Lompat ke isi

Benzil alkohol: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28782997; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:Alkohol_benzylowy.svg|thumb|right|280px|Alkohol benzylowy]]
'''Benzil alkohol''' (juga dikenal sebagai '''α-kresol''') adalah [[alkohol]] [[aromatisitas|aromatik]] dengan rumus C<sub>6</sub>H<sub>5</sub>CH<sub>2</sub>OH. Gugus benzil sering disingkat "Bn" (berbeda dengan "Bz" yang digunakan untuk gugus benzoil), sehingga benzil alkohol dilambangkan sebagai BnOH. Benzil alkohol adalah cairan tak berwarna dengan bau aromatik yang lembut dan menyenangkan. Zat ini berguna sebagai pelarut karena polaritasnya, toksisitasnya rendah, dan [[tekanan uap]]nya rendah. Benzil alkohol memiliki kelarutan sedang dalam air (4 g/100 mL) dan dapat bercampur dalam alkohol dan [[dietil eter]]. Anion yang dihasilkan oleh deprotonasi gugus alkohol dikenal sebagai '''benzilat''' atau '''benziloksida'''.
'''Benzil alkohol''' (juga dikenal sebagai '''α-kresol''') adalah [[alkohol]] [[aromatisitas|aromatik]] dengan rumus C<sub>6</sub>H<sub>5</sub>CH<sub>2</sub>OH. Gugus benzil sering disingkat "Bn" (berbeda dengan "Bz" yang digunakan untuk gugus benzoil), sehingga benzil alkohol dilambangkan sebagai BnOH. Benzil alkohol adalah cairan tak berwarna dengan bau aromatik yang lembut dan menyenangkan. Zat ini berguna sebagai pelarut karena polaritasnya, toksisitasnya rendah, dan [[tekanan uap]]nya rendah. Benzil alkohol memiliki kelarutan sedang dalam air (4 g/100 mL) dan dapat bercampur dalam alkohol dan [[dietil eter]]. Anion yang dihasilkan oleh deprotonasi gugus alkohol dikenal sebagai '''benzilat''' atau '''benziloksida'''.


==Ketersediaan di alam==
==Ketersediaan di alam==
Benzil alkohol diproduksi secara alami oleh banyak tumbuhan dan umumnya ditemukan dalam buah-buahan dan teh. Benzil alkohol juga ditemukan dalam berbagai minyak esensial termasuk [[melati]], [[bunga yakut]], dan [[kenanga]]. Benzil alkohol juga ditemukan dalam kastoreum dari kantung kastor [[biwara]]. Benzil ester juga terjadi secara alami.
Benzil alkohol diproduksi secara alami oleh banyak tumbuhan dan umumnya ditemukan dalam buah-buahan dan teh. Benzil alkohol juga ditemukan dalam berbagai minyak esensial termasuk [[melati]], [[bunga yakut]], dan [[kenanga]].<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Benzil+alkohol&oldid=28782997 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> Benzil alkohol juga ditemukan dalam kastoreum dari kantung kastor [[biwara]].<ref>Dietland Muller-Schwarze. [https://books.google.com/books?id=HZ5WjXB5Pr8C&q=Castoreum%20beekeeping&pg=PA43 The Beaver: Its Life and Impact]. Cornell University Press. 2003. hlm. 43. ISBN 978-0-8014-5010-5.</ref> Benzil ester juga terjadi secara alami.<ref>John C. d'Auria. ''Characterization of an Acyltransferase Capable of Synthesizing Benzylbenzoate and Other Volatile Esters in Flowers and Damaged Leaves of Clarkia breweri''. ''Plant Physiology''. 2002. Vol. 130 (1). hlm. 466–476. doi:10.1104/pp.006460.</ref>


==Preparasi==
==Preparasi==
Baris 9: Baris 11:
C<sub>6</sub>H<sub>5</sub>CH<sub>2</sub>Cl + H<sub>2</sub>O → C<sub>6</sub>H<sub>5</sub>CH<sub>2</sub>OH + HCl
C<sub>6</sub>H<sub>5</sub>CH<sub>2</sub>Cl + H<sub>2</sub>O → C<sub>6</sub>H<sub>5</sub>CH<sub>2</sub>OH + HCl


Rute lain memerlukan hidrogenasi [[benzaldehida]], produk sampingan dari oksidasi toluena menjadi [[asam benzoat]].
Rute lain memerlukan hidrogenasi [[benzaldehida]], produk sampingan dari oksidasi toluena menjadi [[asam benzoat]].<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Benzil+alkohol&oldid=28782997 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref>


Untuk penggunaan laboratorium, [[reaksi Grignard]] dari fenilmagnesium bromida (C6H5MgBr) dengan [[formaldehida]] dan [[reaksi Cannizzaro]] dari benzaldehida juga menghasilkan benzil alkohol. Reaksi yang terakhir juga menghasilkan asam benzoat, contoh reaksi [[dismutasi|disproporsionasi]] organik.
Untuk penggunaan laboratorium, [[reaksi Grignard]] dari fenilmagnesium bromida (C6H5MgBr) dengan [[formaldehida]] dan [[reaksi Cannizzaro]] dari benzaldehida juga menghasilkan benzil alkohol. Reaksi yang terakhir juga menghasilkan asam benzoat, contoh reaksi [[dismutasi|disproporsionasi]] organik.


==Reaksi==
==Reaksi==
Seperti kebanyakan alkohol, benzil bereaksi dengan [[asam karboksilat]] untuk membentuk [[ester]]. Dalam sintesis organik, benzil ester merupakan [[gugus pelindung]] yang populer karena dapat dihilangkan dengan [[hidrogenolisis]] ringan.
Seperti kebanyakan alkohol, benzil bereaksi dengan [[asam karboksilat]] untuk membentuk [[ester]]. Dalam sintesis organik, benzil ester merupakan [[gugus pelindung]] yang populer karena dapat dihilangkan dengan [[hidrogenolisis]] ringan.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Benzil+alkohol&oldid=28782997 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref>


Benzil alkohol bereaksi dengan [[akrilonitril]] untuk menghasilkan ''N''-benzilakrilamida. Berikut ini adalah contoh [[reaksi Ritter]]:
Benzil alkohol bereaksi dengan [[akrilonitril]] untuk menghasilkan ''N''-benzilakrilamida. Berikut ini adalah contoh [[reaksi Ritter]]:<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Benzil+alkohol&oldid=28782997 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref>


:C<sub>6</sub>H<sub>5</sub>CH<sub>2</sub>OH + NCCHCH<sub>2</sub> → C<sub>6</sub>H<sub>5</sub>CH<sub>2</sub>N(H)C(O)CHCH<sub>2</sub>
:C<sub>6</sub>H<sub>5</sub>CH<sub>2</sub>OH + NCCHCH<sub>2</sub> → C<sub>6</sub>H<sub>5</sub>CH<sub>2</sub>N(H)C(O)CHCH<sub>2</sub>


==Aplikasi==
==Aplikasi==
Benzil alkohol digunakan sebagai [[pelarut]] umum untuk tinta, lilin, [[syelak]], cat, [[lakeri]], dan pelapis resin [[epoksi]]. Dengan demikian, benzil alkohol dapat digunakan dalam pengelupas cat, terutama bila dikombinasikan dengan penambah [[kekentalan|viskositas]] yang kompatibel untuk mendorong campuran tersebut menempel pada permukaan yang dicat.
Benzil alkohol digunakan sebagai [[pelarut]] umum untuk tinta, lilin, [[syelak]], cat, [[lakeri]], dan pelapis resin [[epoksi]]. Dengan demikian, benzil alkohol dapat digunakan dalam pengelupas cat, terutama bila dikombinasikan dengan penambah [[kekentalan|viskositas]] yang kompatibel untuk mendorong campuran tersebut menempel pada permukaan yang dicat.<ref>[http://www.chemicalland21.com/industrialchem/solalc/BENZYL%20ALCOHOL.htm Benzyl alcohol]. chemicalland21.com.</ref>


Benzil alkohol merupakan prekursor berbagai ester dan dietil eter, yang digunakan dalam industri sabun, parfum, dan perasa. Misalnya, benzil benzoat, benzil salisilat, [[benzil sinamat]], dibenzil eter, dan benzil butil ftalat.
Benzil alkohol merupakan prekursor berbagai ester dan dietil eter, yang digunakan dalam industri sabun, parfum, dan perasa. Misalnya, benzil benzoat, benzil salisilat, [[benzil sinamat]], dibenzil eter, dan benzil butil ftalat.


Benzil alkohol dapat digunakan sebagai [[anestesi lokal]], terutama dengan [[epinefrin]].
Benzil alkohol dapat digunakan sebagai [[anestesi lokal]], terutama dengan [[epinefrin]].<ref>L. Wilson. ''Benzyl alcohol as an alternative local anesthetic''. ''Annals of Emergency Medicine''. May 1999. Vol. 33 (5). hlm. 495–499. doi:10.1016/s0196-0644(99)70335-5.</ref>


Sebagai pelarut pewarna, benzil alkohol meningkatkan proses pewarnaan wol, nilon, dan [[lumping]].
Sebagai pelarut pewarna, benzil alkohol meningkatkan proses pewarnaan wol, nilon, dan [[lumping]].<ref>Michael Ash. [https://books.google.com/books?id=XZ2QB7bu5LwC&pg=PA487 Handbook of Preservatives]. Synapse Info Resources. 2004. hlm. 292. ISBN 978-1-890595-66-1.</ref>


===Penggunaan dalam perawatan kesehatan===
===Penggunaan dalam perawatan kesehatan===
Benzil alkohol digunakan sebagai pengawet [[bakteriostatik]] pada konsentrasi rendah dalam obat intravena, kosmetik, dan obat topikal. Beberapa kehati-hatian diperlukan jika persentase benzil alkohol yang tinggi digunakan karena benzaldehida muncul dari benzil alkohol saat digunakan sebagai pengawet dalam larutan formulasi yang dapat disuntikkan.
Benzil alkohol digunakan sebagai pengawet [[bakteriostatik]] pada konsentrasi rendah dalam obat intravena, kosmetik, dan obat topikal.<ref>H. A. Mashayekhi. ''Rapid and sensitive determination of benzaldehyde arising from benzyl alcohol used as preservative in an injectable formulation solution using dispersive liquid–liquid microextraction followed by gas chromatography''. ''Anal. Sci''. 2011. Vol. 27 (8). hlm. 865–868. doi:10.2116/analsci.27.865.</ref> Beberapa kehati-hatian diperlukan jika persentase benzil alkohol yang tinggi digunakan karena benzaldehida muncul dari benzil alkohol saat digunakan sebagai pengawet dalam larutan formulasi yang dapat disuntikkan.<ref>H. A. Mashayekhi. ''Rapid and sensitive determination of benzaldehyde arising from benzyl alcohol used as preservative in an injectable formulation solution using dispersive liquid–liquid microextraction followed by gas chromatography''. ''Anal. Sci''. 2011. Vol. 27 (8). hlm. 865–868. doi:10.2116/analsci.27.865.</ref><ref>N. N. Sudareva. ''Time-dependent conversion of benzyl alcohol to benzaldehyde and benzoic acid in aqueous solutions''. ''J. Pharm. Biomed. Anal''. 2006. Vol. 41 (4). hlm. 1380–1385. doi:10.1016/j.jpba.2006.02.028.</ref>


Benzil alkohol, yang dijual dengan merek dagang Ulesfia, telah disetujui oleh [[Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat]] (FDA) pada tahun 2009, sebagai larutan 5% untuk pengobatan kutu rambut pada bayi berusia 6 bulan ke atas. Zat ini memengaruhi [[spirakel (arthropoda)|spirakel]] kutu, yang mencegahnya menutup. Kemudian, spirakel tersebut tersumbat oleh air atau minyak mineral atau bahan lain dan menyebabkan serangga mati karena [[asfiksia]].
Benzil alkohol, yang dijual dengan merek dagang Ulesfia, telah disetujui oleh [[Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat]] (FDA) pada tahun 2009, sebagai larutan 5% untuk pengobatan kutu rambut pada bayi berusia 6 bulan ke atas. Zat ini memengaruhi [[spirakel (arthropoda)|spirakel]] kutu, yang mencegahnya menutup. Kemudian, spirakel tersebut tersumbat oleh air atau minyak mineral atau bahan lain dan menyebabkan serangga mati karena [[asfiksia]].<ref>[https://dailymed.nlm.nih.gov/dailymed/drugInfo.cfm?setid=5754f979-32b7-4406-a3a9-ed36aac6a37a Ulesfia- benzyl alcohol lotion]. ''DailyMed''. 8 April 2019.</ref>


Benzil alkohol digunakan secara efektif untuk mengobati infestasi kutu sebagai bahan aktif dalam sampo losion dengan 5% benzil alkohol.
Benzil alkohol digunakan secara efektif untuk mengobati infestasi kutu sebagai bahan aktif dalam sampo losion dengan 5% benzil alkohol.<ref>[https://dailymed.nlm.nih.gov/dailymed/drugInfo.cfm?setid=5754f979-32b7-4406-a3a9-ed36aac6a37a Ulesfia- benzyl alcohol lotion]. ''DailyMed''. 8 April 2019.</ref>


Benzil alkohol adalah bahan yang digunakan dalam pembuatan sabun, krim topikal, losion kulit, sampo, dan pembersih wajah dan populer karena sifat antibakteri dan antijamurnya. Ini adalah bahan umum dalam berbagai produk rumah tangga.
Benzil alkohol adalah bahan yang digunakan dalam pembuatan sabun, krim topikal, losion kulit, sampo, dan pembersih wajah dan populer karena sifat antibakteri dan antijamurnya. Ini adalah bahan umum dalam berbagai produk rumah tangga.


==Keselamatan==
==Keselamatan==
Sensitisasi terhadap benzil alkohol sangat jarang terjadi, terutama pada pasien dengan [[dermatitis]] stasis.
Sensitisasi terhadap benzil alkohol sangat jarang terjadi, terutama pada pasien dengan [[dermatitis]] stasis.<ref>[https://echa.europa.eu/registration-dossier/-/registered-dossier/14748/7/5/1 Registration Dossier - ECHA]. ''echa.europa.eu''.</ref>
 
Benzil alkohol tidak dianggap sebagai karsinogen, dan tidak ada data yang tersedia mengenai efek teratogenik atau reproduksi.


Benzil alkohol memiliki toksisitas akut yang rendah dengan  sebesar 1,2 g/kg pada tikus. Benzil alkohol teroksidasi dengan cepat pada individu yang sehat menjadi asam benzoat, terkonjugasi dengan glisin di hati, dan diekskresikan sebagai [[asam hipurat]]. Konsentrasi yang sangat tinggi dapat mengakibatkan efek toksik termasuk gagal napas, vasodilatasi, hipotensi, kejang, dan kelumpuhan.
Benzil alkohol tidak dianggap sebagai karsinogen, dan tidak ada data yang tersedia mengenai efek teratogenik atau reproduksi.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Benzil+alkohol&oldid=28782997 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref>


Benzil alkohol bersifat toksik bagi [[bayi|neonatus]] dan dikaitkan dengan sindrom terengah-engah.
Benzil alkohol memiliki toksisitas akut yang rendah dengan  sebesar 1,2 g/kg pada tikus.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Benzil+alkohol&oldid=28782997 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> Benzil alkohol teroksidasi dengan cepat pada individu yang sehat menjadi asam benzoat, terkonjugasi dengan glisin di hati, dan diekskresikan sebagai [[asam hipurat]]. Konsentrasi yang sangat tinggi dapat mengakibatkan efek toksik termasuk gagal napas, vasodilatasi, hipotensi, kejang, dan kelumpuhan.


==Referensi==
Benzil alkohol bersifat toksik bagi [[bayi|neonatus]] dan dikaitkan dengan sindrom terengah-engah.<ref>Carl R. Baum. ''Poisoning and Toxicology Handbook''. Informa. 2008. hlm. 726..</ref><ref>Juan Gershanik. ''The gasping syndrome and benzyl alcohol poisoning''. ''N Engl J Med''. 1982. Vol. 307 (22). hlm. 1384–8. doi:10.1056/nejm198211253072206..</ref><ref>Amanda Clouser. [https://www.contemporarypediatrics.com/view/harmful-excipients-for-pediatric-patients Harmful excipients for pediatric patients]. ''Contemporary Pediatrics''. 2022-02-11. Vol. 39 (1).</ref>


==Pranala luar==
==Pranala luar==
*
*


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Benzil+alkohol&oldid=28782997 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28782997 (2026-01-05T22:13:56Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Benzil+alkohol&oldid=28782997 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28782997 (2026-01-05T22:13:56Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 23.19

Alkohol benzylowy

Benzil alkohol (juga dikenal sebagai α-kresol) adalah alkohol aromatik dengan rumus C6H5CH2OH. Gugus benzil sering disingkat "Bn" (berbeda dengan "Bz" yang digunakan untuk gugus benzoil), sehingga benzil alkohol dilambangkan sebagai BnOH. Benzil alkohol adalah cairan tak berwarna dengan bau aromatik yang lembut dan menyenangkan. Zat ini berguna sebagai pelarut karena polaritasnya, toksisitasnya rendah, dan tekanan uapnya rendah. Benzil alkohol memiliki kelarutan sedang dalam air (4 g/100 mL) dan dapat bercampur dalam alkohol dan dietil eter. Anion yang dihasilkan oleh deprotonasi gugus alkohol dikenal sebagai benzilat atau benziloksida.

Ketersediaan di alam

Benzil alkohol diproduksi secara alami oleh banyak tumbuhan dan umumnya ditemukan dalam buah-buahan dan teh. Benzil alkohol juga ditemukan dalam berbagai minyak esensial termasuk melati, bunga yakut, dan kenanga.[1] Benzil alkohol juga ditemukan dalam kastoreum dari kantung kastor biwara.[2] Benzil ester juga terjadi secara alami.[3]

Preparasi

Benzil alkohol diproduksi secara industri dari toluena melalui benzil klorida, yang dihidrolisis:

C6H5CH2Cl + H2O → C6H5CH2OH + HCl

Rute lain memerlukan hidrogenasi benzaldehida, produk sampingan dari oksidasi toluena menjadi asam benzoat.[4]

Untuk penggunaan laboratorium, reaksi Grignard dari fenilmagnesium bromida (C6H5MgBr) dengan formaldehida dan reaksi Cannizzaro dari benzaldehida juga menghasilkan benzil alkohol. Reaksi yang terakhir juga menghasilkan asam benzoat, contoh reaksi disproporsionasi organik.

Reaksi

Seperti kebanyakan alkohol, benzil bereaksi dengan asam karboksilat untuk membentuk ester. Dalam sintesis organik, benzil ester merupakan gugus pelindung yang populer karena dapat dihilangkan dengan hidrogenolisis ringan.[5]

Benzil alkohol bereaksi dengan akrilonitril untuk menghasilkan N-benzilakrilamida. Berikut ini adalah contoh reaksi Ritter:[6]

C6H5CH2OH + NCCHCH2 → C6H5CH2N(H)C(O)CHCH2

Aplikasi

Benzil alkohol digunakan sebagai pelarut umum untuk tinta, lilin, syelak, cat, lakeri, dan pelapis resin epoksi. Dengan demikian, benzil alkohol dapat digunakan dalam pengelupas cat, terutama bila dikombinasikan dengan penambah viskositas yang kompatibel untuk mendorong campuran tersebut menempel pada permukaan yang dicat.[7]

Benzil alkohol merupakan prekursor berbagai ester dan dietil eter, yang digunakan dalam industri sabun, parfum, dan perasa. Misalnya, benzil benzoat, benzil salisilat, benzil sinamat, dibenzil eter, dan benzil butil ftalat.

Benzil alkohol dapat digunakan sebagai anestesi lokal, terutama dengan epinefrin.[8]

Sebagai pelarut pewarna, benzil alkohol meningkatkan proses pewarnaan wol, nilon, dan lumping.[9]

Penggunaan dalam perawatan kesehatan

Benzil alkohol digunakan sebagai pengawet bakteriostatik pada konsentrasi rendah dalam obat intravena, kosmetik, dan obat topikal.[10] Beberapa kehati-hatian diperlukan jika persentase benzil alkohol yang tinggi digunakan karena benzaldehida muncul dari benzil alkohol saat digunakan sebagai pengawet dalam larutan formulasi yang dapat disuntikkan.[11][12]

Benzil alkohol, yang dijual dengan merek dagang Ulesfia, telah disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) pada tahun 2009, sebagai larutan 5% untuk pengobatan kutu rambut pada bayi berusia 6 bulan ke atas. Zat ini memengaruhi spirakel kutu, yang mencegahnya menutup. Kemudian, spirakel tersebut tersumbat oleh air atau minyak mineral atau bahan lain dan menyebabkan serangga mati karena asfiksia.[13]

Benzil alkohol digunakan secara efektif untuk mengobati infestasi kutu sebagai bahan aktif dalam sampo losion dengan 5% benzil alkohol.[14]

Benzil alkohol adalah bahan yang digunakan dalam pembuatan sabun, krim topikal, losion kulit, sampo, dan pembersih wajah dan populer karena sifat antibakteri dan antijamurnya. Ini adalah bahan umum dalam berbagai produk rumah tangga.

Keselamatan

Sensitisasi terhadap benzil alkohol sangat jarang terjadi, terutama pada pasien dengan dermatitis stasis.[15]

Benzil alkohol tidak dianggap sebagai karsinogen, dan tidak ada data yang tersedia mengenai efek teratogenik atau reproduksi.[16]

Benzil alkohol memiliki toksisitas akut yang rendah dengan sebesar 1,2 g/kg pada tikus.[17] Benzil alkohol teroksidasi dengan cepat pada individu yang sehat menjadi asam benzoat, terkonjugasi dengan glisin di hati, dan diekskresikan sebagai asam hipurat. Konsentrasi yang sangat tinggi dapat mengakibatkan efek toksik termasuk gagal napas, vasodilatasi, hipotensi, kejang, dan kelumpuhan.

Benzil alkohol bersifat toksik bagi neonatus dan dikaitkan dengan sindrom terengah-engah.[18][19][20]

Pranala luar

Referensi

  1. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  2. Dietland Muller-Schwarze. The Beaver: Its Life and Impact. Cornell University Press. 2003. hlm. 43. ISBN 978-0-8014-5010-5.
  3. John C. d'Auria. Characterization of an Acyltransferase Capable of Synthesizing Benzylbenzoate and Other Volatile Esters in Flowers and Damaged Leaves of Clarkia breweri. Plant Physiology. 2002. Vol. 130 (1). hlm. 466–476. doi:10.1104/pp.006460.
  4. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  5. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  6. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  7. Benzyl alcohol. chemicalland21.com.
  8. L. Wilson. Benzyl alcohol as an alternative local anesthetic. Annals of Emergency Medicine. May 1999. Vol. 33 (5). hlm. 495–499. doi:10.1016/s0196-0644(99)70335-5.
  9. Michael Ash. Handbook of Preservatives. Synapse Info Resources. 2004. hlm. 292. ISBN 978-1-890595-66-1.
  10. H. A. Mashayekhi. Rapid and sensitive determination of benzaldehyde arising from benzyl alcohol used as preservative in an injectable formulation solution using dispersive liquid–liquid microextraction followed by gas chromatography. Anal. Sci. 2011. Vol. 27 (8). hlm. 865–868. doi:10.2116/analsci.27.865.
  11. H. A. Mashayekhi. Rapid and sensitive determination of benzaldehyde arising from benzyl alcohol used as preservative in an injectable formulation solution using dispersive liquid–liquid microextraction followed by gas chromatography. Anal. Sci. 2011. Vol. 27 (8). hlm. 865–868. doi:10.2116/analsci.27.865.
  12. N. N. Sudareva. Time-dependent conversion of benzyl alcohol to benzaldehyde and benzoic acid in aqueous solutions. J. Pharm. Biomed. Anal. 2006. Vol. 41 (4). hlm. 1380–1385. doi:10.1016/j.jpba.2006.02.028.
  13. Ulesfia- benzyl alcohol lotion. DailyMed. 8 April 2019.
  14. Ulesfia- benzyl alcohol lotion. DailyMed. 8 April 2019.
  15. Registration Dossier - ECHA. echa.europa.eu.
  16. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  17. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  18. Carl R. Baum. Poisoning and Toxicology Handbook. Informa. 2008. hlm. 726..
  19. Juan Gershanik. The gasping syndrome and benzyl alcohol poisoning. N Engl J Med. 1982. Vol. 307 (22). hlm. 1384–8. doi:10.1056/nejm198211253072206..
  20. Amanda Clouser. Harmful excipients for pediatric patients. Contemporary Pediatrics. 2022-02-11. Vol. 39 (1).

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28782997 (2026-01-05T22:13:56Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.