Spirodela: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29561959; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''''Spirodela''''' adalah genus [[tumbuhan air]], salah satu dari beberapa genus yang berisi tumbuhan yang secara umum disebut [[Lemnoideae|mata lele]]. Spesies ''Spirodela'' adalah anggota dari [[Araceae]] di bawah [[sistem APG II]]. Sebelumnya, mereka merupakan anggota dari [[Lemnaceae]]. | [[File:SpirodelaPolyrhiza.jpg|thumb|right|280px|SpirodelaPolyrhiza]] | ||
'''''Spirodela''''' adalah genus [[tumbuhan air]], salah satu dari beberapa genus yang berisi tumbuhan yang secara umum disebut [[Lemnoideae|mata lele]]. Spesies ''Spirodela'' adalah anggota dari [[Araceae]] di bawah [[sistem APG II]]. Sebelumnya, mereka merupakan anggota dari [[Lemnaceae]].<ref>Govaerts, R. & Frodin, D.G. (2002). World Checklist and Bibliography of Araceae (and Acoraceae): 1-560. The Board of Trustees of the Royal Botanic Gardens, Kew.</ref><ref>Landolt, E. (1986) Biosystematic investigations in the family of duckweeds (Lemnaceae). Vol. 2. The family of Lemnaceae - A monographic study. Part 1 of the monograph: Morphology; karyology; ecology; geographic distribution; systematic position; nomenclature; descriptions. Veröff. Geobot. Inst., Stiftung Rübel, ETH, Zurich.</ref> | |||
== Deskripsi == | == Deskripsi == | ||
Spesies ''Spirodela'' adalah [[Tumbuhan air#:~:text=Free%2Dfloating macrophytes are found,water cabbage or Nile cabbage|tumbuhan mengapung bebas]] yang memiliki [[Batang tumbuhan|batang]] yang termodifikasi menjadi struktur menyerupai daun yang disebut frond; setiap tumbuhan diwakili oleh frond dengan akar, sehingga mereka tidak memiliki daun sejati. Dua hingga lima tumbuhan mungkin tetap terhubung satu sama lain. | Spesies ''Spirodela'' adalah [[Tumbuhan air#:~:text=Free%2Dfloating macrophytes are found,water cabbage or Nile cabbage|tumbuhan mengapung bebas]] yang memiliki [[Batang tumbuhan|batang]] yang termodifikasi menjadi struktur menyerupai daun yang disebut frond; setiap tumbuhan diwakili oleh frond dengan akar, sehingga mereka tidak memiliki daun sejati.<ref>Jens Christian Schou. ''Aquatic plants of northern and central Europe including Britain and Ireland''. Princeton University Press. 2023. ISBN 978-0-691-25101-1.</ref> Dua hingga lima tumbuhan mungkin tetap terhubung satu sama lain. | ||
Tumbuhan ini berwarna hijau, tetapi bisa berubah menjadi merah karena adanya [[antosianin]]. Beberapa [[akar]] (5 hingga 20, tergantung pada spesiesnya) muncul dari setiap frond. ''Spirodela'' berukuran lebih besar () daripada ''[[Lemna]]'' ( – , dengan satu akar per frond). | Tumbuhan ini berwarna hijau, tetapi bisa berubah menjadi merah karena adanya [[antosianin]].<ref>Jens Christian Schou. ''Aquatic plants of northern and central Europe including Britain and Ireland''. Princeton University Press. 2023. ISBN 978-0-691-25101-1.</ref> Beberapa [[akar]] (5 hingga 20, tergantung pada spesiesnya) muncul dari setiap frond. ''Spirodela'' berukuran lebih besar () daripada ''[[Lemna]]'' ( – , dengan satu akar per frond).<ref>[http://www.efloras.org/florataxon.aspx?flora_id=1&taxon_id=131033 Flora of North America]</ref> | ||
Spesies ''Spirodela'' tertentu melakukan hibernasi sebagai [[Turion (botani)|turion]], tunas pati dorman yang tidak memiliki kantong udara, yang tenggelam ke dasar air. Pada musim semi, turion naik ke permukaan dan berkecambah. | Spesies ''Spirodela'' tertentu melakukan hibernasi sebagai [[Turion (botani)|turion]], tunas pati dorman<ref>Jens Christian Schou. ''Aquatic plants of northern and central Europe including Britain and Ireland''. Princeton University Press. 2023. ISBN 978-0-691-25101-1.</ref> yang tidak memiliki kantong udara, yang tenggelam ke dasar air. Pada musim semi, turion naik ke permukaan dan berkecambah. | ||
''Spirodela'' sering membentuk hamparan terapung bersama spesies terkait (contohnya ''[[Lemna]]'' dan ''[[Wolffia]])''. | ''Spirodela'' sering membentuk hamparan terapung bersama spesies terkait (contohnya ''[[Lemna]]'' dan ''[[Wolffia]])''. | ||
| Baris 14: | Baris 16: | ||
== Spesies == | == Spesies == | ||
, [[Plants of the World Online]] mengakui empat spesies berikut: | , [[Plants of the World Online]] mengakui empat spesies berikut: | ||
*''[[Spirodela oligorrhiza]]'' | *''[[Spirodela oligorrhiza]]'' | ||
*''[[Spirodela polyrhiza]]'' | *''[[Spirodela polyrhiza]]'' | ||
*''[[Spirodela punctata]]'' | *''[[Spirodela punctata]]'' | ||
*''[[Spirodela sichuanensis]]'' | *''[[Spirodela sichuanensis]]'' | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
| Baris 27: | Baris 26: | ||
* [https://web.archive.org/web/20090313234004/http://lemna.rutgers.edu/ The Duckweed Genome Project] | * [https://web.archive.org/web/20090313234004/http://lemna.rutgers.edu/ The Duckweed Genome Project] | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Spirodela&oldid=29561959 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29561959 (2026-08-11T19:41:32Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 23.10

Spirodela adalah genus tumbuhan air, salah satu dari beberapa genus yang berisi tumbuhan yang secara umum disebut mata lele. Spesies Spirodela adalah anggota dari Araceae di bawah sistem APG II. Sebelumnya, mereka merupakan anggota dari Lemnaceae.[1][2]
Deskripsi
Spesies Spirodela adalah tumbuhan mengapung bebas yang memiliki batang yang termodifikasi menjadi struktur menyerupai daun yang disebut frond; setiap tumbuhan diwakili oleh frond dengan akar, sehingga mereka tidak memiliki daun sejati.[3] Dua hingga lima tumbuhan mungkin tetap terhubung satu sama lain.
Tumbuhan ini berwarna hijau, tetapi bisa berubah menjadi merah karena adanya antosianin.[4] Beberapa akar (5 hingga 20, tergantung pada spesiesnya) muncul dari setiap frond. Spirodela berukuran lebih besar () daripada Lemna ( – , dengan satu akar per frond).[5]
Spesies Spirodela tertentu melakukan hibernasi sebagai turion, tunas pati dorman[6] yang tidak memiliki kantong udara, yang tenggelam ke dasar air. Pada musim semi, turion naik ke permukaan dan berkecambah.
Spirodela sering membentuk hamparan terapung bersama spesies terkait (contohnya Lemna dan Wolffia).
Genus ini memiliki distribusi kosmopolitan.
Spesies
, Plants of the World Online mengakui empat spesies berikut:
Pranala luar
- Armstrong, W. (2005) Wayne Armstrong's treatment of the Lemnaceae .
- Cross, J.W. (2006). The Charms of Duckweed.
- The Duckweed Genome Project
Referensi
- ↑ Govaerts, R. & Frodin, D.G. (2002). World Checklist and Bibliography of Araceae (and Acoraceae): 1-560. The Board of Trustees of the Royal Botanic Gardens, Kew.
- ↑ Landolt, E. (1986) Biosystematic investigations in the family of duckweeds (Lemnaceae). Vol. 2. The family of Lemnaceae - A monographic study. Part 1 of the monograph: Morphology; karyology; ecology; geographic distribution; systematic position; nomenclature; descriptions. Veröff. Geobot. Inst., Stiftung Rübel, ETH, Zurich.
- ↑ Jens Christian Schou. Aquatic plants of northern and central Europe including Britain and Ireland. Princeton University Press. 2023. ISBN 978-0-691-25101-1.
- ↑ Jens Christian Schou. Aquatic plants of northern and central Europe including Britain and Ireland. Princeton University Press. 2023. ISBN 978-0-691-25101-1.
- ↑ Flora of North America
- ↑ Jens Christian Schou. Aquatic plants of northern and central Europe including Britain and Ireland. Princeton University Press. 2023. ISBN 978-0-691-25101-1.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29561959 (2026-08-11T19:41:32Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.