sulfa. [https://pdfs.semanticscholar.org/0adf/93993b73c7edde6bf694c216ae5a54754510.pdf DAMPAK CORAL BLEACHING PADA MASYARAKAT LOKAL DI KAWASAN TAMAN LAUT BUNAKEN]. ''Riset Sains dan Teknologi Kelautan''. 2024. Vol. 7. hlm. 22-27.</ref> | ||
* Menurunnya potensi pariwisata: Terumbu karang yang berwarna juga memberikan potensi bagi kegiatan pariwisata bagi masyarakat yang ada di lingkungan pesisir pantai. Saat terumbu karang tidak lagi berwarna, maka hilang juga keindahan terumbu karang. | |||
==Pranala luar== | ==Pranala luar== | ||
*[http://www.reefbase.org/ Sistem informasi global mengenai terumbu karang.] | |||
*[http://www.reefbase.org/ Sistem informasi global mengenai terumbu karang.] | |||
*[https://earth.nullschool.net/#current/ocean/surface/currents/overlay=bleaching_alert_area/winkel3 Peta dunia peringatan pemutihan karang terkini.] | *[https://earth.nullschool.net/#current/ocean/surface/currents/overlay=bleaching_alert_area/winkel3 Peta dunia peringatan pemutihan karang terkini.] | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pemutihan+karang&oldid=29410147 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29410147 (2026-07-02T06:06:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 23.02

Pemutihan karang adalah proses karang menjadi putih karena berbagai macam penyebab, seperti perubahan suhu, iklim, cahaya, dan nutrisi.[1][2] Pemutihan terjadi ketika polip melepaskan (sering juga disebut dengan algae) yang biasanya hidup di dalam tisu-tisu karang, menyebabkan karang memutih.[3] Zooxanthellae dapat berfotosintesis dan menyebabkan suhu air meningkat, sehingga mereka dapat memproduksi spesi oksigen reaktif.[4] Hal ini beracun bagi koral, sehingga koral melepaskan zooxanthellae.[5] Tisu koral menjadi transparan dan menampakkan warna tulang koral yang dibentuk oleh kalsium karbonat karena mereka melepaskan zooxanthellae yang dapat mewarnai koral.[6] Karang yang memutih umumnya tampak berwarna putih, tetapi terkadang juga berwarna biru, kuning, atau merah muda karena protein pada pigmen di dalam koral.[7]
Faktor yang paling berpengaruh adalah meningkatnya suhu laut akibat dari perubahan iklim..[8] Perubahan sebesar 1 °C dapat mengakibatkan fenomena pemutihan karang.[9] Menurut Program Lingkungan PBB, antara tahun 2014 hingga 2016, pemutihan karang secara global membunuh koral dengan jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya. Pada tahun 2016, pemutihan karang di Great Barrier Reef membunuh sekitar 29 hingga 50 persen dari terumbu karang disana.[10][11][12][13] Pada tahun 2017, pemutihan merambah hingga ke bagian tengah terumbu karang.[14][15] Rata-rata pemutihan telah berkurang setengah sejak 1980 hingga 2016.[16] Terumbu karang yang paling tahan terhadap fenomena ini dapat dijumpai di bagian selatan Persia/Semenanjung Arab. Beberapa dari karang disana hanya akan memutih pada temperatur diatas ~35 °C.[17][18]
Karang yang terdampak pemutihan tetap bisa hidup, tetapi karang-karang tersebut lebih rentan terserang penyakit dan kekurangan makanan.[19][20] Zooxanthellae memberikan hingga 90 persen energi pada karang,[21] sehingga karang akan kekurangan nutrisi ketika mereka melepaskan zooxanthellae.[22] Beberapa karang akan kembali seperti semula (berwarna)[23] ketika kondisi kembali normal,[24] dan beberapa karang dapat berfotosintesis.[25] Meskipun begitu, karang yang kekurangan zooxanthellae tidak dapat berfotosintesis.[26]
Pemicu
Pemutihan karang bisa terjadi karena berbagai faktor. Akibat dari meningkatnya konsentrasi karbon dioksida, karang bisa saja menjadi lebih jarang ditemukan di sistem terumbu karang.[27] Terumbu karang yang berada di perairan dangkal, suhu hangat, dan aliran air pelan lebih mudah terdampak dibandingkan dengan terumbu karang yang berada di kawasan dengan aliran air deras.[28]
- Meningkatnya suhu air (sering terjadi akibat pemanasan global), atau menurunnya suhu air.[29][30][31][32] Peningkatan suhu air laut bisa disebabkan oleh pemanasan global atau disebabkan oleh adanya perubahan iklim. Pemanasan global menyebabkan banyaknya karbondioksida yang akhirnya diserap oleh air laut. Penyerapan karbondioksida akan membuat pH air laut menjadi asam dan memengaruhi pertumbuhan karang. Sedangkan perubahan iklim akan sangat berpengaruh pada suhu air laut. Peningkatan suhu air laut berkontribusi lebih dari 50% pada kasus terjadinya pemutihan karang.[33]
- Meningkatnya sinar matahari (radiasi sinar matahari dan sinar ultraviolet)
- Meningkatnya sedimentasi[34]
- Infeksi bakteri[35]
- Perubahan kadar garam[36]
- Penggunaan herbisida[37]
- Penggunaan natrium sianida untuk menangkap ikan[38]
- Debu dari badai pasir Afrika[39]
- Polusi seperti oxybenzone, butylparaben, octyl methoxycinnamate, atau enzacamene: empat bahan tabir surya yang tidak dapat terurai secara alami[40][41][42][43]
- Peningkatan keasaman air laut[44]
- Polusi dari tumpahan minyak atau bahan kimia lainnya[45]
- Perubahan struktur kimia air, khususnya ketidakseimbangan rasio makronutrien nitrat dan fosfat[46]
Dampak
- Matinya karang: Pemutihan terumbu karang akan menyebabkan karang tidak mampu beregenerasi dan akhirnya mati.[47] Terumbu karang menjadi salah satu penunjang ekosistem pesisir, dan jika terjadi kerusakan terumbu karang maka akan terjadi pula kerusakan ekosistem di lingkungan pesisir. Manusia menjadi penerima dampak jika terumbu karang rusak.
- Menurunnya potensi pariwisata: Terumbu karang yang berwarna juga memberikan potensi bagi kegiatan pariwisata bagi masyarakat yang ada di lingkungan pesisir pantai. Saat terumbu karang tidak lagi berwarna, maka hilang juga keindahan terumbu karang.[48]
Pranala luar
Referensi
- ↑ National Oceanic and Atmospheric Administration US Department of Commerce. What is coral bleaching?. oceanservice.noaa.gov.
- ↑ CORAL BLEACHING – A REVIEW OF THE CAUSES AND CONSEQUENCES.
- ↑ National Oceanic and Atmospheric Administration US Department of Commerce. What is coral bleaching?. oceanservice.noaa.gov.
- ↑ CORAL BLEACHING – A REVIEW OF THE CAUSES AND CONSEQUENCES.
- ↑ CORAL BLEACHING – A REVIEW OF THE CAUSES AND CONSEQUENCES.
- ↑ CORAL BLEACHING – A REVIEW OF THE CAUSES AND CONSEQUENCES.
- ↑ CORAL BLEACHING – A REVIEW OF THE CAUSES AND CONSEQUENCES.
- ↑ Corals and Coral Reefs. Smithsonian Ocean.
- ↑ Corals and Coral Reefs. Smithsonian Ocean.
- ↑ Coral bleaching on Great Barrier Reef worse than expected, surveys show. The Guardian. 29 Mei 2017.
- ↑ J. P. Gilmour. Recovery of an Isolated Coral Reef System Following Severe Disturbance. Science. 2013. Vol. 340 (6128). hlm. 69–71. doi:10.1126/science.1232310.
- ↑ The United Nations just released a warning that the Great Barrier Reef is dying. The Independent. 3 Juni 2017.
- ↑ Global warming and recurrent mass bleaching of corals. Nature. Maret 2017. Vol. 543 (7645). hlm. 373–377. doi:10.1038/nature21707.
- ↑ Mass coral bleaching hits the Great Barrier Reef for the second year in a row. USA Today. 13 Maret 2017.
- ↑ Katy Galimberti. Portion of Great Barrier Reef hit with back-to-back coral bleaching has 'zero prospect for recovery'. AccuWeather.com. 18 April 2017.
- ↑ Spatial and temporal patterns of mass bleaching of corals in the Anthropocene. Science. Januari 2018. Vol. 359 (6371). hlm. 80–83. doi:10.1126/science.aan8048.
- ↑ Dawood Shuail. Local bleaching thresholds established by remote sensing techniques vary among reefs with deviating bleaching patterns during the 2012 event in the Arabian/Persian Gulf. Marine Pollution Bulletin. 2016-04-30. Vol. 105 (2). hlm. 654–659. doi:10.1016/j.marpolbul.2016.03.001.
- ↑ Benjamin C. C. Hume. Ancestral genetic diversity associated with the rapid spread of stress-tolerant coral symbionts in response to Holocene climate change. Proceedings of the National Academy of Sciences. 2016-04-19. Vol. 113 (16). hlm. 4416–4421. doi:10.1073/pnas.1601910113.
- ↑ What is Coral Bleaching and What Causes It – Fight For Our Reef. Australian Marine Conservation Society.
- ↑ Coral Bleaching. Great Barrier Reef Foundation.
- ↑ CORAL BLEACHING – A REVIEW OF THE CAUSES AND CONSEQUENCES.
- ↑ Michael Slezak. The Great Barrier Reef: a catastrophe laid bare. The Guardian. 2016-06-06.
- ↑ National Oceanic and Atmospheric Administration US Department of Commerce. What is coral bleaching?. oceanservice.noaa.gov.
- ↑ What is Coral Bleaching and What Causes It – Fight For Our Reef. Australian Marine Conservation Society.
- ↑ What is Coral Bleaching and What Causes It – Fight For Our Reef. Australian Marine Conservation Society.
- ↑ What is Coral Bleaching and What Causes It – Fight For Our Reef. Australian Marine Conservation Society.
- ↑ Coral reefs under rapid climate change and ocean acidification. Science. December 2007. Vol. 318 (5857). hlm. 1737–42. doi:10.1126/science.1152509.
- ↑ Andrew Baker. Climate change and coral reef bleaching: An ecological assessment of long-term impacts, recovery trends and future outlook. Estuarine, Coastal and Shelf Science. 2008. Vol. 80 (4). hlm. 435–471. doi:10.1016/j.ecss.2008.09.003.
- ↑ Reef 'at risk in climate change'. The University of Queensland. 6 April 2007.
- ↑ Anthony, K. 2007; Berkelmans
- ↑ Photosynthetic responses of the coral Montipora digitata to cold temperature stress. Marine Ecology Progress Series. 2003. Vol. 248. hlm. 85–97. doi:10.3354/meps248085.
- ↑ Coral reef recovery status in south Andaman Islands after the bleaching event 2010. Journal of Ocean University of China. 9 November 2012. Vol. 12 (1). hlm. 91–96. doi:10.1007/s11802-013-2014-2.
- ↑ A Muhammad Fauzan Sulfa. DAMPAK CORAL BLEACHING PADA MASYARAKAT LOKAL DI KAWASAN TAMAN LAUT BUNAKEN. Riset Sains dan Teknologi Kelautan. 2024. Vol. 7. hlm. 22-27.
- ↑ Responses of coral reefs and reef organisms to sedimentation. Marine Ecology Progress Series. 1990. Vol. 62. hlm. 185–202. doi:10.3354/meps062185.
- ↑ Bleaching of the coral Oculina patagonica by Vibrio AK-1. Marine Ecology Progress Series. 1997. Vol. 147. hlm. 159–65. doi:10.3354/meps147159.
- ↑ Ove Hoegh-Guldberg. The effect of sudden changes in temperature, light and salinity on the population density and export of zooxanthellae from the reef corals Stylophora pistillata Esper and Seriatopora hystrix Dana. Journal of Experimental Marine Biology and Ecology. 1989. Vol. 129 (3). hlm. 279–303. doi:10.1016/0022-0981(89)90109-3.
- ↑ Effects of herbicides diuron and atrazine on corals of the Great Barrier Reef, Australia. Marine Ecology Progress Series. 2003. Vol. 251. hlm. 153–167. doi:10.3354/meps251153.
- ↑ Ross J. Jones. Effects of cyanide on coral photosynthesis:implications for identifying the cause of coral bleaching and for assessing the environmental effects of cyanide fishing. Marine Ecology Progress Series. 1999. Vol. 177. hlm. 83–91. doi:10.3354/meps177083.
- ↑ Coral Mortality and African Dust. U. S. Geological Survey.
- ↑ Protect Yourself, Protect The Reef! The impacts of sunscreens on our coral reefs. U.S. National Park Service.
- ↑ Coral Reef Safe Sunscreen. badgerbalm.com.
- ↑ Sunscreens cause coral bleaching by promoting viral infections. Environmental Health Perspectives. April 2008. Vol. 116 (4). hlm. 441–7. doi:10.1289/ehp.10966.
- ↑ Toxicological effects of the sunscreen UV filter, benzophenone-2, on planulae and in vitro cells of the coral, Stylophora pistillata. Ecotoxicology. March 2014. Vol. 23 (2). hlm. 175–91. doi:10.1007/s10646-013-1161-y.
- ↑ Ocean acidification causes bleaching and productivity loss in coral reef builders. Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America. November 2008. Vol. 105 (45). hlm. 17442–6. doi:10.1073/pnas.0804478105.
- ↑ How Do Oil Spills Affect Coral Reefs?. response.restoration.noaa.gov.
- ↑ Jörg Wiedenmann. Nutrient enrichment can increase the susceptibility of reef corals to bleaching. Nature Climate Change. February 2013. Vol. 3 (2). hlm. 160–164. doi:10.1038/nclimate1661.
- ↑ A Muhammad Fauzan Sulfa. DAMPAK CORAL BLEACHING PADA MASYARAKAT LOKAL DI KAWASAN TAMAN LAUT BUNAKEN. Riset Sains dan Teknologi Kelautan. 2024. Vol. 7. hlm. 22-27.
- ↑ A Muhammad Fauzan Sulfa. DAMPAK CORAL BLEACHING PADA MASYARAKAT LOKAL DI KAWASAN TAMAN LAUT BUNAKEN. Riset Sains dan Teknologi Kelautan. 2024. Vol. 7. hlm. 22-27.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29410147 (2026-07-02T06:06:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.